Selamat Datang dan Bergabung Media Online Perssilam Musi Rawas "Perssilam Silampari News" Berita Terupdate teknologi app iconDownload App Kesehatan : Dokter Mengungkapkan Strategi Olahraga yang Aman Selama Puasa ~ Perssilam Silampari News
×
W3.CSS
Dark Mode

Rabu, Februari 11, 2026

Kesehatan : Dokter Mengungkapkan Strategi Olahraga yang Aman Selama Puasa


Indonesia, Perssilam - Dokter spesialis kedokteran olahraga dr. Andhika Raspati, Sp.KO, tegas bilang bahwa orang harus tetap olahraga saat puasa Ramadan. Tubuh butuh aktivitas fisik agar tetap bugar. Padahal asupan makanan dan minuman terbatas seharian. Dia bilang, berhenti olahraga justru bahaya. Tingkat kebugaran bisa turun drastis. Olahraga saat puasa aman asal disesuaikan dengan kondisi badan masing-masing. Tubuh bisa adaptasi kalau strategi diubah.
Advertising
BACA JUGA:La Liga : Villarreal Mengalahkan Espanyol dalam Upaya Menuju Eropa
"Ketika kita ingin tetap aktif. Pasti ada penyesuaian strateginya," kata Andhika pada Selasa, 10 Februari 2026. Pilih waktu olahraga dengan tepat. Ini kunci agar badan kuat selama puasa. Andhika sebut dua waktu terbaik. Pertama, pagi setelah sahur. Kedua, sore sebelum buka puasa.
Olahraga pagi setelah sahur aman. Tubuh masih punya energi dari makanan sahur. Minuman juga sudah masuk. Tapi hindari latihan yang bikin keringat banjir. Risikonya dehidrasi tinggi.
Advertising

"Kalau mau latihan pagi, hindari latihan yang menguras banyak keringat, misalnya nge-gym di ruangan ber-AC," ujar Andhika. Pilih latihan ringan atau sedang. Batasi durasinya. Contoh, push-up ringan atau stretching sederhana. Badan nggak cepat lemas. Waktu sore menjelang buka juga populer. Banyak orang suka. Tapi energi badan sudah menipis. Seharian nggak makan atau minum. Apalagi di pekan pertama Ramadan. Tubuh butuh adaptasi.
"Jangan yang terlalu eksplosif, karena kadar gula sudah habis sepanjang hari," katanya. Pilih olahraga ringan saja. Seperti jalan santai di taman. Atau slow jogging pelan. Dengarkan sinyal badan. Kalau capek, stop dulu.Olahraga setelah buka puasa juga oke. Asal jangan makan berlebih. Badan sudah dapat energi lagi. Ini waktu paling aman. "Mungkin sekadar minum jus untuk mengisi energi, dipakai salat Maghrib, lalu siap latihan," kata Andhika. Jus segar bisa cepat nyuplai tenaga. Setelah itu baru gerak. Intinya, sesuaikan semuanya. Intensitas olahraga jangan dipaksa. Waktu pilih yang pas. Kondisi badan selalu dicek. Dengan begitu, puasa tetap lancar. Kebugaran terjaga. Tubuh sihat menyambut Lebaran.
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tag :
Artikel Terkait
Share:
Advertising
You Might Like
BRI Super League
Religi
Random Post
Nasional



X

Premier League

BRI Super League : Persija memberikan waktu libur kepada skuadnya pada saat perayaan Idulfitri

Indonesia, Perssilam - Setelah menyelesaikan laga pekan ke-25 Liga 1 2025/2026 melawan Dewa United Banten FC di Jakarta International Stadiu...

Close Ads
Close Ads

Most Post

Serie A

Popular

Archive

Pengunjung

32,626,110
 

close