
Indonesia, Perssilam - Marie-Louise Eta tulis sejarah baru. Ia ditunjuk tangani Union Berlin di Bundesliga. Ia jadi wanita pertama pimpin tim sepak bola pria di lima liga top Eropa. Union Berlin percaya Eta sebagai pelatih sementara. Tugasnya hingga akhir musim 2025/2026. Manajemen ambil langkah ini setelah pecat Steffen Baumgart dari kursi pelatih utama.
Advertising
Baumgart kehilangan jabatan usai tim kalah 1-3 dari FC Heidenheim. Pertandingan itu berlangsung Sabtu, 11 April 2026. Heidenheim saat itu duduk di dasar klasemen sementara. Kekalahan ini jadi pemicu perubahan besar. Sekarang Union Berlin di peringkat 11 dari 18 tim Bundesliga. Mereka kumpul 32 poin dari 29 laga. Jarak mereka 11 poin dari zona degradasi. Posisi ini terlihat aman. Tapi performa tim belum stabil.
Di 2026, Union Berlin cuma menang dua kali dari 14 laga liga. Hasil buruk ini tunjukkan masalah dalam tim. Mereka kesulitan cetak gol dan jaga pertahanan. Direktur sepak bola Union, Horst Heldt, ungkap kekecewaannya. Ia nilai paruh kedua musim ini lemah. Tim belum aman di papan tengah. "Penampilan beberapa pekan terakhir tak beri keyakinan," katanya. "Kami putuskan mulai langkah baru dengan susunan sekarang."
Heldt jelas khawatir. Persaingan ketat di Bundesliga bisa ubah segalanya. Tim papan bawah sering kejar poin dengan cepat. Eta bukan orang asing di sepak bola Jerman. Ia pernah jadi asisten pelatih wanita pertama di Bundesliga. Itu bersama Union Berlin. Pengumuman datang November 2023.
Beberapa bulan kemudian, namanya ramai lagi. Januari 2024, Eta pimpin tim dari pinggir lapangan. Union Berlin menang 1-0 atas Darmstadt. Kemenangan tipis itu bukti kemampuannya.
Advertising
Pelatih 34 tahun ini masih latih tim U-19 Union Berlin. Musim panas nanti, ia ambil alih tim wanita klub. Kariernya naik cepat. Ia paham tantangan di sepak bola pria. Eta sadar risiko degradasi. "Selisih poin di bawah klasemen kecil," ujarnya. "Posisi kami di Bundesliga belum pasti aman." Ia lihat ancaman nyata di sisa musim.
Tapi Eta senang dapat tugas ini. Ia harap tim raih poin krusial. "Union selalu kuat saat bersatu," katanya. "Saya yakin kami bisa ambil poin penting." Penunjukan Eta ini spesial. Ia ulang sejarah 25 tahun lalu. Carolina Morace jadi wanita pertama latih tim pria. Itu di Viterbese, divisi tiga Italia, tahun 1999.
Advertising
Morace buka jalan bagi wanita di sepak bola pria. Eta lanjutkan jejak itu di level lebih tinggi. Bundesliga salah satu liga terbaik dunia. Langkah ini beri inspirasi banyak perempuan. Union Berlin butuh stabilitas sekarang. Eta bawa energi baru. Tim harus menang di laga tersisa. Posisi 11 bisa naik atau turun. Segala kemungkinan terbuka.
Karier Eta tunjukkan kerja keras. Dari asisten ke pelatih utama sementara. Ia siap hadapi tekanan. Penggemar Union tunggu hasilnya. Musim ini masih panjang.
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait











