Musi Rawas, Perssilam News - Nyeri sendi yang berlangsung lama atau muncul berulang kali sering dianggap sebagai keluhan biasa akibat kelelahan, kurang tidur, atau aktivitas fisik yang berlebihan. Pada sebagian orang, nyeri memang dapat membaik setelah beristirahat. Namun, keluhan perlu mendapat perhatian jika terus muncul, semakin berat, atau disertai tanda lain seperti pembengkakan, rasa hangat, kekakuan, dan keterbatasan gerak. Kekakuan yang terasa paling berat pada pagi hari juga perlu diperhatikan. Sebagian pasien membutuhkan waktu cukup lama sebelum jari, pergelangan tangan, lutut, atau bagian tubuh lain dapat digerakkan dengan nyaman. Berbeda dengan nyeri akibat aktivitas yang biasanya membaik setelah istirahat, nyeri karena peradangan dapat menetap dan membuat tubuh terasa kaku ketika bangun tidur. Keluhan tersebut dapat menjadi tanda penyakit reumatik. Salah satunya adalah Rheumatoid Arthritis atau RA. Penyakit autoimun kronis ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sehat, terutama lapisan yang melindungi sendi. Serangan tersebut memicu peradangan yang berlangsung terus-menerus. Jika tidak ditangani, peradangan dapat merusak tulang rawan, tulang, dan jaringan di sekitar sendi. Kerusakan itu bisa mengurangi kemampuan sendi untuk bergerak. Pada kondisi yang lebih berat, bentuk sendi dapat berubah dan pasien mengalami kesulitan melakukan kegiatan sederhana, seperti membuka tutup botol, memegang alat makan, mengenakan pakaian, atau berjalan. Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Reumatologi Siloam Hospitals Lippo Village, dr. Sandra Sinthya Langow, SpPD-KR, FACR, mengatakan bahwa tidak semua nyeri sendi disebabkan oleh kondisi yang sama. Penyakit reumatik mencakup lebih dari 80 jenis penyakit. Kelompok tersebut meliputi gangguan jaringan lunak, penyakit non-autoimun seperti gout dan osteoarthritis, serta penyakit autoimun seperti RA dan lupus. Setiap penyakit memiliki penyebab, pola gejala, dan cara penanganan yang berbeda. Gout, misalnya, berkaitan dengan penumpukan kristal asam urat pada sendi. Osteoarthritis lebih sering berkaitan dengan kerusakan tulang rawan yang membantu melindungi ujung tulang. Sementara itu, RA muncul akibat gangguan sistem kekebalan yang memicu peradangan pada lapisan sendi.
Sunday, 16 August 2026
Jangan Sepelekan Nyeri Sendi yang Terulang, Karena Bisa Menjadi Penyakit Autoimun
Musi Rawas, Perssilam News - Nyeri sendi yang berlangsung lama atau muncul berulang kali sering dianggap sebagai keluhan biasa akibat kelelahan, kurang tidur, atau aktivitas fisik yang berlebihan. Pada sebagian orang, nyeri memang dapat membaik setelah beristirahat. Namun, keluhan perlu mendapat perhatian jika terus muncul, semakin berat, atau disertai tanda lain seperti pembengkakan, rasa hangat, kekakuan, dan keterbatasan gerak. Kekakuan yang terasa paling berat pada pagi hari juga perlu diperhatikan. Sebagian pasien membutuhkan waktu cukup lama sebelum jari, pergelangan tangan, lutut, atau bagian tubuh lain dapat digerakkan dengan nyaman. Berbeda dengan nyeri akibat aktivitas yang biasanya membaik setelah istirahat, nyeri karena peradangan dapat menetap dan membuat tubuh terasa kaku ketika bangun tidur. Keluhan tersebut dapat menjadi tanda penyakit reumatik. Salah satunya adalah Rheumatoid Arthritis atau RA. Penyakit autoimun kronis ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sehat, terutama lapisan yang melindungi sendi. Serangan tersebut memicu peradangan yang berlangsung terus-menerus. Jika tidak ditangani, peradangan dapat merusak tulang rawan, tulang, dan jaringan di sekitar sendi. Kerusakan itu bisa mengurangi kemampuan sendi untuk bergerak. Pada kondisi yang lebih berat, bentuk sendi dapat berubah dan pasien mengalami kesulitan melakukan kegiatan sederhana, seperti membuka tutup botol, memegang alat makan, mengenakan pakaian, atau berjalan. Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Reumatologi Siloam Hospitals Lippo Village, dr. Sandra Sinthya Langow, SpPD-KR, FACR, mengatakan bahwa tidak semua nyeri sendi disebabkan oleh kondisi yang sama. Penyakit reumatik mencakup lebih dari 80 jenis penyakit. Kelompok tersebut meliputi gangguan jaringan lunak, penyakit non-autoimun seperti gout dan osteoarthritis, serta penyakit autoimun seperti RA dan lupus. Setiap penyakit memiliki penyebab, pola gejala, dan cara penanganan yang berbeda. Gout, misalnya, berkaitan dengan penumpukan kristal asam urat pada sendi. Osteoarthritis lebih sering berkaitan dengan kerusakan tulang rawan yang membantu melindungi ujung tulang. Sementara itu, RA muncul akibat gangguan sistem kekebalan yang memicu peradangan pada lapisan sendi.
Monday, 24 August 2026
Menteri Kesehatan Budi mendorong para dokter di Indonesia untuk memperkuat kolaborasi internasional Dokter Internasional
Musi Rawas, Perssilam News - Penyakit otak dan gangguan saraf semakin mendapat perhatian seiring meningkatnya angka harapan hidup masyarakat Indonesia. Ketika seseorang hidup lebih lama, risiko mengalami penyakit yang berkaitan dengan proses penuaan juga ikut meningkat. Stroke, Parkinson's disease, demensia, Alzheimer, serta berbagai movement disorder menjadi tantangan kesehatan yang membutuhkan deteksi dan penanganan sejak awal. Gangguan tersebut dapat memengaruhi banyak sisi kehidupan pasien. Stroke, misalnya, dapat menyebabkan kelemahan pada satu sisi tubuh, gangguan bicara, kesulitan menelan, hingga masalah pada daya ingat. Parkinson's disease dapat memicu tremor, gerakan tubuh yang melambat, kekakuan otot, dan gangguan keseimbangan. Sementara itu, demensia memengaruhi daya ingat, kemampuan berpikir, serta kemampuan seseorang dalam menjalankan kegiatan sehari-hari. Kondisi-kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada pasien. Keluarga juga sering harus memberikan pendampingan dalam waktu panjang. Beban perawatan dapat meningkat ketika penyakit baru diketahui setelah gejalanya berat. Karena itu, pemahaman masyarakat dan tenaga kesehatan mengenai tanda awal penyakit menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas hidup pasien. Perhatian terhadap isu tersebut menjadi salah satu bahasan utama dalam The 1st International King's-EMC Neuroscience Masterclass & Symposium 2026. Kegiatan ini mempertemukan dokter dan ahli neurologi dari Indonesia dengan sejumlah pakar dari berbagai negara, termasuk para ahli dari King's College London. Forum tersebut menjadi ruang untuk membahas perkembangan ilmu saraf, tantangan diagnosis, pilihan perawatan, serta kebutuhan riset di Indonesia. Pertemuan semacam ini juga memberi kesempatan bagi tenaga kesehatan untuk bertukar pengalaman mengenai kasus yang mereka temui dalam praktik. Pengetahuan dari pusat layanan kesehatan di berbagai negara dapat menjadi bahan pembelajaran bagi pengembangan layanan neurologi di Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama akademik antara EMC Healthcare dan King's College London yang telah berlangsung selama tiga tahun. Pada tahap awal, kerja sama tersebut berfokus pada peningkatan kompetensi dokter dan tenaga kesehatan EMC Healthcare. Program pelatihan mencakup dokter spesialis neurologi, dokter rehabilitasi medik, serta tenaga kesehatan yang bekerja di bidang rehabilitasi. Kini, kerja sama itu diperluas dengan mengikutsertakan tenaga medis dari luar jaringan EMC Healthcare. Perluasan ini membuka akses yang lebih luas bagi dokter dan tenaga kesehatan Indonesia untuk memperoleh pengetahuan dari para ahli internasional. Dengan lebih banyak peserta, hasil pembelajaran diharapkan dapat menyebar ke rumah sakit dan layanan kesehatan lain.
Monday, 4 May 2026
Stres ternyata dapat menyebabkan penyakit ini

indonesia, Perssilam - Stres adalah kondisi biasa yang sering dialami orang. Tapi jangan biarkan itu berlangsung lama. Dampaknya buruk untuk kesehatan. Stres bisa picu sakit kepala hebat. Suasana hati jadi naik turun. Tidur pun terganggu. Aktivitas sehari-hari jadi kacau. Tanpa penanganan, stres panjang lemahkan daya tahan tubuh. Sistem imun turun. Tubuh mudah kena penyakit. Makanya, redakan stres dengan cara sederhana. Nikmati hobi favorit. Lakukan ibadah rutin. Curhat ke orang dekat yang dipercaya.
Tuesday, 10 February 2026
Kesehatan : Pemerintah Provinsi Jawa Barat Menanggung Iuran BPJS untuk Warga Miskin

Indonesia, Perssilam - Pemprov Jawa Barat siap tanggung iuran BPJS Kesehatan untuk warga miskin yang derita penyakit kronis. Fokus utama pada mereka yang dulunya peserta segmen Penerima Bantuan Iuran atau PBI dari Kementerian Sosial. PBI ini adalah program bantuan iuran BPJS untuk keluarga tak mampu. Banyak warga kehilangan akses setelah Kemensos sesuaikan data penerima. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, ungkap kebijakan ini lahir dari keprihatinan nyata. Banyak warga miskin sakit kronis tak bisa rawat diri. Mereka dicoret dari daftar PBI Kemensos usai penyesuaian data nasional. Akibatnya, biaya pengobatan jadi beban berat. Gubernur tekankan langkah ini cegah penderitaan lebih lanjut.
Thursday, 13 November 2025
Kenali Makanan dan Minuman Pemicu Asam Urat dan Strategi Pencegahannya
![]() |
| Kenali Makanan dan Minuman Pemicu Asam Urat dan Strategi Pencegahannya |
Penyebab utama gout adalah penumpukan asam urat berlebih di dalam tubuh. Asam urat terbentuk dari pemecahan purin, zat alami dalam makanan. Saat kadarnya naik, kristal asam urat menumpuk di sendi. Ini memicu radang dan nyeri. Gejala gout datang dalam serangan mendadak, disebut flare. Serangan ini bisa berlangsung berulang kali. Setiap episode membuat penderita lemas dan terganggu. Tanpa penanganan cepat, aktivitas harian seperti bekerja atau olahraga jadi terganggu. Banyak orang merasa frustasi karena serangan ini muncul tiba-tiba, terutama malam hari. Penting untuk mengenali tanda awal seperti kemerahan dan panas di sendi.
Baca Juga:
Sempurna untuk Borneo FC di BRI Super League 2025/26
Spesialis penyakit dalam, dr. Rudy Kurniawan, SpPD, sering menangani kasus seperti ini. Ia bilang pola makan dan gaya hidup modern jadi pemicu besar. Konsumsi makanan kaya purin dan gula membuat kadar asam urat melonjak. "Anak muda kini banyak makan tinggi gula dan purin," kata dr. Rudy. "Mereka jarang bergerak, jadi risiko naik." Menurutnya, perubahan sederhana dalam kebiasaan bisa cegah penyakit ini. Ia sarankan kurangi makanan penyebab, tambah aktivitas fisik. Langkah ini turunkan risiko secara signifikan.
Jenis Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari
Beberapa makanan dan minuman berisiko tinggi karena kandungan purin dan fruktosa. Purin berubah jadi asam urat di tubuh. Fruktosa, gula alami dari buah tapi berlebih dari minuman, juga tingkatkan produksi asam urat. Hindari ini untuk jaga keseimbangan.
Makanan Tinggi Purin:
Jeroan hewan seperti hati sapi, ginjal ayam, dan ampela bebek. Makanan ini kaya protein, tapi purinnya tinggi. Contohnya, semangkuk gulai hati bisa tambah kadar asam urat cepat.
Seafood seperti kerang kerang, udang galah, dan ikan sarden kaleng. Kerang mengandung purin dua kali lipat dari daging biasa. Udang sering dimasak goreng, yang bikin efeknya lebih buruk.
Daging merah seperti daging sapi atau domba. Potongannya yang berlemak paling berbahaya. Kulit ayam juga masuk daftar, karena purin terkonsentrasi di sana.
Minuman Tinggi Gula atau Fruktosa:
Bubble tea dengan tambahan sirup manis. Satu gelas bisa punya gula setara enam sendok makan. Minuman soda seperti cola atau soda rasa buah. Kandungan fruktosanya picu lonjakan asam urat dalam hitungan jam. Teh manis botolan atau minuman kemasan lain. Gula tambahannya capai 20 gram per porsi. Ini bikin ginjal kerja keras keluarkan asam urat.
Konsumsi berlebih dari daftar ini percepat akumulasi asam urat di darah. Orang dengan riwayat keluarga gout atau genetik sensitif lebih rentan. Serangan bisa datang lebih sering. Misalnya, seseorang makan seafood berat setiap akhir pekan mungkin alami flare minggu depan.
Dr. Rudy tekankan kesadaran soal ini. "Hindari pola makan tinggi purin dan gula sebagai langkah pertama," katanya. Gaya hidup modern dorong konsumsi cepat ini. Tapi, pilihan pintar bisa ubah segalanya.
Strategi Pencegahan Asam Urat Secara Alami
Pola makan saja tak cukup. Perubahan gaya hidup harus konsisten untuk cegah gout. Berikut langkah praktis yang bisa diikuti. Hidrasi yang Baik: Minum air putih minimal 2-3 liter setiap hari. Air bantu ginjal buang asam urat lewat urine. Dehidrasi bikin kristal asam urat lebih mudah menumpuk. Contoh, bawa botol air ke kantor dan minum setiap jam. Diet Seimbang: Kurangi makanan tinggi purin dan minuman manis. Ganti dengan sayur hijau seperti bayam atau brokoli. Buah ceri atau lemon bisa turunkan kadar asam urat alami. Pilih karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau oatmeal. Ini jaga energi tanpa tambah gula berlebih. Gaya Hidup Sehat: Tinggalkan junk food seperti keripik atau burger. Hindari daging berlemak. Ambil protein dari ikan salmon rendah purin, tahu goreng, tempe bacem, atau kacang almond. Porsi kecil tapi sering bantu kendalikan berat badan.
Baca Juga:
KPK telah menyerahkan kasus suap terkait proyek jalan di Sumatera Utara
Aktivitas Fisik: Lakukan olahraga 30 menit sehari. Jalan kaki cepat, berenang, atau yoga ringan cocok untuk pemula. Ini bakar kalori, jaga berat ideal, dan tingkatkan metabolisme. Tubuh aktif kurangi produksi asam urat. Hindari olahraga berat saat flare, tapi rutin cegahnya efektif. Kesehatan Umum: Jaga berat badan stabil hindari tekanan pada sendi. Kondisi tubuh baik kurangi peradangan keseluruhan. Ini juga lindungi dari penyakit lain seperti diabetes.
Konsultasi Medis: Periksa kadar asam urat rutin setiap enam bulan. Bicara dengan dokter soal gejala. Jika perlu, obat seperti allopurinol bisa diresepkan. Ini cegah komplikasi seperti kerusakan sendi permanen. Lakukan perubahan ini terus-menerus. Hasilnya tak hanya turunkan risiko gout. Tubuh dapat manfaat luas, seperti jantung lebih kuat, peradangan berkurang, dan energi harian naik. Orang yang terapkan ini sering rasakan sendi lebih lentur dan tidur lebih nyenyak.
Kesadaran dan Edukasi Kunci Pencegahan
Orang perlu tahu lebih banyak soal risiko asam urat. Edukasi bantu pahami cara hindarinya. Belajar makanan pemicu dan keuntungan hidup sehat bisa tekan angka penderita. Di Indonesia, gout makin umum di kalangan usia 30-50 tahun, terutama pekerja kantor. Keluarga bisa dukung dengan masak menu rendah purin, seperti sup sayur tanpa daging merah. Di tempat kerja, sediakan air infus buah alih-alih soda. Dorong rekan ikut jalan pagi bersama. Langkah kecil ini bangun kebiasaan baik.
Dr. Rudy ingatkan pencegahan lebih mudah daripada obati gejala. "Kenali dini dan tetap konsisten di pola makan serta gaya hidup," ujarnya. Serangan gout bisa hindari dengan kesadaran ini. Ambil langkah sederhana sekarang. Minum air cukup, pilih makanan bergizi, olahraga rutin, dan cek kesehatan. Risiko flare gout menurun drastis. Tubuh tetap kuat, sendi aman, dan hidup lebih berkualitas.
Reaksi :Friday, 13 March 2026
Kesehatan : Kementerian Kesehatan Mempercepat Penghapusan Kusta melalui Deteksi Dini

BACA JUGA:Nasional : Menteri Dalam Negeri mendorong pemerintah daerah untuk mengawasi penerapan aturan yang melarang anak-anak bermain media sosial
Editor: Redaktur Perssilam Silampari NewsWednesday, 25 February 2026
Kesehatan : Apakah Puasa Tidur Terus Sehat atau Tidak

Indonesia, Perssilam - Saat berpuasa, rasa lapar sering datang tiba-tiba. Ini bikin kita malas bergerak atau justru tidur lebih lama. Padahal, tidur berlebih bisa rusak kesehatan kita. Healthline bilang, tidur panjang itu cuma cara cepat bayar utang tidur. Utang tidur muncul saat kita kurang istirahat di hari biasa. Bayangkan, sepanjang minggu Anda begadang untuk belajar ujian akhir. Akhir pekan, tubuh balas dendam dengan tidur 10 jam atau lebih dalam sehari. Tubuh butuh pulih, tapi ini hanya sementara.
BACA JUGA:Budaya : Sekilas Sejarah Puasa di Jawa sebelum Ajaran Islam Masuk
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News🛒 Shopee Hari Ini
MOST VIEWED BRI SUPER LEAGUE
Other Latest
Daftar Isi
Premier League
Serie A
Archive
🔥 Flash Sale Shopee Hari Ini
Dapatkan voucher & gratis ongkir
Total Pageviews
-
Tentang Kami
Perssilam Silampari News Website Berita yang dimiliki Persatuan Sepakbola Silampari (Perssilam) Musi Rawas yang memberitakan Ekonomi/Bisnis, Olahraga, Politik, Gaya Hidup, Daerah, Religi, Internasional, Nasional, Silampari, Opini, Budaya Dan KulinerAlamat : Jl. Kartini No 317 Srikaton Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas Sumatera Selatan 31662 Whatsapp 085725046957✉Email perssilamfcmusirawas2022@gmail.com







.jpeg)
