
Indonesia, Perssilam - Pemerintah dorong sistem cagar budaya kuat lawan bencana. Tujuannya kurangi risiko dan lindungi aset budaya jangka panjang. Syukur Asih Suprojo, Direktur Bina SDM, Lembaga, dan Pranata Kebudayaan di Kementerian Kebudayaan, bilang pendorongan ini karena risiko kerusakan besar dari bencana alam. Indonesia rawan sekali. Negara ini duduk di kawasan Ring of Fire, sabuk api Pasifik penuh gempa dan letusan gunung.
Advertising
"Bencana datang tiba-tiba tanpa aba-aba. Tapi jejaknya selalu dalam dan panjang," kata Syukur dalam seminar Dialog Cagar Budaya Tangguh Bencana Berkelanjutan. Acara itu di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta Pusat, Selasa 14 April 2026. 
Cagar budaya bukan cuma bangunan batu atau kayu. Ancaman meliputi sejarah bangsa dan kenangan bersama masyarakat. Barang-barang ini rapuh. Unik. Langka. Jumlahnya terbatas. Tak bisa dibuat ulang seperti barang biasa.
Makanya, langkah mitigasi jadi krusial. Mitigasi artinya upaya cegah dan kurangi dampak sebelum bencana datang. Ini bantu minimalkan kerugian.
Advertising
Juga pastikan perlindungan lestari ke depan. Caranya lewat Sistem Manajemen Bencana Cagar Budaya. Atau pakai konsep Cagar Budaya Kuat Lawan Bencana. Syukur tekankan soal lembaga budaya.
Kapasitas mereka kunci sukses. "Pelestarian tak cukup cuci bersih atau cat ulang. Lembaga harus siap tempur hadapi bencana," tambahnya tegas.
Advertising
Hasanuddin, Ketua Yayasan PBN, setuju. Dia ingatkan posisi geografis Indonesia. Negara ini di Ring of Fire. Punya 127 gunung api aktif. Angka itu tertinggi di dunia. Akibatnya, rawan gempa bumi kuat. Letusan vulkanik ganas. Tsunami raksasa. Data catat Indonesia sebagai negara berisiko bencana tinggi. Ribuan kejadian terjadi tiap tahun. Mulai longsor. Banjir bandang. Hingga guncangan tanah dahsyat.
Contoh nyata kebakaran Museum Nasional Indonesia. Api melahap pada 16 September 2023. Rusak 902 koleksi berharga. Detailnya: 231 dari galeri keramik. 49 dari galeri peradaban. 92 galeri perunggu. 225 galeri prasejarah. Sisanya 180 galeri terakota. Kejadian ini bukti betapa cepat bencana hancurkan warisan.
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait











