Selamat Datang dan Bergabung Bersama Perssilam Silampari News teknologi app iconDownload App Perssilam News.Com: Search results for kekalahan liga 2
×
    Advertising
    ☰ Menu
W3.CSS
Dark Mode

Pages

Memuat berita...
Showing posts sorted by relevance for query kekalahan liga 2. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query kekalahan liga 2. Sort by date Show all posts

Saturday, 17 January 2026

La Liga : Debut yang Memalukan Alvaro Arbeloa Bersama Real Madrid, Tidak Berdaya Menghadapi Klub Kasta Kedua Liga Spanyol


Indonesia, Alvaro Arbeloa mencetak catatan jelek di laga pertamanya sebagai pelatih Real Madrid. Kekalahan itu jadi noda hitam bagi pria asal Spanyol ini.

Real Madrid baru saja berpisah dengan Xabi Alonso. Langsung saja, Arbeloa naik jabatan jadi pelatih kepala tim utama. Sebelumnya, ia latih tim B Los Blancos. Usianya baru 42 tahun. Pengalaman di level junior bikin fans berharap banyak.

Banyak yang yakin Arbeloa bawa angin segar. Tapi debutnya malah bikin malu. Tim senior Madrid kalah telak dari klub kasta dua Spanyol. Ini jarang terjadi bagi raksasa seperti Madrid.

Advertising

Pertandingan itu di babak 16 besar Copa del Rey musim 2025-2026. Copa del Rey adalah piala domestik Spanyol. Formatnya knock-out. Tim besar sering ketemu lawan kecil di awal. Kali ini, Madrid tandang ke markas Albacete.

Stadion Carlos Belmonte jadi saksi. Laga digelar Rabu, 14 Januari 2026. Di Indonesia, itu Kamis dini hari WIB. Albacete main di Segunda Division. Mereka bukan unggulan. Tapi hasil akhir 3-2 untuk tuan rumah. Madrid tersingkir.

Gol pertama datang cepat. Javi Villar cetak gol untuk Albacete di menit 42. Madrid kaget. Gawang mereka bobol duluan. Enam menit kemudian, Franco Mastantuono balas. Skor jadi 1-1. Madrid napas lega sebentar.

Albacete bangkit lagi. Menit 82, Jefte Betancor tembak keras. Gol itu robek jala Madrid. Skor 2-1. Fans tuan rumah heboh. Madrid kejar ketertinggalan.

Masuk injury time. Gonzalo Garcia sundul bola dari tendangan sudut. Gol penyama. Skor 2-2. Semua pikir laga imbang. Tapi detik terakhir, Betancor muncul lagi. Ia sepak bola ke pojok kanan gawang. Gol kemenangan. Madrid mati langkah. Kekalahan 3-2 itu pahit.

Advertising

Arbeloa ambil tanggung jawab. Ia pasang badan di konferensi pers. "Kalau ada yang salah, saya yang salah," katanya. Pria kelahiran Salamanca itu kesatria. Ia puji pemainnya. "Saya hanya mau terima kasih pada mereka. Mereka sambut saya dengan baik."

Arbeloa tambah lagi. "Sekarang waktunya kerja keras. Kita perbaiki diri untuk laga Sabtu." Fokus ke depan. Madrid punya jadwal padat di La Liga.

Fakta menarik. Dari sembilan pelatih terakhir Madrid, hanya dua yang gagal menang di debut. Arbeloa salah satunya. Yang lain Julen Lopetegui. Debut Lopetegui tragis. Ia kalah 2-4 dari Atletico Madrid di Piala Super Eropa 2018. Rival sekota hajar habis. Kariernya di Madrid pendek saja.

Arbeloa punya sejarah panjang dengan Madrid. Ia produk akademi La Fabrica. Debut senior di 2004. Tapi cuma main empat kali. Dua tahun kemudian, ia cabut. Bek setinggi 184 cm ini cari menit bermain.

Advertising

Ia pindah ke Deportivo Alaves dulu. Lalu Liverpool. Di Anfield, ia main solid sebagai bek kanan. Tahun 2009, ia balik ke Madrid. Periode kedua ini sukses besar. Tujuh tahun di sana. Raih delapan trofi. Termasuk La Liga dan Liga Champions.

Tahun 2016, ia tinggalkan Madrid lagi. Akhiri karier di West Ham United. Pensiun di usia 33. Tahun 2020, Arbeloa mulai latih. Mulai dari tim U-14 Madrid. Ia naik bertahap. Tim muda, lalu tim B. Kini capai puncak sebagai pelatih senior.

Kekalahan ini tes awal. Fans tanya, bisakah Arbeloa bangkit? Madrid butuh kemenangan cepat. La Liga dan kompetisi lain tunggu. Arbeloa janji perbaiki tim. Pemainnya dukung penuh.

Klasemen Liga Spanyol

NoKlubMainPoin
1Tim ABarcelona1949
2Tim AMadrid1945
3Tim AAtletico Madrid1841
4Tim AVillarreal1938
5Tim AEspanyol2034
 

Dengarkan

Berita dan Artikel lainnya di :

Tag :
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:

Tuesday, 12 May 2026

AC Milan mengalami kekalahan telak di San Siro, dan tiket untuk Liga Champions kini benar-benar terancam

Indonesia, Perssilam - Malam yang kelam menyelimuti San Siro. Semua orang ingin segera melupakan hasil laga antara AC Milan dan Atalanta. Milan kalah 2-3 di kandang sendiri. Kekalahan ini membuat peluang mereka mendapat tiket Liga Champions semakin tipis. Bencana dimulai sejak menit ke-7. Ederson mencetak gol cepat yang membuka luka bagi tuan rumah. Milan tampak sangat rapuh. Sebelum mereka sempat menguasai bola satu kali pun di kotak penalti lawan, Atalanta sudah unggul 0-2. Davide Zappacosta mencetak gol tersebut setelah menerima umpan akurat dari Nikola Krstovic.
Advertising

BACA JUGA:
Peningkatan konsumsi minyak sawit memerlukan percepatan dalam peremajaan sawit rakyat
Tekanan bagi AC Milan semakin berat di babak kedua. Giacomo Raspadori menjebol gawang Mike Maignan pada menit ke-51. Skor menjadi 0-3 dan mental pemain Milan tampak jatuh. Kecewa dengan performa tim, suporter di tribun mulai bereaksi keras.
Tragedi terjadi di menit ke-52. Suporter di Curva Sud sudah lama berteriak protes dan mengejek pemain. Mereka tidak tahan lagi. Ratusan pendukung memutuskan walk-out dan meninggalkan stadion. Padahal pertandingan masih menyisakan 35 menit waktu normal. Max Allegri mencoba bangkit. Ia tidak mau menyerah meski tertinggal tiga gol. Allegri melakukan perubahan besar pada susunan pemain di menit ke-58. Perombakan ini membawa angin segar bagi serangan Rossoneri.
Advertising

Perjuangan mereka membuahkan hasil di menit ke-88. Strahinja Pavlovic menyundul bola hasil tendangan bebas Samuele Ricci. Gol ini sangat penting karena mengakhiri puasa gol kandang Milan yang sudah berlangsung lebih dari 300 menit. Christopher Nkunku kemudian memperkecil skor menjadi 2-3 lewat titik putih di menit ke-94.Malam yang kelam menyelimuti San Siro. Semua orang ingin segera melupakan hasil laga antara AC Milan dan Atalanta. Milan kalah 2-3 di kandang sendiri. Kekalahan ini membuat peluang mereka mendapat tiket Liga Champions semakin tipis.
Advertising

BACA JUGA: 
Oscar Piastri merasa terkejut dengan kecepatan Red Bull di Miami
Bencana dimulai sejak menit ke-7. Ederson mencetak gol cepat yang membuka luka bagi tuan rumah. Milan tampak sangat rapuh. Sebelum mereka sempat menguasai bola satu kali pun di kotak penalti lawan, Atalanta sudah unggul 0-2. Davide Zappacosta mencetak gol tersebut setelah menerima umpan akurat dari Nikola Krstovic. Tekanan bagi AC Milan semakin berat di babak kedua. Giacomo Raspadori menjebol gawang Mike Maignan pada menit ke-51. Skor menjadi 0-3 dan mental pemain Milan tampak jatuh. Kecewa dengan performa tim, suporter di tribun mulai bereaksi keras.
Tragedi terjadi di menit ke-52. Suporter di Curva Sud sudah lama berteriak protes dan mengejek pemain. Mereka tidak tahan lagi. Ratusan pendukung memutuskan walk-out dan meninggalkan stadion. Padahal pertandingan masih menyisakan 35 menit waktu normal. Max Allegri mencoba bangkit. Ia tidak mau menyerah meski tertinggal tiga gol. Allegri melakukan perubahan besar pada susunan pemain di menit ke-58. Perombakan ini membawa angin segar bagi serangan Rossoneri.
Advertising

BACA JUGA: 
Goh Jin Wei tetap bersemangat meskipun tidak berhasil lolos kualifikasi untuk Kejuaraan Dunia
Perjuangan mereka membuahkan hasil di menit ke-88. Strahinja Pavlovic menyundul bola hasil tendangan bebas Samuele Ricci. Gol ini sangat penting karena mengakhiri puasa gol kandang Milan yang sudah berlangsung lebih dari 300 menit. Christopher Nkunku kemudian memperkecil skor menjadi 2-3 lewat titik putih di menit ke-94.Milan hampir saja mencetak gol penyeimbang di detik terakhir. Matteo Gabbia melepaskan sundulan tajam. Sayangnya bola hanya membentur tiang luar gawang. Keberuntungan tidak berpihak pada Il Diavolo malam itu. Hasil buruk ini membawa AC Milan turun ke posisi 4 klasemen sementara dengan koleksi 67 poin. Kini nasib mereka di Liga Champions bergantung pada dua laga terakhir. Mereka harus mencuri poin penuh saat menghadapi Genoa dan Cagliari untuk tetap bersaing.
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:

Monday, 13 April 2026

Premier League : Manchester City mengalahkan Chelsea dengan skor 3-0, mendekati posisi teratas klasemen Liga Inggris


Indonesia, Perssilam - Manchester City meraih kemenangan besar 3-0 atas Chelsea di Stamford Bridge. Pertandingan ini bagian dari lanjutan Liga Inggris pada Minggu, 12 April 2026. The Citizens kini semakin dekat dengan Arsenal di puncak klasemen. Hasil ini beri dorongan kuat bagi skuad Pep Guardiola. Kekalahan ini buat Chelsea mandek di posisi keenam.  Mereka kesulitan naik ke zona Liga Champions. Sebelumnya, The Blues kalah beruntun dari Newcastle dan Everton. 
Advertising

BACA JUGA:
Ekonomi : UMKM dapat melakukan ekspor mencapai USD 23,60 juta pada triwulan pertama tahun 2026
Ini jadi tiga kekalahan tanpa gol berturut-turut. Terakhir kali hal itu terjadi pada Maret 1998. Rekor buruk ini tunjukkan masalah serius di lini depan Chelsea. Babak pertama sengit. Chelsea ancam duluan lewat tembakan Pedro Neto di menit ke-19. 
Gianluigi Donnarumma, kiper City asal Italia, tepis bola itu. Donnarumma tampil prima sepanjang laga. Dia lakukan beberapa penyelamatan kunci. City kuasai bola di sebagian besar waktu. Tapi peluang mereka gagal jadi gol. Skor 0-0 hingga turun minum. Babak kedua City dominan total. Mereka kendalikan tempo permainan. Gol pertama lahir di menit ke-51. Nico O'Reilly sundul bola keras. Itu dari umpan silang Rayan Cherki. Gol ini pecah kebuntuan. City langsung tambah tekanan.
Dua menit kemudian, menit ke-57, Cherki ciptakan gol kedua. Dia lewati beberapa bek Chelsea dengan dribel cerdas. Lalu umpan ke Marc Guehi. Guehi kalahkan Robert Sanchez, kiper Chelsea. Gol itu bikin City unggul 2-0. Momentum sepenuhnya milik The Sky Blues.
Advertising

BACA JUGA:
Nasional : OJK Menyoroti Peningkatan Klaim Dana Pensiun, Manfaat Berkala Menjadi Fokus Utama
Pesta gol selesai di menit ke-68. Jeremy Doku rebut bola dari Moises Caicedo di area Chelsea. Doku lari cepat dan tembak mudah. Gol ketiga pastikan kemenangan 3-0. City kuasai laga dari awal hingga akhir. Sekarang City punya 64 poin dari 31 laga. Mereka tertinggal enam poin dari Arsenal. Arsenal main 32 pertandingan di puncak. Chelsea stuck di 48 poin dari 32 laga. Posisi enam sulit berubah. 
Statistik Opta catat fakta menarik. Chelsea tak pernah menang dalam sembilan laga terakhir lawan City di Liga Inggris. Ada tiga imbang dan enam kalah. Terakhir menang 2-1 saat tandang Mei 2021. City justru kuat di kandang Chelsea. Mereka menang empat dari lima tandang terakhir di liga. Itu sama dengan total kemenangan dalam 26 kunjungan sebelumnya ke Stamford Bridge.
Advertising

BACA JUGA:
Budesliga : Marie-Louise Eta sebagai pelatih wanita pertama di Bundesliga yang ditujuk oleh Union Berlin
Liam Rosenior, manajer Chelsea, pakai formasi 4-2-3-1. Sanchez jaga gawang. Pep Guardiola ikut pakai 4-2-3-1. Donnarumma jadi kiper utama City. Kedua tim punya susunan mirip. Tapi City lebih efektif ubah peluang jadi gol.
Kemenangan ini tunjukkan kekuatan City musim ini. Mereka rajin menang tandang. Chelsea harus perbaiki pertahanan dan serangan cepat. Zona Liga Champions masih jauh. City incar gelar juara. Arsenal waspadai kejaran ketat ini.
EditorRedaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:

Wednesday, 26 November 2025

Fakta Menarik Mengenai Arsenal Vs Bayern

Fakta Menarik Mengenai Arsenal Vs Bayern

Indonesia, Laga Arsenal lawan Bayern Muenchen jadi sorotan utama Liga Champions. Duel ini digelar di Stadion Emirates, Kamis 27 November 2025. Kedua tim datang dengan catatan bagus. Mereka sama-sama kuat di Eropa. Keduanya ingin jaga rekor tak terkalahkan.

Bayern Muenchen duduk di puncak klasemen fase liga. Mereka kumpulkan 12 poin dari empat pertandingan. Arsenal ikut di posisi dua. Poin sama, tapi selisih gol kalah tipis. Fase liga ini bagian awal kompetisi. Tim-tim top bersaing ketat untuk lolos.

Di laga lalu, Bayern kalahkan PSG 2-1. Mereka main disiplin. Efisien banget di depan gawang. Arsenal tak kalah hebat. Mereka hancurkan Slavia Praha 3-0 di matchday akhir. Gol datang lancar. Pertemuan ini bakal panas dari awal. Duel papan atas selalu begitu. Berikut empat fakta kunci soal laga ini.

Advertising

BACA JUGA:Bahaya Kebiasaan Mencuci Beras Secara Langsung di Panci Rice Cooker

  1. Pertemuan Penguasa Liga Domestik
    Arsenal penuh percaya diri. Mereka baru saja gebuk Tottenham Hotspur 4-1 akhir pekan kemarin. Kemenangan itu angkat posisi mereka. Sekarang, tim Mikel Arteta pegang puncak Liga Primer Inggris. Total 29 poin dari laga-laga sengit. Pemain seperti Saka dan Odegaard jadi pahlawan. Mereka bikin pertahanan lawan kewalahan.

Bayern juga tak mau kalah. Mereka hantam Freiburg 6-2 di Bundesliga. Gol deras tuang deras. Tim Vincent Kompany kuasai klasemen dengan 31 poin. Dari 11 laga, sepuluh kemenangan. Satu kali seri saja. Harry Kane dan kawan-kawan main ganas. Dua liga top Eropa bertemu. Ini bikin laga makin seru.

  1. Serangan Terbaik Melawan Pertahanan Terkuat
    Bayern bawa senjata mematikan. Mereka cetak gol konsisten di 11 laga Eropa terakhir. Total 14 gol dari empat laga fase ini. Lini depan mereka paling subur musim ini. Musiala dan Sané sering bikin masalah. Tapi di London, Arsenal tunggu dengan benteng kuat.

The Gunners punya rekor 15 kemenangan kandang beruntun di fase liga. Emirates jadi markas tak tertembus. Dari 15 laga itu, 12 kali clean sheet. Gawang aman total. Pertahanan Saliba dan Gabriel solid. Bayern harus kerja keras bobol jaring. Duel serang versus bertahan ini klasik UCL.

Advertising

BACA JUGA:Al Khaleej mengalami kekalahan telak, sementara Al Nassr meraih kemenangan dengan skor 4-1

    1. Riwayat Pertemuan
      Bayern unggul dalam sejarah baru-baru ini. Dari lima laga terakhir, mereka menang empat kali. Sekali seri saja. Termasuk agregat di perempat final 2023/2024. Saat itu, Bayern maju ke semifinal. Arsenal kesulitan. Catatan ini beri motivasi ekstra buat The Bavarians. Tapi Arsenal ingin balas dendam di kandang sendiri.

    2. Spesialis Emirates
      Harry Kane tahu seluk-beluk Emirates. Bekas bintang Tottenham ini cetak 15 gol dari 21 laga kompetitif lawan Arsenal. Enam gol lahir saat kunjungan ke stadion itu. Dari 10 kali datang, dia paling tajam buat tim tamu. Rekor sejarah Emirates.

    Dia juga gol di laga terakhir Bayern ke sana. Hasil imbang 2-2 waktu itu. Kane, kapten Timnas Inggris, paham cara jebol pertahanan The Gunners. Pengalaman panjangnya di Premier League jadi modal besar. Arsenal harus waspada striker ini.

    Arsenal dan Bayern siap tempur habis-habisan. Mereka tampil maksimal. Tiga poin di depan mata. Kemenangan amankan tiket ke babak berikutnya. Laga ini bisa tentukan nasib di Liga Champions. Penggemar siap saksikan pertarungan epik.

    Reaksi :
    Share:

    Sunday, 22 February 2026

    Liga 2 Indonesia : Dua pertandingan tanpa meraih kemenangan, Iwan Setiawan mengklaim bahwa Sriwijaya FC mulai menunjukkan kemajuan


    Indonesia, Perssilam - Dua pertandingan sudah berlalu sejak Iwan Setiawan menjabat pelatih baru Sriwijaya FC. Tim Laskar Wong Kito ini belum sekali pun menang. Padahal, klub asal Sumatera Selatan ini punya sejarah panjang di sepak bola Indonesia. Iwan tetap optimis. Ia lihat grafik permainan tim naik tajam. Pemain mulai tunjukkan semangat juang yang lebih kuat. Pada laga terakhir, Sriwijaya FC tumbang 1-2 lawan Persikad Depok. Pertandingan digelar di Stadion Chandrabhaga, Bekasi. Itu terjadi Jumat malam, 20 Februari 2026. Skor akhir ini perkuat catatan buruk Iwan. Dua laga awal kepelatihannya nihil kemenangan. Tim kebobolan dua gol, tapi bisa cetak satu. Itu tanda serangan mulai hidup.
    Meski kalah lagi, Iwan soroti sisi positif. Ia bandingkan dengan pertandingan pertama. Kali ini, pemain lebih berani ambil risiko. Mereka push bola ke depan dengan cepat. Gerakan lebih progresif. "Kami bersyukur walaupun belum menang," kata Iwan usai laga. "Ada progres dibanding laga pertama kemarin. Saya apresiasi para pemain. Mereka tampil lebih baik."
    Iwan jelaskan detail kemajuan itu. Tim mulai kuasai skema permainan yang ia tanamkan. Skema ini pola taktik khusus, seperti formasi pemain dan pola serang. Intensitas serangan kini lebih tinggi. Pemain tekan lawan terus-menerus. Transisi dari bertahan ke menyerang pun lebih rapi. Bola mengalir lancar antar lini. Tapi, kelemahan masih ada. Konsentrasi buyar di detik krusial. Misal, saat lawan cetak gol kedua. Itu momen lemah lini belakang.
    Advertising

    BACA JUGA:
    Otosport : MotoGP secara resmi memindahkan Australia GP 2027 ke Adelaide
    Pekerjaan rumah tim masih menumpuk. Penyelesaian akhir kurang akurat. Banyak peluang gagal jadi gol. Kestabilan pertahanan juga rapuh. Pemain belakang sering lengah. Iwan tahu ini prioritas. Dengan waktu satu pekan untuk latihan, ia targetkan perbaikan cepat. Laga berikutnya lawan Sumsel United. Rival lokal ini jadi ujian berat. "Masih banyak yang harus diperbaiki," tegas Iwan. "Tapi dengan waktu yang ada, mudah-mudahan kami bisa dapat hasil lebih baik di pertandingan selanjutnya." Ia yakin latihan intens bisa benahi masalah. Pemain butuh drill khusus untuk fokus dan finishingBACA JUGA:Kriminal : Oknum Brimob di Tual yang diduga melakukan penganiayaan terhadap pelajar hingga menyebabkan kematian, kini terancam hukuman penjara selama 15 tahun
    Iwan tak lupa ajak suporter. Ia minta dukungan warga Sumatera Selatan tetap deras. Meski hasil belum maksimal, fans jangan menyerah. Dukungan moral ini jadi bensin tim. Bantu proses bangkit dari paceklik gol. "Doa dan support suporter adalah semangat kami," katanya mantap. "Kami akan berusaha memberikan yang terbaik untuk Sriwijaya FC." Harapannya, kandang penuh saat laga rumah nanti. Itu energi tambahan buat Laskar Wong Kito rebut tiga poin pertama. Editor Redaktur Perssilam Silampari News
    (Perssilam Silampari News berbagai sumber)
    Berita dan Artikel lainnya di :
    Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
    Tag :
    Artikel Terkait
    Share:

    Wednesday, 18 February 2026

    Liga Champions : Kekalahan Telak dari Galatasaray, Spaletti Menyatakan Juventus Kehilangan Jiwa


    Indonesia, Perssilam - Pelatih Juventus, Luciano Spaletti, bicara blak-blakan soal kekalahan timnya dari Galatasaray. Laga itu jadi leg pertama babak play-off Liga Champions. Juventus kalah 2-5 di Stadion Rams Park, Istanbul. Pertandingan berlangsung Rabu dini hari, 18 Februari 2026. Tim berjuluk Nyonya Tua itu tampil buruk sepanjang malam. Spaletti bilang performa Juventus turun drastis. Bahkan, mereka mundur tiga langkah dari level biasa. Di leg pertama ini, Juventus seperti kehilangan semangat. Mereka bermain tanpa nyawa saat lawan tuan rumah. Galatasaray manfaatkkan peluang dengan habis-habisan.
    Advertising
    BACA JUGA:Internasional : Bea Cukai dan Bareskrim Mengungkap Laboratorium Sabu Jaringan Iran di Jakarta
    Skor 2-5 bikin posisi Juventus sulit di leg kedua. Hanya dua gol yang mereka cetak. Kedua gol itu dari Teun Koopmeiners. Kartu merah Cabal jadi bencana besar. Itu memberi Galatasaray dua gol tambahan. Gol-gol itu seal peluang kemenangan tuan rumah.
    "Malam ini gaya permainan kami menurun. Kami mundur tiga langkah," kata Spaletti. Kutipan itu dari laman resmi Juventus. Ia tambah lagi. "Kami gagal atasi kesulitan dari permainan sendiri. Saat level turun, kami cuma bertahan. Kami akan analisis kesalahan untuk laga berikutnya."
    Advertising
    BACA JUGA:Ekonomi : IHSG Memulai Perdagangan Pagi Ini dengan Kenaikan
    Spaletti soroti masalah utama. Juventus gagal hadapi tekanan Galatasaray. Rams Park penuh pendukung fanatik. Suasana itu tekan mental pemain. Tim Nyonya Tua sering kesulitan di laga tandang Eropa. Babak play-off ini penting. Pemenang lolos ke 16 besar Liga Champions. Teun Koopmeiners, pencetak gol Juventus, punya pandangan beda sedikit. Ia bilang tim bermain oke di babak pertama. Tapi babak kedua mereka ambruk total. "Ada laga kedua Minggu depan," katanya. "Kami perlu review pertandingan kemarin. Targetnya cetak minimal tiga gol di leg kedua." Leg kedua digelar di Stadion Allianz, Turin, Italia. Juventus butuh keajaiban. 
    Mereka minimal cetak empat gol. Itu untuk unggul agregat dan lolos. Agregat gol hitung total dua laga. Kekalahan 2-5 berarti mereka ketinggalan tiga gol. Tugas ini berat. Sejarah tunjukkan Juventus kuat di kandang. Tapi Galatasaray punya senjata tajam. Spaletti janji tim akan benahi kekurangan. Fokus pada pertahanan rapat dan serangan cepat. Pemain kunci seperti Koopmeiners harus on fire. Fans Juventus harap tim bangkit. Liga Champions tetap mimpi besar bagi Nyonya Tua musim ini. Leg kedua jadi penentu nasib mereka.Editor Redaktur Perssilam Silampari News
    (Perssilam Silampari News berbagai sumber)
    Berita dan Artikel lainnya di :
    Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
    Tag :
    Artikel Terkait
    Share:

    Monday, 19 January 2026

    La Liga : Barcelona tidak berhasil meraih kemenangan meskipun mendominasi permainan


    Indonesia, Barcelona tidak berhasil meraih kemenangan penting di San Sebastian, markas Real Sociedad, pada hari Senin (19/1/2026). Dominasi permainan mereka berakhir dengan kekalahan telak 2-1 di kandang lawan.

    Barcelona menunjukkan performa yang cukup baik untuk memastikan kemenangan dalam laga yang menegangkan tersebut. Namun, Real Sociedad berhasil memperpanjang rekor kemenangan beruntun terbaik kedua mereka.
    Advertising


    Marcus Rashford sempat menyamakan kedudukan dengan sundulan kepala dua puluh menit menjelang akhir. Namun, Real Sociedad segera membalas dengan cepat setelah jeda tersebut.

    Anak asuh Hansi Flick tidak dapat menemukan cara untuk memasukkan bola kembali ke gawang lawan. Mereka terus berusaha keras, tetapi hasil akhir tetap tidak berpihak. Meskipun mengalami kekalahan, Barcelona tetap berada di puncak klasemen meski kini hanya unggul satu poin. Rival mereka, Real Madrid, berhasil mengalahkan Levante 2-0 sehari sebelumnya.
    Hansi Flick mengungkapkan kekecewaannya karena timnya telah memainkan pertandingan yang sangat baik. "Kami membentur tiang gawang empat kali dengan dua gol dianulir," ujarnya yang dilansir dari laman Barcelona, Senin, 19 Januari 2026.

    Pelatih asal Jerman itu menyatakan bahwa hasil pertandingan tidak mencerminkan performa aktual timnya. Ia mengakui bahwa mereka harus bertahan lebih baik, terutama setelah kebobolan gol kedua.
    Advertising


    Secara umum, Flick percaya bahwa timnya telah bermain sepak bola dengan baik. "Ada kalanya kami mengerahkan banyak energi namun tidak beruntung," ucap Flick. Ia merasa Barcelona pantas menang, tetapi itulah realita sepak bola. Keputusan wasit menjadi salah satu faktor penentu dalam pertandingan.

    Flick bersikap tegas ketika berulang kali ditanya tentang kinerja wasit dalam pertandingan. Ia tidak ingin membuang energi untuk membahas keputusan wasit.

    Semua orang telah melihat kinerja wasit dan mereka harus menerimanya. "Tim harus terus berjalan ke arah yang sudah ditetapkan," katanya.
    Fokus harus diarahkan pada segala hal yang dapat mereka kendalikan. "Diskusi mengenai wasit hanya akan membuang-buang energi," tambahnya.
    Advertising


    "Sekarang adalah waktu untuk berkonsentrasi pada kemenangan dalam pertandingan di Praha pada hari Rabu. Kekalahan ini harus segera dilupakan dan konsentrasi harus dipulihkan,".
    Klasemen Liga Spanyol

    NoKlubMainPoin
    1Tim ABarcelona2049
    2Tim AMadrid2048
    3Tim AVillarreal1941
    4Tim AAtletico Madrid2041
    5Tim AEspanyol2034

    Dengarkan

    Berita dan Artikel lainnya di :

    Tag :
    (Perssilam Silampari News berbagai sumber)
    Reaksi :
    Artikel Terkait
    Share:

    Friday, 23 January 2026

    Champions League : 7 Calon Pelatih yang Tepat Jika Pep Guardiola Meninggalkan Manchester City


    Indonesia, Manchester City dan Pep Guardiola membentuk duo tak terpisahkan di sepak bola modern. Sejak Pep ambil alih pada 2016, dia bawa puluhan trofi ke Etihad. Dia ciptakan gaya main terstruktur, penuh penguasaan bola. Banyak tim tiru pendekatan itu. City naik dari penantang jadi raja Liga Inggris. Mereka juga jadi ancaman nyata di Liga Champions. Tapi di level atas, tak ada dominasi selamanya. Masalah ini tak datang mendadak. Hasil jelek bertubi-tubi muncul di liga domestik dan Eropa. Masa depan Pep di City kini jadi obrolan panas. Reputasinya masih top. Tapi delapan tahun bersama klub buat semua pihak capek. Klub butuh angin segar. Pep mungkin juga ingin tantangan baru.
    Advertising

    Tekanan meledak setelah kekalahan berturut-turut. Yang paling sakit terjadi di Liga Inggris. City kalah 0-2 dari Manchester United di Old Trafford. Derby Manchester selalu jadi ujian mental. City tampil letoy. Mereka gagal kuasai lini tengah, senjata utama selama ini. United menang duel krusial. City cuma punya satu tembakan tepat sasaran. Fans kecewa berat. Ini bukti tim kurang lapar. Tak berhenti di situ. Di Liga Champions, City tumbang 1-3 lawan Bodø/Glimt di Norwegia. Lapangan sintetis licin. Suhu dingin ekstrem bikin pemain kedinginan. City rapuh. Kesalahan individu bertebaran. Mereka kesulitan ikuti tempo cepat tuan rumah. Posisi di grup kini goyah. Tim harus buru-buru bangkit.

    Rentetan ini perkuat cerita City melemah. Musim lalu mereka dominan. Kini beda. Apakah ini cuma masa sulit biasa? Atau tanda era Pep mau usai? Pertanyaan ini bergema di kalangan fans dan analis. Manajemen City mulai incar pengganti. Mereka cari pelatih yang lanjutkan filosofi Pep. Tapi bawa semangat baru. Situs One Football sebut tujuh nama utama.

    • Enzo Maresca
    Enzo Maresca jadi favorit utama. Orang Italia ini asisten Pep di City musim 2022/2023. Dia tahu betul cara kerja Pep. Latihan ketat, standar tinggi, taktik penguasaan bola. Setelah cabut, Maresca angkat Leicester promosi ke Premier League. Lalu dia pegang Chelsea. Di sana, dia bangun tim solid. Chelsea balik ke papan atas. Masuk zona Champions League. Pengalaman ini buat dia siap ganti Pep.
    Advertising

    • Michel
    Michel latih Girona, klub saudara di City Football Group. Dia paham struktur City. Taktiknya mirip, fokus serangan terorganisir. Musim 2023/2024, Girona finis ketiga La Liga. Itu kejutan besar. Tak ada yang prediksi. Tapi musim ini Girona turun. Kehilangan bintang kunci bikin performa jeblok. Ini catatan minus. Tapi hubungan dengan City tetap kuat.
    • Andoni Iraola
    Andoni Iraola bersinar di Bournemouth. Pelatih Spanyol ini suka main agresif, intens. Dia maksimalkan pemain biasa jadi hebat. Gaya ini cocok DNA City. Bournemouth naik level di Premier League. Tapi Iraola belum tes di klub raksasa. Tekanan City beda kelas. Ekspektasi trofi tiap tahun. Dia harus bukti siap.
    • Vincent Kompany
    Vincent Kompany punya cinta besar ke City. Dia kapten legenda. Raih banyak gelar bareng Pep. Paham kultur Etihad dari dalam. Di Burnley, dia gagal di Premier League. Tapi di Bayern Munich, dia juara Bundesliga. Dominan di Jerman. Sejarahnya di City tambah nilai. Dia bisa satukan tim dengan emosi.

    • Oliver Glasner
    Oliver Glasner lagi on fire di Crystal Palace. Orang Austria ini pragmatis. Timnya solid, sulit ditembus. Efektif di depan gawang. Palace kompetitif musim ini. Glasner jarang dikaitkan City. Tapi dia siap lompat level. Konsistensi kuncinya. Jika bertahan bagus, dia kandidat kuat.
    • Luis Enrique
    Luis Enrique nama besar. Dia juarai Barcelona semua trofi besar. Termasuk treble. Di PSG, dia lanjut sukses. Kumpul gelar Ligue 1. Pengalaman elitnya tak tertandingi. City pasti incar dia jika bebas. Tapi PSG pegang erat. Proyek jangka panjangnya aman di Paris. Pindah sulit.
    • Unai Emery
    Unai Emery ubah Aston Villa. Sejak datang, Villa saingi City, Arsenal, Liverpool. Hanya ketiganya poin lebih banyak. Di Arsenal dan PSG dulu, hasil campur. Tapi taktiknya tajam. Bangun tim dari nol. Konsistensinya di Villa buktikan kelasnya.
    Advertising

    BACA JUGA:Religi : Kisah Imam Muhammad Abdul Baqi dan Kalung Mutiara yang Membawa Jodohnya 

    Kontrak Pep hampir habis. Kekalahan krusial tambah bensin. Klub butuh regenerasi. Wacana ganti pelatih makin nyata. Tujuh nama ini tunjuk opsi luas. Ada yang lanjut filosofi Pep. Ada yang bawa ide fresh. Keputusan nanti tentukan nasib City. Era pasca-Pep bakal jadi tonggak sejarah. Fans tunggu langkah bijak manajemen.Editor Redaktur Perssilam Silampari News
    Berita dan Artikel lainnya di :
    Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
    Tag :
    Artikel Terkait
    Share:
    Nasional
    Loading 6 berita Nasional...
    RECOMMENDED
    Loading 9 berita nasional...
    Liga Inggris
    Loading 6 berita Liga Inggris HD...
    Anda Mungkin Juga Suka
    You Might Like

    🛒 Shopee Hari Ini

    MOST VIEWED BRI SUPER LEAGUE

    X
    ×

    Daftar Isi

      📧 Dapatkan Berita Terbaru Langsung ke Email!

      Premier League

      Close Ads
      Close Ads

      Serie A

      Archive

      >

      🔥 Flash Sale Shopee Hari Ini

      Dapatkan voucher & gratis ongkir


      Total Pageviews

       

      ×
      ×