Musi Rawas, Perssilam News - Pemerintah Pusat berencana mengambil alih sejumlah program yang selama ini menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah pada 2027. Rencana itu disampaikan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian setelah menghadiri Konferensi Pers Nota Keuangan dan RAPBN 2027 di Jakarta. Pengambilalihan tersebut terutama menyasar pembangunan fasilitas kesehatan dan sarana pendidikan yang selama ini banyak dikerjakan melalui anggaran daerah. Tito menyebut pembangunan rumah sakit daerah dan puskesmas akan ditangani oleh Kementerian Kesehatan. Sementara itu, pembangunan prasarana pendidikan, termasuk gedung sekolah, akan berada di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Penjelasan tersebut belum merinci apakah seluruh program di bidang kesehatan dan pendidikan akan berpindah ke Pemerintah Pusat, atau hanya proyek pembangunan fisik yang selama ini dibiayai melalui anggaran daerah. "Ada program-program yang tadinya menjadi tugas daerah seperti kesehatan, puskesmas, rumah sakit daerah diambil alih Kementerian Kesehatan. Prasarana pendidikan juga diambil alih Kemendikdasmen," kata Tito di Kantor Direktorat Jenderal Pajak Pusat, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026. Menurut Tito, langkah tersebut dapat membantu daerah menghadapi pengurangan alokasi Transfer ke Daerah atau TKD. TKD merupakan dana yang disalurkan Pemerintah Pusat kepada pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota untuk membiayai berbagai urusan pemerintahan. Dana itu selama ini menjadi salah satu sumber penting untuk membangun layanan publik, termasuk sekolah, puskesmas, rumah sakit, jalan, dan fasilitas lainnya. Jika sebagian proyek pembangunan ditangani oleh kementerian, beban daerah dalam menyiapkan anggaran dapat berkurang. Pemerintah daerah masih dapat menjalankan urusan lain sesuai kewenangannya, sementara pembangunan fasilitas tertentu dibiayai dan dilaksanakan melalui anggaran pusat. "Okey, daerah mungkin dikurangi anggarannya. Tapi di pusat kita mem-'backup' daerah," ujar Tito. Tito menilai pengambilalihan program tersebut dapat mempercepat pelaksanaan pembangunan. Pemerintah Pusat dinilai memiliki jalur penganggaran dan pelaksanaan yang lebih langsung untuk proyek yang telah ditetapkan dalam rencana nasional. Dengan cara itu, proses pembangunan fasilitas kesehatan dan pendidikan diharapkan tidak terlalu lama tertahan pada tahap pembahasan anggaran daerah. Selama ini, pelaksanaan proyek di daerah dapat menghadapi berbagai kendala. Salah satunya adalah perbedaan kepentingan antara pemerintah daerah dan DPRD dalam membahas rencana anggaran. Setiap program daerah harus melewati proses perencanaan, penganggaran, pembahasan, dan persetujuan sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam proses tersebut, sebagian program dapat berubah, dikurangi, atau tidak masuk dalam anggaran akhir. Tito menyebut tarik-menarik kepentingan antara pemerintah daerah dan DPRD dapat membuat program tidak berjalan secara penuh. Program yang semula direncanakan untuk membangun atau memperbaiki fasilitas publik bisa saja hanya terlaksana sebagian. Kondisi itu menjadi alasan Pemerintah Pusat ingin mengambil alih sejumlah kegiatan yang dinilai penting bagi masyarakat.
Saturday, 15 August 2026
Menteri Dalam Negeri: Pemerintah Pusat Akan Mengambil Alih Beberapa Program Daerah pada Tahun 2027
Musi Rawas, Perssilam News - Pemerintah Pusat berencana mengambil alih sejumlah program yang selama ini menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah pada 2027. Rencana itu disampaikan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian setelah menghadiri Konferensi Pers Nota Keuangan dan RAPBN 2027 di Jakarta. Pengambilalihan tersebut terutama menyasar pembangunan fasilitas kesehatan dan sarana pendidikan yang selama ini banyak dikerjakan melalui anggaran daerah. Tito menyebut pembangunan rumah sakit daerah dan puskesmas akan ditangani oleh Kementerian Kesehatan. Sementara itu, pembangunan prasarana pendidikan, termasuk gedung sekolah, akan berada di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Penjelasan tersebut belum merinci apakah seluruh program di bidang kesehatan dan pendidikan akan berpindah ke Pemerintah Pusat, atau hanya proyek pembangunan fisik yang selama ini dibiayai melalui anggaran daerah. "Ada program-program yang tadinya menjadi tugas daerah seperti kesehatan, puskesmas, rumah sakit daerah diambil alih Kementerian Kesehatan. Prasarana pendidikan juga diambil alih Kemendikdasmen," kata Tito di Kantor Direktorat Jenderal Pajak Pusat, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026. Menurut Tito, langkah tersebut dapat membantu daerah menghadapi pengurangan alokasi Transfer ke Daerah atau TKD. TKD merupakan dana yang disalurkan Pemerintah Pusat kepada pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota untuk membiayai berbagai urusan pemerintahan. Dana itu selama ini menjadi salah satu sumber penting untuk membangun layanan publik, termasuk sekolah, puskesmas, rumah sakit, jalan, dan fasilitas lainnya. Jika sebagian proyek pembangunan ditangani oleh kementerian, beban daerah dalam menyiapkan anggaran dapat berkurang. Pemerintah daerah masih dapat menjalankan urusan lain sesuai kewenangannya, sementara pembangunan fasilitas tertentu dibiayai dan dilaksanakan melalui anggaran pusat. "Okey, daerah mungkin dikurangi anggarannya. Tapi di pusat kita mem-'backup' daerah," ujar Tito. Tito menilai pengambilalihan program tersebut dapat mempercepat pelaksanaan pembangunan. Pemerintah Pusat dinilai memiliki jalur penganggaran dan pelaksanaan yang lebih langsung untuk proyek yang telah ditetapkan dalam rencana nasional. Dengan cara itu, proses pembangunan fasilitas kesehatan dan pendidikan diharapkan tidak terlalu lama tertahan pada tahap pembahasan anggaran daerah. Selama ini, pelaksanaan proyek di daerah dapat menghadapi berbagai kendala. Salah satunya adalah perbedaan kepentingan antara pemerintah daerah dan DPRD dalam membahas rencana anggaran. Setiap program daerah harus melewati proses perencanaan, penganggaran, pembahasan, dan persetujuan sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam proses tersebut, sebagian program dapat berubah, dikurangi, atau tidak masuk dalam anggaran akhir. Tito menyebut tarik-menarik kepentingan antara pemerintah daerah dan DPRD dapat membuat program tidak berjalan secara penuh. Program yang semula direncanakan untuk membangun atau memperbaiki fasilitas publik bisa saja hanya terlaksana sebagian. Kondisi itu menjadi alasan Pemerintah Pusat ingin mengambil alih sejumlah kegiatan yang dinilai penting bagi masyarakat.
Sunday, 17 May 2026
Keputusan MK Dapat Menyebabkan IKN Terabaikan, DPR Mengingatkan Agar Tidak Menjadi Kota Hantu

Indonesia, Perssilam - Anggota Komisi II DPR RI Giri Ramanda Kiemas memberi peringatan keras kepada pemerintah. Ia meminta pemerintah tidak memakai putusan Mahkamah Konstitusi soal status Jakarta sebagai alasan untuk menunda IKN. Menurut Giri, pemerintah tidak boleh memperlambat optimalisasi Ibu Kota Nusantara hanya karena masalah status hukum ibu kota.
Saturday, 27 December 2025
Menggantikan Bambang Pacul, Dolfie Othniel Frederic Palit secara resmi dilantik sebagai Ketua DPD PDIP Jateng

Indonesia, Dolfie kini mengambil alih posisi Ketua DPD PDIP Jawa Tengah. Ia menggantikan Bambang ‘Pacul’ Wuryanto. Bambang menjabat sejak 2019 hingga 2024. Sebelumnya, Bambang memimpin partai di tingkat provinsi itu selama lima tahun penuh. Kini, jabatan Bambang Pacul digantikan oleh FX Hadi Rudyatmo. FX Hadi bertugas sebagai Plt Ketua DPD PDIP Jawa Tengah. Plt berarti pelaksana tugas sementara. Langkah ini menunjukkan pergantian cepat di kepemimpinan daerah.
Dolfie punya pengalaman panjang di politik nasional. Saat ini, ia duduk sebagai Wakil Ketua Komisi XI DPR RI. Komisi XI urus soal keuangan negara, seperti pajak dan bank. Dolfie terpilih ke DPR periode 2024-2029. Ia lolos dari daerah pemilihan IV Jawa Tengah. Wilayah itu sama dengan Bambang Pacul. Juga sama dengan Diah Pikatan Orissa Putri Hapsari. Diah adalah putri Ketua DPR RI Puan Maharani. Kemenangan di dapil ini perkuat posisi PDIP di Jawa Tengah. Partai meraih suara besar di sana pada pemilu lalu.
Tak hanya itu, Dolfie pegang peran penting di DPP PDIP. DPP adalah Dewan Pimpinan Pusat, badan tertinggi partai. Ia jadi Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Internal. Tugasnya jaga urusan dalam partai, seperti disiplin kader. Jabatan ganda ini buat Dolfie punya pengaruh kuat, dari pusat hingga daerah.
Sumanto tetap aman di posisi sekretaris DPD PDIP Jawa Tengah. Ia tak bergeser. Sekarang, Sumanto juga pimpin DPRD Provinsi Jawa Tengah. DPRD adalah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Sumanto wakili rakyat provinsi dalam urus kebijakan lokal. Keberadaannya stabil bantu transisi kepengurusan baru.
Untuk posisi bendahara, ada perubahan besar. Agustina Wilujeng Pramestuti mundur dari kursi itu. Penggantinya Kaisar Kiasa Kasih Said Putra. Kaisar lahir tahun 1993. Ia generasi muda di politik. Kaisar terpilih sebagai anggota DPR RI dari Jawa Tengah VIII. Daerah pemilihan ini luas, termasuk kota-kota besar. Bendahara tanggung jawab kelola keuangan partai di provinsi. Kaisar bawa energi baru ke tim.
Konferensi Daerah atau konferda ini ramai dihadiri tokoh besar. Hadir Calon Gubernur Jawa Tengah 2024, Andika Perkasa. Andika mantan Panglima TNI, figur kuat PDIP. Konferda jadi ajang ratakan strategi partai ke depan.
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri datang langsung. Megawati hadir beri arahan utama. Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto ikut serta. Hasto urus operasional harian partai. Puan Maharani muncul sebagai Ketua DPP Bidang Politik. Ia atur strategi kampanye dan koalisi.
Lainnya termasuk Djarot Saiful Hidayat. Ia Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi. Djarot pastikan kader partai paham nilai Pancasila. Andreas Hugo Pareira pimpin Bidang Keanggotaan dan Organisasi. Ia rekrut anggota baru. Utut Adianto Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Pemerintahan. Ia fokus urusan eksekutif daerah.
Nama Diah Pikatan Orissa Putri Hapsari, atau akrab dipanggil Pinka, masuk kepengurusan baru. Ia putri Puan Maharani. Pinka dapat jabatan Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDIP Jawa Tengah. Posisi ini bantu dorong agenda politik daerah. Keikutsertaan Pinka perkuat ikatan keluarga politik di partai. Konferda ini tutup dengan susunan kepemimpinan segar, siap hadapi tantangan 2025. (Red)
Dengarkan
Berita dan Artikel lainnya di :
Monday, 22 September 2025
Rencana Pembentukan 5 Kabupaten dan Kota Baru Menuju Era yang Baru
![]() |
| Rencana Pembentukan 5 Kabupaten dan Kota Baru Menuju Era yang Baru |
Sunday, 7 December 2025
Perkembangan Akal Imitasi Berpotensi Memperluas Kesenjangan Pembangunan Global
![]() |
Laporan ini berjudul 'The Next Great Divergence'. Ia soroti perbedaan tingkat kesiapan negara menghadapi zaman AI. Kesiapan ini mencakup infrastruktur, keterampilan, dan kebijakan. Tanpa aturan yang pas, celah itu membesar. Akibatnya, pembangunan terhambat di banyak tempat.
Kawasan Asia dan Pasifik jadi pusat perubahan AI. Populasi di sini sangat besar. Lebih dari separuh pengguna AI dunia ada di kawasan ini. Inovasi cepat mendorongnya. Contohnya, kemajuan di bidang chip dan model bahasa besar.
Tiongkok kuasai sekitar 70 persen paten AI global. Enam negara di kawasan lahirkan lebih dari 3.100 perusahaan AI baru. AI bisa tambah pertumbuhan PDB kawasan hingga dua poin persen. Di ASEAN, potensinya nyaris satu triliun dolar AS. Proyeksi ini berlaku untuk dekade ke depan. Dampak ekonominya jelas sangat besar.
"AI berkembang sangat pesat. Banyak negara masih di garis start," kata Kanni Wignaraja. Ia Asisten Sekjen PBB dan Direktur Regional UNDP untuk Asia dan Pasifik. "Pengalaman kawasan ini tunjukkan betapa cepat celah muncul. Antara negara penguasa AI dan yang dikuasai AI."
Selama hampir 50 tahun, negara miskin tutup jarak dengan negara kaya. Teknologi dan perdagangan bantu naikkan kesehatan, pendidikan, dan pendapatan. Banyak bukti sukses di Asia.
Laporan UNDP ingatkan risiko besar. AI bisa balikkan kemajuan itu tanpa kebijakan inklusif. Intervensi diperlukan untuk semua lapisan masyarakat. Risiko naik jika kesiapan digital kurang.
Kesiapan digital di kawasan ini bervariasi tajam. Beberapa negara investasi besar di infrastruktur dan pelatihan AI. Mereka bangun pusat data dan program kursus. Negara lain masih perjuang akses internet dasar dan literasi digital. Literasi ini berarti paham cara pakai alat digital aman.
Perbedaan ini batasi manfaat AI. Negara tertinggal sulit saingi. Keterbatasan infrastruktur hambat koneksi cepat. Kurang keterampilan cegah pekerja kuasai AI. Kapasitas komputasi rendah batasi pengembangan model.
Tekanan tambah dari hilangnya pekerjaan dan eksklusi data. Pekerjaan rutin rentan otomatisasi. Data buruk bisa picu keputusan salah.
Sistem AI juga haus energi dan air. Kebutuhan naik pesat saat server kerja keras. Ini tambah beban keberlanjutan. Tata kelola bertanggung jawab jadi kunci.
BACA JUGA:Produk Altitud Rendah Antara Tarikan AERO Asia 2025
"Kemajuan AI harus bareng pengelolaan sumber daya alam yang baik," kata Sara Ferrer Olivella. Ia Kepala Perwakilan UNDP Indonesia. "Kebutuhan air dan energi naik. Jangan korbankan bumi."
Ia tekankan rencana terpadu air, energi, dan pangan. Indonesia bisa pionir AI inovatif sekaligus hijau. Langkah ini cegah kerusakan lingkungan.
Perempuan dan pemuda paling rentan. Pekerjaan perempuan dua kali lebih rawan otomatisasi. Bidang seperti administrasi dan pabrik terancam. Pemuda kehilangan peluang awal karier di usia 22-25 tahun. Lapangan kerja AI dominan kurangi pilihan mereka.
Di Asia Selatan, perempuan punya ponsel 40 persen lebih sedikit daripada laki-laki. Akses rendah batasi keterlibatan digital.
Masyarakat desa dan adat sering absen dari data AI. Ini picu bias algoritma. Layanan penting seperti kesehatan bisa terlewat.
AI juga buka pintu tata kelola lebih baik. Di Bangkok, platform Traffy Fondue tangani hampir 600.000 laporan warga. Masalah kota cepat selesai.
Singapura punya Moments of Life. Layanan ini potong waktu urus dokumen jadi hitungan menit. Beijing pakai digital twin untuk rencana kota. Ia prediksi banjir dan atur lalu lintas.
Tapi regulasi AI masih jarang. Hanya sedikit negara punya aturan lengkap. Pada 2027, lebih 40 persen pelanggaran data dari AI generatif. Penyalahgunaan seperti deepfake naik.
"Kapabilitas jadi penentu utama di era AI," kata Philip Schellekens. Ia Chief Economist UNDP untuk Asia dan Pasifik. "Negara yang investasi keterampilan, komputasi, dan tata kelola akan raih manfaat besar."
BACA JUGA:Pasar NEV di China terus mengalami pertumbuhan yang kuat
Tag :
Reaksi :
Saturday, 11 April 2026
Nasional : Penerapan WFH bagi ASN telah dimulai, Dosen UGM menyatakan bahwa hal ini berpotensi menurunkan produktivitas kerja

Indonesia, Perssilam - Pemerintah Indonesia resmi terapkan kebijakan kerja dari rumah, atau WFH, bagi seluruh aparatur sipil negara, yang dikenal sebagai ASN. Kebijakan ini rencananya berlaku satu hari setiap minggu. Tujuannya jelas: potong pengeluaran bahan bakar minyak yang biasa dipakai untuk perjalanan kerja harian. ASN, yaitu pegawai negeri sipil di berbagai instansi pemerintah, kini punya kesempatan kerja jarak jauh ini mulai hari Jumat setiap pekan. Dr. Agustinus Subarsono, dosen Manajemen Kebijakan Publik di Universitas Gadjah Mada atau UGM, bagi tahu faktor-faktor kunci yang bisa bikin kebijakan WFH ini sukses besar.
Thursday, 22 January 2026
Politik : Partai Gerakan Rakyat Terang-terangan Sokong Anies Baswedan di Pilpres 2029, Ini Respons Nasdem

Indonesia, Peta politik jelang Pilpres 2029 sudah mulai panas. Partai Gerakan Rakyat baru saja deklarasi terbuka. Mereka usung Anies Rasyid Baswedan sebagai calon presiden di masa depan. Langkah ini picu reaksi dari mantan sekutu mereka. Partai NasDem merespons dengan hati-hati. Wakil Ketua Umum NasDem, Saan Mustopa, beri tanggapan dingin tapi sopan. Dia bilang pembentukan partai dan pengusungan tokoh itu hak dasar warga negara. Hak itu dijamin undang-undang. "Kita ucapin selamat lah ya kepada Gerakan Rakyat sudah menjadi partai. Itu memang menjadi haknya warga negara ya untuk membuat partai dan sebagainya. Jadi kita ucapkan selamat," kata Saan. Dia bicara lugas di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat. Itu pada Rabu, 21 Januari 2026.
Saan tekankan tanggung jawab moral NasDem. Partai ini bagian dari tim pemerintahan Prabowo. Fokus mereka bantu program pemerintah berjalan lancar. "Pemilunya masih lama lah ya. Kita masih belum memikirkan 2029. Sekarang kita masih fokus membantu pemerintah agar program-program dan kebijakan strategis serta prioritas pemerintah ini bisa jalan," tegas Saan. Pernyataan ini tunjukkan NasDem pilih loyalitas saat ini. Mereka hindari gesekan dengan mitra koalisi. Di pihak lain, Partai Gerakan Rakyat berubah bentuk. Awalnya mereka organisasi kemasyarakatan atau ormas. Ormas itu kelompok masyarakat biasa tanpa status partai. Kini mereka resmi jadi partai politik. Prosesnya panjang. Sudah direncanakan sejak 2023.
Partai baru ini lahir dari basis massa solid. Pendukung Anies di Pilpres 2024 capai puluhan juta suara. Itu fondasi kuat. Tapi tantangan besar menanti. Mereka harus kumpul dukungan nasional. Harus daftar ke KPU. Butuh verifikasi ribuan anggota di seluruh provinsi. NasDem sendiri punya pengalaman panjang. Partai ini lahir 2011. Dipimpin Surya Paloh. Mereka kuasai kursi DPR signifikan. Kini mereka pilih aman di pemerintahan. Bantu kebijakan seperti program makan gratis. Atau infrastruktur nasional.
Editor: Redaktur Perssilam Silampari NewsFriday, 9 January 2026
Opini : Pemerintah Didesak untuk Membubarkan Yayasan Trisakti yang Dibentuk oleh Nadiem Makarim

Indonesia, Konflik sengketa Yayasan Trisakti muncul lagi di depan mata publik. Masalah ini timbul setelah Kemendikbudristek era Nadiem Makarim bentuk "Yayasan Trisakti" baru. Langkah itu picu keresahan besar di kalangan mahasiswa, dosen, dan karyawan Universitas Trisakti serta lima satuan pendidikan lain di bawahnya.
Banyak media online soroti dualisme yayasan ini. Dampaknya langsung terasa. Calon mahasiswa baru jadi ogah daftar ke Trisakti. Angka pendaftaran turun tajam. Mereka ragu karena ketidakpastian. Sivitas akademika juga gelisah. Dosen khawatir kontrak kerja. Karyawan takut gaji telat. Mahasiswa bingung masa depan kampus.
Dr. Himawan Brahmantyo, Ketua Badan Pengurus Yayasan Trisakti yang sah, bicara tegas. Ia bilang masalah ini bisa selesai adil. Syaratnya, pemerintah jadi mediator netral. Bukan malah tambah keruh. Wawancara itu dia lakukan ke wartawan di Jakarta, Kamis 8 Januari 2026.
Himawan sesali intervensi oknum pejabat. Nadiem Makarim keluarkan SK Nomor 330/2022. SK itu tunjuk Pembina Yayasan Trisakti versi pemerintah. Dr. Lukman jadi Ketua Pembina. Saat itu, Lukman masih ASN aktif. SK libatkan pejabat negara lain. Ada dari Direktorat Jenderal AHU. Ada Kepala Lapas. Sampai Kepala BPHN. Semua status pegawai aktif.
Himawan prihatin berat. Jajaran Pembina sah hilang total. Mereka punya legitimasi sejarah panjang. Akta Notaris Soetjipto SH Nomor 22 Tahun 2005 catat nama besar. Harry Tjan Silalahi, tokoh aktivis. J. Kristiadi, ekonom senior. Kwik Kian Gie, mantan menteri. Prof. Hasyim Djalal, ahli hukum internasional. Prof. Anak Agung Gde Agung, sejarawan terkenal. Nama-nama ini lenyap dari pengakuan.
NPWP Yayasan Trisakti ikut raib. NPWP itu dipakai sejak 1985. Sekarang dikuasai versi pemerintah. Himawan sebut ini perampokan administratif dan hukum. Kata-katanya keras. Tak berlebihan katanya.
Versi pemerintah ini bebani institusi pendidikan. Dr. Ainun Naim pimpin sebagai Ketua Pengurus. Prof. Dimyati jadi Sekretaris. Lukman Effendi Bendahara. Mereka tagih gaji pengurus. Besarnya lima kali lipat dari sebelumnya. Universitas Trisakti kena beban. Lima satuan pendidikan lain pun sama. Uang itu seharusnya buat pendidikan. Bukan gaji mewah.
Kabar hukum baru beri harapan. Mahkamah Agung keluarkan Putusan Peninjauan Kembali. Tanggal 17 Desember 2025. Putusan tolak PK dari Lukman dan kawan-kawan. SK Mendikbudristek 330/2022 jadi tak sah. Himawan bilang ini bukti kuat. Kedaulatan yayasan sah harus kembali. Mereka merasa dizalimi lama.
Himawan harap Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi baru bertindak. Prof. Brian Yuliarto diminta tegas dan adil. Selesaikan konflik ini cepat.
Yayasan Trisakti sah punya dasar kuat. Berdasarkan Akta Nomor 33 Notaris Zaenuddin SH. Anton Lukmanto Ketua Pembina. Himawan Ketua Badan Pengurus. Fakta hukum ini jelas.
Pemerintah bisa bubar versi Nadiem. Dasarnya UU Nomor 16 Tahun 2001 tentang Yayasan. Diubah UU Nomor 28 Tahun 2004. UU itu atur syarat bubar yayasan cacat hukum. Versi pemerintah ini cacat. Malah ganggu ketertiban umum. Stabilitas lima satuan pendidikan terganggu.
Himawan ajak Presiden Prabowo Subianto perhatikan. Pemerintah diminta langkah tegas. Selamatkan pendidikan Trisakti. Bubarkan yayasan pimpinan Dr. Ainun Naim. Himawan yakin era Prabowo tegakkan hukum adil.
Yayasan Trisakti lahir pasca-Tragedi 1998. Dukung gerakan reformasi. Universitas Trisakti jadi saksi sejarah. Konflik ini ancam warisan itu. Mahasiswa Trisakti 1998 tewas demi demokrasi. Sekarang, dualisme yayasan buat kampus goyah. Calon mahasiswa lihat berita. Mereka pilih kampus lain yang stabil. Dosen senior cerita, rapat internal penuh kekhawatiran. "Kami butuh kepastian," kata salah satu dosen.
SK 330/2022 lahir di tengah sengketa panjang. Pemerintah klaim lindungi yayasan. Tapi Himawan bilang itu intervensi. ASN tak boleh pimpin yayasan swasta. Aturan jelas. Ini langgar independensi.
Putusan MA akhirnya tegas. PK ditolak. Artinya, pengadilan akui yayasan sah. SK pemerintah batal demi hukum. Himawan siap ajukan langkah lanjut. Tapi butuh dukungan pemerintah pusat.
Prof. Brian Yuliarto baru saja dilantik. Ia paham isu pendidikan tinggi. Harapan besar padanya. Selesaikan ini agar Trisakti fokus ajar-mengajar.
UU Yayasan lindungi entitas swasta. Cacat hukum berarti bubar. Versi pemerintah picu chaos. Satdik Trisakti butuh dana stabil. Bukan tarik-menarik kekuasaan.
Himawan tutup dengan optimis. Pemerintahan Prabowo janji hukum adil. Waktu buktikan. Trisakti layak selamat. Demi generasi muda. (Red)
Dengarkan
Berita dan Artikel lainnya di :
Tuesday, 19 May 2026
Jatuhnya Presiden Disebabkan oleh Lingkaran Dalam, Kritik terhadap Istana Semakin Kuat Kata Amien Rais

Indonesia, Perssilam - Situasi politik di Jakarta kembali memanas. Gelombang kritik mengalir deras menuju pusat kekuasaan. Politisi senior Amien Rais memberikan pernyataan terbuka melalui kanal Forum Keadilan TV. Ia membahas relasi kekuasaan dengan gaya bicara yang tegas. Amien melihat ada pola yang terus berulang dalam sejarah pemimpin Indonesia. Ia menegaskan bahwa kejatuhan seorang presiden sering kali bukan karena kesalahan presiden itu sendiri. Andil terbesar justru datang dari orang-orang di sekelilingnya.








.jpg)
