Selamat Datang dan Bergabung Media Online Perssilam Musi Rawas "Perssilam Silampari News" Berita Terupdate teknologi app iconDownload App Formula 1 : Audi tidak dapat menciptakan keajaiban meskipun telah mendapatkan dukungan dari FIA ~ Perssilam Silampari News
×
W3.CSS
Advertising
Dark Mode

Pages

Saturday, April 11, 2026

Formula 1 : Audi tidak dapat menciptakan keajaiban meskipun telah mendapatkan dukungan dari FIA


Indonesia, Perssilam - F1 kembali menyoroti pernyataan tegas Mattia Binotto. Dia adalah bos Audi di proyek F1. Binotto bicara soal tantangan besar timnya. Mereka harus kembangkan unit tenaga untuk musim 2026. Unit tenaga ini jadi jantung mobil F1. Meski dapat bantuan dari FIA, Binotto bilang timnya tak bisa buat keajaiban cepat.
Advertising

BACA JUGA:
BRI Super League : Aksi Unik Ramon Tanque dari Perayaan Hingga Sepatu yang Berwarna Berbeda
FIA punya program ADUO. Namanya Additional Development and Upgrade Opportunities. Program ini baru untuk aturan 2026. Produsen unit tenaga boleh tingkatkan performa. Syaratnya, performa mereka di bawah batas tertentu. Batas acuan pegang Mercedes sekarang. Jika defisit 2 persen dari Mercedes, boleh satu kali upgrade. Defisit lebih besar, boleh upgrade lagi.
Audi kemungkinan dapat dua upgrade ADUO. Prediksi ini bikin harapan naik. Tapi Binotto tegas. Bantuan itu tak cukup bikin Audi langsung juara. Timnya fokus rencana panjang sampai 2030. Itu target utama mereka.
Binotto bicara ke media seperti RacingNews365. "Waktu kembangkan mesin F1 sangat panjang," katanya. "Kesenjangan dengan tim atas banyak dari unit tenaga. Kami sudah duga ini." Tantangan ini paling berat. Konsep mesin butuh waktu lama. Bukan kebetulan Audi pilih 2030 sebagai goal. Mereka tahu prosesnya lambat. Ia lanjut, "Kami punya ambisi tinggi. Tapi tak bisa selesai dalam beberapa race saja." Kenyataan beda dari harapan. Audi harus pahami posisi tim sekarang. Rencana jelas harus dipegang. Keajaiban tak mungkin lahir begitu saja.
Advertising

BACA JUGA:
Ekonomi : Harga Emas Antam Turun Sebesar Rp52.000 Pada Hari Ini, 10 April 2026, Kesempatan bagi Investor Baru
Binotto tutup kuat. "Kami tak bisa ciptakan keajaiban. Tapi kami punya rencana tepat." Rencana itu untuk hadapi masalah. Dan tingkatkan diri di masa depan. Pernyataan ini tunjukkan pendekatan realistis Audi. Mereka masuk F1 via Sauber tahun 2026. Binotto, mantan bos Ferrari, bawa pengalaman. Ia tahu dunia F1 keras.
Program ADUO bantu tim baru seperti Audi. Tanpa itu, kesenjangan makin lebar. Mercedes kuasai benchmark unit tenaga bertahun-tahun. Defisit 2 persen terdengar kecil. Tapi di F1, itu beda kemenangan dan kekalahan. Upgrade ADUO batasi satu atau dua kali saja. Tak boleh berlebihan.
Binotto ulangi poin kunci. Pengembangan unit tenaga hybrid rumit. Butuh tes panjang di dyno dan trek. Audi bangun pabrik baru di Neuburg. Tapi hasil tak instan. Rencana 2030 beri ruang napas. Mereka target dominasi jangka panjang. Bukan shortcut musim debut.
Pernyataan ini jawab tanya fans. Banyak yang harap Audi langsung saingi Red Bull atau Mercedes. Binotto bilang tidak. Fokus bangun fondasi kuat. Itu kunci sukses F1. Tim yang buru-buru sering gagal. Audi pilih jalan sabar tapi pasti.
EditorRedaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:
You Might Like
×
Rekomendasi
×
Iklan
📧 Dapatkan Berita Terbaru Langsung ke Email!

b

×

Premier League

Close Ads
Close Ads

Most Post

Serie A

Archive

Total Pageviews