Selamat Datang dan Bergabung Media Online Perssilam Musi Rawas "Perssilam Silampari News" Berita Terupdate teknologi app iconDownload App Champions League : 7 Calon Pelatih yang Tepat Jika Pep Guardiola Meninggalkan Manchester City ~ Perssilam Silampari News
×
W3.CSS
Dark Mode

Jumat, Januari 23, 2026

Champions League : 7 Calon Pelatih yang Tepat Jika Pep Guardiola Meninggalkan Manchester City


Indonesia, Manchester City dan Pep Guardiola membentuk duo tak terpisahkan di sepak bola modern. Sejak Pep ambil alih pada 2016, dia bawa puluhan trofi ke Etihad. Dia ciptakan gaya main terstruktur, penuh penguasaan bola. Banyak tim tiru pendekatan itu. City naik dari penantang jadi raja Liga Inggris. Mereka juga jadi ancaman nyata di Liga Champions. Tapi di level atas, tak ada dominasi selamanya. Masalah ini tak datang mendadak. Hasil jelek bertubi-tubi muncul di liga domestik dan Eropa. Masa depan Pep di City kini jadi obrolan panas. Reputasinya masih top. Tapi delapan tahun bersama klub buat semua pihak capek. Klub butuh angin segar. Pep mungkin juga ingin tantangan baru.
Advertising

Tekanan meledak setelah kekalahan berturut-turut. Yang paling sakit terjadi di Liga Inggris. City kalah 0-2 dari Manchester United di Old Trafford. Derby Manchester selalu jadi ujian mental. City tampil letoy. Mereka gagal kuasai lini tengah, senjata utama selama ini. United menang duel krusial. City cuma punya satu tembakan tepat sasaran. Fans kecewa berat. Ini bukti tim kurang lapar. Tak berhenti di situ. Di Liga Champions, City tumbang 1-3 lawan Bodø/Glimt di Norwegia. Lapangan sintetis licin. Suhu dingin ekstrem bikin pemain kedinginan. City rapuh. Kesalahan individu bertebaran. Mereka kesulitan ikuti tempo cepat tuan rumah. Posisi di grup kini goyah. Tim harus buru-buru bangkit.

Rentetan ini perkuat cerita City melemah. Musim lalu mereka dominan. Kini beda. Apakah ini cuma masa sulit biasa? Atau tanda era Pep mau usai? Pertanyaan ini bergema di kalangan fans dan analis. Manajemen City mulai incar pengganti. Mereka cari pelatih yang lanjutkan filosofi Pep. Tapi bawa semangat baru. Situs One Football sebut tujuh nama utama.

  • Enzo Maresca
Enzo Maresca jadi favorit utama. Orang Italia ini asisten Pep di City musim 2022/2023. Dia tahu betul cara kerja Pep. Latihan ketat, standar tinggi, taktik penguasaan bola. Setelah cabut, Maresca angkat Leicester promosi ke Premier League. Lalu dia pegang Chelsea. Di sana, dia bangun tim solid. Chelsea balik ke papan atas. Masuk zona Champions League. Pengalaman ini buat dia siap ganti Pep.
Advertising

  • Michel
Michel latih Girona, klub saudara di City Football Group. Dia paham struktur City. Taktiknya mirip, fokus serangan terorganisir. Musim 2023/2024, Girona finis ketiga La Liga. Itu kejutan besar. Tak ada yang prediksi. Tapi musim ini Girona turun. Kehilangan bintang kunci bikin performa jeblok. Ini catatan minus. Tapi hubungan dengan City tetap kuat.
  • Andoni Iraola
Andoni Iraola bersinar di Bournemouth. Pelatih Spanyol ini suka main agresif, intens. Dia maksimalkan pemain biasa jadi hebat. Gaya ini cocok DNA City. Bournemouth naik level di Premier League. Tapi Iraola belum tes di klub raksasa. Tekanan City beda kelas. Ekspektasi trofi tiap tahun. Dia harus bukti siap.
  • Vincent Kompany
Vincent Kompany punya cinta besar ke City. Dia kapten legenda. Raih banyak gelar bareng Pep. Paham kultur Etihad dari dalam. Di Burnley, dia gagal di Premier League. Tapi di Bayern Munich, dia juara Bundesliga. Dominan di Jerman. Sejarahnya di City tambah nilai. Dia bisa satukan tim dengan emosi.

  • Oliver Glasner
Oliver Glasner lagi on fire di Crystal Palace. Orang Austria ini pragmatis. Timnya solid, sulit ditembus. Efektif di depan gawang. Palace kompetitif musim ini. Glasner jarang dikaitkan City. Tapi dia siap lompat level. Konsistensi kuncinya. Jika bertahan bagus, dia kandidat kuat.
  • Luis Enrique
Luis Enrique nama besar. Dia juarai Barcelona semua trofi besar. Termasuk treble. Di PSG, dia lanjut sukses. Kumpul gelar Ligue 1. Pengalaman elitnya tak tertandingi. City pasti incar dia jika bebas. Tapi PSG pegang erat. Proyek jangka panjangnya aman di Paris. Pindah sulit.
  • Unai Emery
Unai Emery ubah Aston Villa. Sejak datang, Villa saingi City, Arsenal, Liverpool. Hanya ketiganya poin lebih banyak. Di Arsenal dan PSG dulu, hasil campur. Tapi taktiknya tajam. Bangun tim dari nol. Konsistensinya di Villa buktikan kelasnya.
Advertising

BACA JUGA:Religi : Kisah Imam Muhammad Abdul Baqi dan Kalung Mutiara yang Membawa Jodohnya 

Kontrak Pep hampir habis. Kekalahan krusial tambah bensin. Klub butuh regenerasi. Wacana ganti pelatih makin nyata. Tujuh nama ini tunjuk opsi luas. Ada yang lanjut filosofi Pep. Ada yang bawa ide fresh. Keputusan nanti tentukan nasib City. Era pasca-Pep bakal jadi tonggak sejarah. Fans tunggu langkah bijak manajemen.Editor Redaktur Perssilam Silampari News
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tag :
Artikel Terkait
Share:
Advertising
You Might Like
BRI Super League
Religi
Random Post
Nasional



X

Premier League

BRI Super League : Persija memberikan waktu libur kepada skuadnya pada saat perayaan Idulfitri

Indonesia, Perssilam - Setelah menyelesaikan laga pekan ke-25 Liga 1 2025/2026 melawan Dewa United Banten FC di Jakarta International Stadiu...

Close Ads
Close Ads

Most Post

Serie A

Popular

Archive

Pengunjung

32,626,110
 

close