![]() |
Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan fakta itu. IHSG bangkit setelah jatuh kemarin. Penyebab kemarin adalah aksi jual ambil untung. "IHSG rebound usai koreksi gara-gara profit taking," kata Tim Analis Phintraco Sekuritas. Pernyataan itu keluar Jumat, 12 Desember 2025.
Menurut tim itu, IHSG bisa istirahat minggu depan. Kisaran levelnya 8.550 hingga 8.700. Investor sering lihat pola ini di pasar saham. Konsolidasi artinya harga stabil sebelum gerak lagi.
Hari ini, 377 saham turun harganya. Sebanyak 275 saham naik. Sisanya 148 saham diam saja. Sektor bahan baku pimpin kenaikan. Ia naik 5,52 persen. Contoh saham di sektor itu sering ikut harga komoditas dunia. Sektor teknologi jatuh paling dalam. Turunnya 2,20 persen. Banyak saham tech sensitif terhadap berita global.
Volume perdagangan capai 52,22 miliar lembar saham. Frekuensi transaksi 2,98 juta kali. Nilai total Rp29,97 triliun. Kapitalisasi pasar Rp15.910 triliun. Angka ini tunjukkan aktivitas pasar ramai. Investor besar dan kecil ikut main.
Indeks LQ45 juga kuat. Indeks ini kumpul saham pilihan 45 perusahaan top. Saham MEDC dorong kenaikan utama. AMMN dan ANTAM ikut kuat. Ketiganya dari sektor tambang dan energi. Kinerja mereka bantu tarik IHSG naik.
Bukan cuma IHSG. Sebagian besar indeks Asia tutup hijau. Pasar Jepang, Korea Selatan, dan Singapura naik. Pelaku pasar pantau China dekat. Mereka tunggu sinyal dari negeri itu.
Pertemuan tahunan soal rencana ekonomi China beri kabar baik. China janji dukung ekonomi 2026. Fokusnya tingkatkan belanja masyarakat. Juga stabilkan sektor properti. Properti di China sempat goyah. "Pertemuan itu tegas dukung ekonomi tahun depan," ujar Tim Phintraco. "Termasuk naikkan konsumsi dan tahan properti."
China tak lupakan teknologi. Kebijakan lima tahun mulai 2026 utamakan kemampuan tech. Sektor ini jadi andalan. China ingin saingi negara lain di bidang chip dan AI. Kabar ini bikin investor Asia senang.
Di sisi lain, emas dunia melonjak. Penyebabnya dolar AS lemah. The Fed potong suku bunga lagi. Harga emas sentuh puncak sebulan. Capai USD4.336 per troy ons. Emas jadi pilihan aman saat dolar turun. Investor global buru aset ini. Kenaikan emas bantu saham bahan baku di Indonesia. Seperti emiten tambang emas lokal. Pasar saham Indonesia rasakan efeknya hari ini.














