Selamat Datang dan Bergabung Media Online Perssilam Musi Rawas "Perssilam Silampari News" Berita Terupdate teknologi app iconDownload App Proses Afrika Selatan Menuju Kembalinya F1 Telah Dimulai ~ Perssilam Silampari News
×
W3.CSS
Advertising
Dark Mode

Pages

Wednesday, May 06, 2026

Proses Afrika Selatan Menuju Kembalinya F1 Telah Dimulai


Indonesia, Perssilam - Formula 1 kembali menggebrak Afrika setelah absen lama. Afrika Selatan kini giat mendorong agar balapan ini pulang ke benua hitam. Presiden Cyril Ramaphosa rencananya hadir di salah satu grand prix musim ini. Langkah itu bagian dari lobi keras negara itu. Sudah 31 tahun F1 tak singgah Afrika. Terakhir kali pada 1993 di Sirkuit Kyalami, Afrika Selatan. Menteri Olahraga Gayton McKenzie umumkan kunjungan presiden itu. Ia sebut ini kunjungan kerja, bukan sekadar bersantai, kata African Business. McKenzie bilang presiden akan amati langsung. 
Advertising

BACA JUGA: 
Tunggal Putri India, Saina Nehwal Membahas Mengenai Gender dan Prestasi
Ia juga akan berinteraksi dan perkuat argumen mereka. Tapi McKenzie belum sebut putaran mana yang dikunjungi Ramaphosa. Rincian keluar nanti, kata dia, saat waktunya pas dan koordinasi dengan kantor presiden. Afrika Selatan kejar target dengan cara teratur. Mereka penuhi syarat grand prix satu per satu. Syarat itu meliputi urusan dagang, pengiriman barang, bangunan sirkuit, dan pengamanan. McKenzie tekankan mereka kerjakan langkah demi langkah. Pendekatan ini pastikan tak ada yang terlewat.
Sirkuit Kyalami jadi andalan utama. Lokasinya di utara Johannesburg. Tempat ini pusat rencana baliknya F1. Tahun lalu FIA setujui rencana upgrade ke Grade 1. Grade 1 itu standar tertinggi FIA untuk sirkuit F1. Butuh tiga tahun konstruksi sampai siap. Apex Circuit Design dari Inggris pimpin proyek. Mereka perbaiki aspek teknis. Tata letak 4,52 km tetap sama. Tambahan fitur keselamatan dan bangunan pendukung juga dipasang.
Advertising

Tapi Afrika Selatan tak sendirian. Negara lain di Afrika ikut berebut. Rwanda ajukan tawaran F1 Desember 2024. Mereka rencanakan sirkuit permanen dekat Kigali. Maroko kembangkan fasilitas di sekitar Tangier, kata laporan.
Advertising

BACA JUGA: 
Stres ternyata dapat menyebabkan penyakit ini
CEO Formula 1 Stefano Domenicali akui minat besar di Afrika. Ia bicara Mei lalu. Tapi ia minta sabar. "Kami tak bisa ke tempat baru lalu cepat pergi," katanya. "Kami dorong obrolan dengan tiga lokasi di Afrika. Realistis, hasilnya tak segera datang." Kalender F1 2027 dan 2028 punya 24 putaran. Slot baru mungkin dibuka. Thailand dan Korea Selatan juga incar tempat itu.
Lewis Hamilton, pembalap Ferrari dan juara dunia tujuh kali, dukung penuh. Ia perjuangkan ini enam atau tujuh tahun. Sebelum Grand Prix Australia pembuka musim, Hamilton bilang: "Saya tahu mereka usaha keras. Sudah kunjungi beberapa negara. Saya tak mau tinggalkan olahraga ini tanpa grand prix di Afrika. Saya kejar mereka agar bisa balapan di sana."
Advertising

BACA JUGA: 
FIFA Menyatakan bahwa Piala Dunia 2026 Akan Menjadi Simbol Persatuan Dunia
McKenzie tambah semangat. "Generasi muda penggemar motorsport di Afrika tak pernah lihat F1 di dekat rumah," katanya. "Kami ubah itu sekarang." Upaya ini bisa hidupkan gairah balap di benua yang haus aksi cepat roda F1.
EditorRedaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:
You Might Like
×
Rekomendasi
×
Iklan
📧 Dapatkan Berita Terbaru Langsung ke Email!

b

×

Premier League

Close Ads
Close Ads

Most Post

Serie A

Archive

Total Pageviews