Selamat Datang dan Bergabung Bersama Perssilam Silampari News teknologi app iconDownload App Kekalahan yang dialami oleh Arsenal dalam Community Shield membuat para penggemar Man City merasa kecewa terhadap dua pemain ~ Perssilam Silampari News
×
W3.CSS
Dark Mode

Pages

Memuat berita...

Monday, 17 August 2026

Kekalahan yang dialami oleh Arsenal dalam Community Shield membuat para penggemar Man City merasa kecewa terhadap dua pemain


Musi Rawas, Perssila News - Manchester City mengalami kekalahan berat 3-0 dari Arsenal di Community Shield. Kekalahan ini menunjukkan masalah yang sudah ada sejak pertandingan dimulai. City tidak bisa mengendalikan permainan dan kesulitan menghadapi tekanan tinggi dari Arsenal. Mereka tidak mampu merespons dengan baik setelah tertinggal, dan kesalahan kecil sejak detik-detik awal memberikan dampak besar, terlihat dari gol pertama Arsenal. Pelatih Enzo Maresca, yang menggantikan Pep Guardiola, kesulitan menjaga keseimbangan tim. Arsenal langsung memberikan tekanan dengan pergerakan cepat, sehingga City tidak bisa membangun serangan dengan tenang. Setelah gol pertama Arsenal, situasi semakin sulit bagi City, di mana gol kedua dari Kai Havertz pada menit ke-27 membuat mereka semakin tertekan. Upaya serangan City sering dipatahkan sebelum mencapai area berbahaya.
Gol ketiga Arsenal oleh Martin Odegaard di awal babak kedua menegaskan dominasi mereka. City tidak mampu mengubah pola permainan dan kembali kehilangan kendali. Kekalahan 3-0 menunjukkan perbedaan dalam ketenangan dan ketepatan di lapangan. Pemain Abdukhodir Khusanov mendapat banyak kritik karena tampil di posisi bek kanan, yang bukan posisi alaminya. Kesalahannya menyumbang gol pertama dan kedua Arsenal. Banyak penggemar merasa Khusanov tidak efektif di posisi tersebut, membuatnya kesulitan mengetahui pergerakan lawan. Setelah pertandingan, kritik di media sosial mengalir, dengan banyak yang meminta agar dia tidak dimainkan sebagai bek kanan lagi, khususnya setelah kesalahan fatalnya di momen penting pertandingan. Gianluigi Donnarumma mengalami pertandingan yang mengecewakan sebagai kiper City. 
Advertising

BACA JUGA: 
Iran masih belum mengambil keputusan untuk melanjutkan perundingan dengan Amerika Serikat
Ia gagal menghalau tendangan dekat dari Kai Havertz, yang membuat gol terlihat buruk untuk tim. Kesalahan serupa terjadi saat Martin Odegaard mencetak gol, di mana Donnarumma dikecoh oleh umpan dan tidak mendapat perlindungan yang cukup dari pemain lain. Hal ini membuat pendukung City merasa Donnarumma tidak menunjukkan ketenangan yang diharapkan dari seorang kiper utama. City juga merasakan dampak dari absennya beberapa pemain kunci seperti Bernardo Silva, John Stones, dan Nathan Ake. Kehilangan pengalaman dari mereka membuat tim kesulitan dalam mengatur tempo dan bertahan saat Arsenal terus menekan. 
Advertising

BACA JUGA: 
Philipp Max mengumumkan pensiun dari dunia sepak bola Jerman
Situasi ini semakin rumit karena aktivitas transfer City terbatas, dengan Elliot Anderson menjadi satu-satunya pembelian besar sejauh ini, sementara Rodri berpotensi pindah ke Barcelona. Kekalahan dari Arsenal tidak menentukan keseluruhan musim City, tetapi menunjukkan bahwa terdapat banyak hal yang perlu diperbaiki, termasuk performa Donnarumma, kedalaman skuad, dan potensi kepergian Rodri. City harus bergerak cepat sebelum musim berlanjut.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tags :
Artikel Terkait
Share:
Nasional
Loading 6 berita Nasional...
RECOMMENDED
Loading 9 berita nasional...
Liga Inggris
Loading 6 berita Liga Inggris HD...
Anda Mungkin Juga Suka
You Might Like

🛒 Shopee Hari Ini

MOST VIEWED BRI SUPER LEAGUE

X
×

Other Latest

Loading...

Daftar Isi

    📧 Dapatkan Berita Terbaru Langsung ke Email!

    Premier League

    Close Ads
    Close Ads

    Serie A

    Archive

    🔥 Flash Sale Shopee Hari Ini

    Dapatkan voucher & gratis ongkir


    Total Pageviews

     

    ×