Selamat Datang dan Bergabung Bersama Perssilam Silampari News teknologi app iconDownload App Perssilam Silampari News: Search results for Kebudayaan Indonesia
×
    Advertising
    ☰ Menu
W3.CSS
Dark Mode

Pages

Memuat berita...
Showing posts sorted by relevance for query Kebudayaan Indonesia. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query Kebudayaan Indonesia. Sort by date Show all posts

Monday, 17 August 2026

Memahami BPUPKI, Langkah Pertama Pemikiran Para Pendiri Bangsa Menuju Kemerdekaan


Musi Rawas, Perssilam News - Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan, sejarah perjuangan bangsa perlu kembali dikenang. Kemerdekaan Indonesia tidak lahir dalam waktu singkat. Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945, para tokoh bangsa lebih dulu membahas dasar negara, bentuk pemerintahan, serta aturan yang akan menjadi pedoman bagi Indonesia. Salah satu badan yang berperan dalam proses itu adalah Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau BPUPKI. Berdasarkan informasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, BPUPKI didirikan pada 1 Maret 1945. Dalam bahasa Jepang, badan ini disebut Dokuritsu Junbi Cosakai. Pembentukannya berlangsung ketika Jepang mulai menghadapi tekanan besar dalam Perang Dunia II. Saat itu, Jepang menyampaikan janji tentang persiapan kemerdekaan bagi Indonesia. Namun, para tokoh Indonesia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membahas kepentingan bangsa dan menyusun gagasan tentang negara yang akan berdiri. BPUPKI menjadi tempat berkumpulnya tokoh dari berbagai daerah dan latar belakang. Badan ini dipimpin oleh Dr. Radjiman Wedyodiningrat. Para anggotanya membicarakan persoalan yang sangat penting bagi masa depan Indonesia. Mereka tidak hanya membahas kemerdekaan secara umum, tetapi juga memikirkan dasar negara, wilayah, kewarganegaraan, konstitusi, serta sistem pemerintahan.
Advertising

BACA JUGA: Marcin Budkowski mengungkapkan prioritas utama setelah menggantikan Lowdon
Pembahasan tersebut diperlukan karena sebuah negara membutuhkan aturan dan arah yang jelas. Dasar negara menjadi pedoman dalam menjalankan kehidupan berbangsa. Konstitusi mengatur hubungan antara pemerintah dan rakyat. Sementara itu, sistem pemerintahan menentukan cara negara menjalankan kekuasaan dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Semua hal itu perlu dirumuskan sebelum Indonesia berdiri sebagai negara merdeka. Sidang pertama BPUPKI berlangsung pada 29 Mei hingga 1 Juni 1945. Pokok utama dalam sidang ini adalah dasar negara Indonesia. Para tokoh menyampaikan pandangan tentang nilai yang harus menjadi dasar kehidupan bersama. Pembahasan mencakup persatuan, kebangsaan, kemanusiaan, ketuhanan, kerakyatan, dan kesejahteraan rakyat. Beberapa tokoh yang menyampaikan gagasan dalam sidang pertama antara lain Muhammad Yamin, Soepomo, dan Soekarno. Mereka memiliki rumusan dan penekanan yang berbeda, tetapi sama-sama berusaha menemukan dasar yang dapat diterima oleh seluruh rakyat Indonesia. Perbedaan pandangan itu dibahas melalui sidang dan pertemuan lanjutan agar terbentuk rumusan yang lebih sesuai dengan keadaan bangsa.
Menurut Badan Pembinaan Ideologi Pancasila atau BPIP, Soekarno menyampaikan pidato pada 1 Juni 1945. Dalam pidato tersebut, ia memperkenalkan istilah "Pancasila" untuk menyebut dasar negara yang ia usulkan. Gagasan itu berisi prinsip kebangsaan Indonesia, perikemanusiaan, mufakat atau demokrasi, kesejahteraan sosial, serta ketuhanan. Tanggal 1 Juni kemudian dikenang sebagai Hari Lahir Pancasila. Setelah sidang pertama selesai, pembahasan tidak langsung berhenti. Para tokoh melanjutkan perumusan gagasan melalui pertemuan dan panitia yang dibentuk dalam lingkungan BPUPKI. Salah satu hasil penting dari proses itu adalah rumusan yang berkaitan dengan dasar negara dan pembukaan konstitusi. Rumusan tersebut kemudian mengalami pembahasan lebih lanjut sebelum Indonesia merdeka. Sidang kedua BPUPKI berlangsung pada 10 hingga 17 Juli 1945. Dalam sidang ini, pembahasan beralih pada rancangan Undang-Undang Dasar serta berbagai kebutuhan negara yang akan dibentuk. Para anggota membicarakan bentuk negara, wilayah Indonesia, kewarganegaraan, ekonomi, pendidikan, pertahanan, dan tata pemerintahan. 
Pembahasan itu menunjukkan bahwa persiapan kemerdekaan mencakup banyak bidang, bukan hanya penyusunan pernyataan politik. Rancangan Undang-Undang Dasar dibutuhkan untuk mengatur kehidupan negara setelah kemerdekaan. Di dalamnya akan ditentukan susunan lembaga negara, kewenangan pemerintah, serta hak dan kewajiban warga negara. Para tokoh BPUPKI berusaha menyusun aturan yang dapat menjadi dasar bagi negara baru dengan kondisi masyarakat yang beragam. BPUPKI kemudian dibubarkan pada 7 Agustus 1945. Setelah badan tersebut berakhir, Jepang membentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau PPKI. Badan ini melanjutkan persiapan yang sebelumnya telah dibahas BPUPKI. Rangkaian sidang dan perumusan yang dilakukan kedua badan tersebut menjadi bagian penting sebelum Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tags :
Artikel Terkait
Share:

Friday, 28 November 2025

Penayangan Film CMG Memeriahkan Hubungan Diplomatik antara Indonesia dan Tiongkok

Penayangan Film CMG Memeriahkan Hubungan Diplomatik antara Indonesia dan Tiongkok

Indonesia, Pusat Penterjemahan Film dan Televisi China Media Group (CMG) menggelar acara khusus di Jakarta. Acara ini tayang film dan drama terbaik buatan CMG. Lokasinya di Indonesia. Waktu pelaksanaannya hari Rabu.

Acara itu jadi ajang promosi konten berkualitas dari China. CMG fokus terjemah karya film dan TV agar mudah diakses dunia. Termasuk pasar Indonesia yang besar.

Konselor Kebudayaan China untuk Indonesia, Wang Siping, ikut berpartisipasi. Beliau sampaikan pidato lewat video. Pesan itu tambah semangat acara.

Hadir hampir 200 tamu. Mereka datang dari berbagai sektor. Acara jadi meriah berkat kehadiran mereka.

Advertising

BACA JUGA:Bahaya Kebiasaan Mencuci Beras Secara Langsung di Panci Rice Cooker

Salah satu peserta kunci adalah Nova. Ia jabat Pimpinan Bagian Penyiaran Bahasa Asing Radio Republik Indonesia (RRI). RRI punya jaringan radio luas di negeri ini.

Lalu ada Sony Soemarsono. Ia Pimpinan Jakarta Media Television. Stasiun TV itu populer di ibu kota.

Tak ketinggalan Ihsan Chairdiansyah. Ia wakil ketua Perusahaan Film Indonesia. Lembaga itu urus produksi dan distribusi film lokal.

Advertising

BACA JUGA:Menetapkan 23 pemain untuk SEA Games 2025, Indra Sjafri: Keputusan ini diambil setelah melalui evaluasi yang mendalam

Rachmat Soekasah juga hadir. Ia penasihat khusus Persatuan Persahabatan Indonesia-China. Kelompok itu jaga hubungan baik dua negara.

Para tamu ini tunjukkan minat kuat. Mereka lihat tayangan langsung. Acara kuatkan ikatan budaya China-Indonesia.

Pertemuan semacam ini penting. Ia bantu sebarkan cerita bagus dari CMG. Indonesia bisa nikmati hiburan berkualitas.

Peserta diskusi singkat usai tayang. Mereka bahas peluang kerjasama. Ini langkah awal kolaborasi media.

Advertising


Tag :
Reaksi :
Share:

Wednesday, 15 April 2026

Budaya : Pelihara Warisan, Kementerian Kebudayaan Mendorong Penguatan Sistem Cagar Budaya yang Tahan Bencana


Indonesia, Perssilam - Pemerintah dorong sistem cagar budaya kuat lawan bencana. Tujuannya kurangi risiko dan lindungi aset budaya jangka panjang. Syukur Asih Suprojo, Direktur Bina SDM, Lembaga, dan Pranata Kebudayaan di Kementerian Kebudayaan, bilang pendorongan ini karena risiko kerusakan besar dari bencana alam. Indonesia rawan sekali. Negara ini duduk di kawasan Ring of Fire, sabuk api Pasifik penuh gempa dan letusan gunung.
Advertising

BACA JUGA:
Proliga : Jakarta Bhayangkara Presisi mengalahkan Surabaya Samator, membantu Jakarta Livin
"Bencana datang tiba-tiba tanpa aba-aba. Tapi jejaknya selalu dalam dan panjang," kata Syukur dalam seminar Dialog Cagar Budaya Tangguh Bencana Berkelanjutan. Acara itu di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta Pusat, Selasa 14 April 2026. 
Cagar budaya bukan cuma bangunan batu atau kayu. Ancaman meliputi sejarah bangsa dan kenangan bersama masyarakat. Barang-barang ini rapuh. Unik. Langka. Jumlahnya terbatas. Tak bisa dibuat ulang seperti barang biasa.
Makanya, langkah mitigasi jadi krusial. Mitigasi artinya upaya cegah dan kurangi dampak sebelum bencana datang. Ini bantu minimalkan kerugian. 
Advertising

BACA JUGA:
Kesehatan : Kementerian Kesehatan Memulai Imunisasi Campak untuk Tenaga Kesehatan Vaksinasi
Juga pastikan perlindungan lestari ke depan. Caranya lewat Sistem Manajemen Bencana Cagar Budaya. Atau pakai konsep Cagar Budaya Kuat Lawan Bencana. Syukur tekankan soal lembaga budaya. 
Kapasitas mereka kunci sukses. "Pelestarian tak cukup cuci bersih atau cat ulang. Lembaga harus siap tempur hadapi bencana," tambahnya tegas.
Advertising

BACA JUGA:
La Liga : Lamine Yamal menjadikan Neymar Jr dan LeBron James sebagai sumber inspirasi
Hasanuddin, Ketua Yayasan PBN, setuju. Dia ingatkan posisi geografis Indonesia. Negara ini di Ring of Fire. Punya 127 gunung api aktif. Angka itu tertinggi di dunia. Akibatnya, rawan gempa bumi kuat. Letusan vulkanik ganas. Tsunami raksasa. Data catat Indonesia sebagai negara berisiko bencana tinggi. Ribuan kejadian terjadi tiap tahun. Mulai longsor. Banjir bandang. Hingga guncangan tanah dahsyat.
Contoh nyata kebakaran Museum Nasional Indonesia. Api melahap pada 16 September 2023. Rusak 902 koleksi berharga. Detailnya: 231 dari galeri keramik. 49 dari galeri peradaban. 92 galeri perunggu. 225 galeri prasejarah. Sisanya 180 galeri terakota. Kejadian ini bukti betapa cepat bencana hancurkan warisan.
EditorRedaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:

Bisnis : Komisi XII DPR RI Mendorong Pengembangan Industri Baterai EV yang Berkelanjutan


Indonesia, Perssilam - Anggota Komisi XII DPR RI, Yulisman, tekankan dorongan kuat untuk industri baterai kendaraan listrik atau EV. Ia lihat pengembangan sektor ini harus sejalan dengan prinsip keberlanjutan. Tujuannya perkuat transisi energi bersih di tingkat nasional. Transisi ini artinya ganti bahan bakar fosil dengan sumber energi ramah lingkungan seperti listrik dari baterai. Yulisman bilang kemajuan produksi baterai jadi langkah nyata. Langkah itu kurangi ketergantungan pada bensin dan solar. Bahan bakar fosil ini sebabkan polusi udara dan pemanasan global. Semua pihak harus beri dukungan penuh. Dukungan itu pastikan proyek energi hijau nasional jalan mulus tanpa hambatan.
Pada Rabu, 15 April 2026, Yulisman kunjungi beberapa perusahaan produsen baterai EV di Karawang. Karawang jadi pusat industri besar di Jawa Barat. Kunjungan ini beri kabar gembira bagi rakyat Indonesia. Pengembangan EV sebagai bagian energi hijau terus maju. Kita semua harus dukung bareng. "Hari ini kami lakukan kunjungan kerja ke sejumlah perusahaan produsen baterai kendaraan listrik. Ini kabar baik bagi masyarakat Indonesia, bahwa pengembangan kendaraan listrik sebagai bagian dari green energy terus berjalan dan harus kita dukung bersama," kata Yulisman di lokasi itu.
Ia harap industri multinasional ini serap tenaga kerja lokal dalam jumlah besar. Bayangkan ribuan pekerja muda dapat kerja di pabrik modern. Yulisman tekankan peran generasi muda sangat penting. Mereka bisa kuatkan posisi Indonesia di rantai pasok baterai dunia. Rantai pasok ini mulai dari tambang nikel hingga baterai jadi. Indonesia punya cadangan nikel terbesar. Itu jadi modal kuat untuk bersaing.
Investasi sebesar tujuh triliun rupiah pada proyek ini prediksi beri dampak ekonomi luas. Dampaknya rasakan masyarakat setempat dan nasional. Saat pabrik mulai operasi, serap sekitar tiga ribu lapangan kerja baru. Pekerjaan ini termasuk teknisi baterai, operator mesin, dan staf administrasi. "Kita harap industri ini mampu serap tenaga kerja Indonesia. Khususnya generasi muda, agar bisa berkontribusi di perusahaan multinasional," ujar Yulisman. Yulisman ingatkan pelaku industri beri perhatian utama pada pengelolaan lingkungan. Setiap proses produksi harus jaga alam. 
Advertising

BACA JUGA:
Piala Dunia : Capello sedang mempertimbangkan Conte atau Allegri untuk posisi pelatih tim nasional Italia
Penanganan limbah bahan berbahaya dan beracun atau B3 wajib ikut standar mutu lingkungan hidup. B3 seperti asam dari proses baterai bisa rusak tanah dan air jika salah buang. Standar ini atur cara daur ulang dan netralisir limbah. Prinsip keberlanjutan harus jalan sejak awal. Tujuannya cegah masalah ekologi di masa depan. Penggunaan energi bersih jangan timbulkan isu baru gara-gara kelalaian sisa operasi. Contohnya, limbah baterai lithium bisa sebabkan kontaminasi jika tak urus baik. "Pengelolaan lingkungan harus jadi perhatian utama, jangan sampai ke depan industri ini justru timbulkan persoalan baru. Prinsip keberlanjutan harus dijalankan sejak awal," tegas Yulisman.
Ia ungkap harapan besar. Indonesia bisa lahirkan merek kendaraan listrik sendiri yang kompetitif. Saat ini, pasar EV di Indonesia didominasi produk impor dari China atau Eropa. Produk luar ini kuasai penjualan karena teknologi maju. Kemandirian teknologi bikin harga EV lokal lebih murah dan terjangkau. Masyarakat biasa bisa beli tanpa beban kantong. Hal ini krusial percepat adopsi energi bersih secara masif di seluruh negeri. "Kendaraan listrik yang beredar saat ini masih didominasi produk luar. Kita harap Indonesia ke depan mampu produksi kendaraan listrik dengan merek sendiri," kata Yulisman.
Advertising

BACA JUGA:
Budaya : Pelihara Warisan, Kementerian Kebudayaan Mendorong Penguatan Sistem Cagar Budaya yang Tahan Bencana
Yulisman desak PLN Persero tambah jumlah stasiun pengisian daya atau SPKLU di titik strategis. Infrastruktur ini krusial kuatkan transisi ke EV. Kini, keterbatasan SPKLU jadi hambatan utama. Masyarakat ragu pakai EV untuk jarak jauh. Takut kehabisan daya di tengah perjalanan. Penambahan SPKLU tingkatkan rasa percaya publik. Mereka lebih nyaman pilih transportasi hijau. "PLN harus terus tambah jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Selama ini masyarakat masih ragu gunakan kendaraan listrik untuk perjalanan jauh karena keterbatasan fasilitas pengisian daya," ungkap Yulisman.
Pabrik di Karawang punya kapasitas 6,9 Gigawatt hour atau GWh per tahun. Target selesai pada kuartal III 2026, sekitar Juli-September. Fasilitas ini jadi fondasi kemandirian energi nasional yang berkelanjutan. Produksi baterai lokal kurangi impor. Hemat devisa negara. Juga dukung target nol emisi karbon di masa depan. Dengan begini, Indonesia maju dalam ekonomi hijau global. Kunjungan Yulisman tunjukkan komitmen pemerintah dukung industri EV. Semua elemen masyarakat bisa ikut andil agar transisi energi sukses.
EditorRedaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:

Friday, 12 December 2025

Keragaman Budaya Di Indonesia yang diakui secara global

Keragaman Budaya Di Indonesia yang diakui secara global

Indonesia, Budaya adalah sistem nilai, kepercayaan, tradisi, dan perilaku yang diwariskan oleh kelompok masyarakat. Ini penting dalam kehidupan manusia karena membantu individu mengenali diri sebagai bagian dari suatu kelompok. Budaya mencakup bahasa, agama, makanan, seni, musik, tarian, arsitektur, dan adat istiadat, yang mempengaruhi cara berpikir dan berinteraksi. 

Budaya terbentuk oleh faktor geografis, sejarah, politik, ekonomi, dan lingkungan sosial, dan dapat berubah seiring waktu. Di Indonesia, budaya yang terkenal salah satunya adalah batik yang berasal dari Jawa. Keberagaman budaya di Indonesia terdiri dari berbagai agama, bahasa, suku, dan ras, tercermin dalam semboyan "Bhineka Tunggal Ika." 
Advertising


Rumah adat di Indonesia juga mencerminkan tradisi, seperti rumah gadang di Sumatera Barat dan rumah joglo di Jawa Tengah. Upacara adat memiliki nilai penting bagi masyarakat, menghubungkan manusia dengan leluhur dan alam, seperti upacara ruwatan, sekaten, Ngaben, dan bakar batu.Keragaman budaya Indonesia mencakup pakaian adat, tarian, dan alat musik. 

Advertising


Pakaian adat menunjukkan identitas daerah, seperti baju bodo dari Bugis, ulos dari Sumatera Utara, kebaya Jawa, dan pakaian adat Kalimantan. Setiap daerah juga memiliki tarian adat untuk berbagai acara, seperti tari Saman dari Aceh dan tari kecak dari Bali. Indonesia kaya akan alat musik daerah, seperti sampek dari Kalimantan. Penting untuk melestarikan kebudayaan ini agar tidak hilang seiring waktu dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

Advertising

Share:

Sunday, 11 January 2026

Menbud Fadli menyayangkan pembongkaran rumah adat Toraja di Sulawesi Selatan


Indonesia, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyesal dalam atas pembongkaran tiga rumah adat Toraja di Sulawesi Selatan. Rumah-rumah ini disebut tongkonan. Tongkonan adalah rumah panggung khas suku Toraja. Bentuknya unik dengan atap melengkung seperti tanduk kerbau. Ia jadi lambang identitas budaya mereka. Fadli Zon minta Balai Pelestarian Kebudayaan segera lakukan pendataan lengkap rumah adat. Langkah ini cegah kejadian pahit serupa di masa depan.

"Kita punya pendekatan baru sekarang. Lewat Balai Pelestarian Kebudayaan kita data semua. Jangan biarkan kejadian kemarin terulang. Kalau memungkinkan, kita ambil alih. Kita beli rumah-rumah itu," katanya. Pernyataan ini disampaikan dalam keterangan pers ke RRI. Acara itu berlangsung Jumat, 9 Januari 2026.

Fadli Zon akui dirinya berada dalam posisi sulit. Kasus pembongkaran tongkonan ini buat ia bimbang. Pihak Kementerian Kebudayaan tak bisa banyak lakukan tindakan tegas. Alasannya sederhana. Rumah-rumah itu belum ditetapkan sebagai cagar budaya. Statusnya masih milik pribadi atau keluarga.

"Jadi dilemanya begini. Rumah-rumah itu punya pribadi atau keluarga. Belum jadi Cagar Budaya. Pemilik rumah adat pribadi yang tak lagi dipakai untuk upacara adat sering tak mau. Mereka tolak status cagar budaya," ucapnya. Penjelasan ini tunjukkan batas wewenang pemerintah. Kementerian tak punya kuasa paksa atas aset pribadi.

Advertising

Tambahan lagi, intervensi sulit dilakukan. Ada putusan pengadilan yang sah. Putusan itu terkait sengketa tanah di Tana Toraja. Pengadilan sudah memutuskan eksekusi. Pemerintah hormati proses hukum negara. Tak ada celah untuk campur tangan langsung.

Oleh sebab itu, Fadli Zon anggap kejadian ini pelajaran berharga. Ia harap semua pihak belajar dari sini. Pendataan rumah adat jadi prioritas utama. Data itu bantu lindungi warisan sebelum terlambat. "Tapi ke depan, hal ini tak boleh terjadi lagi. Tak boleh terulang. Kalau jumpa rumah adat, kita revitalisasi. Kita bantu perbaiki agar tetap berdiri kokoh," ujarnya. Revitalisasi berarti hidupkan kembali fungsinya. Misal, pakai untuk upacara adat atau wisata budaya.

Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan Restu Gunawan ikut bicara. Ia tekankan pemerintah hormati proses hukum. Tapi peristiwa ini penting sekali. Menyangkut kelanjutan warisan budaya Toraja. Toraja punya tradisi kaya. Tongkonan tak sekadar bangunan kayu. Ia simpan cerita leluhur. Juga nilai gotong royong masyarakat adat.

"Peristiwa ini lebih dari sengketa lahan. Ini ancam keberlangsutan warisan Toraja yang punya sejarah panjang. Negara wajib hadir. Pastikan proses hukum tak hapus nilai tradisi," katanya. Ia jelaskan dampak luas. Pembongkaran fisik rusak bangunan. Tapi juga pudarkan makna budaya di hati masyarakat. Orang Toraja anggap tongkonan rumah roh leluhur. Hilangnya ia picu kehilangan identitas.

Advertising

BACA JUGA:Liga Inggris : Berbeda dengan pendapat McFarlene, Liam Rosenior menganggap tujuh kartu merah yang diterima Chelsea sebagai simbol semangat juang

Eksekusi pembongkaran ini akibat sengketa lahan lama. Sengketa mulai 1986. Dua keluarga terlibat. Keluarga Sarra lawan keluarga Roreng. Mereka perebutan hak tanah. Proses hukum panjang. Akhirnya pengadilan putuskan salah satu pihak menang.

Objek sengketanya jelas. Satu bangunan tongkonan tua. Usianya ratusan tahun. Dua tongkonan baru dibangun belakangan. Enam lumbung padi tradisional. Disebut juga alang atau lumbung beratap tanduk. Lalu dua rumah semi permanen. Semua ini hancur dieksekusi. Kehilangan aset ini sakiti hati pelestari budaya. Toraja catat banyak tongkonan bersejarah. Tapi data lengkap masih kurang. Makanya pendataan mendesak.

Fadli Zon dan Restu Gunawan sepakat. Pemerintah harus proaktif lindungi warisan. Pendataan jadi langkah awal. Beli atau revitalisasi solusi nyata. Kejadian ini ingatkan semua. Budaya hidup butuh perlindungan hukum dan kesadaran masyarakat. Toraja tunggu tindak lanjut cepat dari pusat. Agar tongkonan tetap berdiri gagah di lembah pegunungan. (Red)

Dengarkan

Berita dan Artikel lainnya di :

Advertising

Share:

Friday, 30 January 2026

Budaya : ‘Tari Kancet’ adalah warisan budaya dari suku Dayak Kenyah


Indonesia, Tari Kancet adalah tarian tradisional suku Dayak Kenyah. Tarian ini muncul dari kebiasaan berladang di Kalimantan Timur. Masyarakat setempat sering menampilkannya sebelum panen besar. Tarian itu jadi ungkapan budaya yang penting bagi mereka.Menurut laman Indonesia Kaya, pekerjaan berladang membentuk banyak kesenian di Nusantara. 
Temukan lebih banyak
Bisnis
Advertising

Tari Kancet salah satunya. Orang Dayak hidup dari ladang. Ladang beri makanan. Ladang juga jadi sumber ide seni budaya mereka.
Perempuan Dayak Kenyah biasanya menari Kancet ini. Mereka tampil dalam upacara adat sebelum musim panen utama. Tarian ini bukan sekadar hiburan. Ia bawa simbol kuat. Ia pegang nilai budaya. Maknanya dalam untuk kebersamaan masyarakat adat.

Advertising

Penari berjumlah dua sampai enam orang. Mereka pakai busana adat sapek sapay khas Dayak Kenyah. Busana perempuan disebut ta a. Itu termasuk penutup kepala dan baju utama tradisional. 
Penutup kepala mirip mahkota dari daun pandan. Ia dihias bulu burung tingang. Kadang ditambah caping ladang. Pilihan itu tunjukkan betapa ladang pengaruh besar pada bentuk tarian Kancet. Estetika tarian ini lahir dari kehidupan sehari-hari petani.
Busana sapeq inoq berwarna hitam. Ia dihiasi manik-manik berwarna kontras. Busana ini cocok dengan pakaian pria Dayak Kenyah. Gerakan tarian melambai-lambai. Ia ikuti irama gendang dan suara sape. Jemari penari selip bulu tingang halus. Gerak itu anggun sekali.
 
Temukan lebih banyak
BUSINES SERVICES AND PROCUREMENT
Saat pentas, penari naik ke gong besar. Itu sebabnya disebut tari gong. Gong itu jadi panggung utama. Suaranya tambah semangat tarian. Sekarang, tari Kancet muncul di festival budaya. Ia juga tampil saat sambut tamu penting di daerah adat. Tarian ini jaga warisan leluhur. Ia hidup di tengah zaman baru. Masyarakat Dayak Kenyah bangga tunjukkan kekayaan budaya mereka lewat gerak lembut ini.
Temukan lebih banyak
Musi Rawas
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Artikel Terkait
Share:
Nasional
Loading 6 berita Nasional...
RECOMMENDED
Loading 9 berita nasional...
Liga Inggris
Loading 6 berita Liga Inggris HD...
Anda Mungkin Juga Suka
You Might Like

🛒 Shopee Hari Ini

MOST VIEWED BRI SUPER LEAGUE

X
×

Other Latest

Loading...

Daftar Isi

    📧 Dapatkan Berita Terbaru Langsung ke Email!

    Premier League

    Close Ads
    Close Ads

    Serie A

    Archive

    🔥 Flash Sale Shopee Hari Ini

    Dapatkan voucher & gratis ongkir


    Total Pageviews

     

    ×