
Indonesia, Perssilam - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) baru saja keluarkan peringatan dini. Mereka prediksi curah hujan tinggi di Dasarian III April 2026. Dasarian ini berlangsung dari 21 sampai 30 April 2026. Periode sepuluh hari ini jadi bagian akhir bulan yang rawan cuaca buruk. Cuaca di seluruh Indonesia masih berubah-ubah.
Advertising
Musim hujan belum benar-benar usai. Kompas laporkan hal ini. Masyarakat harus tetap waspada. Data BMKG per 20 April 2026 tunjukkan fakta jelas. Belum ada daerah masuk level awas. Itu artinya hujan belum capai tingkat sangat tinggi atau ekstrem. Tapi beberapa tempat tetap dapat status siaga. Siaga berarti potensi hujan lebat yang bisa ganggu aktivitas.
BACA JUGA: Religi : Hukum Menggabungkan Niat Kurban dan Akikah Menurut Pandangan Ulama
BACA JUGA: Premier League : Frank Lampard dikatakan telah menemukan 'zona nyaman' di Coventry City
Wilayah siaga ada di Aceh bagian tertentu. Sumatera Barat ikut serta. Jambi dan Sumatera Selatan juga. Lalu Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah. Sulawesi Tengah dan Papua masuk daftar. Daerah-daerah ini rentan banjir bandang. Hujan deras bisa picu longsor di lereng bukit.
BMKG beri status waspada untuk tempat lain. Waspada tandakan hujan sedang sampai lebat. Sumatera Utara jadi salah satunya. Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu. Bangka Belitung dan Lampung juga. Potensi ini bisa bikin jalan licin. Pengemudi harus hati-hati.
Advertising
Daftar waspada lanjut ke Jawa Barat. Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur. Kalimantan Timur ikut. Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat. Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara. Maluku dan Papua Barat lengkapi daftar. Wilayah luas ini butuh perhatian ekstra.
Advertising
Data terkini bilang 73 persen wilayah Indonesia masih musim hujan. Angka ini tinggi. Peluang hujan muncul di mana-mana. Intensitasnya beda-beda. Dari ringan sampai deras.
Masyarakat diminta jaga kesehatan. Hujan bikin udara lembab. Penyakit seperti flu mudah menyerang. Waspadai bencana air. Banjir robai permukiman. Tanah longsor ancam rumah di tebing. Penduduk daerah rawan harus evakuasi dini jika air naik.
Advertising
Langkah sederhana bisa cegah masalah. Bersihkan got dan selokan rutin. Buang sampah organik jauh dari saluran. Jangan biarkan daun menumpuk. Hindari main di luar saat hujan deras disertai kilat. Petir berbahaya. Cari tempat aman di dalam rumah.
Peringatan ini bantu publik siap. Cuaca masih naik-turun. Info dini kurangi korban. Kerugian material bisa ditekan. BMKG harap semua patuhi imbauan. Kehidupan normal tetap jalan aman.
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait











