
Indonesia, Perssilam - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, atau AHY, tekankan percepatan pembangunan infrastruktur internet. Target utamanya adalah daerah tertinggal, terdepan, dan terluar, yang dikenal sebagai wilayah 3T. Ia juga soroti kawasan perbatasan negara. Langkah ini penting banget. Ia bisa potong kesenjangan digital. Selain itu, ia buka akses pendidikan lebih luas. Masyarakat juga dapat peluang ekonomi baru sampaikan dorongan ini saat dialog langsung dengan pelajar dan mahasiswa di Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Acara berlangsung Selasa, 3 Maret 2026. Singkawang dekat perbatasan dengan Malaysia. Itu bikin topik akses internet di wilayah perbatasan jadi pusat perhatian.
Advertising
Banyak pertanyaan muncul soal pemerataan layanan ini. Diskusi panas. Peserta ingin tahu cara wujudkan koneksi stabil di tempat jauh. "Kita perlu perkuat akses internet di daerah 3T termasuk perbatasan dan memastikan digital divide. Atau ketimpangan digital ini semakin berkurang," kata AHY saat itu. Ia tekankan urgensi. Digital divide berarti beda akses teknologi antara kota besar dan desa terpencil. Di Indonesia, jutaan orang di 3T masih kesulitan koneksi. Ini hambat kemajuan mereka. Pemerataan infrastruktur digital jadi kunci strategi pembangunan daerah. AHY bilang, koneksi merata bantu masyarakat terpencil. Mereka tak perlu pindah ke kota besar untuk sekolah. Pendidikan bisa jangkau via online. "Dengan pemerataan akses digital, pendidikan bisa diakses walaupun dari remote area, dari tempat yang tidak langsung berdekatan dengan sentra-sentra pendidikan," ujarnya.
Bayangkan siswa di pulau terluar Papua. Mereka ikut kelas virtual lewat Zoom. Atau akses video kuliah gratis dari universitas ternama. Guru juga bisa bagikan materi tanpa batas jarak. Selain pendidikan, AHY soroti peluang ekonomi. Penguatan jaringan internet buka pintu baru. Pelaku usaha kecil di daerah bisa jual barang lewat e-commerce. Pasar digital tak terbatas lokal. "Sekarang serba e-commerce, online shopping, digital market. Pasar digital bukan hanya menembus antarprovinsi atau kabupaten/kota, tetapi juga lintas batas negara, ini peluangnya besar sekali," katanya. Contohnya, petani di perbatasan Kalimantan jual madu atau kopi via platform seperti Shopee atau Tokopedia. Pembeli bisa dari Singapura atau Australia. UMKM naik kelas.
Advertising
Penghasilan bertambah. Ekonomi daerah tumbuh. AHY tak berhenti di situ. Ia ingatkan generasi muda. Jangan cuma pakai teknologi. Kuasailah. Terutama kecerdasan buatan, atau AI, dan teknologi canggih lainnya. Ini bekal saingan bangsa di masa depan. "Jangan sampai kita menjadi budak dari kecerdasan buatan. Anak-anak muda kita bukan hanya melek, tapi harus menguasai AI dan teknologi karena itu masa depan kita," ucapnya. Kuasai AI artinya bisa bikin program sederhana. Atau analisis data untuk usaha. Bukan sekadar scroll media sosial. Generasi ini harus ciptakan alat sendiri. Itu cara bangsa maju..png)
.png)
Bagi AHY, infrastruktur internet di 3T lebih dari sekadar kabel dan sinyal. Ini soal koneksi teknis yang kuat. Tapi juga visi besar. Wujudkan pertumbuhan ekonomi adil. Merata ke seluruh Indonesia. Daerah perbatasan seperti Singkawang tak lagi tertinggal. Masyarakatnya bersaing dengan yang lain. Pendidikan merata. Ekonomi bergeliat. Bangsa kuat secara keseluruhan. Dorongan AHY ini respons cepat terhadap keluhan warga. Ia tunjukkan komitmen pemerintah. Percepatan infrastruktur jadi prioritas. Hasilnya, kesenjangan digital pudar. Peluang terbuka lebar untuk semua.
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :










