![]() |
Acara ini ikut dari MoU PSSI dan KNVB tahun 2024. MoU itu buka pintu kerjasama jangka panjang. Tujuannya jelas. Perkaya pembinaan pelatih dan pemain muda Indonesia. Mereka pakai cara sepak bola modern Belanda. Fokus pada edukasi teknik dasar yang praktis.
Baru saja selesai di Timika, 20-22 November. Kali ini pertama di Jakarta. Dua pelatih berlisensi UEFA A dari KNVB pimpin sesi. Mereka Bert Zuurman dan Andre Simmelink. Lisensi UEFA A artinya level tinggi di Eropa. Mereka ajar filosofi Belanda. Tekankan game-based learning. Itu belajar lewat permainan langsung. Bukan drill kaku. Juga pengambilan keputusan cepat. Plus hubung kuat antara latihan dan match nyata.
Total peserta 100 anak muda. Usia dini jadi target utama. Kegiatan ini beri ruang belajar terstruktur. Langkah demi langkah maju. Sesuai kebutuhan pembinaan usia muda sekarang. Anak-anak praktek langsung. Misal di sesi kecil-kecilan. Mereka rasakan tekanan seperti laga sungguhan.
Bert Zuurman puas dengan penyelenggaraan. Fasilitas lengkap. Lapangan bagus. Bola berkualitas. Semua alat siap pakai. "Semua orang di akademi sangat membantu," katanya.
Dia juga usul tambah peserta perempuan. "Akan sangat baik jika jumlah peserta perempuan bisa bertambah. Itu penting untuk perkembangan sepak bola perempuan di Indonesia," tambah Bert. Saat ini peserta didominasi laki-laki. Tapi potensi perempuan besar. Kolaborasi ini bisa dorong kesetaraan.
Salah satu peserta rasakan manfaatnya. Dafa, kiper 13 tahun. Dia bilang dasar permainan banyak improve. "Basic bola seperti passing dan shooting banyak ditekankan," ujarnya. Tantangan utama di latihan 4 lawan 4. Mereka belajar transisi positif ke negatif. Shooting tajam. Passing akurat. Komunikasi tim kuat. Dafa jadi lebih percaya diri di gawang.
BACA JUGA:Pasar NEV di China terus mengalami pertumbuhan yang kuat
Andre Simmelink tekankan desain materi. Semua terkait permainan nyata. "Anda belajar sepak bola dengan bermain sepak bola," jelasnya. Latihan harus mirror match. Pemain maju saat hadapi keputusan sulit. Seperti di laga asli.
Dia juga bilang pelatih butuh konsisten. "Untuk berkembang, pelatih harus terus mempraktikkan apa yang dipelajari," katanya. Kursus lanjutan wajib. Lanjutkan apa yang sudah mulai. PSSI bisa rencanakan seri event begini.
Kolaborasi PSSI, KNVB, dan Indomilk Susu Steril beri dampak nyata. Anak-anak dan pelatih Indonesia dapat ilmu segar. Filosofi Belanda ubah cara latih. Hasilnya pemain lebih cerdas di lapangan. Semangat ini lanjut ke event selanjutnya. Sepak bola muda Indonesia makin kuat.














