Selamat Datang dan Bergabung Media Online Perssilam Musi Rawas "Perssilam Silampari News" Berita Terupdate teknologi app iconDownload App FIFA Menyatakan bahwa Piala Dunia 2026 Akan Menjadi Simbol Persatuan Dunia ~ Perssilam Silampari News
×
W3.CSS
Advertising
Dark Mode

Pages

Monday, May 04, 2026

FIFA Menyatakan bahwa Piala Dunia 2026 Akan Menjadi Simbol Persatuan Dunia


Indonesia, Perssilam - Presiden FIFA Gianni Infantino menyebut Piala Dunia 2026 sebagai simbol persatuan bagi seluruh masyarakat dunia lewat sepak bola. Ia sampaikan pernyataan itu di Kongres FIFA ke-76. Acara itu berlangsung di Vancouver, Kanada. Tanggalnya Kamis, 30 April 2026 waktu setempat. Itu sama dengan Jumat, 1 Mei 2026 di Indonesia. Infantino bilang sepak bola punya kekuatan besar. Kekuatan itu bisa bangun jembatan persatuan. Ini di tengah banyak perbedaan di dunia. FIFA rencanakan pesan harmoni lewat Piala Dunia 2026. Turnamen itu digelar di Amerika Utara. Tiga negara tuan rumah: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Piala Dunia FIFA 2026 bakal libatkan 48 negara peserta. Mereka datang dari berbagai kawasan dunia. Jadwalnya pertengahan tahun 2026. Ini lebih banyak dari edisi sebelumnya yang hanya 32 tim. Perubahan itu tambah keseruan dan wakili lebih banyak bangsa. Infantino soroti partisipasi Iran. 
Advertising

BACA JUGA: 
Toko Resmi Garuda Kini Tersedia di Living World Cibubur
Itu jadi contoh kuat persatuan lewat olahraga. Iran akan main di Amerika Serikat saat turnamen. Meski ada ketegangan politik antara kedua negara. "Tentu saja Iran akan berpartisipasi di Piala Dunia FIFA 2026 dan bermain di Amerika Serikat," kata Infantino. "Alasannya sederhana, karena kita harus bersatu dan mempertemukan semua orang." Ia lihat dunia penuh tantangan sekarang. Ada perpecahan di mana-mana. Sepak bola harus satukan masyarakat. Persatuan jadi tugas semua pihak di sepak bola internasional. Termasuk federasi, pemain, dan penggemar. Kongres FIFA dengar suara Federasi Sepak Bola Palestina. Juga Federasi Sepak Bola Israel. Infantino kirim penghormatan ke korban kekerasan di kawasan itu. Ia tegas: sepak bola bangun jembatan perdamaian. Antara masyarakat dunia.
Kedua federasi punya hak sama. Hak untuk kembangkan sepak bola internasional. Setiap negara berhak bangun olahraga mereka. Ajarkan rasa saling hormat. "Anda tidak boleh melupakan satu hal, kedua federasi memiliki hak yang sama," ujar Infantino. Pria asal Italia itu bicara tegas di pidato. Kongres ini bahas isu sensitif dengan hati-hati. Tujuannya jaga semangat olahraga. Hindari konflik politik campur aduk. FIFA ingin sepak bola tetap jadi ruang netral. Tempat semua orang kumpul tanpa benci.
Advertising

Ketua Komite Wasit FIFA, Pierluigi Collina, beri kabar baik. Persiapan wasit untuk Piala Dunia 2026 hampir rampung. FIFA siapkan 170 petugas pertandingan. Itu jumlah terbesar sepanjang sejarah Piala Dunia. Rinciannya: 52 wasit utama. Lalu 88 asisten wasit. Plus 30 wasit VAR, atau Video Assistant Referee. VAR bantu wasit cek ulang keputusan lewat video. Petugas ini dari 50 asosiasi anggota FIFA. "Mereka terdiri dari 52 wasit, 88 asisten wasit, dan 30 orang wasit VAR," kata Collina. "Jumlah terbesar untuk Piala Dunia dalam sejarah." Persiapan ini pastikan pertandingan adil. Turnamen sebesar ini butuh tim wasit terbaik. Mereka latih keras bertahun-tahun. FIFA pilih mereka berdasarkan performa di kompetisi global. Kongres FIFA ke-76 ini acara kedua di Kanada. 
Advertising

BACA JUGA: 
Elon Musk mengajukan gugatan terhadap OpenAI dan Sam Altman di Pengadilan California
Sebelumnya di Montreal tahun 1976. Kala itu sepak bola dunia masih berkembang. Sekarang, hadiri seluruh asosiasi anggota FIFA. Delegasi dari ratusan negara datang. Presiden Concacaf Victor Montagliani buka acara. Bersama Presiden Asosiasi Sepak Bola Kanada Peter Augruso. Keduanya beri sambutan hangat. Delegasi dengar pesan selamat datang. Baru lalu agenda utama jalan. Selain persatuan, kongres soroti gerakan anti-rasisme. Itu gerakan global di sepak bola. FIFA tegaskan komitmen kuat. Mereka mau basmi diskriminasi di semua kompetisi. Mulai dari liga lokal hingga Piala Dunia.
Rasisme sering ganggu pertandingan. Contohnya teriakan rasis ke pemain kulit hitam. FIFA punya aturan tegas. Hukuman berat untuk pelaku. Mereka kampanye lewat slogan "No to Racism". Tujuannya ciptakan lingkungan aman. Semua pemain merasa dihargai. Piala Dunia 2026 jadi panggung besar. Dengan 48 tim, lebih banyak cerita persatuan. Dari Afrika hingga Asia. 
Advertising

BACA JUGA: 
Trump menyebut militer Amerika Serikat mirip dengan bajak laut setelah melakukan penyitaan minyak Iran
Amerika Utara siap jadi tuan rumah sempurna. Stadion megah sudah tunggu. Penggemar dunia akan saksikan sejarah baru. Infantino tutup pidato dengan optimis. Sepak bola bukan sekadar permainan. Ia jadi alat ubah dunia. Satukan yang terpecah. Bangun harapan di tengah badai. Kongres ini bukti FIFA serius jalankan misi itu.
EditorRedaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:
You Might Like
×
Rekomendasi
×
Iklan
📧 Dapatkan Berita Terbaru Langsung ke Email!

b

×

Premier League

Close Ads
Close Ads

Most Post

Serie A

Archive

Total Pageviews