
Indonesia, Dunia astronomi bersiap untuk mengucapkan selamat tinggal kepada tamu langka dari luar angkasa, Komet 3I/ATLAS. Komet antarbintang ini sedang dalam lintasan keluar untuk kembali ke ruang antarbintang.
Sebelumnya, Komet 3I/ATLAS sempat terdaftar sebagai ancaman yang dipantau oleh badan pertahanan planet PBB. Namun, NASA telah mengkonfirmasi bahwa komet ini tidak menimbulkan ancaman bagi Bumi dan berada pada jarak yang aman.
Advertising
Komet 3I/ATLAS kini telah melintasi lingkungan matahari. Proyek Teleskop Virtual (Virtual Telescope Project) akan menyelenggarakan siaran langsung pada Kamis, 22 Januari 2026 mendatang. Siaran langsung ini sebelumnya dijadwalkan pada Jumat, 16 Januari 2026, tetapi dibatalkan karena kondisi cuaca yang berawan.
Penundaan ini bertepatan dengan saat komet tersebut berada pada posisi oposisi.
Melalui siaran ini, publik dapat menyaksikan detik-detik komet tersebut melaju menjauhi Bumi secara real-time.
Advertising
Pengamatan ini dilakukan menggunakan teleskop robotik Schmidt-Cassegrain 14 inci yang terletak di fasilitas Manciano, Italia. Komet 3I/ATLAS merupakan objek antarbintang ketiga yang pernah terdeteksi di tata surya. Nama ‘3I’ sendiri merujuk pada statusnya sebagai objek antarbintang (Interstellar) ketiga yang diketahui.
Setelah mendekati Bumi pada 19 Desember 2025 lalu, 3I/ATLAS kini memulai perjalanan sunyi untuk ribuan tahun ke depan. Ia akan melintasi orbit planet-planet terluar sebelum menembus cangkang awan Oort untuk meninggalkan tata surya selamanya.
Advertising
Meskipun ukurannya cukup besar untuk dideteksi oleh teleskop, komet ini terlalu redup untuk dilihat dengan mata telanjang. Kecepatannya mencapai 61 kilometer per detik, lebih tinggi dibanding komet biasa, menjadikannya sebuah fenomena langka dan menarik.
Dengarkan
Berita dan Artikel lainnya di :
Tag :
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)






.png)








