
Indonesia, Perssilam - Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengajak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM yang berada di bawah naungan Persatuan Islam atau Persis. Ia ingin mereka tingkatkan kapasitas produksi mereka. Tujuannya jelas. Supaya UMKM ini bisa menyediakan barang untuk gerai ritel modern milik Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia. Kopdes Merah Putih ini merupakan jaringan ritel yang dibangun oleh koperasi di tingkat desa dan kelurahan. Gerai-gerai ini tersebar luas. Mereka tawarkan produk kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat. Ferry bilang peluangnya sangat besar untuk UMKM. Menurut Ferry, tiap ritel modern jual sekitar 4.000 jenis produk. Bayangkan saja. Jika UMKM mampu penuhi sebagian saja dari itu, hasilnya luar biasa. “Dalam setiap ritel modern, ada sekitar 4.000 jenis produk yang dijual di sana.
Bila UMKM kita, termasuk UMKM binaan Persis, mampu memproduksi separuhnya saja, itu sudah sangat bagus,” kata Ferry dalam keterangannya pada Sabtu, 7 Maret 2026. Ferry dorong UMKM masuk ke produksi barang kebutuhan harian. Misalnya air mineral kemasan. Atau sampo, kecap, sambal, roti, dan barang konsumsi lain. Produk ini harus punya kualitas bagus.
Harganya juga harus bersaing. “Produk-produk tersebut harus diproduksi dengan kualitas baik dan harga kompetitif. Saya menjamin, seluruh produk UMKM kita bisa dijual di gerai ritel Kopdes Merah Putih,” tegas Ferry. Ia tekankan soal kepercayaan diri. Pelaku UMKM harus yakin bisa penuhi kebutuhan pokok masyarakat. Bahkan, Ferry harap muncul industri besar milik umat sendiri. Ini langkah penting untuk kuatkan ekonomi dari bawah.
BACA JUGA:Otomotif : Paling efisien dalam penggunaan BBM dan memberikan kenyamanan bagi keluarga serta bersahabat dengan lingkungan, inilah daftar SUV 2026
Ferry juga puji Pimpinan Pusat Persatuan Islam.
Advertising
Mereka konsisten bangun ekonomi umat lewat kegiatan produktif. Contohnya penyelenggaraan Ramadan Expo. Acara ini jadi ajang UMKM pamerkan produk mereka. Banyak pengunjung beli barang di sana. Di kesempatan yang sama, ada penandatanganan nota kesepahaman atau MoU. Antara Kementerian Koperasi dan PP Persis. Ini jadi langkah strategis. Pemerintah dan organisasi masyarakat kini lebih sinergis. Mereka bangun ekonomi berbasis koperasi..png)
.png)
BACA JUGA:Timnas : Pengundian grup Piala AFF U-17 2026 telah dilaksanakan pada hari Jumat (6/3/2026)
Kerja sama ini luas cakupannya. Pertama, kuatkan lembaga koperasi. Kedua, tingkatkan kemampuan sumber daya manusia. Ketiga, perkuat usaha dan unit bisnis UMKM. Keempat, perluas akses dana dan modal. Kelima, kembangkan jaringan mitra. Ketua Umum PP Persis, Jeje Zaenudin, yakin sekali. Kemitraan ini perkuat ekonomi kerakyatan. “Kita perlu terus menciptakan peluang-peluang pengembangan ekonomi kerakyatan,” kata Jeje. Langkah ini buka pintu baru bagi UMKM binaan Persis. Mereka bisa produksi lebih banyak. Rak di ritel Kopdes Merah Putih siap diisi. Ekonomi umat pun makin mandiri. Masyarakat dapat barang berkualitas dengan harga terjangkau. Semua pihak untung besar.
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :













