
Indonesia, Perssilam - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI berjalan sangat cepat. Ini bukan hanya soal kekurangan memori lagi. Sekarang, masalah baru muncul pada baterai data center. Permintaan baterai melonjak tajam. Data center butuh pasokan daya stabil untuk jalankan model AI besar. Tanpa itu, sistem bisa mati tiba-tiba. Kerugian bisa mencapai jutaan dolar per jam downtime.
Advertising
Panasonic, perusahaan Jepang, rasakan dampaknya langsung. Mereka terima pesanan baterai cadangan yang naik drastis. Kebanyakan pesanan datang dari perluasan infrastruktur AI. Pelanggan butuh daya tak terputus. Menurut Panasonic, ekspansi ini jadi pendorong utama.
Dilansir Selular, Panasonic alokasikan 80 persen produksi tahunan untuk pelanggan lama. Sisanya, hanya 20 persen, buat pelanggan baru. Kondisi ini tunjukkan tekanan pasokan yang berat. Pelanggan baru sulit dapat stok. Mereka harus tunggu lebih lama.
Baterai Panasonic ini pasang di dalam rak server. Rak server adalah unit penyimpan hardware di data center. Baterai berfungsi sebagai cadangan daya. Saat listrik padam atau gangguan, baterai nyalakan sistem sementara. Ini cegah mati total. Di data center AI, peran baterai sangat penting.
Advertising
AI jalankan tugas berat seperti pelatihan model atau prediksi. Stabilitas listrik hindari kerugian besar. Downtime bisa hentikan operasi berjam-jam. Banyak perusahaan AI seperti yang bangun pusat data raksasa alami hal sama.
Panasonic ambil langkah cepat tanggapi permintaan. Mereka rencanakan tingkatkan produksi sel lithium-ion di Jepang. Kapasitas naik tiga kali lipat. Langkah ini penuhi kebutuhan AI yang terus tumbuh. Lithium-ion adalah jenis baterai umum. Ia simpan energi tinggi dan tahan lama.
Advertising
Tak cukup itu. Panasonic alihkan lini produksi lama dari komponen otomotif. Lini itu sekarang rakit baterai khusus data center. Perusahaan juga nilai tambah produksi di pabrik Kansas, Amerika Serikat. Kansas punya lokasi strategis dekat pelanggan besar di AS. Ini bantu kurangi waktu kirim.
Panasonic kembangkan juga superkapasitor. Ini alternatif baterai biasa. Kapasitor konvensional beri daya cepat tapi singkat. Superkapasitor simpan energi lebih banyak. Ia lepas energi pelan-pelan. Fungsinya serap fluktuasi daya. Saat beban naik-turun tiba-tiba, superkapasitor stabilkan. Panasonic rencanakan kirim mulai tahun fiskal 2027. Tahun itu, pasar data center butuh solusi baru.
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait











