Selamat Datang dan Bergabung Bersama Perssilam Silampari News teknologi app iconDownload App Audi memberikan pandangan yang realistis setelah hasil positif yang diraih dalam ajang F1 ~ Perssilam Silampari News
×
W3.CSS
Dark Mode

Pages

Memuat berita...

Monday, 31 August 2026

Audi memberikan pandangan yang realistis setelah hasil positif yang diraih dalam ajang F1


Musi Rawas, Perssilam News - Direktur balap Audi, Allan McNish, berusaha menahan antusiasme yang mulai tumbuh di sekitar timnya. Hasil-hasil terbaru memang memberi alasan untuk optimistis, tetapi McNish meminta semua pihak melihat posisi Audi secara utuh. Menurutnya, tim masih berada dalam tahap awal pembangunan dan belum memiliki kecepatan yang cukup untuk mencetak poin pada setiap balapan. Audi memasuki Formula 1 untuk pertama kalinya pada musim ini. Sebagai pabrikan besar asal Jerman, mereka membawa harapan tinggi sejak awal. Meski begitu, manajemen tim juga memahami bahwa membangun mobil, sistem kerja, serta kekuatan teknis di F1 membutuhkan waktu. Target Audi tidak hanya berkaitan dengan hasil satu atau dua balapan. Mereka ingin membangun dasar yang kuat untuk berkembang dalam lima tahun ke depan. Musim perdana tersebut berjalan dengan hasil yang naik turun. Audi membuka kampanye mereka dengan cukup baik pada Grand Prix Australia. Gabriel Bortoleto berhasil membawa mobilnya finis di posisi kesembilan, sehingga langsung memberikan poin pertama bagi tim. Hasil itu menjadi awal yang menjanjikan, terutama karena Audi masih menyesuaikan diri dengan tuntutan kompetisi F1. Setelah balapan pembuka, hasil yang diraih Audi lebih sering berhenti tepat di luar zona poin. Nico Hulkenberg finis di posisi ke-11 pada balapan di China dan Jepang. Bortoleto juga mengalami nasib serupa di Monaco, Barcelona, serta Austria. Finis di posisi ke-11 menunjukkan bahwa mobil Audi memiliki kecepatan yang cukup untuk bersaing di sekitar zona poin, tetapi belum mampu mempertahankan posisi atau menemukan tambahan performa yang diperlukan. Dalam sistem F1, hanya pembalap yang finis di posisi tertentu yang mendapatkan poin. Karena itu, perbedaan antara posisi kesepuluh dan ke-11 sangat besar. Mobil dapat tampil kompetitif sepanjang akhir pekan, tetapi satu kesalahan kecil, strategi yang kurang tepat, atau munculnya safety car dapat membuat pembalap kehilangan kesempatan. Audi berkali-kali berada dekat dengan hasil tersebut tanpa berhasil mengubahnya menjadi tambahan poin. Situasi itu mulai berubah setelah Bortoleto mencetak dua hasil beruntun di posisi kedelapan. Ia meraih poin di Silverstone dan kembali finis kedelapan di Spa. Dua balapan tersebut memberikan dorongan besar bagi Audi. Bortoleto mampu tampil baik di sirkuit yang menuntut kecepatan tinggi, terutama ketika mobil harus tetap stabil saat melewati tikungan cepat dan bagian lintasan yang panjang.
Advertising

BACA JUGA:
Liverpool secara resmi memulai negosiasi untuk mendatangkan bek besar sebagai pengganti pemain berusia 25 tahun
Hulkenberg kemudian memutus kebuntuan dengan finis di posisi kesembilan pada Grand Prix Hungaria. Ia kembali mencetak poin di Grand Prix Belanda, kali ini dengan menempati posisi kedelapan. Dengan demikian, Audi mencatat empat finis beruntun di zona poin. Rangkaian hasil tersebut mengubah suasana di dalam tim dan membantu Audi naik ke posisi kedelapan klasemen konstruktor. Audi hanya tertinggal lima poin dari Haas yang berada di posisi ketujuh. Selisih tersebut terlihat kecil, tetapi persaingan di bagian tengah klasemen sangat ketat. Satu hasil finis dapat mengubah posisi beberapa tim sekaligus. Setiap poin juga memiliki nilai besar karena posisi akhir konstruktor berkaitan dengan pembagian hadiah uang. Bagi tim yang sedang membangun proyek baru, tambahan pemasukan dapat membantu pengembangan mobil dan persiapan musim berikutnya. Kondisi itu membuat hasil di setiap balapan terasa penting. Audi tentu ingin mempertahankan posisi kedelapan, bahkan mengejar Haas. Akan tetapi, McNish tidak ingin hasil di Silverstone, Spa, Hungaria, dan Belanda membuat ekspektasi berkembang terlalu tinggi. Ia menilai performa Audi dalam beberapa balapan terakhir juga dipengaruhi oleh karakter sirkuit, jalannya lomba, serta kesempatan yang berhasil dimanfaatkan tim. Menurut McNish, Grand Prix Italia di Monza dapat menghadirkan tantangan yang lebih berat. Monza dikenal sebagai sirkuit berkecepatan tinggi dengan banyak lintasan lurus dan beberapa zona pengereman keras. Tim biasanya memakai tingkat downforce yang lebih rendah di sana agar mobil dapat melaju cepat di lintasan lurus. Downforce adalah gaya tekan yang membantu mobil menempel pada aspal, terutama saat melewati tikungan. Jika tingkatnya dikurangi, mobil bisa lebih cepat di lintasan lurus, tetapi dapat kehilangan kestabilan di tikungan. Karakter tersebut belum tentu cocok dengan kekuatan Audi. Sebuah mobil dapat tampil baik di Silverstone atau Spa, tetapi belum tentu memberikan hasil yang sama di Monza. Setiap sirkuit menguji bagian berbeda dari mobil. Performa mesin, efisiensi aerodinamika, kecepatan di lintasan lurus, daya cengkeram ban, serta kemampuan melakukan pengereman semuanya berpengaruh. Bortoleto memang tampil baik di beberapa sirkuit cepat. Hasilnya di Silverstone dan Spa menjadi bukti bahwa Audi dapat bersaing ketika kondisi tertentu mendukung. McNish tetap menilai Monza memiliki tuntutan yang berbeda. Kecepatan murni mobil di sana dapat menjadi masalah jika Audi tidak mampu mengurangi hambatan udara tanpa kehilangan terlalu banyak stabilitas. Berbicara kepada media, termasuk RacingNews365, McNish menjelaskan bahwa ada dua hal yang perlu dilihat dari perkembangan Audi. Bagian pertama berkaitan dengan hasil balapan. Ia memperkirakan akan ada balapan ketika tim tidak mampu mencetak poin, meskipun baru saja melewati periode yang sangat baik. "Ada dua bagian untuk ini," kata McNish. "Satu adalah bahwa kami akan memiliki, saya akan mengatakan, balapan di mana kami tidak mencetak poin. Kami telah menjalani periode yang sangat baik. Mari kita jujur tentang hal itu, dan kami telah mampu meraihnya ketika kami bisa."
Pernyataan tersebut menunjukkan cara McNish menilai perkembangan tim. Audi tidak selalu menjadi mobil tercepat di lintasan. Mereka harus menunggu kesempatan, menjaga mobil tetap berada dalam perlombaan, lalu mengambil hasil ketika situasi memungkinkan. Finis di posisi kedelapan atau kesembilan tidak selalu datang karena mobil memiliki kecepatan untuk mengalahkan semua lawan. Hasil itu juga dapat dipengaruhi oleh masalah yang dialami tim lain, strategi pit stop, penalti, atau perubahan cuaca. McNish memberi contoh dari Grand Prix Belanda di Zandvoort. Setelah lap pertama, ia tidak yakin Hulkenberg dapat mempertahankan posisi yang akhirnya membawanya finis kedelapan. Balapan masih panjang dan banyak hal dapat berubah. Audi tetap menjaga fokus, menghindari kesalahan, lalu memanfaatkan peluang yang muncul. "Setelah lap pertama, saya tidak yakin kami akan berada di posisi ini, tetapi kami mengambilnya ketika kami bisa," ujar McNish. Pesan tersebut juga berlaku untuk Monza dan balapan-balapan berikutnya. Audi perlu memastikan semua bagian operasional berjalan baik. Pit stop harus tepat, strategi harus sesuai dengan kondisi lintasan, dan pembalap harus menghindari kesalahan yang dapat menghapus peluang kecil untuk mencetak poin. Saat kecepatan mobil belum cukup untuk bersaing secara langsung, pelaksanaan balapan menjadi semakin penting. McNish menyebut Monza sebagai salah satu sirkuit yang mungkin lebih sulit bagi Audi. Ia membandingkannya dengan Silverstone dan Spa, tetapi menilai tantangan di Monza dapat terasa lebih berat dari sisi kecepatan murni.
Advertising

BACA JUGA: Muktamar NU telah menyetujui larangan bagi Ketua Umum untuk menjabat di posisi politik lain
"Monza bisa menjadi salah satu yang lebih sulit bagi kami, dengan cara yang sama seperti Silverstone dan Spa, terutama Spa. Dari sudut pandang kecepatan murni, itu sedikit lebih sulit," katanya. Pada saat yang sama, McNish mengakui bahwa Monza adalah sirkuit yang unik. Karena itu, hasil Audi di sana tidak dapat diprediksi hanya berdasarkan penampilan mereka di balapan sebelumnya. Tim harus mempelajari data dari sesi latihan dan kualifikasi sebelum menentukan arah terbaik untuk balapan. Pengaturan mobil yang bekerja baik di satu sirkuit dapat gagal di sirkuit lain. "Tetapi Monza adalah trek yang cukup unik, dan oleh karena itu, kami harus memahami bahwa ini tidak akan menjadi diskusi tentang mencetak poin setiap balapan. Sebagai tim, kami harus bisa mengatasi hal itu," tutur McNish. Ia juga menekankan pentingnya kesiapan ketika peluang muncul. Virtual safety car dan safety car dapat mengubah jarak antar pembalap serta waktu pit stop. Virtual safety car membatasi kecepatan mobil di seluruh lintasan, sedangkan safety car membawa rombongan pembalap berkumpul di belakangnya. Situasi seperti itu dapat membantu tim yang sebelumnya tertinggal, selama mereka mengambil keputusan dengan cepat dan tepat. "Itu kembali ke poin memastikan bahwa kami melakukan apa pun yang kami lakukan dengan benar, sehingga jika ada peluang yang datang, maka kami dapat memanfaatkan virtual safety car, safety car, apa pun itu," kata McNish. Audi tetap puas dengan tambahan poin di Zandvoort. Hasil Hulkenberg membantu tim memperkuat posisinya di klasemen konstruktor dan menjaga jarak dengan para pesaing. Akan tetapi, McNish kembali mengingatkan bahwa performa tersebut tidak boleh dianggap sebagai pola yang akan terus terjadi pada setiap balapan. "Balapan-balapan akan datang di mana kami tidak akan berada di poin. Sangat tidak mungkin," katanya. "Saya berharap kami bisa, tetapi itu tidak akan terjadi di setiap balapan hingga akhir tahun." Pernyataan itu menggambarkan sikap Audi terhadap sisa musim 2026. Tim masih memiliki peluang untuk menambah poin dan menekan Haas, tetapi hasil tersebut tidak akan datang secara otomatis. Audi harus memilih kesempatan dengan cermat, menjaga konsistensi, serta menerima bahwa beberapa sirkuit mungkin tidak sesuai dengan karakter mobil mereka. Bagi proyek yang baru memulai kiprahnya di F1, kemampuan meraih poin saat peluang terbuka akan sama pentingnya dengan kecepatan dasar mobil.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tags :
Artikel Terkait
Share:
Nasional
Loading 6 berita Nasional...
RECOMMENDED
Loading 9 berita nasional...
Liga Inggris
Loading 6 berita Liga Inggris HD...
Anda Mungkin Juga Suka
You Might Like

🛒 Shopee Hari Ini

MOST VIEWED BRI SUPER LEAGUE

X
×

Other Latest

Loading...

Daftar Isi

    📧 Dapatkan Berita Terbaru Langsung ke Email!

    Premier League

    Close Ads
    Close Ads

    Serie A

    Archive

    🔥 Flash Sale Shopee Hari Ini

    Dapatkan voucher & gratis ongkir


    Total Pageviews

     

    ×