Musi Rawas, Perssilam News - Petugas keamanan KAI Services menangkap seorang terduga pelaku pencurian kabel persinyalan kereta api di wilayah Cikarang Barat. Terduga pelaku berinisial JS itu diamankan di jalur hilir KM 40+200, Desa Telagamurni. Penangkapan dilakukan setelah petugas menemukan gangguan pada sistem persinyalan di sekitar lokasi tersebut. Gangguan pertama terdeteksi oleh Pusat Pengendali KAI pada Minggu, 9 Agustus 2026. Sistem menunjukkan sinyal merah di jalur hilir KM 40+200. Kondisi ini segera ditindaklanjuti karena perubahan sinyal dapat memengaruhi pengaturan perjalanan kereta api. Tim pemeliharaan bersama dua petugas satuan keamanan kemudian bergerak menuju lokasi untuk memeriksa sumber gangguan. Petugas melakukan pemeriksaan lapangan pada pukul 02.38 WIB. Dari pengecekan tersebut, mereka menemukan kabel persinyalan dalam kondisi terpotong. Kabel itu berada di area jalur yang menjadi bagian dari sistem pengaturan perjalanan kereta api. Temuan tersebut menguatkan dugaan adanya pencurian atau upaya mengambil kabel dari lokasi.
Advertising
Setelah pemeriksaan awal, petugas mengamankan terduga pelaku berinisial JS. Proses penanganan dilakukan oleh petugas keamanan KAI Services di sekitar lokasi kejadian. Barang bukti yang ditemukan juga diamankan untuk mendukung proses pemeriksaan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku. Gangguan pada sistem persinyalan dapat memengaruhi pengaturan lalu lintas kereta api. Sinyal membantu memberi informasi mengenai kondisi jalur dan mengatur pergerakan kereta. Karena itu, kerusakan atau terputusnya kabel persinyalan harus segera ditangani agar perjalanan kereta tetap berlangsung dengan aman. Tim pemeliharaan langsung melakukan penanganan setelah kabel terpotong ditemukan. Jalur persinyalan kembali beroperasi normal sekitar 67 menit setelah gangguan pertama terdeteksi oleh petugas. Kecepatan penanganan tersebut membantu membatasi dampak gangguan terhadap operasional kereta api di wilayah tersebut.Vice President Corporate Secretary KAI Services Ixfan Hendriwintoko menyampaikan apresiasi kepada petugas yang menangani kejadian itu pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Advertising
Menurutnya, petugas keamanan memiliki peran penting dalam menjaga aset perusahaan dan mencegah gangguan terhadap operasional kereta api. "Kesigapan di lapangan adalah bagian dari komitmen kami untuk memberikan rasa aman dan memastikan operasional kereta api tetap berjalan dengan baik. Kami mengapresiasi dedikasi para petugas yang telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab," ujar Ixfan. KAI Services terus mendorong petugas keamanan untuk meningkatkan kewaspadaan saat menjalankan tugas. Pemeriksaan di area jalur, respons cepat terhadap laporan gangguan, serta pengamanan aset menjadi bagian dari tanggung jawab tersebut. Upaya itu diperlukan karena kabel persinyalan merupakan bagian penting dalam mendukung keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api. Manager Corporate Communication KAI Services Nyoman Suardhita menjelaskan barang bukti yang diamankan dari lokasi kejadian perkara. Petugas menyita kabel Track Circuit yang telah dipotong oleh pelaku. Track Circuit merupakan bagian dari sistem persinyalan yang membantu mendeteksi kondisi jalur melalui rangkaian kabel dan perangkat pendukungnya.
Advertising
"Kabel yang diamankan memiliki panjang sekitar 24 meter dengan diameter 185 milimeter," kata Nyoman Suardhita. Penanganan kejadian ini dilakukan melalui kerja sama antara Pusat Pengendali KAI, tim pemeliharaan, dan petugas keamanan KAI Services. Koordinasi tersebut memungkinkan gangguan segera diperiksa, lokasi diamankan, serta kabel yang terpotong diganti atau dipulihkan agar sistem kembali normal. KAI Services juga meminta seluruh petugas tetap waspada terhadap potensi pencurian dan kerusakan aset di sekitar jalur kereta api.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tags :
Reaksi :
Artikel Terkait






