Selamat Datang dan Bergabung Bersama Perssilam Silampari News teknologi app iconDownload App Kuliner : Hasil Harmonisasi Budaya, Timlo Solo: Warisan Imigran Tiongkok dari Empat Abad yang Lalu ~ Perssilam Silampari News
×
W3.CSS
Dark Mode

Pages

Memuat berita...

Saturday, 14 February 2026

Kuliner : Hasil Harmonisasi Budaya, Timlo Solo: Warisan Imigran Tiongkok dari Empat Abad yang Lalu


Indonesia, Perssilam - Timlo kini jadi hidangan wajib buat pecinta kuliner yang mampir ke Kota Solo. Siapa pun yang datang ke sana pasti penasaran ingin mencobanya. Kuahnya bening dan segar, bikin lidah langsung nyaman. Asal-usul timlo Solo lahir dari campuran budaya Jawa dan Tionghoa yang harmonis di kota ini. Kota Bengawan memang kaya akan cerita seperti itu.
Empat abad lalu, imigran Tionghoa datang ke Solo. Mereka bawa perubahan besar di kehidupan sehari-hari warga setempat. Warga Solo berinteraksi dekat dengan para pendatang ini. Akhirnya, budaya asli Jawa bercampur dengan tradisi Tionghoa. Proses ini terjadi alami melalui pertemuan harian.
Di dunia kuliner, timlo Solo jadi bukti nyata akulturasi itu. "Dulunya timlo adalah makanan berupa sup yang biasa disantap orang-orang Tionghoa. Namanya kimlo," kata Heri. Kimlo aslinya sup sederhana dari Tionghoa. Di Solo, resepnya berubah sedikit tapi tetap kental nuansa asli.
Salah satu ciri khasnya pakai bunga sedap malam kering, atau kimcan. Bahan ini sering muncul di tekwan dan masakan Tionghoa lain. Kimcan beri aroma unik yang khas. Ini tunjukkan betapa dalamnya pengaruh Tionghoa di dapur Solo. Bukti jelas ada di buku resep masakan Poetri Dapoer tahun 1941. Buku itu disusun Lie Hiang Hwa, perempuan Tionghoa. Diterbitkan Penerbit Chen Company di Solo. Di situ tertulis, kimlo dimasak pakai wajan. Semua bahan dimasukkan ke air mendidih bareng bumbu.
Bahan-bahannya lengkap: daging babi, soun alias mi kaca, jamur kuping, kimcan, udang basah atau ebi kering, kentang, dan kubis. Mereka direbus bersama sampai matang sempurna. Cara masak ini sederhana tapi hasilnya lezat. Kini timlo Solo tetap populer sebagai warisan budaya yang hidup. Pengunjung Solo bisa temukan pedagang timlo di pinggir jalan atau warung legendaris. Setiap suapan ingatkan kisah pertemuan dua budaya.Editor Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tag :
Artikel Terkait
Share:
Nasional
Loading 6 berita Nasional...
RECOMMENDED
Loading 9 berita nasional...
Liga Inggris
Loading 6 berita Liga Inggris HD...
Anda Mungkin Juga Suka
You Might Like

🛒 Shopee Hari Ini

MOST VIEWED BRI SUPER LEAGUE

X
×

Other Latest

Loading...

Daftar Isi

    📧 Dapatkan Berita Terbaru Langsung ke Email!

    Premier League

    Close Ads
    Close Ads

    Serie A

    Archive

    🔥 Flash Sale Shopee Hari Ini

    Dapatkan voucher & gratis ongkir


    Total Pageviews

     

    ×