Selamat Datang dan Bergabung Bersama Perssilam Silampari News teknologi app iconDownload App Perssilam Silampari News: Search results for pasar saham
×
    Advertising
    ☰ Menu
W3.CSS
Dark Mode

Pages

Memuat berita...
Showing posts sorted by relevance for query pasar saham. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query pasar saham. Sort by date Show all posts

Tuesday, 4 August 2026

Saham Amazon berhasil mencapai kapitalisasi pasar sebesar US$3 triliun


Musi Rawas, Perssilam News - Nilai pasar Amazon.com Inc. resmi menembus US$3 triliun atau sekitar Rp54,06 kuadriliun untuk pertama kalinya pada perdagangan 4 Agustus 2026. Pencapaian tersebut menjadi salah satu tonggak terbesar dalam sejarah perusahaan. Berdasarkan laporan Bloombergtechnoz, Amazon menjadi perusahaan kelima di dunia yang berhasil mencapai nilai pasar itu. Kapitalisasi pasar adalah jumlah nilai seluruh saham perusahaan yang beredar. Angka ini dihitung dengan mengalikan harga saham dengan jumlah saham yang tersedia di pasar. Karena itu, nilai pasar Amazon dapat berubah setiap hari mengikuti pergerakan harga sahamnya. Angka US$3 triliun juga bukan berarti Amazon memiliki uang tunai sebesar itu, melainkan menunjukkan total nilai perusahaan menurut penilaian investor di bursa. Saham Amazon naik 5,3% pada pukul 09.35 waktu Amerika Serikat. Kenaikan tersebut mendorong kapitalisasi pasar perusahaan melewati batas US$3 triliun. Penguatan saham berlanjut setelah Amazon menerbitkan laporan kinerja kuartal kedua dengan hasil yang lebih baik dari perkiraan pasar, terutama dari divisi komputasi awan Amazon Web Services atau AWS.
Advertising


BACA JUGA:
Mitchell Baker mencetak hat-trick, Timnas Indonesia merayakan kemenangan besar 5-1 atas Kamboja
AWS menyediakan layanan seperti penyimpanan data, pusat data virtual, perangkat lunak perusahaan, serta layanan yang mendukung pengembangan kecerdasan buatan. Divisi ini menjadi salah satu sumber pendapatan dan laba paling penting bagi Amazon. Saat pertumbuhan AWS meningkat, investor melihat adanya peluang bahwa perusahaan mampu membiayai belanja teknologi tanpa terlalu menekan hasil keuangan. Peningkatan kinerja AWS juga membantu meredakan kekhawatiran terkait belanja Amazon untuk kecerdasan buatan. Dalam beberapa kuartal terakhir, Amazon mengeluarkan dana besar untuk pusat data, chip, jaringan, dan infrastruktur lain yang dibutuhkan oleh layanan AI. Pengeluaran tersebut sempat membuat investor khawatir karena manfaatnya belum langsung terlihat dalam laporan keuangan. Kekhawatiran itu kemudian memicu tekanan pada saham Amazon. Sebelumnya, harga saham perusahaan turun hingga 18% dari rekor yang tercatat pada 6 Mei. Penurunan tersebut menunjukkan bahwa pasar tidak hanya menilai pertumbuhan pendapatan, tetapi juga memperhatikan biaya yang harus dikeluarkan Amazon untuk menjaga laju ekspansi AWS dan layanan AI. Laporan terbaru mengubah pandangan tersebut. Pendapatan AWS tumbuh dengan laju tertinggi sejak 2021. Kabar itu mendorong saham Amazon naik lebih dari 15% pada pekan sebelumnya. Kenaikan tersebut mengembalikan Amazon ke posisi teratas di antara sejumlah saham teknologi unggulan yang menjadi perhatian investor. Dengan nilai pasar US$3 triliun, Amazon kini bergabung dengan kelompok perusahaan raksasa yang telah mencapai tingkat serupa. Kelompok tersebut terdiri atas Nvidia Corp., Alphabet Inc., Microsoft Corp., dan Apple Inc. Keberadaan lima perusahaan itu menunjukkan besarnya peran bisnis teknologi, komputasi awan, chip, perangkat lunak, dan layanan digital dalam pasar saham global. Amazon mencapai batas US$3 triliun dalam waktu yang jauh lebih singkat dibandingkan saat perusahaan menggandakan nilai pasarnya pada periode sebelumnya. Amazon menembus US$2 triliun pada Juni 2024. Artinya, perusahaan hanya membutuhkan waktu sedikit lebih dari dua tahun untuk menambah US$1 triliun pada kapitalisasi pasarnya. Sebagai perbandingan, Amazon membutuhkan lebih dari enam tahun untuk bergerak dari nilai pasar US$1 triliun ke US$2 triliun. Perbedaan waktu tersebut menunjukkan betapa cepatnya investor menaikkan penilaian terhadap Amazon dalam beberapa tahun terakhir. Pertumbuhan AWS dan minat pasar terhadap AI menjadi dua faktor yang banyak diperhatikan dalam penilaian itu.
Advertising


Rasio Valuasi dan Prospek Pasar
Walaupun saham Amazon sudah mengalami kenaikan tajam, valuasinya masih dinilai menarik jika dibandingkan dengan catatan historis. Saham tersebut diperdagangkan pada rasio price-to-earnings atau P/E sekitar 25 kali berdasarkan proyeksi laba selama 12 bulan mendatang. Rasio P/E membandingkan harga saham dengan laba per saham. Angka yang lebih rendah biasanya menunjukkan harga saham yang lebih murah terhadap laba yang diperkirakan. Rasio P/E Amazon saat ini tercatat sekitar 44% lebih rendah dibandingkan rata-rata selama satu dekade terakhir. Kondisi tersebut membuat sebagian investor menilai saham Amazon masih memiliki ruang untuk tumbuh, meski harga saham telah meningkat dalam waktu singkat. Penilaian itu tetap bergantung pada kemampuan perusahaan menjaga pertumbuhan laba dan pendapatan.
Analis Wall Street memperkirakan saham Amazon masih dapat tumbuh sekitar 14% sepanjang 2026. Proyeksi tersebut dipengaruhi oleh harapan terhadap pertumbuhan AWS, peningkatan permintaan layanan AI, serta perbaikan hasil bisnis ritel Amazon. Namun, belanja modal yang besar tetap menjadi faktor yang akan diperhatikan pasar dalam laporan keuangan berikutnya. Amazon perlu menunjukkan bahwa investasi pada pusat data dan teknologi AI mampu menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi. Investor juga akan mengamati margin laba, arus kas, serta pertumbuhan pelanggan AWS. Jika pendapatan AWS terus meningkat dengan biaya yang dapat dikendalikan, kepercayaan pasar terhadap strategi Amazon dapat bertahan. Pencapaian US$3 triliun memberi Amazon posisi yang lebih kuat di antara perusahaan teknologi terbesar dunia. Kinerja saham selanjutnya akan bergantung pada hasil nyata dari investasi AI dan kemampuan AWS mempertahankan pertumbuhannya. Bagi pasar, laporan kuartal kedua menjadi bukti awal bahwa belanja besar tersebut mulai mendapat dukungan dari peningkatan pendapatan komputasi awan.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tags :
Artikel Terkait
Share:

Monday, 31 August 2026

BEI memberikan kesempatan untuk menghapus batas harga saham minimum GOTO


Musi Rawas, Perssilam News - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menghadapi perubahan penting di pasar modal setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana menghapus batas harga minimum saham Rp50 pada Senin (31/8/2026), seperti dilansir Investor Daily. Selama ini, angka Rp50 menjadi batas terendah perdagangan saham di BEI. Jika aturan tersebut berlaku, saham dapat diperdagangkan di bawah level itu sesuai dengan kekuatan permintaan dan penawaran di pasar. Perubahan ini berpotensi membuat pergerakan saham GOTO lebih dinamis. Dalam jangka pendek, harga saham bisa menghadapi tekanan dan fluktuasi yang lebih besar. Namun, analis menilai aturan baru tersebut dapat membantu proses penemuan harga berjalan lebih wajar. Harga akan lebih mudah menyesuaikan diri dengan kondisi pasar, termasuk ketika jumlah penjual jauh lebih banyak daripada pembeli. Selama saham tertahan di level Rp50, sebagian investor tidak dapat menjual pada harga yang lebih rendah. Pada saat yang sama, pembeli belum tentu bersedia menyerap seluruh saham yang ditawarkan pada harga tersebut. Kondisi itu dapat membuat antrean jual menumpuk dan transaksi tidak terjadi karena harga yang diajukan penjual dan pembeli tidak bertemu. Di tengah perubahan aturan pasar tersebut, GOTO juga mencatat perbaikan kinerja keuangan yang cukup besar. Perseroan membukukan laba bersih Rp608 miliar pada semester I-2026. Capaian ini berbalik dari rugi bersih Rp580 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Perubahan tersebut menunjukkan adanya perbaikan dalam pengelolaan biaya dan kinerja sejumlah lini usaha di dalam perusahaan. Perbaikan laba menjadi perhatian karena GOTO masih berada dalam tahap memperkuat kinerja setelah beberapa tahun mencatat tekanan usaha. Pasar tidak hanya melihat pertumbuhan pendapatan, tetapi juga kemampuan perusahaan mengendalikan beban serta meningkatkan hasil dari layanan yang sudah berjalan. Karena itu, pencapaian laba pada enam bulan pertama 2026 menjadi salah satu dasar bagi investor dalam menilai arah pemulihan perusahaan. Analis MNC Sekuritas Christian menjelaskan, penghapusan batas bawah akan memungkinkan harga saham bergerak di bawah Rp50. Menurut dia, ruang pergerakan yang lebih luas dapat membantu menyelesaikan ketidakseimbangan antara antrean jual dan beli. "Kalau aturan harga terendah diubah, ekspektasinya harga saham GOTO turun ke bawah Rp50. Ini ada sisi positifnya karena penjual bisa bertemu pembeli di harga tertentu. Kontras dengan kondisi di Rp50 ketika antrean jual lebih banyak dari beli sehingga transaksi tidak matched," kata Christian, Analis MNC Sekuritas. Istilah matched dalam perdagangan saham merujuk pada kondisi ketika pesanan beli dan jual bertemu pada harga serta jumlah yang sesuai. Jika harga terendah masih dipatok Rp50, investor yang ingin menjual di bawah angka tersebut harus menunggu. Akibatnya, saham dapat tertahan dalam antrean tanpa transaksi dalam jumlah yang diharapkan. Penumpukan antrean jual itu berkaitan dengan penyesuaian portofolio oleh dana pasif setelah bobot GOTO dipangkas dalam indeks global. Dana pasif merupakan dana investasi yang mengikuti komposisi indeks tertentu. Ketika suatu saham dikeluarkan dari indeks atau bobotnya dikurangi, pengelola dana biasanya perlu menyesuaikan kepemilikannya agar tetap sesuai dengan aturan indeks yang diikuti. Christian menyebut kondisi ini menciptakan tekanan teknis atau technical overhang pada saham GOTO. 
Advertising

BACA JUGA:
STY Menyatakan Rasa Puasnya Terhadap Kinerja Persija di Acara Peluncuran Tim
Tekanan tersebut tidak selalu menunjukkan perubahan langsung pada kinerja operasional perusahaan. Namun, aksi jual dari dana pasif dapat memengaruhi jumlah saham yang beredar di pasar dan menekan harga, terutama ketika banyak investor melakukan penyesuaian pada waktu yang berdekatan. "Dengan kondisi harga saham saat ini di Rp50 memang ada technical overhang, di mana passive fund yang harus keluar dari saham GOTO karena eksklusi FTSE dan MSCI, tetapi mereka tertahan," ujar Christian, Analis MNC Sekuritas. Penghapusan batas minimum diharapkan memberi ruang bagi investor institusi untuk menyelesaikan penataan ulang portofolio. Mereka dapat menjual saham pada harga yang lebih rendah jika permintaan pasar berada di level tersebut. Dengan begitu, transaksi berpeluang berlangsung lebih lancar dan antrean jual tidak terus tertahan di level Rp50. "Dengan aturan baru, memungkinkan mereka bisa rebalancing, sehingga harapannya tidak ada lagi masalah overhang seperti ini," kata Christian, Analis MNC Sekuritas. Rebalancing adalah proses menyesuaikan kembali isi portofolio agar sesuai dengan target atau komposisi indeks. Dalam kasus GOTO, proses ini berkaitan dengan keputusan dana pasif yang harus mengurangi atau melepas kepemilikan setelah terjadi perubahan pada indeks FTSE dan MSCI. Dampaknya dapat terasa pada harga saham dalam jangka pendek, meski tidak secara langsung menggambarkan perubahan pada layanan Gojek, GoPay, atau Tokopedia. Selain faktor teknis di pasar modal, perhatian investor juga tertuju pada perubahan sumber keuntungan GOTO. Perseroan memperkirakan bisnis finansial akan memberikan sumbangan yang lebih besar terhadap kinerja grup. Pada saat yang sama, kontribusi dari layanan sesuai permintaan, termasuk transportasi online, diperkirakan berkurang.
Advertising

BACA JUGA: 
Audi memberikan pandangan yang realistis setelah hasil positif yang diraih dalam ajang F1
"Kami tetap mempertahankan pedoman EBITDA Grup yang disesuaikan untuk setahun penuh di kisaran Rp3,2-3,4 triliun. Kami memperkirakan kontribusi dari bisnis On-demand Services akan berkurang, sementara bisnis Fintech akan memberikan kontribusi lebih besar," kata Hans Patuwo, Direktur Utama GOTO. EBITDA yang disesuaikan menjadi salah satu ukuran yang digunakan perusahaan dan investor untuk melihat kinerja usaha sebelum memperhitungkan bunga, pajak, depresiasi, amortisasi, serta sejumlah penyesuaian lain. Kisaran Rp3,2-3,4 triliun menunjukkan target yang tetap dipertahankan GOTO untuk satu tahun penuh. Panduan tersebut juga memberi gambaran mengenai sumber pertumbuhan yang diharapkan perseroan. Bisnis fintech mencakup layanan keuangan seperti pembayaran dan layanan terkait GoPay. Sementara itu, On-demand Services mencakup layanan yang digunakan berdasarkan kebutuhan pengguna, termasuk transportasi dan pesan-antar. Perubahan komposisi kontribusi ini menunjukkan bahwa GOTO tidak hanya mengandalkan pertumbuhan perjalanan atau pengantaran untuk memperbaiki kinerja grup. Lini finansial menjadi penopang bagi jaringan layanan perusahaan saat bisnis transportasi menghadapi perubahan aturan. Pemerintah memangkas komisi layanan angkutan roda dua menjadi 8 persen sejak 1 Juli 2026. Penyesuaian tersebut dapat memengaruhi ruang pendapatan dan margin pada layanan transportasi online, sehingga kinerja GoPay dan unit lain menjadi semakin penting bagi hasil keseluruhan perusahaan. Analis Kiwoom Sekuritas Abdul Aziz menilai keterhubungan layanan GOTO dapat membantu perusahaan menghadapi tekanan teknis di pasar saham dan perubahan aturan usaha. Menurut dia, kinerja yang melemah pada satu unit belum tentu langsung menekan seluruh perusahaan karena GOTO memiliki beberapa sumber pendapatan.
Advertising

BACA JUGA: Liverpool secara resmi memulai negosiasi untuk mendatangkan bek besar sebagai pengganti pemain berusia 25 tahun
"Saya melihat ruang GOTO untuk memperkuat fundamental masih terbuka karena GoTo adalah sebuah ekosistem digital yang terintegrasi. Jadi kalau kinerja Gojek terdampak, masih ada GoPay," ujar Abdul Aziz, Analis Kiwoom Sekuritas. Pernyataan tersebut menekankan pentingnya hubungan antara layanan dalam grup. Pengguna dapat memakai layanan transportasi, pembayaran, serta layanan lain yang berada dalam jaringan GoTo. Bagi perusahaan, keterhubungan itu membuka peluang untuk mempertahankan aktivitas pengguna dan mengarahkan pertumbuhan ke lini yang masih memiliki ruang lebih besar. Kinerja finansial yang membaik tetap perlu dilihat bersama perkembangan operasional dan kondisi pasar. Laba bersih semester I-2026 memberi sinyal positif, tetapi harga saham masih dipengaruhi oleh penyesuaian portofolio investor besar, perubahan indeks global, serta aturan perdagangan baru. Karena itu, pergerakan saham GOTO setelah penghapusan batas bawah dapat menjadi perhatian utama pelaku pasar. Abdul Aziz menilai keberlanjutan jaringan layanan perusahaan dapat membantu menjaga pemulihan target kinerja sepanjang 2026. Jika regulasi mendukung keberadaan layanan yang saling terhubung, sentimen terhadap saham GOTO berpeluang membaik. "Ketika keberlanjutan ekosistem jadi prioritas regulasi, ini akan menjadi sentimen dan katalis positif untuk saham GOTO," kata Abdul Aziz, Analis Kiwoom Sekuritas. Minat investor global juga terlihat dari kepemilikan Morgan Stanley. Per 26 Agustus 2026, Morgan Stanley menggenggam hampir 59,4 miliar lembar saham GOTO atau setara 5,2 persen dari total saham beredar. Kepemilikan tersebut menjadi salah satu indikator yang diperhatikan pasar, terutama ketika GOTO memasuki periode dengan perubahan aturan harga, penataan ulang portofolio global, dan pergeseran sumber pertumbuhan usaha. Dengan demikian, arah saham GOTO akan dipengaruhi oleh dua faktor utama. Pasar akan mencermati bagaimana aturan baru BEI menyelesaikan antrean jual yang tertahan, sementara kinerja perusahaan akan diuji melalui kemampuan bisnis fintech dalam menopang pelemahan kontribusi layanan sesuai permintaan. Perbaikan laba, target EBITDA yang dipertahankan, serta kepemilikan investor besar menjadi bagian dari perkembangan yang akan membentuk penilaian pasar terhadap GOTO pada sisa tahun 2026.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tags :
Artikel Terkait
Share:

Sunday, 26 April 2026

Investor asing menjual saham perbankan besar di Indonesia hingga mencapai Rp 39 triliun


Indonesia, Perssilam - Saham bank-bank besar di Indonesia ambruk keras. Mereka sentuh titik terendah dalam tiga tahun. Investor asing ramai-ramai jual saham saat pasar tutup Jumat, 24 April 2026. Langkah ini tekan harga saham hingga level rendah. Pemicu utama datang dari sentimen buruk. Isu likuiditas domestik bikin khawatir. Likuiditas domestik berarti aliran uang di pasar lokal kurang lancar. Uang investor lokal sulit bergerak bebas. Tambah lagi, MSCI bekukan tinjauan indeksnya. MSCI adalah penyedia indeks saham global. 
Advertising

BACA JUGA: 
BRI Super League : Persib Memulihkan Kondisi Fisik dan Mental Menjelang Pertandingan Melawan Bhayangkara
Tinjauan ini biasa nilai pasar negara berkembang seperti Indonesia. Pembekuan ini bikin investor asing ragu. Mereka tarik modal besar-besaran dari Bursa Efek Indonesia. Data dari sumber Keuangan ungkap fakta keras. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) alami jual bersih asing Rp 24,27 triliun sejak Januari 2026. Angka ini paling tinggi. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) ikut kena, Rp 6,81 triliun. Harga saham BBCA rebah 25,08 persen. 
Kini di Rp 6.050 per lembar. BBRI turun 16,12 persen jadi Rp 3.070. Penurunan ini cepat dan dalam. Investor lihat ini sebagai sinyal bahaya. Bank lain tak luput. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) melemah 11,76 persen ke Rp 4.500. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) anjlok 13,73 persen ke Rp 3.770. Keempat bank ini jadi tulang punggung indeks saham utama. Saham mereka biasa tarik dana asing besar.
Kustodian Sentral Efek Indonesia (KPEI) catat perubahan kepemilikan. Dalam tiga bulan terakhir, asing kurangi saham BBNI 8,09 persen. BBCA turun 7,04 persen. BMRI merosot 2,26 persen. BBRI berkurang 1,4 persen. Penurunan ini tunjuk keluarnya dana asing masif. Bank-bank besar ini pegang kapitalisasi pasar tinggi. 
Advertising

BBCA dan BBRI misalnya, sering jadi favorit investor. Tapi kini, aksi jual asing tekan seluruh sektor keuangan. Pasar saham Indonesia hadapi tantangan likuiditas lebih dalam. Investor lokal harus waspada. Mereka tanya, kapan aliran dana asing kembali? Saat ini, tekanan jual masih kuat.
Kode SahamHarga Penutupan (Rp)Koreksi YTD (%)Net Sell Asing (Rp)
BBCA6.05025,0824,27 Triliun
BBRI3.07016,126,81 Triliun
BMRI4.50011,765,88 Triliun
BBNI3.77013,732,57 Triliun

Analis RHB Sekuritas Andrey Wijaya bilang penurunan harga saham perbankan ini datang dari sentimen risiko. Bukan karena kinerja keuangan perusahaan yang tetap kuat. Pasar sekarang fokus pada risiko campur tangan pemerintah di bank-bank utama. Tekanan harga ini tunjukkan kekhawatiran pasar. Bukan masalah dasar perusahaan. "Tekanan harga lebih mencerminkan kekhawatiran, bukan pelemahan fundamental," kata Andrey Wijaya dari RHB Sekuritas. 
Advertising

BACA JUGA: 
Tehnologi : Pendapatan Intel melebihi ekspektasi berkat pergeseran dalam tren infrastruktur AI
Andrey tambah bahwa aturan pemerintah soal dana untuk program khusus bikin citra buruk. Itu soal kualitas pinjaman bank dan keuntungan mereka. Terutama di bank milik negara atau Himbara seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BTN. Investor takut aset bank jadi bermasalah. Margin juga tertekan karena biaya dana naik. Kekhawatiran ini tambah parah dari luar negeri. Lembaga MSCI, yang kelola indeks saham dunia, tunda ulas indeks untuk Mei 2026. Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta bilang itu rusak nama baik bursa saham Indonesia. 
 
 "Itu pukulan keras. Muncul rasa takut Indonesia turun jadi frontier market gara-gara masalah likuiditas dan campur tangan pasar yang kelewatan," ujar Nafan Aji Gusta dari Mirae Asset Sekuritas. Frontier market itu pasar berkembang rendah. Lebih kecil dan berisiko dari emerging market seperti Indonesia sekarang. Investor asing ragu taruh dana di sini. 
Advertising

BACA JUGA: 
Nasional : BMKG Mengeluarkan Peringatan Dini Mengenai Curah Hujan Tinggi pada Akhir April 2026
Nafan juga ingatkan risiko rugi dari nilai tukar. Rupiah anjlok lawan dolar AS lebih cepat daripada saham naik di bursa lokal. "Kenaikan saham 5% tak berguna kalau rupiah turun 7%. Investor tetap rugi karena kurs," kata Nafan Aji Gusta lagi. Bayangkan investor asing beli saham Rp100 ribu. Rupiah lemah bikin dollar mereka berkurang saat jual.  Kenaikan harga saham tak tutup kerugian itu. Pemerintah juga kena beban. Fiskal mereka tegang karena rupiah lemah. Founder Republik Investor Hendra Wardana jelaskan setiap Rp100 per dolar tambah defisit anggaran Rp800 miliar. Itu beban hutang luar negeri dan impor. "Itu bikin ruang gerak pemerintah sempit untuk stabilkan keadaan. Pasar baca ini sebagai sinyal buruk," tegas Hendra Wardana. Dari sudut teknikal, harga saham bank besar masih turun tajam. Tren ini bahaya untuk jangka pendek. Pelaku pasar harus hati-hati.
"Kondisinya masih bikin cemas," kata Hendra Wardana.
Hendra prediksi tekanan jual lanjut. Selama ketidakpastian dunia dan rupiah lemah tak pulih kuat. "Berita buruk beneran baru muncul setelah pasar serap berita buruk terakhir sepenuhnya. Sampai sekarang, itu belum terjadi," tutup Hendra Wardana dari Republik Investor. Investor perlu pantau tanda pemulihan rupiah. Dan keputusan MSCI selanjutnya. Fundamental bank solid bisa jadi penopang kalau sentimen membaik. Tapi sekarang, waspadalah.
EditorRedaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:

Thursday, 18 September 2025

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup dengan catatan negatif pada perdagangan hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup dengan catatan negatif pada perdagangan hari ini ©Foto: Tempo.co


Indonesia
, Perdagangan sore ini di Bursa Efek Indonesia ditutup dengan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG mengakhiri sesi dengan turun 0,21 persen. Ini setara dengan kehilangan 16,75 poin. Level penutupan IHSG berada di angka 8.008.

Analisis pergerakan saham menunjukkan dominasi penurunan. Sebanyak 421 saham tercatat mengalami pelemahan harga. Di sisi lain, 248 saham bergerak stagnan tanpa perubahan nilai. Sebanyak 287 saham berhasil mencatatkan kenaikan harga. Sektor teknologi tampil sebagai primadona dengan kenaikan paling signifikan, mencapai 4,26 persen. Sebaliknya, sektor finansial mengalami tekanan terberat, turun sebesar 0,84 persen.

Tim Analis Pilarmas Investindo Sekuritas menyatakan, Indeks LQ45 juga turut melemah. Indeks ini memuat saham-saham unggulan di pasar modal. Saham-saham yang paling berkontribusi pada penurunan ini antara lain AMRT, MAPA, MDKA, ISAT, dan BBTN. Perdagangan hari ini mencatat volume transaksi besar. Sebanyak 42,45 miliar lembar saham berpindah tangan. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 2,39 juta kali. Nilai total perdagangan mencapai Rp21,89 triliun. Kapitalisasi pasar bursa menggapai Rp14.546 triliun.

Baca Juga:

Cegah Alergi, Dokter Mengkampanyekan Agar Anak-Anak Mengonsumsi Makanan Alami

Menurut Pilarmas Sekuritas, pelemahan IHSG di pasar domestik disebabkan oleh penyesuaian terhadap defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Defisit tersebut mengalami pelebaran. Angka defisit kini menjadi Rp689,1 triliun. Angka ini setara dengan 2,68 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Sebelumnya, defisit tercatat sebesar Rp638,8 triliun atau 2,48 persen terhadap PDB.

Di bursa kawasan Asia, indeks saham menunjukkan pergerakan yang beragam pada penutupan sore ini. Tim Analis Phillip Sekuritas Indonesia menjelaskan, pasar saham Asia bereaksi campur aduk. Hal ini dipicu oleh keputusan pemangkasan suku bunga oleh The Fed, bank sentral Amerika Serikat.

Phillip Sekuritas menambahkan, pemangkasan suku bunga The Fed bukanlah kejutan bagi pasar. Keputusan ini sudah lama diprediksi oleh pelaku pasar. Yang menjadi perhatian utama investor adalah grafik Dot Plot.

Baca Juga:

KPK menyatakan bahwa Khalid Basalamah mengembalikan uang secara bertahap

Grafik Dot Plot merupakan proyeksi pergerakan suku bunga di masa depan. Proyeksi ini dibuat oleh para pejabat tinggi The Fed. Dalam grafik tersebut, pejabat The Fed mengindikasikan rencana pemangkasan suku bunga sebanyak dua kali hingga akhir tahun.

Perkiraan menunjukkan suku bunga The Fed akan turun ke kisaran 3,5 hingga 3,75 persen. Selain itu, diperkirakan akan ada satu kali penurunan suku bunga lagi pada tahun 2026. Untuk tahun 2027, tidak ada proyeksi penurunan suku bunga.

Situasi ini menjadi pelik. Pasar tenaga kerja Amerika Serikat menunjukkan tanda-tanda pelemahan. Namun, inflasi masih sulit untuk diturunkan. The Fed dihadapkan pada tantangan menjaga stabilitas kedua faktor tersebut. Mereka hanya memiliki satu alat utama, yaitu suku bunga, untuk mengelolanya.

Baca Juga:

Menteri Keuangan Purbaya percaya bahwa kebijakannya akan memberikan dampak yang cepat terhadap perekonomian

TAG :

Suka Artikel ini?

Share:

Wednesday, 13 May 2026

Strategi Investasi Saham menurut Warren Buffett di Saat Pasar Tidak Stabil


Indonesia, Perssilam - Kepanikan sering menyerang investor saat harga saham turun drastis secara tiba-tiba. Banyak orang merasa takut kehilangan uang dalam sekejap. Ketakutan ini memicu aksi jual impulsif. Mereka menjual saham di harga rendah karena panik. Padahal, langkah ini justru menutup peluang untung saat pasar pulih nanti. Warren Buffett, CEO Berkshire Hathaway, punya cara berbeda. Ia tidak takut saat pasar sedang kacau. Menurut Personalfinance, Buffett melihat krisis sebagai peluang emas. Ia menggunakan momen jatuh untuk membeli saham bagus dengan harga murah.
Advertising

BACA JUGA:
Presiden Prabowo Memiliki Kekayaan Sebesar Rp 2 Triliun dalam LHKPN Terbaru
Pasar saham sering memindahkan uang dari orang tidak sabar ke orang yang bisa menunggu. Buffett percaya bahwa menjual aset saat panik hanya membuat rugi jadi nyata. Jika Anda tidak menjual, Anda belum benar-benar rugi. Ia pernah berkata bahwa pasar saham didesain untuk mentransfer uang dari orang yang aktif kepada orang yang sabar. Ketenangan adalah kunci sukses jangka panjang. Investor yang tidak bisa kontrol emosi akan ikut arus sentimen negatif. Hal ini sering berakhir dengan kerugian finansial yang besar.
Buffett menyarankan untuk berpikir terbalik dari orang banyak. Ia meminta investor merasa takut saat orang lain serakah. Sebaliknya, ia meminta investor jadi serakah saat orang lain takut. Strategi ini terbukti saat krisis finansial global 2008. Saat itu, banyak orang menjauhi bank. Buffett justru memberi dana 5 miliar dolar AS ke Goldman Sachs. Pilihan ini memberikan keuntungan sangat besar bagi Berkshire Hathaway.
Advertising

BACA JUGA: 
Aplikasi Terbaru 2026 untuk Menghasilkan Saldo DANA
Harga saham jangka pendek sering tidak sesuai dengan nilai asli perusahaan. Nilai intrinsik adalah harga wajar sebuah bisnis berdasarkan aset dan labanya. Buffett selalu cek apakah penurunan harga saham mengganggu daya beli konsumen. Jika produk tetap laku dan bisnis tetap kuat, penurunan harga hanyalah gangguan. Sentimen negatif biasanya hanya bersifat spekulasi. Nilai perusahaan tidak hilang hanya karena harga saham di layar monitor turun.
Buffett tidak mau menebak kapan pasar mencapai titik terendah atau tertinggi. Ia menghindari market timing atau upaya mencari waktu tepat untuk masuk dan keluar pasar. Baginya, memegang perusahaan berkinerja baik lebih penting daripada menebak arah pasar. Ia membuktikannya lewat saham Coca-Cola. Buffett memegang saham itu selama lebih dari 30 tahun. Bisnis yang solid akan memberi nilai lebih seiring waktu. Kepemilikan jangka panjang ini jauh lebih menguntungkan daripada trading harian.
Advertising

BACA JUGA: 
Swatch dan Audemars Piguet telah mengonfirmasi kolaborasi terbaru mereka dalam pembuatan jam tangan
Uang tunai bukan sekadar aset diam. Buffett menganggap kas sebagai amunisi finansial. Berkshire Hathaway selalu menyimpan uang tunai dalam jumlah besar. Likuiditas ini penting agar ia bisa bergerak cepat. Saat harga saham berkualitas jatuh, ia sudah siap membeli tanpa perlu meminjam uang. Memahami nilai bisnis dan mengontrol emosi adalah pondasi utama. Inilah yang membedakan investor sungguhan dari sekadar spekulan yang hanya mengejar untung cepat.
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:

Thursday, 1 January 2026

Bursa Efek Indonesia Mencatat Kinerja Positif Pasar Modal Tahun 2025


Indonesia, Pasar Modal Indonesia tunjukkan ketangguhannya sepanjang 2025. Gejolak global dan domestik tak hentikan langkahnya. Pasar ini bangkit kuat. Ia jaga stabilitas. Kinerja positif bahkan lewati target yang ditetapkan.

Capaian ini terlihat jelas dari minat masyarakat yang melonjak. Banyak orang ikut berinvestasi di pasar modal Indonesia. Total investor capai 20,3 juta orang. Rata-rata investor aktif transaksi lebih dari 901 ribu per bulan. "Capaian positif tercermin dari meningkatnya minat dan partisipasi masyarakat dalam berinvestasi di pasar modal Indonesia. Dari total 20,3 juta investor, rata-rata yang aktif bertransaksi mencapai lebih dari 901 ribu investor per bulan," kata Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman. Ia sampaikan itu di konferensi pers akhir tahun BEI pada Selasa, 30 Desember 2025.

Investor ritel kuasai porsi terbesar. Mereka tangani 49,9 persen transaksi. Investor institusi asing ambil 36,3 persen dari total nilai transaksi harian rata-rata. Data ini buktikan partisipasi luas dari berbagai kalangan. Ritel beri dorongan utama. Asing tetap jadi pilar penting.

Advertising

Tahun 2025 catat 26 saham baru. Dana IPO terkumpul Rp18,1 triliun. Total perusahaan saham tercatat jadi 956 sampai akhir Desember 2025. Efek baru lain juga bertambah. Ada 181 emisi obligasi dan sukuk. Lalu 3 Exchange-Traded Fund (ETF). ETF ini alat investasi yang ikuti indeks pasar. Satu Efek Beragun Aset (EBA). EBA lindungi aset dasar seperti pinjaman. Plus 647 waran terstruktur. Waran beri hak beli saham di harga tertentu.

"Jumlah perusahaan tercatat saham di tahun 2025 menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Namun dari sisi jumlah penghimpunan dana dari saham mengalami peningkatan sebesar 26,6 persen," ujar Iman. Penurunan jumlah perusahaan tak halangi dana besar terkumpul. Ini tunjukkan kualitas IPO lebih baik.

BEI raih peringkat 11 dunia soal jumlah IPO. Data ini dari EY Global IPO Trends triwulan III 2025. Posisi ini banggakan di tengah kompetisi ketat global.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gerak dinamis. IHSG ukur performa keseluruhan saham di BEI. Tahun 2025, ia capai puncak tertinggi sepanjang masa 24 kali. Rekor ini pecah berulang. Investor rasakan euforia pasar yang sehat.

Advertising

Kapitalisasi pasar tekan rekor Rp16.000 triliun. Rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) Rp18,06 triliun. Volume transaksi harian 30,27 miliar lembar saham. Frekuensi transaksi harian 1,78 juta kali. "Data tersebut diikuti dengan volume transaksi harian sebesar 30,27 miliar lembar saham. Serta frekuensi transaksi harian mencapai 1,78 juta kali transaksi," ucap Iman. Angka ini bukti likuiditas tinggi. Pasar ramai dan efisien.

Bursa Karbon juga maju. Tercatat 2,89 juta ton CO2 ekuivalen dari 9 proyek. Nilai transaksi Rp30,12 miliar. Ini dukung transisi hijau di Indonesia. Perusahaan mulai perdagangkan kredit karbon.

Untuk 2026, BEI tetapkan target ambisius. Tambah 2 juta investor baru. RNTH Rp15 triliun per hari. Total efek baru 555 jenis. Termasuk saham, obligasi, sukuk, dan lainnya. "Target total jumlah pencatatan efek baru di pasar modal sebanyak 555 efek baru. Meliputi efek saham, obligasi/sukuk, efek dan efek lainnya yang diharapkan makin memperkuat pasar modal di tahun depan," kata Iman. Target ini harap pacu pertumbuhan berkelanjutan. Pasar modal siap hadapi tantangan baru di 2026. (Red)

Dengarkan

Berita dan Artikel lainnya di :

Advertising

kali
Share:

Saturday, 13 December 2025

Aksi pengambilan keuntungan mulai mereda, IHSG ditutup dengan penguatan


Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir positif hari ini. Ia naik 0,46 persen. Kenaikan itu setara 40 poin. Level penutupannya di 8.660,50. Hasil ini sesuai ramalan para analis.

Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan fakta itu. IHSG bangkit setelah jatuh kemarin. Penyebab kemarin adalah aksi jual ambil untung. "IHSG rebound usai koreksi gara-gara profit taking," kata Tim Analis Phintraco Sekuritas. Pernyataan itu keluar Jumat, 12 Desember 2025.

Menurut tim itu, IHSG bisa istirahat minggu depan. Kisaran levelnya 8.550 hingga 8.700. Investor sering lihat pola ini di pasar saham. Konsolidasi artinya harga stabil sebelum gerak lagi.

Hari ini, 377 saham turun harganya. Sebanyak 275 saham naik. Sisanya 148 saham diam saja. Sektor bahan baku pimpin kenaikan. Ia naik 5,52 persen. Contoh saham di sektor itu sering ikut harga komoditas dunia. Sektor teknologi jatuh paling dalam. Turunnya 2,20 persen. Banyak saham tech sensitif terhadap berita global.

Advertising

Volume perdagangan capai 52,22 miliar lembar saham. Frekuensi transaksi 2,98 juta kali. Nilai total Rp29,97 triliun. Kapitalisasi pasar Rp15.910 triliun. Angka ini tunjukkan aktivitas pasar ramai. Investor besar dan kecil ikut main.

Indeks LQ45 juga kuat. Indeks ini kumpul saham pilihan 45 perusahaan top. Saham MEDC dorong kenaikan utama. AMMN dan ANTAM ikut kuat. Ketiganya dari sektor tambang dan energi. Kinerja mereka bantu tarik IHSG naik.

Bukan cuma IHSG. Sebagian besar indeks Asia tutup hijau. Pasar Jepang, Korea Selatan, dan Singapura naik. Pelaku pasar pantau China dekat. Mereka tunggu sinyal dari negeri itu.

Advertising

Pertemuan tahunan soal rencana ekonomi China beri kabar baik. China janji dukung ekonomi 2026. Fokusnya tingkatkan belanja masyarakat. Juga stabilkan sektor properti. Properti di China sempat goyah. "Pertemuan itu tegas dukung ekonomi tahun depan," ujar Tim Phintraco. "Termasuk naikkan konsumsi dan tahan properti."

China tak lupakan teknologi. Kebijakan lima tahun mulai 2026 utamakan kemampuan tech. Sektor ini jadi andalan. China ingin saingi negara lain di bidang chip dan AI. Kabar ini bikin investor Asia senang.

Di sisi lain, emas dunia melonjak. Penyebabnya dolar AS lemah. The Fed potong suku bunga lagi. Harga emas sentuh puncak sebulan. Capai USD4.336 per troy ons. Emas jadi pilihan aman saat dolar turun. Investor global buru aset ini. Kenaikan emas bantu saham bahan baku di Indonesia. Seperti emiten tambang emas lokal. Pasar saham Indonesia rasakan efeknya hari ini.

Share:

Sunday, 9 August 2026

Kekayaan Elon Musk mencapai Rp14.276 triliun setelah saham SpaceX mengalami lonjakan


Musi Rawas, Perssilam News - Kekayaan bersih Elon Musk kembali menembus angka 800 miliar dollar AS atau sekitar Rp14.240,8 triliun. Perhitungan tersebut menggunakan asumsi kurs Rp17.801 per dollar AS. Kenaikan besar ini terjadi setelah saham SpaceX melonjak hampir 12 persen pada Jumat, 7 Agustus 2026. Seperti dilaporkan Money, saham perusahaan antariksa itu naik 11,7 persen sesaat setelah pukul 13.00 waktu Eastern Daylight Time (EDT). EDT merupakan zona waktu yang digunakan di wilayah pantai timur Amerika Serikat selama musim panas. Kenaikan tersebut membawa harga saham SpaceX ke level 129 dollar AS atau sekitar Rp2,30 juta per lembar. Harga 129 dollar AS menjadi titik tertinggi saham SpaceX dalam tiga pekan terakhir. Kenaikan itu juga memperkuat pemulihan saham perusahaan setelah sebelumnya mengalami tekanan jual. Ketika banyak investor melepas saham, nilai pasar SpaceX ikut tertekan. Sebaliknya, saat minat beli kembali meningkat, valuasi perusahaan dan nilai kepemilikan para pemegang saham ikut naik.Pergerakan tersebut langsung berdampak pada kekayaan Musk. Pada Jumat sore, total kekayaan bersihnya diperkirakan mencapai 802 miliar dollar AS atau sekitar Rp14.276,4 triliun. Selisih antara angka tersebut dan ambang 800 miliar dollar AS mencapai 2 miliar dollar AS, setara dengan sekitar Rp35,6 triliun berdasarkan kurs yang sama.
Advertising


BACA JUGA:
Marco Bezzecchi Kembali dan Pimpin Latihan GP Inggris
Capaian itu diraih kurang dari dua pekan setelah kekayaan Musk sempat turun di bawah 700 miliar dollar AS. Pada saat itu, nilainya diperkirakan sekitar 12.460,7 triliun dalam rupiah. Penurunan tersebut berlangsung ketika saham SpaceX menghadapi tekanan jual di pasar. Perubahan ini menunjukkan besarnya pengaruh harga saham terhadap kekayaan Musk, terutama karena sebagian besar asetnya terikat pada kepemilikan perusahaan. Laporan keuangan terbaru ikut memperkuat kepercayaan investor terhadap kinerja SpaceX. Perusahaan membukukan pendapatan sebesar 7,8 miliar dollar AS pada kuartal terakhir. Nilai itu setara dengan sekitar Rp138,8 triliun. Pendapatan tersebut melampaui perkiraan Wall Street yang berada di angka 6,9 miliar dollar AS atau sekitar Rp122,8 triliun. Dengan demikian, pendapatan SpaceX lebih tinggi sekitar 900 juta dollar AS dari perkiraan analis. Jika dihitung dalam rupiah, selisihnya mencapai kurang lebih Rp16 triliun. Pencapaian ini memberi sinyal bahwa aktivitas bisnis SpaceX tumbuh lebih cepat dari harapan pasar pada periode tersebut. Pendapatan yang lebih tinggi juga membantu menekan kerugian perusahaan. SpaceX mencatat kerugian bersih sebesar 541 juta dollar AS atau sekitar Rp9,63 triliun. Angka itu jauh lebih rendah dibandingkan kerugian sebelumnya yang mencapai 1 miliar dollar AS atau Rp17,8 triliun. Artinya, kerugian bersih SpaceX menyusut sekitar 459 juta dollar AS. Penurunan tersebut menjadi salah satu faktor yang dapat mendorong sentimen positif investor. Pasar biasanya memperhatikan pendapatan dan kerugian secara bersamaan. Pendapatan yang meningkat menunjukkan kemampuan menghasilkan pemasukan, sedangkan kerugian yang menurun menunjukkan adanya perbaikan pada pengelolaan biaya.
Advertising

BACA JUGA: Marco Bezzecchi Kembali dan Pimpin Latihan GP Inggris
Musk tercatat memiliki sekitar 38 persen saham SpaceX. Porsi tersebut tergolong besar untuk sebuah perusahaan dengan nilai pasar yang sangat tinggi. Karena itu, setiap perubahan harga saham SpaceX dapat memengaruhi nilai aset Musk dalam jumlah besar. Kenaikan harga saham tidak berarti Musk menerima uang tunai dalam jumlah yang sama. Perubahan tersebut terutama meningkatkan nilai pasar dari saham yang ia miliki. Jika harga kembali turun, nilai kekayaannya juga dapat berkurang tanpa adanya transaksi penjualan saham. Inilah alasan kekayaan para miliarder dapat berubah dalam waktu singkat mengikuti pergerakan pasar. Status sebagai triliuner dolar pertama di dunia pernah diraih Musk pada Juni 2026. Pencapaian itu terjadi setelah SpaceX resmi melantai di bursa. Penawaran saham ke publik membuat nilai perusahaan lebih mudah dihitung berdasarkan harga perdagangan setiap hari. Sebelum melantai di bursa, penilaian perusahaan swasta biasanya bergantung pada transaksi terbatas atau putaran pendanaan tertentu. Setelah masuk bursa, saham SpaceX dapat diperjualbelikan oleh investor secara lebih luas. Harga perdagangan tersebut kemudian menjadi acuan dalam memperkirakan nilai perusahaan dan kepemilikan Musk. Pada puncaknya, total kekayaan Musk sempat mencapai 1,45 triliun dollar AS atau sekitar Rp25.811,5 triliun. Perbandingan antara angka tertinggi itu dan posisi terbaru menunjukkan adanya perubahan besar dalam waktu singkat. Kekayaan Musk yang kini berada di sekitar 802 miliar dollar AS masih jauh di bawah rekor 1,45 triliun dollar AS. Namun, pemulihan dari posisi di bawah 700 miliar dollar AS berlangsung sangat cepat setelah saham SpaceX kembali menguat.
Advertising
BACA JUGA: Jadwal lengkap untuk SEA V Cup 2026 Putri Leg 2 di Thailand telah resmi diumumkan
Di sisi operasional, SpaceX mengalokasikan belanja modal sebesar 18,3 miliar dollar AS pada kuartal terakhir. Nilai tersebut setara dengan sekitar Rp325,8 triliun. Belanja modal adalah dana yang digunakan untuk membangun atau membeli aset yang mendukung kegiatan perusahaan dalam jangka panjang. Dari total belanja modal itu, sekitar 15,8 miliar dollar AS atau Rp281,2 triliun diarahkan untuk mengembangkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Jumlah tersebut mencakup sebagian besar anggaran modal SpaceX pada kuartal tersebut. Dana itu menunjukkan besarnya fokus perusahaan pada pengembangan teknologi AI di tengah ekspansi bisnis antariksa. Alokasi besar untuk AI juga dapat menambah kebutuhan pendanaan SpaceX dalam beberapa periode mendatang. Pengembangan teknologi membutuhkan biaya untuk riset, perangkat keras, pusat data, tenaga kerja, serta pengujian. Pada saat yang sama, perusahaan harus menjaga pertumbuhan pendapatan agar pengeluaran besar itu tidak semakin memperlebar kerugian. Kinerja keuangan, harga saham, dan rencana belanja modal kini menjadi tiga faktor utama yang memengaruhi penilaian terhadap SpaceX. Pendapatan yang melampaui perkiraan membantu meningkatkan kepercayaan pasar. Kerugian yang menyusut memberi ruang bagi optimisme. Namun, besarnya pengeluaran untuk AI menunjukkan bahwa perusahaan masih berada dalam tahap investasi besar. Bagi Musk, hubungan dengan SpaceX menjadi sangat penting karena kepemilikan 38 persen sahamnya memberi kontribusi besar terhadap total kekayaan. Selama harga saham perusahaan terus bergerak naik, nilai kekayaannya berpeluang meningkat. Jika pasar kembali menekan saham SpaceX, jumlah tersebut dapat turun dengan cepat.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tags :
Artikel Terkait
Share:
Nasional
Loading 6 berita Nasional...
RECOMMENDED
Loading 9 berita nasional...
Liga Inggris
Loading 6 berita Liga Inggris HD...
Anda Mungkin Juga Suka
You Might Like

🛒 Shopee Hari Ini

MOST VIEWED BRI SUPER LEAGUE

X
×

Other Latest

Loading...

Daftar Isi

    📧 Dapatkan Berita Terbaru Langsung ke Email!

    Premier League

    Close Ads
    Close Ads

    Serie A

    Archive

    🔥 Flash Sale Shopee Hari Ini

    Dapatkan voucher & gratis ongkir


    Total Pageviews

     

    ×