
BACA JUGA:BRI Super League : Semen Padang Harus Mencuri Poin dari Arema! Dejan Antonic Mengungkapkan Misi untuk Menyelamatkan Kabau Sirah dari Degradasi
Editor: Redaktur Perssilam Silampari NewsMonday, 27 July 2026
AKP Pardiman ditangkap oleh Bareskrim, berikut adalah rincian harta kekayaannya
Musi Rawas,Perssilam News - Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) untuk periode 2025 mencatat bahwa AKP Pardiman memiliki total harta kekayaan sebesar Rp1,3 miliar. Harta terbesar dari Kasat Narkoba Polres Tangsel ini berasal dari kategori tanah dan bangunan yang bernilai total Rp600 juta. Aset tersebut terdiri dari tanah dan bangunan seluas 54 meter persegi yang terletak di wilayah Kota Tangerang. Selain aset properti, AKP Pardiman juga tercatat memiliki satu unit sepeda motor Yamaha 20PNONABS tahun 2017 dengan nilai yang dilaporkan sebesar Rp20 juta.
Sunday, 11 January 2026
Narkoba : Pasutri asal Pakistan ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta karena menyelundupkan sabu

Indonesia, Petugas gabungan dari Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta dan Polri sukses hentikan rencana penyelundupan narkotika lewat pesawat. Pasangan suami istri asal Pakistan, berinisial MJ dan SB, bawa barang haram itu.
Kasus ini ungkap sabu-sabu, atau methamphetamine. Penangkapan muncul dari penyelidikan lanjutan usai tangkap pelaku lain pada Juli 2025. Pasangan ini diduga gabung jaringan kurir narkoba dunia. Mereka terkait warga Bangladesh yang sudah ditahan duluan.
Dari pengakuan awal, keduanya bagian sindikat asing. Bandara Soekarno-Hatta jadi pintu masuk utama barang ilegal. Jalur udara sering dipakai kurir karena cepat dan sulit dicek.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Letjen TNI (Purn) Djaka Budhi Utama, bilang modusnya sederhana tapi efektif. Pelaku sembunyikan sabu di tubuh sendiri. Metode swallow artinya telan kapsul khusus. Kapsul itu tahan asam lambung. Nanti keluar lewat tinja setelah landing.
MJ, si suami, telan 97 kapsul. Isinya sabu total 1.075,9 gram. SB, istrinya, telan 62 kapsul. Totalnya 563,33 gram. Jumlah besar ini bisa rusak banyak nyawa di Indonesia.
Letjen Djaka ungkap lebih lanjut. "Berdasarkan hasil analisis pengungkapan yang dilakukan oleh Mabes Polri ataupun Polda Metro Jaya, dari Bulan Juli. Dari pengungkapan itu dapat tergambarkan sindikasi yang dilakukan pihak luar yang dalam hal ini Warga Negara Pakistan, karena pada waktu Bulan Juli itu warga Bangladesh dan Pakistan ya," katanya, Sabtu 10 Januari 2026.
Analisis itu tunjukkan pola kerja tim. Warga Pakistan rekrut kurir. Mereka bagi tugas. Suami istri pakai identitas biasa untuk hindari curiga. Penerbangan dari Timur Tengah tambah risiko tinggi.
Bea Cukai janji perketat pengawasan. Mereka pantau bagasi, penumpang, dan badan. Tim pakai scanner tubuh dan anjing pelacak. Pemetaan pelaku terus update. Modus baru langsung dipelajari.
"Kita memprofiling tersangka yang saat ini kita tangkap, dan ini sudah modus yang sering dilakukan dan pola nya dari waktu ke waktu mungkin terjadi perubahan, dan saat ini menggunakan metode yang ini, tentunya kita akan mempelajari, dan modus – modus yang lain pun akan terus digunakan," tambah Letjen Djaka.
BACA JUGA:Kriminal : Densus-88: Anak dari Keluarga yang Tidak Harmonis Rentan Terhadap Ekstremisme
Upaya ini cegah narkoba masuk Indonesia. Sabu-sabu picu kecanduan cepat. Efeknya rusak otak dan jantung. Jaringan transnasional untung besar dari sini.
Pelaku hadapi hukuman berat. Undang-Undang Narkotika atur pidana mati atau penjara seumur hidup. Kasus ini beri efek jera. Polri dan Bea Cukai kerja sama erat. Mereka bagikan data real time. Hasilnya, penangkapan naik tiap bulan.
Masyarakat diminta waspada. Laporkan curiga ke petugas bandara. Pencegahan dini selamatkan generasi muda. Indonesia tolak jadi pasar narkoba. (Red)
Dengarkan
Berita dan Artikel lainnya di :
Wednesday, 11 February 2026
Kriminal : Polisi Mengungkap Jaringan Internasional Etomidate yang Menyamar sebagai Liquid Vape

Indonesia, Perssilam - Polres Pelabuhan Tanjung Priok membongkar jaringan besar penyelundupan narkotika golongan II jenis etomidate. Pelaku kemas narkoba itu dalam cartridge rokok elektrik atau cairan vape. Modus ini licik. Vape populer di kalangan muda. Narkoba jadi sulit dideteksi. Kapolres AKBP Aris Wibowo jelaskan awal kasus. Informasi masyarakat jadi pemicu. Warga lihat peredaran di wilayah hukum Polres. Mereka laporkan langsung. Penyelidikan polisi langsung jalan cepat.
.png)
Thursday, 1 January 2026
Polda Kalbar berhasil mengungkap ribuan kasus, termasuk di antaranya kasus migas, penebangan liar, dan PETI Sepanjang tahun 2025

Indonesia, Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto, pimpin konferensi pers soal pengungkapan ribuan kasus di akhir 2025. Acara itu gelar di ruang Graha Khatulistiwa, Markas Polda Kalbar di Jalan Ahmad Yani, Pontianak. Itu terjadi pada Rabu, 31 Desember 2025.
Irjen Pipit Rismanto bilang, sepanjang 2025, Polda Kalbar dan satuan bawahannya kerja keras. Mereka teguh jalankan penegakan hukum. Mereka jaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Mereka juga beri layanan publik tanpa henti.
Tahun itu, polisi ungkap ribuan kasus pidana. Ada kasus pidana umum seperti pencurian dan kekerasan. Ada pidana khusus seperti korupsi. Ada juga narkotika. Khusus narkoba, tim reskoba ungkap 813 kasus. Barang bukti nilainya lewat Rp100 miliar. Upaya ini selamatkan 272.114 jiwa dari bahaya narkoba. "Sepanjang 2025, Polda Kalbar berhasil ungkap ribuan kasus pidana," kata Irjen Pipit Rismanto. Kutipan itu tampil pada Kamis, 1 Januari 2025.
Lalu, Kapolda bahas pidana khusus. Polisi tangani 362 kasus. Tingkat selesainya capai lebih dari 80 persen. Itu tunjukkan kerja efektif. Pidana umum capai 4.144 kasus. Tingkat selesai perkara lebih dari 70 persen. "Capaian ini hasil kerja keras semua personel Polda Kalbar. Juga dukungan masyarakat," tambahnya.
Kapolda rinci pengungkapan narkotika 2025. Tim reskoba amankan sabu 214.415,75 gram. Ekstasi 57.590,50 butir. Ganja 109,52 gram. Happy Five 70 butir. Ganja sintetis 9,5 mililiter. Heroin 1,13 gram. Minuman beralkohol 24 liter. Total nilai Rp100,2 miliar. Ini selamatkan 272.114 orang.
Selain narkoba, ada kasus ilegal logging. 17 laporan polisi. Amankan kayu 5.033 batang. Truk 5 unit. Chensaw 3 unit. Lalu illegal mining. 72 laporan. Mesin dompeng 37 unit. Uang Rp1,4 juta. Emas 806,86 gram.
Penyelundupan juga ditangani. 37 laporan. Amankan 485 balpress pakaian bekas. Rokok 30.595 batang. Karantina sita bawang bombay 3.752 kg. Kentang 573 kg. Minuman alkohol 564 botol.
Korupsi capai 31 laporan. Kerugian negara Rp48,62 miliar. Polisi lacak aset Rp23,785 miliar. Kasus migas 35 laporan. Solar 4.050 liter. Pertalite 11.950 liter. LPG 76 tabung, total 3 kg.
Untuk cegah ganggu kamtibmas, Polda Kalbar fokus langkah awal. Mereka lakukan kegiatan preemtif dan preventif. Binmas dan Bhabinkamtibmas rutin sambang desa. Mereka deteksi dini masalah. Mereka selesaikan persoalan di tingkat desa. Wilayah Kalimantan Barat semua terjangkau. "Kami galakkan pembinaan masyarakat," papar Kapolda.
Program Jumat Curhat terus jalan. Ini wadah curhat langsung polisi dan warga. Aspirasi masyarakat terserap. Masalah sosial cepat selesai. Kepercayaan publik ke polisi makin kuat.
Polda Kalbar dukung program pemerintah. Mereka jaga stabilitas kamtibmas untuk ketahanan pangan. Polisi amankan wilayah pertanian dan perkebunan. Mereka awasi distribusi pangan. Sinergi dengan pemerintah daerah dan mitra kuat. Aktivitas tani lancar. Distribusi aman. "Polri pastikan semuanya berjalan baik," tambah Kapolda.
Kabidhumas Polda Kalbar, Kombes Pol Bayu Suseno, beri penegasan. Semua capaian ini lahir dari kerja sama. Lintas sektor dan masyarakat berperan besar. "Kami hargai dukungan semua pihak. Termasuk media yang selalu sinergi," katanya. Tujuannya, Kalimantan Barat aman dan tertib. (Red)
Dengarkan
Berita dan Artikel lainnya di :
Thursday, 5 February 2026
Kriminal : Polda Babel menangkap seorang pria yang diduga sebagai pengedar sabu di Bangka Tengah

Indonesia, Perssilam - Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepulauan Bangka Belitung sukses bongkar lagi peredaran narkotika di Bangka Tengah. Pria inisial MR berusia 31 tahun ditangkap di Jalan Manunggal, Desa Beluluk, Kecamatan Pangkalan Baru. Polisi lihat dia bawa puluhan paket sabu saat itu. Sabu ini jenis kristal metamfetamin. Narkotika golongan satu yang sangat berbahaya. Petugas langsung geledah MR di tempat.
BACA JUGA:Tehnologi : Legislator menyatakan bahwa pemblokiran aplikasi tidak menyelesaikan masalah“Semua barang bukti di bawah kuasa polisi. Proses hukum jalan sesuai aturan,” tutup Agus. Langkah ini pastikan keadilan. Wilayah Bangka Belitung lebih aman dari sabu. Polisi terus pantau jaringan serupa.







.png)

