Selamat Datang dan Bergabung Bersama Perssilam Silampari News teknologi app iconDownload App Perssilam Silampari News: Search results for Minyak Dunia
×
    Advertising
    ☰ Menu
W3.CSS
Dark Mode

Pages

Memuat berita...
Showing posts sorted by relevance for query Minyak Dunia. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query Minyak Dunia. Sort by date Show all posts

Monday, 9 March 2026

Nasional : Pemerintah Menjamin Bahwa Harga BBM Subsidi Tidak Akan Meningkat Meskipun Harga Minyak Dunia Mengalami Kenaikan


Indonesia, Perssilam - Pemerintah menegaskan tidak ada rencana naikkan harga bahan bakar minyak subsidi. Ini terjadi meski harga minyak dunia melonjak gara-gara konflik AS dan Israel lawan Iran. Kenaikan itu tekan pasokan global. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bilang pemerintah belum ubah skema subsidi BBM. Tak ada kebijakan naikkan harga BBM bersubsidi. "Sampai sekarang belum ada kebijakan untuk mengubah subsidi BBM, dalam pengertian menaikkan harga BBM," ujar Purbaya ke wartawan di Jakarta, Senin 9 Maret 2026.
Dia yakin APBN masih kuat tanggung beban ini. Pasokan minyak dalam negeri aman. Pernyataan itu selaras dengan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Rata-rata harga minyak dunia masih di bawah batas maksimal APBN. APBN bisa tahan gejolak harga minyak global. Contohnya, subsidi BBM sudah selamatkan ekonomi saat harga minyak capai puncak dulu. Pemerintah pantau harga minyak sebulan ke depan. Baru ambil langkah lanjut. "Sekarang belum saatnya mengambil keputusan, karena uangnya masih cukup," tambah Purbaya. APBN punya ruang lebih untuk subsidi. Ini bantu stabilkan harga domestik.
Purbaya minta warga tenang. Percaya langkah pemerintah hadapi guncangan ekonomi dunia. "Kita lihat kondisi seperti apa. Nanti setelah sebulan, kami prediksi harga minyak seperti apa sehingga kami bisa mengambil kebijakan yang pas. Anda percaya saja, saya cukup pintar, kok. Kita sudah mengalami harga minyak tinggi beberapa kali, nggak hancur negaranya, kan. Karena kebijakannya pas," katanya. Bahlil di kesempatan lain tegas soal pasokan BBM nasional. Cukup penuhi kebutuhan saat Ramadan sampai Idulfitri. Harga BBM subsidi seperti Pertalite aman tak naik. Meski minyak dunia capai 118 dolar AS per barel.
Laporan Sputnik catat Brent Crude Oil sentuh 118 dolar AS per barel. Pertama kali sejak 17 Juni 2022. Harga ini melonjak tajam dari Januari 2026. Saat itu Brent di 64 dolar AS per barel. West Texas Intermediate di 57,87 dolar AS per barel. Kenaikan ini picu kekhawatiran inflasi dan beban transportasi. Tapi pemerintah pegang kendali subsidi ketat. Pertalite jadi andalan kendaraan sehari-hari. Tak naik berarti bantu pedagang dan nelayan stabil harga dagang. Pasokan Pertalite dari kilang lokal aman. Impor dikendalikan. Pemerintah pernah hadapi situasi serupa 2022. Saat itu harga Brent 120 dolar AS. Ekonomi tetap jalan. Kebijakan subsidi tepat waktu selamatkan APBN. Sekarang kondisi mirip. APBN 2026 alokasikan dana subsidi lebih besar. Ini antisipasi volatilitas minyak.BACA JUGA:Religi : Niat Puasa Sekali atau Setiap Malam? Ini adalah Perbedaan di antara Ulama Madzab
Warga tanya-tanya soal Ramadan. Pasokan BBM prioritas. Truk distribusi siap. Kilang Pertamina produksi maksimal. Bahlil pastikan tak ada kelangkaan. Harga stabil bantu keluarga rayakan hari besar tanpa beban tambah. Pantauan harian harga minyak penting. Jika turun, subsidi ringan. Jika naik lagi, APBN siap tambah. Pemerintah belajar dari masa lalu. Kebijakan fleksibel tapi tegas lindungi rakyat kecil. Pertalite tetap 10.000 rupiah per liter. Itu janji tak goyah.EditorRedaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tag :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:

Thursday, 18 June 2026

Kementerian ESDM memperkirakan bahwa harga Pertamax akan mengalami penurunan setelah terjadinya perdamaian antara AS dan Iran

Kementerian ESDM memproyeksikan bahwa harga Pertamax akan turun setelah AS dan Iran mencapai kesepakatan damai

Indonesia, Perssilam News - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberi sinyal bahwa harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax bisa segera turun. Hal ini terjadi karena harga minyak mentah dunia anjlok. Penyebab utamanya adalah kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Selain itu, Selat Hormuz resmi dibuka kembali pada Rabu 17 Juni 2026. Penurunan harga minyak global ini sangat terasa. Pada perdagangan Selasa, harga menyentuh level terendah dalam tiga bulan. Damai antara AS dan Iran membuat Iran bisa kembali menjual minyak ke pasar dunia. Saat ini, stok minyak global sedang surplus atau berlebih. Data Reuters menunjukkan harga minyak Brent turun US$ 4,21 atau sekitar 5,1 persen. Harganya menjadi US$ 78,96 per barel. Minyak West Texas Intermediate (WTI) milik AS juga turun US$ 4,70 atau 5,8 persen ke angka US$ 76,05 per barel. 
Data Refinitiv pada Rabu pagi pukul 08.20 WIB mencatat Brent di US$ 79,23 dan WTI di US$ 76,27 per barel. Angka ini adalah yang terendah sejak awal Maret 2026. Harga tersebut hampir kembali ke level sebelum perang pecah pada 28 Februari, yakni US$ 72,48 untuk Brent dan US$ 67,02 untuk WTI. Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia menjelaskan bahwa harga BBM nonsubsidi di Indonesia mengikuti pasar internasional. Pemerintah menggunakan Keputusan Menteri ESDM Nomor 245.K/MG/01/MEM.M/2022 untuk menghitung harga eceran. Dwi menegaskan bahwa jika minyak dunia turun, harga BBM nonsubsidi pasti ikut turun. Begitu juga jika harga dunia naik, harga di pompa bensin harus menyesuaikan harga ekonomi agar pengadaan energi nasional tetap aman.
Sebelumnya, pemerintah sempat menahan kenaikan harga BBM nonsubsidi. Presiden Prabowo Subianto ingin menjaga daya beli masyarakat menjelang pertengahan tahun. Pada April lalu, pemerintah berdiskusi dengan perusahaan minyak plat merah dan swasta untuk menjaga stabilitas harga. Namun, karena harga dunia berubah sangat cepat, pelaku usaha terpaksa menyesuaikan harga sesuai biaya ekonomi. Dwi Anggia menyebut penyesuaian harga di Indonesia lebih lambat dibanding negara tetangga. Pemerintah sengaja melakukan itu untuk menekan inflasi. Di negara Asia Tenggara lainnya, harga BBM sudah naik lebih dulu. Presiden Prabowo sempat mencari cara agar harga Pertamax tidak naik, namun fluktuasi pasar terlalu dinamis. Pemerintah menjamin harga BBM subsidi tidak akan berubah. Anggaran negara tetap digunakan untuk melindungi warga miskin. Kebijakan Presiden adalah menjaga harga BBM subsidi tetap stabil meski kondisi geopolitik dunia sedang kacau. Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Firman Hidayat menilai jika harga minyak mentah di bawah US$ 80 per barel, harga Pertamax dan Solar nonsubsidi akan turun bertahap. Firman menjelaskan bahwa stok minyak dunia sebenarnya sangat banyak. 
Sebelum perang, ada surplus 3,8 juta barel per hari. Harga sempat melonjak ke US$ 100 karena masalah distribusi. Sekarang, karena Selat Hormuz lancar, distribusi minyak kembali normal. Direktur Utama PT Pertamina Simon Aloysius Mantiri mengonfirmasi hal yang sama. Pertamina menentukan harga jual BBM nonsubsidi berdasarkan indikator makro internasional. Semua pelaku usaha kini menghitung ulang harga bensin mereka mengikuti tren penurunan harga global."Penyesuaian pada harga BBM non-subsidi ini dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika geopolitik global dan harga minyak yang berlaku di pasar internasional dengan tetap mempertimbangkan daya beli masyarakat," ujar Simon dalam unggahan akun Instagram @pertamina, Kamis (11/6). Melalui kebijakan penyesuaian terakhir, harga Pertamax (RON 92) tercatat berada di level Rp16.250 per liter dari sebelumnya Rp12.300 per liter, dan Pertamax Green 95 (RON 95) menjadi Rp17.000 per liter dari Rp12.900 per liter. Adapun untuk BBM subsidi, Pertamina memastikan harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tags :
Artikel Terkait
Share:

Sunday, 12 April 2026

Internasional : Prabowo akan melakukan kunjungan ke Rusia untuk membahas isu energi dan geopolitik


Indonesia, Perssilam - Presiden Prabowo Subianto rencananya kunjungi Rusia untuk kerja negara. Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, sudah konfirmasi rencana itu. Presiden akan jumpa langsung Presiden Rusia, Vladimir Putin. Tujuannya kuatkan ikatan dua negara, Indonesia dan Rusia. Hubungan bilateral ini bantu tingkatkan kerjasama di banyak bidang. Misalnya, perdagangan, pertahanan, dan sumber daya alam.
Advertising

BACA JUGA:
Otomotif : Skutik Touring yang Nyaman untuk Perjalanan Jauh yang Dapat Dipilih
Pertemuan itu juga soroti isu penting soal minyak. Indonesia butuh penuhi kebutuhan energi. Energi jadi prioritas utama dalam kunjungan ini. Rusia dikenal sebagai pemasok minyak besar. Ini peluang cari solusi baru. Sugiono bilang, "Berangkatnya minggu ini. Salah satu yang akan dibicarakan juga adalah alternatif minyak, karena ini bersifat sangat strategis." Ia sampaikan itu di Jakarta International Convention Center, Senayan, Jakarta. Acara berlangsung Sabtu, 11 April 2026.
Kunjungan ini langkah cerdas Indonesia. Negara cari sumber energi lain. Tujuannya perkuat stok energi dalam negeri. Situasi dunia berubah cepat. Harga minyak naik turun. Indonesia harus siap hadapi itu. Selain energi, Prabowo dan Putin bahas geopolitik dunia. Kondisi global lagi tegang. Banyak konflik di berbagai tempat. Ini pengaruhi semua negara. Sugiono jelaskan lebih lanjut. Ketegangan di Timur Tengah ganggu pasokan minyak dunia. Stabilitas energi terguncang. Indonesia perlu langkah cepat. 
"Beliau akan bertemu Presiden Putin dan membahas geopolitik dunia. Selain itu, akan dibahas juga situasi energi," katanya. Presiden Prabowo Subianto rencananya kunjungi Rusia untuk kerja negara. Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, sudah konfirmasi rencana itu. Presiden akan jumpa langsung Presiden Rusia, Vladimir Putin. Tujuannya kuatkan ikatan dua negara, Indonesia dan Rusia. Hubungan bilateral ini bantu tingkatkan kerjasama di banyak bidang. Misalnya, perdagangan, pertahanan, dan sumber daya alam.
Pertemuan itu juga soroti isu penting soal minyak. Indonesia butuh penuhi kebutuhan energi. Energi jadi prioritas utama dalam kunjungan ini. Rusia dikenal sebagai pemasok minyak besar. Ini peluang cari solusi baru.
Sugiono bilang, "Berangkatnya minggu ini. Salah satu yang akan dibicarakan juga adalah alternatif minyak, karena ini bersifat sangat strategis." Ia sampaikan itu di Jakarta International Convention Center, Senayan, Jakarta. Acara berlangsung Sabtu, 11 April 2026.
Kunjungan ini langkah cerdas Indonesia. Negara cari sumber energi lain. Tujuannya perkuat stok energi dalam negeri. Situasi dunia berubah cepat. Harga minyak naik turun. Indonesia harus siap hadapi itu. Selain energi, Prabowo dan Putin bahas geopolitik dunia. Kondisi global lagi tegang. Banyak konflik di berbagai tempat. Ini pengaruhi semua negara.
Sugiono jelaskan lebih lanjut. Ketegangan di Timur Tengah ganggu pasokan minyak dunia. Stabilitas energi terguncang. Indonesia perlu langkah cepat. "Beliau akan bertemu Presiden Putin dan membahas geopolitik dunia. Selain itu, akan dibahas juga situasi energi," katanya.
EditorRedaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:

Thursday, 26 March 2026

Internasional : Cadangan minyak di Filipina semakin menipis, sehingga perlu mendatangkan impor dari Rusia


Indonesia, Perssilam - Filipina bersiap impor minyak mentah dari Rusia. Ini kali pertama dalam lima tahun. Pengiriman sekitar 100.000 ton minyak jenis ESPO Blend akan tiba di terminal Bataan tak lama lagi. GulfNews melaporkan hal ini. Data pelayaran tunjukkan tanker Rusia Sara Sky berangkat dari pelabuhan Kozmino. Kapal itu menuju fasilitas Petron Corporation. 
Advertising

BACA JUGA:
Piala Dunia : Pertarungan Terakhir untuk Tiket Piala Dunia, Hidup Mati Timnas Italia
Langkah ini lahir dari pembicaraan antar pemerintah. Tekanan pasokan minyak dunia jadi pendorong utama. Amerika Serikat beri pengecualian sanksi khusus untuk urusan ini. Petron punya struktur kepemilikan campur. Pemerintah Filipina pegang kendali lewat Philippine National Oil Company. Mereka miliki 40 persen saham. Saudi Aramco juga pegang 40 persen. Sisanya milik publik. Petron jadi pemain besar di sektor kilang minyak Filipina. Mereka proses minyak mentah jadi bahan bakar siap jual.
Di urusan kebijakan dalam negeri, Presiden Ferdinand Marcos Jr. siap bertindak cepat. Dia akan tandatangani aturan baru. Aturan itu beri wewenang tunda atau turunkan pajak bahan bakar. Pemerintah bilang proses masih nunggu dokumen resmi.
"Sejauh yang saya tahu, dokumen itu masih ditunggu untuk diserahkan ke Presiden," kata Claire Castro. Dia tambah, "Presiden akan langsung tandatanganinya begitu datang."
Pemerintah tolak tuduhan ada penolakan dari dalam. Mereka tegas bilang kebijakan ini prioritas. Tujuannya redam lonjakan harga energi yang pukul warga.
"Atasannya jelas mau kebijakan ini langsung berlaku. Kendala satu-satunya dokumen belum sampai," ujar Castro lagi.
Rancangan aturan punya syarat ketat. Penyesuaian pajak baru bisa jalan jika harga minyak dunia rata-rata capai minimal 80 dolar AS per barel. Kondisi itu harus bertahan 30 hari berturut-turut. Sampai sekarang, harga belum sentuh ambang batas itu. Kebijakan ini bagian dari strategi pemerintah lawan gejolak harga energi. Ketegangan geopolitik jadi biang kerok utama. Penyesuaian pajak cuma berlaku untuk produk impor. 
Jadi, butuh pasokan impor beneran datang dulu. Harga bahan bakar lokal tetap ikut acuan dunia. Khususnya Mean of Platts Singapore atau MOPS. Itu indeks harga standar untuk Asia. Mekanisme harga pakai sistem first in, first out. Artinya, minyak masuk duluan keluar duluan untuk harga jual. 
EditorRedaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:

Friday, 10 April 2026

Bisnis : Harga minyak mengalami penguatan, sementara pasar memperhatikan pembicaraan damai antara Israel dan Lebanon


Indonesia, Perssilam - Harga minyak mentah dunia naik lebih dari 1% saat perdagangan berakhir pada Kamis, 9 April 2026. Harga tetap di bawah 100 dollar AS per barel untuk hari kedua. Kenaikan ini muncul karena gencatan senjata di Timur Tengah masih bertahan. Israel juga siap mulai bicara damai dengan Lebanon. Menurut Reuters, minyak Brent tambah 1,17 dollar AS. Itu naik 1,2% jadi 95,92 dollar AS per barel. Harga sempat capai 99,50 dollar AS sebelum turun sedikit. Brent adalah patokan harga minyak global dari Laut Utara. Sementara minyak WTI naik 3,46 dollar AS atau 3,7%. Harganya capai 97,87 dollar AS per barel. WTI jadi acuan utama di Amerika Serikat.
Advertising

BACA JUGA:
Otomotif : Kendaraan Ramah Lingkungan Dengan Hidrogen dan Revolusi
Sebelumnya harga minyak melonjak lebih dari 5%. Itu gara-gara khawatir gencatan senjata AS dan Iran tak bertahan. Kekhawatiran ini picu masalah distribusi energi lewat Selat Hormuz. Selat Hormuz adalah jalur sempit antara Iran dan Oman. Jalur ini vital untuk pasokan minyak dan gas dunia. Kenaikan harga lalu mereda. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bilang akan buka bicara damai dengan Lebanon. Pembicaraan itu bahas pelucutan senjata Hizbullah. 
Netanyahu tekankan demiliterisasi Hizbullah. Tujuannya bentuk hubungan damai antara Israel dan Lebanon. Hizbullah adalah kelompok bersenjata di Lebanon yang sering bentrok dengan Israel. Lalu lintas kapal di Selat Hormuz masih rendah. Hanya di bawah 10% dari biasa. Iran peringatkan kapal agar tetap di perairannya. Selat ini lewati 20% pasokan minyak dan gas dunia. Produsen seperti Irak, Arab Saudi, Kuwait, dan Qatar kirim minyak lewat sini ke pasar global. Saat lalu lintas macet, harga minyak langsung naik karena pasokan terganggu.
Kekhawatiran tambah setelah Arab Saudi laporkan serangan. Serangan itu kurangi produksi minyak 600.000 barel per hari. Jalur pipa Timur-Barat juga kena dampak. Kapasitasnya turun 700.000 barel per hari. Pipanya bawa minyak dari ladang timur ke pelabuhan barat Saudi. 
Trader minyak Shohruh Zukhritdinov bilang pasar sadar sekarang. Meski Selat Hormuz buka, ekspor Saudi tetap terganggu. Dampak serangan pada infrastruktur butuh waktu berminggu-minggu untuk pulih. Trader ini lihat pasar mulai hitung risiko jangka panjang.
Serangan Israel ke Lebanon pada Kamis tambah ketegangan. Itu berpotensi rusak gencatan senjata. Dennis Kissler, Wakil Presiden Senior Perdagangan di BOK Financial, jelaskan harga pulih karena lalu lintas Hormuz terbatas. Angkanya jauh di bawah harapan pasar. Kissler catat kapal masih ogah lewat karena ancaman.
Advertising

BACA JUGA:
Badminton : Sepuluh Perwakilan Indonesia Mengamankan Tiket ke 16 Besar BAC 2026
Susannah Streeter, Kepala Strategi Investasi di Wealth Club, nilai risiko di kawasan itu tinggi. Pengiriman mulai pulih sedikit. Tapi premi asuransi kapal naik tajam. Biaya kirim juga tetap mahal. Streeter ingatkan investor soal ketidakpastian ini. Kawasan Timur Tengah selalu pengaruh harga energi dunia karena cadangan minyaknya besar. Saat konflik muncul, pasar langsung bereaksi cepat. 
Harga bisa lompat tinggi lagi jika gencatan senjata gagal. Investor tanya-tanya soal kestabilan pasokan dari Teluk Persia. Data lalu lintas Hormuz tunjukkan masalah nyata, bukan sekadar rumor. Arab Saudi sebagai produsen terbesar coba pulihkan produksi, tapi butuh alat dan tenaga kerja ekstra. Pasar minyak global sensitif pada berita seperti ini. Kenaikan harga hari ini beri sinyal risiko masih ada meski turun dari puncak.EditorRedaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:

Friday, 22 May 2026

IEA Mengingatkan bahwa Pasar Minyak Global Berpotensi Masuk ke dalam "Zona Merah" pada Bulan Juli


Indonesia, Perssilam - Badan Energi Internasional atau International Energy Agency (IEA) memberi peringatan keras soal pasar minyak dunia. Kondisinya kini makin mengkhawatirkan. IEA melihat ada risiko besar pasar energi global masuk ke zona merah pada Juli atau Agustus 2026. Zona merah ini berarti kondisi krisis berat di mana stok minyak sangat rendah tapi permintaan melonjak tinggi.
Advertising

BACA JUGA:
Polisi melakukan penggerebekan terhadap pabrik kosmetik yang mengandung merkuri di Cirebon
Masalah utama terjadi karena stok minyak global terus menipis. Di saat yang sama, permintaan energi naik tajam. Hal ini terjadi karena masuknya musim perjalanan musim panas di berbagai negara. Orang lebih banyak bepergian dengan pesawat dan mobil. Direktur Eksekutif IEA, Fatih Birol, menegaskan bahwa situasi ini sudah berada di level yang berbahaya.
Kunci utama untuk keluar dari krisis ini adalah pembukaan penuh Selat Hormuz. Jalur laut ini harus dibuka tanpa syarat agar guncangan energi akibat perang Iran bisa teratasi. Birol menyebut pasar minyak akan makin tertekan dalam beberapa bulan ke depan. Informasi ini muncul dalam laporan CNBC pada Jumat, 22 Mei 2026. Tekanan ini akan terjadi jika Selat Hormuz tetap tutup dan tidak ada tambahan pasokan minyak baru dari Timur Tengah. Jika dua hal ini tidak terjadi, zona merah menjadi kepastian.
Advertising

BACA JUGA: 
Pemerintah mewajibkan penggunaan bensin bioetanol E5 mulai bulan Juli tahun 2026
Birol menyampaikan hal ini saat diskusi di Chatham House. Topik bahasannya adalah krisis Selat Hormuz dan keamanan energi dunia. IEA menyatakan bahwa gangguan saat ini adalah yang terparah dalam sejarah pasar energi. Awalnya, dampak perang bisa diredam karena ada surplus cadangan minyak global. Namun, cadangan itu sekarang sudah hampir habis. Konsumsi yang naik dan jalur distribusi yang macet mempercepat penyusutan stok tersebut.
Selat Hormuz adalah jalur paling vital bagi perdagangan energi dunia. Setiap hari, sekitar 20 persen minyak bumi dan gas alam cair lewat sana. Jalur ini menghubungkan produsen besar di Teluk Persia dengan pasar global. Namun, kapal-kapal hampir berhenti total melintas sejak pecah konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Konflik ini membuat pasokan energi dunia jadi tidak pasti. Negara berkembang di Asia dan Afrika akan paling menderita. Mereka tidak punya cadangan minyak besar seperti negara maju. Selain harga BBM naik, ketahanan pangan juga terancam. Biaya distribusi pangan naik karena harga energi melonjak. Pupuk dan transportasi hasil tani jadi sangat mahal.
Advertising

BACA JUGA: 
Raphael Guerreiro Bakal Pensiun Usai Bela Bayern di DFB Pokal 2025/26
Proses produksi dan penyulingan minyak di Timur Tengah tidak bisa pulih cepat. Butuh waktu lama untuk kembali ke level sebelum perang. IEA kini bersiap mengoordinasikan pelepasan cadangan minyak strategis. Langkah ini diambil sebagai rencana terakhir jika situasi pasar semakin buruk.
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:

Sunday, 3 May 2026

Trump menyebut militer Amerika Serikat mirip dengan bajak laut setelah melakukan penyitaan minyak Iran


Indonesia, Perssilam - Presiden AS Donald Trump menyebut operasi Angkatan Laut AS mirip tindakan bajak laut. Ini setelah mereka rampas kapal tanker minyak Iran pada Minggu, 3 Mei 2026. Kejadian itu terjadi di tengah blokade yang sedang berjalan. Trump sampaikan pernyataan itu di rapat umum di Florida. Dia jelaskan penyitaan muatan kapal tanker sebagai langkah bisnis yang untung besar bagi AS. Investor Daily laporkan hal itu. "Kami mendarat di atasnya dan ambil alih kapalnya. Kami ambil muatannya, ambil minyaknya. Ini bisnis sangat menguntungkan," kata Trump.
Advertising

BACA JUGA: 
Kementerian PPPA Menjamin Perlindungan bagi Korban Kasus "Daycare" di Yogyakarta
Trump yang kembali jadi presiden bicara dengan nada bercanda. Tapi nada itu tetap tegas soal posisi militer AS di perairan Timur Tengah lawan Iran. "Kami seperti bajak laut. Kami semacam bajak laut, tapi kami tidak main-main," tambahnya. Pemerintah Iran marah besar atas kata-kata Trump. Mereka tuduh Washington langgar hukum internasional secara kasar. Ini lewat rampasan dua kapal tanker yang diduga bawa minyak mentah. Pasukan AS lakukan itu.
Esmaeil Baghaei, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, kecam keras lewat platform X. Dia sebut tindakan AS itu usaha sahkan perampokan bersenjata di laut bebas. "Ini legalisasi sungguhan atas pembajakan dan perampokan bersenjata. Mereka coba bungkus penyitaan ilegal dengan alasan hukum," tegas Baghaei. Ketegangan di Selat Hormuz makin panas. Selat itu jalur sempit di Teluk Persia. Iran blokir hampir semua kapal yang lewat sana. AS balas dengan blokade penuh ke semua pelabuhan Iran. Blokade berarti AS paksa kapal berhenti atau alih arah jika tujuannya Iran.
Advertising

Komando Pusat AS, atau CENTCOM, beri laporan. Hingga Jumat, 1 Mei 2026, militer AS alihkan paksa 45 kapal. Tujuannya pastikan semua patuh blokade. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth bilang operasi lanjut tanpa henti. Jenderal Dan Caine tekankan aturan blokade tegas. Berlaku untuk kapal dari negara mana saja. Tak peduli asalnya, jika tuju pelabuhan Iran atau berangkat dari sana, pasti kena.Blokade saling balas ini picu masalah ekonomi dunia. Selat Hormuz jadi rute utama pasok energi global. 
Advertising

BACA JUGA: 
Bahlil memastikan bahwa impor minyak mentah dari Rusia akan segera tiba di Indonesia
Sekitar seperlima minyak dunia lewat situ setiap hari. Gangguan ini naikkan harga minyak mentah. Inflasi melonjak di banyak negara. Kelangkaan bahan bakar muncul di pasar global. Negara seperti Eropa dan Asia rasakan dampaknya cepat. Harga bensin naik tajam. Pabrik kurangi produksi karena biaya energi mahal.
Latar belakang ketegangan ini sudah lama. Iran dan AS bentrok soal program nuklir Iran. Blokade Iran mulai sebagai balasan sanksi AS. AS lihat itu ancam perdagangan bebas. Penyitaan kapal tanker jadi puncak eskalasi. Dunia khawatir perang terbuka. Para ahli bilang, jika blokade lama, harga minyak bisa tembus 150 dolar per barel. Itu bakal tambah beban rumah tangga di seluruh dunia. Investor minyak pantau ketat setiap gerak militer di selat itu.
Advertising

BACA JUGA: 
Harga Emas Global Berpotensi Mengalami Fluktuasi Karena Kebuntuan Perundingan Damai Antara AS dan Iran
Anak-anak korban mulai dapat trauma healing. Psikolog dampingi mereka langkah demi langkah. Hukum kejar pelaku tanpa ampun. Masyarakat Yogyakarta awasi proses ini. Kejadian serupa tak boleh ulang.
EditorRedaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:

Wednesday, 6 May 2026

Trump Menunda Pelaksanaan Operasi Militer Project Freedom di Selat Hormuz


Indonesia, Perssilam - Presiden Amerika Serikat Donald Trump umumkan penangguhan operasi militer Project Freedom di Selat Hormuz pada Rabu, 6 Mei 2026. Langkah ini buka jalan bagi kesepakatan damai permanen. Tujuannya akhiri konflik Timur Tengah yang pecah sejak awal tahun. Pengumuman keluar satu hari setelah operasi pengawalan kapal dagang dimulai. Sumbernya Investor Daily. Project Freedom lahir untuk lindungi jalur dagang dunia. Iran kuasai wilayah itu sebagai balas dendam atas blokade Barat.
Advertising

BACA JUGA: 
Proses Afrika Selatan Menuju Kembalinya F1 Telah Dimulai
Trump sampaikan via media sosial pribadinya. Penangguhan ini respons permintaan mediator dunia. Negosiasi dengan Iran tunjuk kemajuan besar. Menuju perdamaian total di kawasan. "Kami sepakat blokade tetap penuh. Project Freedom ditangguhkan sementara. Lihat apakah kesepakatan bisa tuntas dan ditandatangani," kata Trump. Kutipan Associated Press, Rabu 6 Mei 2026. Operasi pengawalan berhenti. Tapi militer AS pertahankan blokade di pelabuhan Iran kunci. 
Seperti Bandar Abbas dan pelabuhan minyak utama. Tekanan diplomatik lanjut desak Teheran setuju henti perang. Perang mulai 28 Februari 2026. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio beri keterangan lebih. Project Freedom bukan tanda lemahnya kekuatan AS. Rubio ulang poin Trump soal blokade yang bertahan. Rubio bilang operasi utama Operation Epic Fury sudah selesai. Secara teknis. AS kini dorong diplomasi. Via draf resolusi PBB. Resolusi tuntut Iran bersihkan ranjau di Selat Hormuz. Ranjau itu ancam kapal dagang setiap hari.
Advertising

Para ahli bilang situasi lapangan masih rawan. John Blaxland dari Australian National University soroti dampak ekonomi. "Dunia menderita gangguan ini. AS juga kena. Tekanan global naik. Karena ratusan kapal macet di dua sisi selat," katanya.
Advertising

BACA JUGA: 
Tunggal Putri India, Saina Nehwal Membahas Mengenai Gender dan Prestasi
Selat Hormuz jadi arteri utama minyak dunia. Hubungkan Teluk Persia ke Teluk Oman. Hampir 20 persen minyak global lewat sini tiap hari. Gangguan picu khawatir resesi dunia. Harga minyak melonjak. Ekspor energi terganggu. Negara seperti China dan Eropa rasakan pukulan keras. Blokade Barat mulai respons agresi Iran awal tahun. Iran tutup selat sementara. Sebabkan antrean kapal panjang. Project Freedom awalnya libatkan kapal perang AS dan sekutu. Awasi lalu lintas dagang. Lindungi tanker minyak dari serangan.
Penangguhan ini beri harapan negosiasi. Mediator seperti PBB dan negara Teluk ikut campur. Iran tuntut angkat sanksi. AS minta jaminan keamanan selat. Proses ini butuh waktu. Tapi kemajuan dilaporkan signifikan. Militer AS siaga penuh. Pesawat pembom dan kapal induk tetap di Teluk Persia. Siap lanjut jika diplomasi gagal. Rubio tekankan komitmen itu.
Advertising

BACA JUGA: 
Stres ternyata dapat menyebabkan penyakit ini
Dampak ekonomi global nyata. Harga bensin naik di AS. Pabrik Eropa kurangi produksi. Blaxland bilang tekanan ini paksa AS beri konsesi. Dunia tak tahan lama. Situasi ini ingatkan krisis 2019. Saat Iran serang tanker. Kini skalanya lebih besar. Perang sejak Februari libatkan rudal dan ranjau. Korban jiwa ratusan. Ekonomi Iran ambruk akibat blokade. Trump harap penangguhan ini jadi titik balik. Kesepakatan permanen bisa stabilkan harga energi. Kurangi risiko perang lebih luas. Negara Teluk seperti Arab Saudi dukung langkah ini. Mereka juga kena imbas konflik
EditorRedaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:

Wednesday, 4 March 2026

Internasional : Ahli Hukum Internasional: Ketegangan antara AS, Israel, dan Iran Berpotensi Menyebabkan Krisis Energi dan Perang Global


Indonesia, Perssilam - Pakar hukum internasional dari Universitas Muhammadiyah Surabaya, Satria Unggul Wicaksana, bilang eskalasi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran bisa picu krisis energi dunia. Bahkan, ini buka pintu perang dunia ketiga. Satria jelaskan, serangan gabungan AS dan Israel ke Iran datang saat perundingan damai jalan di Jenewa dan Wina. Serangan itu mulai dari operasi militer di Teheran. Iran balas cepat. Mereka serang pangkalan AS di Timur Tengah, termasuk Kuwait, Qatar, Riyadh, dan Bahrain. 
Advertising

BACA JUGA:
Serie A : Sepuluh pemain Sassuolo berhasil mengalahkan Atalanta dengan skor tipis 2-1
Sebagai Dekan Fakultas Hukum UMSURA, Satria sebut kejadian ini sangat bahaya buat perdamaian dunia. Keamanan internasional terancam parah. Kita tahu dampak perang itu besar sekali. Masyarakat dunia kena pukul keras. Tak ada yang mau balik ke perang besar, kata Satria pada Minggu, 1 Maret 2026. Ia ingatkan, setelah Perang Dunia II, dunia sepakat jaga damai lewat PBB. Piagam PBB, atau UN Charter, punya aturan tegas. Pasal 2 ayat 3 dan ayat 7 wajibkan negara tahan diri dari kekerasan militer. Ini lindungi batas wilayah dan kemerdekaan negara lain. Semua negara harus hindari pakai kekuatan yang rusak integritas wilayah dan kemerdekaan negara lain, tegas Satria sambil kutip teks asli. 
Serangan saat bicara larangan senjata nuklir rusak proses diplomasi. Isu non-proliferation ini krusial buat cegah bom atom nyebar. Satria catat, Israel sering lakukan serangan di luar negerinya. Contoh, ke Palestina di Gaza Strip dan Rafah. Itu sebabkan rusak parah. Banyak tuduhan kejahatan perang sampai genosida. Ia rujuk buku William Schabas, The International Criminal Law. Tindakan Israel bisa penuhi unsur genosida. Yaitu, niat hancurkan kelompok etnis, ras, atau bangsa tertentu. Ia sebut juga konflik Iran-Israel sebelumnya selama 12 hari. Plus serangan di Doha, Qatar, saat mediasi Timur Tengah berjalan. Rantai serangan lintas batas ini tunjukkan tak ada niat baik buat jaga damai dunia, katanya tegas.

Potensi Perang Dunia Ketiga
Eskalasi ini bisa jadi konflik global luas, nilai Satria. Iran tak sendirian. Negara punya ikatan kuat dengan Rusia, Tiongkok, dan Korea Utara. Keterlibatan mereka bisa bikin perang meluas. Apalagi, tensi lain lagi panas. Rusia lawan Ukraina. Selat Taiwan tegang. Laut China Selatan ribut. Situasi bisa jatuh ke titik terendah. Peluang perang dunia ketiga terbuka lebar. Ini rugikan seluruh umat manusia, ujarnya. Ia ingatkan risiko bom nuklir. Perang nuklir hancurkan manusia. Bisa picu nuclear winter. Cuaca dingin ekstrem ancam hidup di bumi. Tanaman mati. Kelaparan massal.
Advertising

BACA JUGA:
Nasional : Menko AHY Mendorong Internet 3T untuk Mewujudkan Keadilan Digital
Ancaman Krisis Energi Global
Dalam waktu dekat, konflik ini ganggu energi dunia. Jalur minyak dan gas dari Timur Tengah ke Eropa serta Asia lewat Selat Hormuz. Iran kuasai wilayah itu. Blokade Iran bisa stop pasokan besar. Harga minyak melonjak. Pabrik tutup. Mobil macet. Jalur dagang global juga lewat Terusan Suez di Mesir. Gangguan di dua titik ini lumpuhkan lebih 30 persen perdagangan dunia. Kapal kargo terhenti. Barang langka. Ini tak cuma perang. Bisa remukkan ekonomi global. Krisis besar menyusul, jelas Satria.BACA JUGA:Bisnis : Harga emas telah mencapai Rp3,5 juta per gram, yang dipicu oleh ketegangan geopolitik di Timur Tengah
Desak Peran PBB
Satria khawatir Iran jadi arena proxy war, seperti Suriah dulu. Negara besar adu kekuatan. Korban sipil bertambah. Bencana kemanusiaan memburuk. Ia desak PBB lewat Dewan Keamanan ambil tindakan keras. Hentikan tembak-menembak sekarang. Kita butuh tekanan besar ke lembaga dunia. Akhiri konflik ini. Cegah perang lebih dahsyat, pintanya. Ia sebut inisiatif damai AS via board of peace. Tapi kontradiksi. Serangan ke Iran datang beberapa hari setelah tanda tangan di Washington, D.C. Satria ajak pemimpin dunia tahan diri dari militer. Terutama senjata massal pemusnah. Para pemimpin harus sabar. Dampak perang kena semua orang di dunia, bukan cuma yang bertikai, tutupnya.EditorRedaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tag :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:
Nasional
Loading 6 berita Nasional...
RECOMMENDED
Loading 9 berita nasional...
Liga Inggris
Loading 6 berita Liga Inggris HD...
Anda Mungkin Juga Suka
You Might Like

🛒 Shopee Hari Ini

MOST VIEWED BRI SUPER LEAGUE

X
×

Other Latest

Loading...

Daftar Isi

    📧 Dapatkan Berita Terbaru Langsung ke Email!

    Premier League

    Close Ads
    Close Ads

    Serie A

    Archive

    🔥 Flash Sale Shopee Hari Ini

    Dapatkan voucher & gratis ongkir


    Total Pageviews

     

    ×