![]() |
| Indonesia-Brasil Memperkuat Kerja Sama Ekonomi Sebesar Rp 83 Triliun |
Baca Juga:
Baca Juga:
![]() |
| Indonesia-Brasil Memperkuat Kerja Sama Ekonomi Sebesar Rp 83 Triliun |
Baca Juga:
Baca Juga:

![]() |
| I Putu Panji menyatakan bahwa Timnas U-17 berada dalam kondisi terbaik menjelang Piala Dunia. |
Tim Garuda Muda, julukan untuk skuad muda Indonesia, sedang menjalani pemusatan latihan di Stadion Madya, Jakarta. Latihan ini bagian dari persiapan utama. Setelah itu, mereka akan berangkat ke Dubai. Di sana, tim akan ikut serangkaian uji coba pada 17 Oktober 2025. Uji coba ini penting untuk menguji kekuatan tim melawan lawan asing.
Latihan hari ini menekankan aspek taktik. Panji berbicara setelah sesi di Stadion Madya pada Rabu, 15 Oktober 2025. "Kami fokus pada taktik untuk siap di Piala Dunia," katanya. Tujuannya agar tim tampil maksimal di tiga laga fase grup. Mereka ingin capai target lolos dari grup itu.
Baca Juga:
Gedung Putih Mempersiapkan Pemutusan Hubungan Kerja Secara Besar-besaran Jika Penutupan Berlanjut
Indonesia tergabung di grup sulit. Lawan mereka termasuk Brasil, Zambia, dan Honduras. Brasil dikenal sebagai juara dunia U-17 dua kali, dengan skuad berbakat. Zambia dan Honduras juga kuat di level junior. Meski begitu, Panji tetap yakin. Timnya optimistis menghadapi tantangan ini.
"Grup kami berat karena ada Brasil," ujar Panji. Tapi dia menambahkan, "Kami percaya bisa berjuang keras. Kami akan ikuti semua arahan pelatih." Sikap ini tunjukkan semangat juang tim. Pelatih Shin Tae-yong sering tekankan disiplin taktik. Itu jadi kunci sukses di turnamen besar seperti ini.
Soal target, Panji bilang misi utama sederhana. Pemain muda dari Bali United ini jelaskan dengan jelas. "Kami ingin lolos dari fase grup," tegasnya. Setelah itu, tim akan lihat peluang lebih jauh. Turnamen U-17 biasanya punya 24 tim. Delapan tim lolos ke babak 16 besar. Indonesia, sebagai wakil Asia Tenggara, jarang tembus fase awal. Prestasi ini bisa jadi sejarah baru.
Baca Juga:
Panji tutup pernyataan dengan keyakinan penuh. Dia pastikan kondisi fisik dan mental pemain sempurna. "Tim kami siap 100 persen untuk Piala Dunia di Qatar," katanya. Kesiapan ini hasil latihan keras selama berminggu-minggu. Pemain sudah adaptasi dengan pola permainan modern. Mereka siap hadapi tekanan kompetisi internasional. Suporter Garuda Muda pun bisa berharap banyak dari skuad ini.
Baca Juga:
Coaching Clinic PSSI Mandiri di Official Garuda Store berlangsung seru
Suka Artikel ini?
![]() |
| Sidang PBB, Presiden Prabowo Memberikan Pidato Sebagai Urutan Ketiga |
Acara ini bagian dari Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa. Setiap tahun, lebih dari 190 negara ikut serta. Mereka tangani masalah seperti perubahan iklim dan kemiskinan. Pidato presiden biasanya soroti kebijakan negara masing-masing.
Prabowo tiba di markas PBB pagi itu. Ia bertemu dulu dengan Sekjen Antonio Guterres. Pertemuan singkat ini bahas kerja sama bilateral. Lalu, giliran pidato dimulai.
Baca Juga:
Rencana Pembentukan 5 Kabupaten dan Kota Baru Menuju Era yang Baru
Urutan ketiga berarti Prabowo bicara setelah presiden Brasil dan Uni Eropa. Ia naik ke panggung dengan tenang. Di depan ribuan delegasi, suaranya tegas. Pidato itu tekankan peran Indonesia di Asia Tenggara.
Ia sebut soal stabilitas kawasan Laut China Selatan. Contohnya, konflik kapal nelayan sering terjadi di sana. Prabowo ingatkan pentingnya dialog damai antarnegara. Ia juga soroti isu pangan global. Indonesia, sebagai pengekspor beras besar, tawarkan bantuan untuk negara miskin.
Data PBB tunjukkan, 828 juta orang kelaparan pada 2023. Pidato Prabowo hubungkan hal itu dengan pertanian berkelanjutan. Ia janjikan program bantuan Indonesia ke Afrika. Langkah ini perkuat posisi Indonesia di mata dunia.
Baca Juga:
TNI AL berhasil menggagalkan upaya penyelundupan kayu ilegal di Surabaya
Para pengamat nilai pidato itu kuat. Seorang ahli hubungan internasional bilang, "Prabowo tunjukkan Indonesia siap pimpin isu regional." Pidato berakhir dengan tepuk tangan meriah. Ia turun panggung dan langsung wawancara media.
Mengapa urutan ketiga penting? Itu beri Prabowo waktu pikir setelah pidato pembuka. Delegasi lain catat poin-poinnya dengan teliti. Acara lanjut ke sesi diskusi. Indonesia bangga atas penampilan presidennya di panggung dunia.
Baca Juga:
TAG :
Suka Artikel ini?
Dapatkan voucher & gratis ongkir