Selamat Datang dan Bergabung Media Online Perssilam Musi Rawas "Perssilam Silampari News" Berita Terupdate teknologi app iconDownload App Elon Musk mengajukan gugatan terhadap OpenAI dan Sam Altman di Pengadilan California ~ Perssilam Silampari News
×
W3.CSS
Advertising
Dark Mode

Pages

Monday, May 04, 2026

Elon Musk mengajukan gugatan terhadap OpenAI dan Sam Altman di Pengadilan California


Indonesia, Perssilam - Persidangan hukum antara Elon Musk dan Sam Altman kini bergulir di pengadilan California, AS. Fokus utama adalah tuduhan OpenAI menyimpang dari misi nirlaba aslinya. Menurut laporan Tekno, sidang ini direncanakan tiga pekan penuh. Suasana memanas karena Musk menuntut OpenAI kembali jadi lembaga non-profit murni. OpenAI lahir tahun 2015 sebagai organisasi non-profit. Tujuannya sederhana: kembangkan AI aman untuk seluruh umat manusia. Elon Musk termasuk pendiri awal. Ia keluar pada 2018 karena beda visi.  Kini Musk, pendiri Tesla, menggugat OpenAI, CEO Sam Altman, serta Presiden Greg Brockman. Ia tuduh mereka khianati janji awal. Musk bilang OpenAI kini jadi mesin uang. 
Advertising

BACA JUGA: 
Trump menyebut militer Amerika Serikat mirip dengan bajak laut setelah melakukan penyitaan minyak Iran
Awalnya non-profit, sekarang perusahaan komersial. ChatGPT, produk unggulan mereka, laris manis dan hasilkan untung besar. Musk sebut ini pengkhianatan. Di pembukaan sidang, ia tegas bicara ke hakim. "Mereka mencuri organisasi amal," kata Musk, pemilik X. Ini bukan soal saingan bisnis biasa. Musk tekankan tuntutannya soal masa depan AI untuk manusia. AI salah langkah bisa bahaya besar. "Ini bisa membunuh kita semua," ujar Musk lagi. Ia khawatir profit dorong OpenAI abaikan keselamatan.
Lewat gugatan, Musk minta pengadilan batalkan perubahan struktur OpenAI. Ia juga desak Altman dan Brockman diganti dari pimpinan. Plus, tuntut ganti rugi 134 miliar dolar AS. Itu setara Rp 2.266,7 triliun. Waktu tepat ini, OpenAI siapkan IPO. Valuasi mereka capai 1 triliun dolar AS. Musk khawatir IPO bikin misi asli hilang total.
Advertising

Tim hukum OpenAI tolak semua tuduhan. Mereka balik serang Musk. Katanya gugatan ini lahir dari kekecewaan. Musk kesal karena tak lagi pegang kendali OpenAI. Kini ia saingan lewat xAI, perusahaan AI miliknya. "Kasus ini bukan soal janji rusak. Musk cuma kecewa tak dapat apa yang diinginkan di OpenAI," kata pengacara Sam Altman.
Advertising

BACA JUGA: 
Kementerian PPPA Menjamin Perlindungan bagi Korban Kasus "Daycare" di Yogyakarta
Sidang ini tarik perhatian dunia tech. Non-profit artinya tak cari untung pribadi, dana dipakai untuk misi sosial. OpenAI pindah model untuk cari dana besar guna saingi raksasa seperti Google. Musk lihat itu langkah salah. Altman bilang perubahan perlu agar AI maju cepat. 
Pengadilan California jadi penentu. Hasilnya bisa ubah arah industri AI selamanya. Investor pantau ketat, apalagi IPO OpenAI di depan mata.
Advertising

BACA JUGA: 
Bahlil memastikan bahwa impor minyak mentah dari Rusia akan segera tiba di Indonesia
Anak-anak korban mulai dapat trauma healing. Psikolog dampingi mereka langkah demi langkah. Hukum kejar pelaku tanpa ampun. Masyarakat Yogyakarta awasi proses ini. Kejadian serupa tak boleh ulang.
EditorRedaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:
You Might Like
×
Rekomendasi
×
Iklan
📧 Dapatkan Berita Terbaru Langsung ke Email!

b

×

Premier League

Close Ads
Close Ads

Most Post

Serie A

Archive

Total Pageviews