![]() |
| TNI AL berhasil menggagalkan upaya penyelundupan kayu ilegal di Surabaya |
"Kami dapatkan laporan tentang kontainer yang penuh kayu," ujar Ali dalam pernyataannya. "Kayu itu curiga dari penebangan tanpa izin. Dokumennya juga tak lengkap."
Ali tambahkan, kayu-kayu itu kemungkinan berasal dari hutan Lambusango di Kapontori, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara. Kayu dikirim ke Surabaya, lalu dimasukkan ke kontainer agar tak ketahuan petugas. Praktik ini sering dipakai pelaku untuk hindari pemeriksaan ketat di pelabuhan.
"Potongan kayu itu diangkut pakai kapal KM Teluk Flamingo," katanya. "Rutenya dari Bau-bau ke Kendari, lalu ke Surabaya."
Baca Juga:
Tim gabungan dari Komando Daerah V dan Gakkum Kehutanan Surabaya langsung bertindak. Mereka periksa kapal KM Teluk Flamingo di Terminal Berlian Perak Utara. Pemeriksaan ungkap tiga kontainer berisi kayu olahan. Jenisnya kayu jati, tanpa dokumen sah. Barang bukti itu langsung diamankan.
"Terkait pengirim dan penerima, kami masih selidiki," tambah Ali. Kayu jati ini bernilai tinggi di pasar. Ia sering dipakai untuk furnitur dan bangunan. Penebangan liar di hutan seperti Lambusango ancam ekosistem hutan tropis Indonesia, yang menyimpan keanekaragaman hayati langka.
Barang bukti serahkan ke Balai Gakkum Hutan Jabal Nusra untuk proses lanjut. Kepala Balai, Aswin Bangun, beri selamat atas kerja sama TNI AL dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. "Terima kasih atas bantuan cepat ini," katanya.
Baca Juga:
Mahasiswa MMTC menyelenggarakan GameTech-Expo untuk mendorong perkembangan industri gim lokal
Aswin bilang, timnya akan hitung jumlah kayu yang diamankan. Penyelundupan ini rugikan negara Rp 646 juta. Kerugian ini bukan hanya uang. Ia juga rusak lingkungan dan kurangi pendapatan pajak sah. Di Indonesia, kasus illegal logging sering tembus ribuan ton kayu tiap tahun, kata data Kementerian Kehutanan.
"Kerja sama TNI AL dan Kementerian Kehutanan buktikan sinergi kuat," ujar Aswin. "Kami lanjutkan upaya basmi penebangan liar." Langkah ini penting untuk lindungi hutan nasional. Hutan seperti di Sulawesi Tenggara jadi sumber air dan habitat satwa. Tanpa pengawasan, ancaman deforestasi makin parah. Kasus ini beri contoh bagaimana intelijen dan tim gabungan cegah kejahatan lingkungan. Masyarakat bisa laporkan dugaan serupa ke otoritas setempat untuk bantu cegah.
Baca Juga:
PBB harus mengirimkan pasukan perdamaian untuk menghentikan tindakan Israel
TAG :
Suka Artikel ini?














