Selamat Datang dan Bergabung Bersama Perssilam Silampari News teknologi app iconDownload App Perssilam Silampari News: Search results for Listrik
×
    Advertising
    ☰ Menu
W3.CSS
Dark Mode

Pages

Memuat berita...
Showing posts sorted by relevance for query Listrik. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query Listrik. Sort by date Show all posts

Wednesday, 26 August 2026

Motor listrik nasional kini mulai berfokus pada ALVA dan Gesits, berikut adalah daftar harganya


Musi Rawas, Perssilam News - Pemerintah mulai mengarahkan kebijakan insentif motor listrik nasional kepada produk yang dibuat oleh perusahaan di dalam negeri. Arah kebijakan ini menunjukkan bahwa asal produksi menjadi salah satu pertimbangan penting dalam pemberian dukungan pemerintah. Dengan begitu, insentif tidak hanya berkaitan dengan harga kendaraan, tetapi juga dengan peran produsen dalam membangun industri motor listrik di Indonesia. Sejumlah merek motor listrik lokal disebut berpeluang masuk dalam skema tersebut. Namun, pemerintah belum menyampaikan rincian lengkap mengenai bentuk insentif, besaran bantuan, waktu pelaksanaan, serta syarat yang harus dipenuhi setiap produsen. Keputusan akhir tetap akan bergantung pada aturan teknis yang diterbitkan setelah kebijakan tersebut ditetapkan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, keputusan mengenai pemberian insentif pada prinsipnya telah mendapat persetujuan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah juga mulai mengarahkan kebijakan itu kepada motor listrik yang diproduksi oleh perusahaan di Indonesia. "Untuk produknya, salah satunya Alva, salah duanya Gesits," kata Airlangga saat ditemui setelah Konferensi Pers Nota Keuangan dan RAPBN Tahun Anggaran 2027 di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta. Pernyataan tersebut dikutip dari Antara pada Rabu (18/8/2026). Penyebutan ALVA dan Gesits membuat kedua merek tersebut kembali menjadi perhatian. Keduanya merupakan nama yang sudah dikenal di pasar motor listrik Indonesia dan telah menawarkan produk untuk kebutuhan masyarakat. ALVA memiliki beberapa model dengan desain modern dan pilihan harga yang beragam. Gesits lebih dahulu dikenal sebagai produsen motor listrik lokal dengan model skuter untuk penggunaan harian. Dukungan melalui insentif dapat membantu meningkatkan minat konsumen terhadap motor listrik buatan dalam negeri. 
Advertising

BACA JUGA:
Jose Mourinho sekali lagi memanggil Alexis Ciria dan Mario Rivas
Harga menjadi salah satu pertimbangan utama saat masyarakat memilih kendaraan baru. Motor listrik memiliki biaya penggunaan yang berbeda dari motor berbahan bakar minyak, tetapi harga pembelian awal masih menjadi faktor penting bagi calon pembeli. Kebijakan tersebut juga dapat memberi ruang lebih besar bagi produsen lokal untuk bersaing. Persaingan itu tidak hanya terjadi pada harga, tetapi juga pada desain, jarak tempuh, layanan purnajual, ketersediaan suku cadang, serta kemudahan pengisian daya. Karena itu, masuknya produk lokal ke dalam skema insentif dapat memengaruhi pilihan konsumen di berbagai kota.
ALVA dan Gesits dalam Peluncuran Program Molinas
ALVA dan Gesits juga terlihat dalam peluncuran program Motor Listrik Nasional atau Molinas yang digelar beberapa hari sebelum pernyataan Airlangga. Program tersebut memperkenalkan sejumlah produk dan menjadi bagian dari upaya pengembangan motor listrik nasional. Kehadiran kedua merek itu dalam kegiatan Molinas memperkuat perhatian terhadap posisi produsen lokal dalam rencana pemerintah. Meski demikian, kehadiran dalam peluncuran program belum otomatis berarti seluruh produk dari kedua merek tersebut telah masuk dalam daftar penerima insentif. Pemerintah masih perlu menetapkan aturan, kriteria, dan mekanisme penyalurannya. Salah satu produk yang diperkenalkan dalam peluncuran Molinas adalah Cakra NX1. Motor listrik tersebut menjadi bagian dari proyek Motor Listrik Nasional. Produk ini kemudian dibandingkan dengan ALVA N3 Next Gen karena bentuk desainnya terlihat memiliki kemiripan. Cakra NX1 Disebut Mirip ALVA N3 Next Gen
Advertising

BACA JUGA: 
Harga Bitcoin telah mencapai Rp1,4 miliar, didorong oleh arus masuk dari ETF di Amerika Serikat
Cakra NX1 menarik perhatian karena tampilan bodinya dinilai mirip dengan ALVA N3 Next Gen yang lebih dahulu dipasarkan di Indonesia. Kemiripan itu terlihat pada gaya desain skuter, bentuk bagian depan, serta kesan modern yang ditampilkan. Perbandingan tersebut membuat ALVA N3 Next Gen kembali dibahas bersama sejumlah motor listrik lokal lain, termasuk produk dari Gesits. Perbandingan desain tidak secara langsung menunjukkan bahwa kedua motor memiliki spesifikasi atau fitur yang sama. Konsumen tetap perlu melihat data teknis setiap produk, seperti kapasitas baterai, jarak tempuh, waktu pengisian, tenaga motor, serta fitur keselamatan. Harga dan layanan setelah pembelian juga menjadi bagian penting sebelum menentukan pilihan. ALVA saat ini memiliki beberapa model motor listrik yang dipasarkan untuk konsumen Indonesia. Pilihannya mencakup motor dengan gaya sporty dan skuter yang ditujukan untuk pemakaian sehari-hari. Perbedaan model membuat konsumen dapat menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan dan anggaran masing-masing.
Daftar Harga Motor Listrik ALVA
Berdasarkan daftar harga yang tersedia, ALVA menawarkan lima model motor listrik di Indonesia. Berikut harga masing-masing model:
  • ALVA Cervo: Rp35,75 juta
  • ALVA Cervo X: Rp32,9 juta
  • ALVA Cervo Q: Rp48 juta
  • ALVA N3 Next Gen: Rp31,5 juta
  • ALVA One XP: Rp38,5 juta
Harga tersebut menunjukkan bahwa ALVA memiliki pilihan produk di beberapa tingkat harga. ALVA Cervo Q menjadi model dengan harga paling tinggi dalam daftar itu, yaitu Rp48 juta. Sementara itu, ALVA N3 Next Gen ditawarkan dengan harga Rp31,5 juta dan menjadi salah satu pilihan yang lebih terjangkau di antara produk ALVA. ALVA N3 Next Gen juga memiliki skema berlangganan atau sewa baterai. Melalui skema subscription atau rental tersebut, konsumen dapat membeli kendaraan dengan harga awal yang lebih rendah. Harga awalnya disebut mulai dari Rp16,5 juta. Skema ini memisahkan harga kendaraan dari biaya penggunaan baterai. Dalam pembelian biasa, baterai menjadi bagian dari harga kendaraan. Pada skema sewa, konsumen membayar kendaraan dengan harga awal lebih rendah, lalu mengikuti biaya langganan atau sewa sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu, calon pembeli perlu melihat total biaya dalam jangka waktu pemakaian, bukan hanya harga awal.
Perbedaan cara pembayaran ini dapat memengaruhi keputusan konsumen. Harga awal yang lebih rendah mungkin menarik bagi pembeli yang ingin menekan biaya saat pembelian. Namun, biaya langganan juga perlu diperhitungkan agar konsumen dapat membandingkan pilihan secara utuh.
Gesits Hadir dengan Beberapa Pilihan Model
Selain ALVA, Gesits menjadi salah satu merek motor listrik lokal yang sudah cukup lama hadir di pasar Indonesia. Gesits menawarkan sejumlah model yang menyasar kebutuhan mobilitas harian. Produk-produknya mengusung konsep skuter, sehingga bentuk dan penggunaannya lebih dekat dengan kendaraan yang biasa dipakai masyarakat di wilayah perkotaan.
Skuter listrik umumnya dipilih untuk perjalanan rutin, seperti pergi bekerja, berbelanja, atau menuju tempat pendidikan. Kebutuhan setiap pengguna tentu berbeda. Jarak perjalanan, kondisi jalan, tempat parkir, serta akses pengisian daya dapat memengaruhi pilihan model.
Berikut daftar harga motor listrik Gesits:
  • Gesits G1: Rp28,27 juta
  • Gesits GV1 Standard Range: Rp23,956 juta
  • Gesits GV1 Long Range: Rp29,9 juta
  • Gesits Raya: Rp26,5 juta
Advertising

BACA JUGA: 
Dua gol cepat dari Alphadjo Cisse dan Rabiot membawa Milan meraih kemenangan atas Torino
Berdasarkan daftar tersebut, harga motor listrik Gesits berada pada rentang sekitar Rp24 juta hingga Rp30 jutaan. Gesits GV1 Standard Range menjadi model dengan harga paling rendah, yaitu Rp23,956 juta. Sementara itu, Gesits GV1 Long Range ditawarkan dengan harga Rp29,9 juta. Perbedaan antara varian Standard Range dan Long Range menunjukkan bahwa jarak tempuh menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan konsumen. Pengguna dengan rute harian yang lebih panjang mungkin memerlukan model dengan kemampuan jelajah lebih jauh. Sebaliknya, pengguna dengan jarak perjalanan pendek dapat mempertimbangkan model dengan harga pembelian lebih rendah.
Harga Motor Listrik Lokal dan Peluang Insentif
Dengan adanya sinyal persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto, produk motor listrik yang diproduksi di dalam negeri berpotensi mendapat perhatian lebih besar dalam program pemerintah. Airlangga secara langsung menyebut ALVA dan Gesits sebagai contoh produk yang dapat diarahkan ke kebijakan tersebut. Meski begitu, penyebutan kedua merek itu belum menjelaskan apakah semua model akan menerima insentif. Pemerintah masih perlu menjelaskan syarat yang berlaku, termasuk batas harga, tingkat produksi lokal, bentuk bantuan, serta tata cara pengajuan. Informasi tersebut akan menentukan dampak kebijakan terhadap harga yang dibayar konsumen. Jika diterapkan pada produk tertentu, insentif dapat membuat harga pembelian motor listrik menjadi lebih ringan. Dampaknya akan lebih terasa pada model yang berada di kisaran harga Rp20 juta hingga Rp30 jutaan, karena kelompok harga tersebut lebih dekat dengan kemampuan sebagian konsumen yang mencari kendaraan untuk kebutuhan harian. Namun, besaran pengurangan harga tetap bergantung pada aturan resmi pemerintah. ALVA dan Gesits memiliki posisi yang penting dalam pembahasan ini karena keduanya telah memasarkan motor listrik di Indonesia. Produk mereka juga sudah muncul dalam kegiatan yang berkaitan dengan program Molinas. Hal itu membuat kedua merek tersebut menjadi contoh dari produsen yang dapat mendukung pengembangan industri motor listrik nasional. Perhatian terhadap ALVA N3 Next Gen turut meningkat setelah desain Cakra NX1 disebut memiliki kemiripan. Dengan harga Rp31,5 juta, model tersebut berada di salah satu titik harga yang banyak dibandingkan oleh konsumen. Melalui skema sewa baterai, harga awalnya dapat dimulai dari Rp16,5 juta, meski biaya langganan tetap perlu dihitung dalam rencana pembelian. Di sisi lain, Gesits menawarkan pilihan harga mulai dari sekitar Rp24 juta. Pilihan tersebut dapat menjadi pertimbangan bagi masyarakat yang mencari motor listrik lokal dengan harga awal lebih rendah. Setiap model tetap memiliki ketentuan dan spesifikasi masing-masing yang perlu diperiksa sebelum pembelian. Kebijakan insentif motor listrik masih menunggu rincian pelaksanaan dari pemerintah. Untuk saat ini, ALVA dan Gesits menjadi dua merek lokal yang telah disebut secara langsung oleh Airlangga. Keduanya berpeluang mendapat perhatian dalam pengembangan program motor listrik nasional, terutama karena telah memiliki produk yang diproduksi dan dipasarkan untuk konsumen di Indonesia.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tags :
Artikel Terkait
Share:

Saturday, 10 January 2026

Penerangan Daerah : Mempercepat Proses Pengalihan Pelanggan MEP, Wakil Bupati Muba Bertemu dengan PLN


Indonesia, Wakil Bupati Musi Banyuasin, Abdur Rohman Husen, berkunjung ke PT PLN Persero Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu. Unit ini dikenal sebagai UID S2JB. Kunjungan itu dorong langkah cepat pindah pelanggan PT MEP ke PLN. Ia juga usahakan perluas Program Listrik Desa di Musi Banyuasin.

Silaturahmi dan evaluasi itu ada di kantor PT PLN UID S2JB Palembang. Acara berlangsung Jumat, 9 Januari 2026. Pertemuan ini bantu Pemkab Muba tingkatkan layanan listrik untuk warga.

Wabup Muba ikut didampingi pejabat daerah. Ada Asisten I Setda Muba. Kabag Perekonomian hadir. Kabag Sumber Daya Alam juga datang. Jajaran direksi PT Petro Muba ikut. Begitu pula pimpinan PT MEP.

Rohman beri apresiasi pada sambutan manajemen PLN UID S2JB. Ia bilang pertemuan ini kuatkan hubungan baik. Selain itu, evaluasi kerja sama listrik yang penting.

Pembahasan utama soal cepat pindah pelanggan PT MEP ke PLN. Migrasi ini tingkatkan kualitas listrik di Muba. Layanan jadi lebih handal untuk warga sehari-hari.

Advertising

Wabup juga ucap terima kasih atas Program Listrik Desa. Sampai awal 2026, program capai enam desa. Satu dusun di Musi Banyuasin juga dapat listrik. Ini bantu warga hidup lebih nyaman.

Rohman sebut listrik sebagai kebutuhan pokok. Ia dukung ekonomi dan sosial masyarakat. Pemkab Muba ingin perluas program ke desa tanpa listrik. Area pelosok butuh aliran daya stabil.

"Pertemuan ini jadi tempat evaluasi bareng. Termasuk cepat pindah pelanggan PT MEP ke PLN. Juga perluas Program Listrik Desa," kata Wakil Bupati Musi Banyuasin, Abdur Rohman Husen.

General Manager PT PLN UID S2JB Palembang, Adhi Herlambang, sambut kunjungan itu. PLN janji dukung pemerataan listrik di Musi Banyuasin. Akses daya harus merata untuk semua warga.

PLN kejar cepat migrasi pelanggan dari PT MEP. Tujuannya layani masyarakat lebih baik. Mutu listrik naik. Gangguan berkurang.

Direktur PT MEP cerita proses pindah pelanggan lancar. Dari 56.000 pelanggan, lebih 30 persen sudah ke PLN. Ini tunjuk kemajuan nyata.

Migrasi lanjut bertahap. Harap semua pelanggan PT MEP segera layan PLN penuh. Warga tak tunggu lama lagi.

Pemkab Muba lihat kerjasama dengan PLN sebagai kunci. Ini ratakan pembangunan. Listrik andal percepat tumbuh desa.

Program Listrik Desa bantu desa terpencil. Warga bisa nyalakan lampu malam hari. Anak belajar lebih lama. Usaha kecil mulai berkembang.

Kunjungan ini bukti komitmen pemerintah daerah. Layanan dasar seperti listrik harus kuat. Kolaborasi dengan PLN tingkatkan kesejahteraan.

Di Musi Banyuasin, listrik dorong sektor pertanian. Petani pakai pompa air listrik. Panen lebih banyak. Ekonomi desa naik.

PLN UID S2JB tangani wilayah luas. Sumsel, Jambi, Bengkulu. Kunjungan Wabup tunjuk sinergi lokal-nasional.

Advertising

BACA JUGA:Ekonomi Global : Pertemuan antara Menko Airlangga dan Wakil Menteri Luar Negeri Italia memperkuat kemitraan strategis dalam bidang perdagangan dan investasi

Proses migrasi PT MEP ke PLN hindari pemadaman. Pelanggan rasakan transisi halus. Tagihan tetap aman.

Rohman harap percepatan ini selesai cepat. Warga Muba layak dapat listrik terbaik. Program desa perlu tambah desa baru.

Adhi Herlambang tekankan komitmen PLN. Dukung pemerintah daerah sepenuhnya. Pemerataan listrik prioritas utama.

Direktur PT MEP puas dengan kemajuan. 30 persen dari 56.000 pelanggan sudah pindah. Sisanya ikut segera.

Sinergi ini contoh baik. Pemerintah, BUMD, dan PLN kerja sama. Hasilnya warga senang. Desa maju pesat.

Kunjungan tutup dengan semangat baru. Semua pihak sepakat lanjut kerjasama. Listrik jadi pondasi kesejahteraan Musi Banyuasin. (Red)

Dengarkan

Berita dan Artikel lainnya di :

Advertising

Share:

Monday, 27 April 2026

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan pembangunan 192 ribu Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga tahun 2034


Indonesia, Perssilam - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) rencanakan bangun ratusan ribu Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum, atau SPKLU. Target ini untuk delapan tahun ke depan. Tujuannya dukung ekosistem kendaraan ramah lingkungan di Indonesia. SPKLU ini jadi titik isi daya untuk mobil listrik di tempat umum. Langkah ini pastikan pemilik mobil listrik bisa jalan jauh tanpa khawatir kehabisan baterai.
Data hingga Februari 2026 tunjukkan jumlah SPKLU baru 4.000 unit. Sumbernya Detik Oto. Mayoritas titik itu ada di Pulau Jawa. Jumlah ini kecil dibanding populasi mobil listrik. Sudah ada 119.000 unit mobil listrik. Plus 530 unit kendaraan komersial listrik. Jadi infrastruktur masih kurang. Trois Dilisusendi, Kepala BBSP KEBTKE Kementerian ESDM, beri keterangan. Ia ketemu wartawan di Senayan, Jakarta Pusat. 
Ia akui sebaran SPKLU belum merata di seluruh daerah. "Ini status hingga Februari 2026," katanya. "Jadi secara total memang belum masif. Kita terus dorong." Ia beri contoh perjalanan Jakarta ke Bali. "Saya kira saat kita bicara perjalanan Jakarta ke Bali, sudah aman bawa mobil listrik. Karena sudah tersedia SPKLU-nya." Trois tekankan prioritas bangun ekosistem kendaraan listrik. Mulai dari infrastruktur. Ini beri rasa aman ke masyarakat. Kebijakan ini ada di Kepmen ESDM No. 24.K/TL.01/MEM.L/2025. Aturan itu bahas rencana kembangkan fasilitas isi daya baterai.
Advertising

Pemerintah tetapkan target tambah SPKLU secara bertahap. Ikuti regulasi itu. Pada 2034, SPKLU diharap merata di Indonesia. Saat itu jumlah kendaraan listrik diprediksi capai jutaan unit. Ledakan ini butuh jaringan pengisian kuat.
Sekarang, di April 2026, upaya ini terus jalan. Pemerintah dorong swasta ikut bangun SPKLU. Contohnya di rest area tol atau pusat kota besar. Ini jawab kekhawatiran pemilik mobil listrik soal jarak jauh. Seperti rute lintas pulau yang panjang. Dengan SPKLU lebih banyak, orang bisa isi daya cepat. Baterai mobil listrik biasa butuh 30 menit hingga dua jam, tergantung jenisnya.
Trois bilang dorongan ini penting. Infrastruktur jadi kunci adopsi mobil listrik. Tanpa itu, orang ragu beli. Data 119.000 unit tunjuk minat tinggi. Tapi SPKLU 4.000 belum cukup. Pemerintah hitung kebutuhan berdasarkan jumlah kendaraan. Target ratusan ribu SPKLU cocok untuk jutaan mobil nanti.
Rencana Pengembangan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Nasional
TahunTarget Jumlah SPKLU
20269.633 Unit
203062.918 Unit
2034192.251 Unit
Advertising

BACA JUGA: 
Internasional : UNIFIL memberikan penghormatan terakhir kepada prajurit TNI yang telah gugur
Kepmen ESDM 2025 jadi panduan jelas. Ia atur tahapan pembangunan. Mulai dari kota besar ke daerah terpencil. Ini bantu capai target nasional kendaraan ramah lingkungan. 
Indonesia ingin kurangi polusi udara. Mobil listrik nol emisi jadi solusi utama. Dengan SPKLU masif, perjalanan seperti Jakarta-Bali atau Sumatra jadi nyaman. Pemilik tak perlu cari colokan listrik darurat lagi.
EditorRedaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:

Thursday, 23 April 2026

Harga Token Listrik PLN pada tanggal 23-26 April 2026 tetap menunjukkan kestabilan


Indonesia, Perssilam - PT PLN (Persero) resmi terapkan harga token listrik prabayar untuk tanggal 23 hingga 26 April 2026. Aturan ini berlaku bagi semua pelanggan. Info pasti seperti ini sangat dibutuhkan. Masyarakat bisa atur jadwal isi token sebelum pulsa listrik nol.
Token listrik tak sama seperti pulsa ponsel. Saat beli token, uang rupiah langsung jadi satuan energi kWh. Pelanggan terima jumlah kWh berbeda. Padahal nominal bayar sama. 
Ini dilaporkan Money. Beberapa hal teknis pengaruhi itu. Misalnya golongan tarif dasar listrik. Itu tergantung daya terpasang di rumah. Ada juga Pajak Penerangan Jalan atau PPJ. Pajak ini beda di tiap daerah. PPJ dipakai daerah untuk biaya lampu jalan umum.
Pemerintah pilih tak ubah harga tarif listrik sepanjang April 2026. Tarif masih ikut aturan triwulan kedua tahun 2026. Kelompok pelanggan nonsubsidi pun begitu. 
Advertising

Nonsubsidi berarti rumah tangga atau usaha tak dapat subsidi pemerintah. Mereka bayar tarif penuh. Aturan bilang tarif nonsubsidi harus dicek ulang tiap tiga bulan. Pemerintah lihat data ekonomi dunia. naikkan harga barang sehari-hari. Nilai tukar rupiah ke dolar AS ikut perhitungan. Kalau rupiah melemah, biaya bahan bakar listrik naik. Harga Batubara Acuan atau HBA jadi patokan utama. Batubara banyak dipakai pembangkit listrik. 
Advertising

BACA JUGA: 
Budes Liga : Pemain Utama Menjelang Pertandingan Bayer Leverkusen Melawan Bayern Munich di DFB Pokal
Indonesian Crude Price atau ICP pantau harga minyak mentah Indonesia.Faktor-faktor itu sering berubah. Tapi untuk triwulan II 2026, tarif nonsubsidi tetap sama. Hasilnya, harga token listrik periode 23-26 April tak naik dari sebelumnya. Pelanggan tak perlu khawatir tambah biaya mendadak.
Data resmi dari situs web PLN tunjukkan detail tarif dasar listrik atau TDL per kWh. Ini untuk pelanggan rumah tangga nonsubsidi. Berlaku tanggal 23-26 April 2026:
Daftar Tarif Dasar Listrik (TDL) per kWh April 2026
Golongan DayaKategori TarifHarga per kWh
900 VAR-1/TRRp 1.352
1.300 VAR-1/TRRp 1.444,70
2.200 VAR-1/TRRp 1.444,70
3.500–5.500 VAR-2/TRRp 1.699,53
6.600 VA ke atasR-3/TRRp 1.699,53
Pelanggan listrik prabayar beli token untuk isi ulang meteran. Token ini ubah uang jadi kWh listrik. Tapi ada potongan PPJ dulu. PPJ itu pajak penerangan jalan. Bayar biar lampu jalan tetap nyala. Ambil contoh beli token Rp 50.000. Potong PPJ Rp 1.500. Sisa uang Rp 48.500. Tarif saat ini Rp 1.444,70 per kWh. Hitung saja. Rp 48.500 bagi 1.444,70. 
Advertising

BACA JUGA: 
Internasional : Menurut data IOM ada Sekitar 8.000 Migran Telah Meninggal atau Hilang pada tahun 2025
Hasilnya sekitar 33,57 kWh. Cukup buat nyalain rumah dua hari penuh. Tergantung pemakaian. Sekarang bandingkan beli token lebih besar. Katakan Rp 100.000. Potong PPJ Rp 3.000. Sisa Rp 97.000 masuk hitungan. Pakai tarif sama Rp 1.444,70 per kWh. Rp 97.000 bagi tarif itu. Dapat 67,14 kWh. Hampir dua kali lipat dari yang kecil. 
Meteran langsung tambah energi ini. Kenapa PPJ beda jumlah? Itu 3 persen dari nilai token. Jadi beli besar, potongannya ikut naik. Tapi sisa uangnya lebih efisien. Pelanggan hemat kalau isi sering. Hitung sendiri sebelum beli. Cek saldo meteran. Pastikan token cocok kebutuhan harian. Begini caranya paham berapa listrik yang didapat setelah potong pajak.
EditorRedaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:

Wednesday, 18 March 2026

Nasional : Mendukung perjalanan mudik dengan kendaraan listrik, Kementerian Pekerjaan Umum menyiapkan ratusan Stasiun Pengisian Kendaraan


Indonesia, Perssilam - Kementerian Pekerjaan Umum menyediakan 189 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum, atau SPKLU. Fasilitas ini siap dukung perjalanan mudik Lebaran bagi pemilik mobil listrik. SPKLU tersebar di berbagai rest area jalan tol. Tempat ini jadi titik pengisian daya cepat untuk kendaraan listrik. Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan hal itu. Ia bilang SPKLU disiapkan agar pengguna mobil listrik nyaman saat jarak jauh. Langkah ini juga pacu transportasi ramah lingkungan di Indonesia. Mobil listrik kurangi emisi gas buang. Itu bantu kurangi polusi udara di kota besar.
Advertising

BACA JUGA:
Kesehatan : Kementerian Kesehatan Mempercepat Penghapusan Kusta melalui Deteksi Dini
Menurut Dody, sukses mudik Lebaran tak cuma soal jalan mulus. Fasilitas pendukung sepanjang rute sangat perlu. Pemudik butuh istirahat aman dan lengkap. Rest area jadi penentu kenyamanan perjalanan.
"Kami pastikan infrastruktur jalan nasional, termasuk tol, laik pakai. Tapi sarana pendukung seperti rest area juga penting. Pemudik bisa istirahat di sana," kata Dody saat keterangan pers di Jakarta, Rabu 18 Maret 2026. SPKLU ada di tol utama Pulau Jawa dan Sumatra. Pengemudi mobil listrik kini bepergian lebih aman. Waktu tempuh juga lebih efisien berkat pengisian cepat.
Di Pulau Jawa, ada 152 unit SPKLU di 73 rest area. Lokasi mulai  Tol Tangerang-Merak dekat pelabuhan feri. Sampai Tol Pandaan-Malang di Jawa Timur. Rute ini favorit pemudik dari Jakarta ke Jawa Tengah atau Timur. Contohnya, rest area Cikopo punya SPKLU lengkap. Sementara di Sumatra, 37 unit SPKLU siap di 27 rest area. Mulai Tol Bakauheni di ujung selatan. Hingga Tol Pekanbaru-Dumai di Riau. Jalur ini ramai saat mudik ke Medan atau Padang. Pengisian daya bantu hindari kehabisan baterai di tengah hutan.
Advertising

BACA JUGA:
Nasional : Kapolri memberikan instruksi kepada jajarannya untuk mengantisipasi potensi bencana selama periode
Rest area tak cuma SPKLU. Ada SPBU untuk bensin diesel. Tempat parkir luas untuk istirahat. Toilet bersih dan nyaman. Masjid kecil untuk sholat. Pusat kuliner jual makanan ringan atau nasi. Semua fasilitas buat pemudik segar kembali. Kementerian PU tambah 15 rest area fungsional. Ini buka saat situasi darurat. Seperti saat kemacetan parah di libur Lebaran. Area ekstra bantu alirkan lalu lintas lebih baik. Dengan optimalisasi ini, mudik Lebaran jadi lancar. Pemudik tak khawatir lagi. Pemerintah dorong mobil listrik pakai luas. Harga baterai turun belakangan ini. Jaringan SPKLU makin banyak.
Pengguna mobil listrik punya opsi lebih banyak. Mereka isi daya tanpa ragu. Infrastruktur kuat tingkatkan keyakinan masyarakat. Banyak yang tadinya ragu kini coba mobil listrik. Langkah pemerintah ini cepatkan perubahan besar. Transportasi Indonesia jadi lebih hijau. Energi bersih ganti bensin perlahan. Sektor transportasi kurangi ketergantungan impor minyak. Pemudik Lebaran 2026 rasakan manfaatnya duluan.EditorRedaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tag :
  • Menteri PU Dody Hanggodo
  • SPKLU
  • mudik
  • kendaraan listrik
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:

Wednesday, 7 January 2026

Mobil Listrik : Penjualan mobil listrik di seluruh dunia menunjukkan bahwa BYD telah mengungguli Tesla


Indonesia, Perusahaan mobil listrik asal China, BYD, berhasil mengirimkan 2,26 juta kendaraan listrik sepanjang 2025. Data ini dari Xinhua menunjukkan BYD mengalahkan Tesla. Kini BYD jadi penjual mobil listrik terbesar di dunia.

Penjualan Tesla anjlok hampir 9 persen tahun lalu. Totalnya tinggal 1,64 juta unit di seluruh dunia. Ini tahun kedua beruntun pengiriman mobil mereka turun. Angka ini jelas tempatkan Tesla di posisi kedua setelah BYD.

Sementara itu, BYD catat kenaikan penjualan mobil bertenaga baterai hampir 28 persen. Jumlahnya capai lebih dari 2,25 juta unit. Perusahaan asal Amerika ini alami tahun berat. Respons pasar campur aduk pada produk baru mereka. Kekhawatiran soal keterlibatan politik Elon Musk juga pengaruh besar. Persaingan sengit dari rival China tambah tekanan.

Advertising

Penurunan lebih parah di tiga bulan akhir 2025. Penjualan Tesla turun 16 persen. Salah satu penyebab utama hilangnya subsidi pemerintah AS. Sebelumnya, pemerintah bantu potong harga mobil listrik baterai, plug-in hybrid, atau sel bahan bakar hingga 7.500 dolar AS. Itu setara sekitar 121,5 juta rupiah. Subsidi ini bikin harga lebih terjangkau bagi pembeli. Tanpanya, banyak konsumen pikir ulang.

Analis di Wall Street baru saja potong ramalan penjualan Tesla untuk 2026. Mereka khawatir tren negatif ini berlanjut. Banyak yang tanya, apa langkah Tesla selanjutnya untuk pulihkan posisi.

Advertising

BACA JUGA:Harga Bahan Bakar Minyak Pertamina di Sumatera untuk bulan Januari 2026, Silakan Periksa Tarif Nonsubsidi dan Subsidi

BYD justru terus perluas pasar agresif. Mereka masuk dalam-dalam ke Amerika Latin, Asia Tenggara, dan sebagian Eropa. Ini terjadi meski hadapi tarif impor tinggi untuk mobil listrik China. Tarif ini dirancang lindungi produsen lokal. Tapi BYD tetap kuat dengan harga kompetitif dan jaringan penjualan luas.

Puncaknya, pada Oktober 2025, BYD umumkan Inggris jadi pasar terbesar mereka di luar China. Penjualan di sana melonjak 880 persen hingga akhir September. Contoh ini tunjukkan kekuatan BYD adaptasi cepat. Mereka tawarkan model seperti Atto 3 yang laris di Eropa. Data ini beri gambaran jelas pergeseran dominasi di industri mobil listrik global. BYD kini pimpin dengan strategi ekspor kuat, sementara Tesla hadapi tantangan domestik. (Red)

Dengarkan

Berita dan Artikel lainnya di :

Advertising

Share:

Wednesday, 15 April 2026

Bisnis : Komisi XII DPR RI Mendorong Pengembangan Industri Baterai EV yang Berkelanjutan


Indonesia, Perssilam - Anggota Komisi XII DPR RI, Yulisman, tekankan dorongan kuat untuk industri baterai kendaraan listrik atau EV. Ia lihat pengembangan sektor ini harus sejalan dengan prinsip keberlanjutan. Tujuannya perkuat transisi energi bersih di tingkat nasional. Transisi ini artinya ganti bahan bakar fosil dengan sumber energi ramah lingkungan seperti listrik dari baterai. Yulisman bilang kemajuan produksi baterai jadi langkah nyata. Langkah itu kurangi ketergantungan pada bensin dan solar. Bahan bakar fosil ini sebabkan polusi udara dan pemanasan global. Semua pihak harus beri dukungan penuh. Dukungan itu pastikan proyek energi hijau nasional jalan mulus tanpa hambatan.
Pada Rabu, 15 April 2026, Yulisman kunjungi beberapa perusahaan produsen baterai EV di Karawang. Karawang jadi pusat industri besar di Jawa Barat. Kunjungan ini beri kabar gembira bagi rakyat Indonesia. Pengembangan EV sebagai bagian energi hijau terus maju. Kita semua harus dukung bareng. "Hari ini kami lakukan kunjungan kerja ke sejumlah perusahaan produsen baterai kendaraan listrik. Ini kabar baik bagi masyarakat Indonesia, bahwa pengembangan kendaraan listrik sebagai bagian dari green energy terus berjalan dan harus kita dukung bersama," kata Yulisman di lokasi itu.
Ia harap industri multinasional ini serap tenaga kerja lokal dalam jumlah besar. Bayangkan ribuan pekerja muda dapat kerja di pabrik modern. Yulisman tekankan peran generasi muda sangat penting. Mereka bisa kuatkan posisi Indonesia di rantai pasok baterai dunia. Rantai pasok ini mulai dari tambang nikel hingga baterai jadi. Indonesia punya cadangan nikel terbesar. Itu jadi modal kuat untuk bersaing.
Investasi sebesar tujuh triliun rupiah pada proyek ini prediksi beri dampak ekonomi luas. Dampaknya rasakan masyarakat setempat dan nasional. Saat pabrik mulai operasi, serap sekitar tiga ribu lapangan kerja baru. Pekerjaan ini termasuk teknisi baterai, operator mesin, dan staf administrasi. "Kita harap industri ini mampu serap tenaga kerja Indonesia. Khususnya generasi muda, agar bisa berkontribusi di perusahaan multinasional," ujar Yulisman. Yulisman ingatkan pelaku industri beri perhatian utama pada pengelolaan lingkungan. Setiap proses produksi harus jaga alam. 
Advertising

BACA JUGA:
Piala Dunia : Capello sedang mempertimbangkan Conte atau Allegri untuk posisi pelatih tim nasional Italia
Penanganan limbah bahan berbahaya dan beracun atau B3 wajib ikut standar mutu lingkungan hidup. B3 seperti asam dari proses baterai bisa rusak tanah dan air jika salah buang. Standar ini atur cara daur ulang dan netralisir limbah. Prinsip keberlanjutan harus jalan sejak awal. Tujuannya cegah masalah ekologi di masa depan. Penggunaan energi bersih jangan timbulkan isu baru gara-gara kelalaian sisa operasi. Contohnya, limbah baterai lithium bisa sebabkan kontaminasi jika tak urus baik. "Pengelolaan lingkungan harus jadi perhatian utama, jangan sampai ke depan industri ini justru timbulkan persoalan baru. Prinsip keberlanjutan harus dijalankan sejak awal," tegas Yulisman.
Ia ungkap harapan besar. Indonesia bisa lahirkan merek kendaraan listrik sendiri yang kompetitif. Saat ini, pasar EV di Indonesia didominasi produk impor dari China atau Eropa. Produk luar ini kuasai penjualan karena teknologi maju. Kemandirian teknologi bikin harga EV lokal lebih murah dan terjangkau. Masyarakat biasa bisa beli tanpa beban kantong. Hal ini krusial percepat adopsi energi bersih secara masif di seluruh negeri. "Kendaraan listrik yang beredar saat ini masih didominasi produk luar. Kita harap Indonesia ke depan mampu produksi kendaraan listrik dengan merek sendiri," kata Yulisman.
Advertising

BACA JUGA:
Budaya : Pelihara Warisan, Kementerian Kebudayaan Mendorong Penguatan Sistem Cagar Budaya yang Tahan Bencana
Yulisman desak PLN Persero tambah jumlah stasiun pengisian daya atau SPKLU di titik strategis. Infrastruktur ini krusial kuatkan transisi ke EV. Kini, keterbatasan SPKLU jadi hambatan utama. Masyarakat ragu pakai EV untuk jarak jauh. Takut kehabisan daya di tengah perjalanan. Penambahan SPKLU tingkatkan rasa percaya publik. Mereka lebih nyaman pilih transportasi hijau. "PLN harus terus tambah jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Selama ini masyarakat masih ragu gunakan kendaraan listrik untuk perjalanan jauh karena keterbatasan fasilitas pengisian daya," ungkap Yulisman.
Pabrik di Karawang punya kapasitas 6,9 Gigawatt hour atau GWh per tahun. Target selesai pada kuartal III 2026, sekitar Juli-September. Fasilitas ini jadi fondasi kemandirian energi nasional yang berkelanjutan. Produksi baterai lokal kurangi impor. Hemat devisa negara. Juga dukung target nol emisi karbon di masa depan. Dengan begini, Indonesia maju dalam ekonomi hijau global. Kunjungan Yulisman tunjukkan komitmen pemerintah dukung industri EV. Semua elemen masyarakat bisa ikut andil agar transisi energi sukses.
EditorRedaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:

Thursday, 19 February 2026

Otomotif : Toyota Yaris Generasi Kelima Akan Menampilkan Desain Futuristik dengan Beragam Pilihan Mesin


Indonesia, Perssilam - Toyota, pabrikan mobil Jepang terkenal, sedang siapkan langkah besar di kelas mobil kecil listrik. Mereka incar peluncuran Yaris generasi kelima pada 2027. Atau paling lambat 2028. Ini bagian dari upaya kuatkan deretan mobil ramah lingkungan mereka. Toyota ingin tambah pilihan kendaraan yang kurangi emisi karbon. Arena EV laporkan hal ini pada Rabu, 18 Februari. Yaris baru ini punya cara unik. Toyota tak pilih full beralih ke mobil listrik baterai saja. Mereka tawarkan banyak pilihan penggerak. Konsumen bisa ambil versi listrik murni. 
Advertising

BACA JUGA:
Bisnis : Harga Emas Mulai Menurun pada Tahun Baru Imlek
Atau hybrid biasa, yang gabung mesin bensin dan listrik. Ada juga plug-in hybrid, atau PHEV, yang bisa isi ulang baterai lewat colokan listrik rumah. Bahkan mesin bensin murni masih ada. Pendekatan ini namanya "multi-energi". Toyota dorong keras strategi itu belakangan ini. Satu platform dasar saja. Dari situ, mereka pasang berbagai jenis tenaga. Fleksibel sekali. 
Langkah pintar ini jawab kebutuhan pasar dunia. Banyak negara masih lambat adopsi mobil listrik penuh. Beberapa orang khawatir soal jaringan charging. Yang lain suka hybrid karena irit bahan bakar tanpa ribet. Toyota paham itu. Jadi, Yaris gen lima cocok untuk semua. Kalau rencana jalan, mobil ini saingi lawan tangguh. Seperti Renault 5, yang Renault siapkan dengan desain retro modern. Lalu Volkswagen ID.Polo. 
Advertising

BACA JUGA:
Internasional : Serikat Buruh Jerman Mengajukan Tuntutan Pidana Terhadap Manajer Tesla Karena Tuduhan Fitnah
VW lagi garap versi listrik kompak itu. Ketiganya tempur di segmen mobil kecil urban. Toyota janjikan performa solid untuk varian listrik. Jarak tempuh capai 400 kilometer sekali charge penuh. Cukup buat pergi kantor, belanja, atau jalan-jalan kota sehari-hari. Tak perlu isi ulang sering. Desain luar tampil futuristik. Garis tegas mendominasi. Fascia depan bentuk "kepala palu". Bentuk itu beri kesan tajam, seperti mobil dari film fiksi ilmiah. Lampu tipis, grille minimalis. Tubuh lebih aerodinamis kurangi hambatan angin.BACA JUGA:Budesliga : Frankfurt mengalahkan Monchengladbach dengan skor tiga gol tanpa balas
Interior berubah total. Dasbor biasa hilang. Ganti layar sentuh besar mengambang. Mirip tablet raksasa. Pengemudi mudah akses navigasi, musik, atau info mobil. Tombol fisik berkurang. Semua digital. Nyaman buat generasi muda yang biasa gadget. Toyota masih kerjakan detail akhir. Integrasi teknologi butuh uji ketat. Sistem penggerak hybrid atau PHEV harus mulus. Baterai listrik wajib aman dan tahan lama. Tim insinyur mereka racik semuanya. Publik tunggu saja. Belum saatnya lihat Yaris ini ngebut di jalan. Sabar ya, hasilnya pantas ditunggu. Strategi multi-energi ini bisa bantu Toyota jaga posisi kuat di pasar global. Mereka tak ikut tren buta. Tapi sesuaikan realita konsumen.Editor Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tag :
Artikel Terkait
Share:
Nasional
Loading 6 berita Nasional...
RECOMMENDED
Loading 9 berita nasional...
Liga Inggris
Loading 6 berita Liga Inggris HD...
Anda Mungkin Juga Suka
You Might Like

🛒 Shopee Hari Ini

MOST VIEWED BRI SUPER LEAGUE

X
×

Other Latest

Loading...

Daftar Isi

    📧 Dapatkan Berita Terbaru Langsung ke Email!

    Premier League

    Close Ads
    Close Ads

    Serie A

    Archive

    🔥 Flash Sale Shopee Hari Ini

    Dapatkan voucher & gratis ongkir


    Total Pageviews

     

    ×