
Indonesia, TNI Angkatan Darat letakkan prioritas utama pada pembangunan jembatan dan fasilitas pendidikan. Tujuannya pulihkan mobilitas serta ekonomi warga pasca bencana. Langkah ini bantu masyarakat kembali bergerak dan cari nafkah.
Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, tekankan perlunya percepatan pemulihan fisik dan mental. Sasarannya masyarakat di Kabupaten Tapanuli Tengah yang kena dampak bencana. Kunjungan beliau tunjukkan komitmen kuat untuk bantu warga bangkit.
Kasad tegaskan kerja nyata jadi kunci utama. Masyarakat tak boleh terjebak trauma pasca bencana. "Kita tidak punya pilihan selain kerja keras. Kalau terlalu larut dalam kesedihan justru akan menambah beban," kata Jenderal Maruli. Ucapan itu disampaikan saat tinjau proses perbaikan jembatan. Jembatan itu putuskan akses antara Kelurahan Hutanabolon dan Sigiring-giring di Kecamatan Tukka. Pernyataan dikutip Minggu, 11 Januari 2026.
Jenderal Maruli bilang fokus utama maksimalkan potensi yang ada. Tujuannya bangun kembali harapan warga lewat tindakan di lapangan. Pendekatan ini bantu warga lihat kemajuan nyata setiap hari.
Restorasi Akses Vital
Kunjungan Kasad jadi bagian komitmen TNI Angkatan Darat tangani krisis infrastruktur. Daerah pelosok sering alami masalah serupa pasca bencana. Sebelum ke Tapanuli Tengah, Kasad baru resmikan jembatan Bailey di Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Jembatan Bailey itu jenis sementara yang cepat dibangun dari pelat baja. Itu bantu kendaraan lewat saat jembatan rusak parah.
Sekarang pembangunan jembatan di wilayah kurang terjangkau jadi prioritas nomor satu. Langkah ini ikuti instruksi Presiden RI. Presiden minta atasi cepat kendala mobilitas. Mobilitas buruk hambat ekonomi di pelosok. Warga sulit angkut hasil tani atau jual beli barang. Jembatan baru buka jalan bagi aktivitas sehari-hari.
Saat tinjauan, Jenderal Maruli dampingi Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa. Ada juga Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu. Tim ini pantau langsung kemajuan kerja di lokasi.
Perhatian pada Pendidikan dan Sanitasi
Tak hanya jalan dan jembatan, sektor pendidikan juga dapat sorotan. Kasad kunjungi SDN 152981 A dan SDN 152982 B. Sekolah itu kena dampak bencana. Beliau serahkan bantuan perlengkapan belajar ke siswa. Alat tulis dan buku bantu anak-anak lanjut sekolah tanpa hambatan.
BACA JUGA:Healthy Lifestyle : Memahami Perbedaan Manfaat Buah Naga Merah dan Kuning
Jenderal Maruli soroti integrasi perencanaan pembangunan. Khusus air bersih di sekolah jadi isu penting. "Air bersih di sekolah harus tersedia. Ini menjadi kesempatan untuk menyusun perencanaan yang benar-benar baik," tegasnya. Air bersih cegah penyakit dan bantu anak fokus belajar. Tanpa itu, sekolah tak layak.
Beliau tambah kematangan data dan perencanaan sangat penting. Itu pastikan pemulihan beri dampak panjang. Daerah bisa bangkit mandiri ke depan. Warga tak lagi bergantung bantuan sementara.
Apresiasi Pemerintah Daerah
Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu sampaikan terima kasih dalam. Atas intervensi cepat TNI AD. Bantuan teknis seperti jembatan Armco sangat bantu. Jembatan Armco itu terbuat pipa baja bergelombang. Mudah pasang dan kuat tahan beban. "Kami berterima kasih kepada Bapak Kasad yang telah membawa jembatan Armco ke daerah kami. Ini sangat membantu membuka kembali akses masyarakat," kata Masinton. Kutipan dari Biro Pers Dispenad.
Langkah TNI AD ini percepat perbaikan fisik. Lebih dari itu, bangun optimisme warga. Mereka siap hadapi masa depan. Tapanuli Tengah harap jadi daerah tangguh. Ekonomi pulih. Pendidikan maju. Semua warga ramaikan pembangunan berkelanjutan. (Red)
Dengarkan
Berita dan Artikel lainnya di :













