
Indonesia, Salah satu metode yang mulai menarik perhatian adalah food genomics atau nutrigenomik, yaitu pendekatan nutrisi yang disesuaikan dengan profil genetik individu.
Food genomics adalah terapi nutrisi yang berbasis genetika, di mana rekomendasi pola makan dirancang sesuai dengan kode DNA masing-masing individu.
Perbedaan genetik memengaruhi cara tubuh memetabolisme nutrisi, menyerap vitamin, hingga merespons jenis makanan tertentu.
Oleh karena itu, kebutuhan gizi setiap orang tidak dapat disamaratakan.
Food genomics adalah terapi nutrisi yang didasarkan pada genetika, di mana rekomendasi pola makan disusun sesuai dengan kode DNA masing-masing individu.
Perbedaan genetik memengaruhi cara tubuh dalam memetabolisme nutrisi, menyerap vitamin, serta merespons jenis makanan tertentu.
Oleh karena itu, kebutuhan gizi setiap individu tidak dapat disamaratakan.
Menurutnya, faktor genetik memiliki peran yang signifikan dalam menentukan respons tubuh terhadap asupan makanan, sehingga pendekatan nutrisi yang ideal bersifat individual.
Menurutnya, faktor genetik memiliki peran yang signifikan dalam menentukan respons tubuh terhadap asupan makanan, sehingga pendekatan nutrisi yang ideal bersifat individual.
Data genetik yang diperoleh kemudian diinterpretasikan oleh dokter gizi klinik untuk menyusun rekomendasi nutrisi personal, mulai dari pengaturan makronutrien, kebutuhan vitamin tertentu seperti vitamin D, asupan lemak esensial omega-3, hingga saran aktivitas fisik yang sesuai.
Hal inilah yang menjelaskan mengapa pola diet yang efektif bagi satu orang belum tentu memberikan hasil yang sama pada orang lain.
Hal inilah yang menjelaskan mengapa pola diet yang efektif bagi satu orang belum tentu memberikan hasil serupa pada orang lain.
Advertising
Selain membantu menyusun pola makan yang lebih tepat, panel nutrigenomik juga dapat memberikan gambaran potensi alergi atau intoleransi terhadap makanan tertentu.
Selain membantu menyusun pola makan yang lebih tepat, panel nutrigenomik juga dapat memberikan gambaran potensi alergi atau intoleransi terhadap makanan tertentu.
Informasi ini bermanfaat untuk mencegah gangguan kesehatan yang mungkin timbul akibat konsumsi makanan yang tidak sesuai dengan kondisi tubuh.
Informasi ini bermanfaat untuk mencegah gangguan kesehatan yang mungkin timbul akibat konsumsi makanan yang tidak sesuai dengan kondisi tubuh.
Advertising
Dalam jangka panjang, pendekatan nutrisi berbasis DNA ini diharapkan dapat membantu masyarakat menentukan pola makan yang lebih sesuai dengan kebutuhan tubuh masing-masing, sekaligus berkontribusi terhadap perbaikan tren kesehatan nasional dalam satu dekade mendatang.
Masyarakat tetap dianjurkan untuk menerapkan kebiasaan sederhana seperti makan teratur, tidak melewatkan waktu makan, serta memastikan asupan gizi yang seimbang dan bervariasi.
Di masa depan, genomika pangan diperkirakan akan berkembang menjadi salah satu pendekatan yang mendukung gaya hidup sehat dengan lebih presisi.
Dengarkan
Berita dan Artikel lainnya di :
Tag :
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)






.png)








