Selamat Datang dan Bergabung Bersama Perssilam Silampari News teknologi app iconDownload App Perssilam Silampari News: Search results for Vegetarian
×
    Advertising
    ☰ Menu
W3.CSS
Dark Mode

Pages

Memuat berita...
Showing posts sorted by relevance for query Vegetarian. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query Vegetarian. Sort by date Show all posts

Wednesday, 12 November 2025

Kementerian Agama memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan 'Vegetarian Charity' 2025

Kementerian Agama memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan 'Vegetarian Charity' 2025

Indonesia, Kementerian Agama menyampaikan rasa terima kasih yang dalam kepada Majelis Agama Buddha Guang Ji Indonesia dan Walubi. Mereka mengadakan acara Vegetarian Charity 2025. Acara ini menarik lebih dari dua ribu peserta. Tema acara adalah "Tebarkan Kasih, Wujudkan Kebajikan Universal". Acara berlangsung pada Minggu, 2 November 2025.

Guang Ji dan Walubi bekerja sama untuk mempromosikan nilai-nilai kebaikan melalui makanan nabati. Majelis Agama Buddha Guang Ji Indonesia merupakan kelompok yang fokus pada ajaran Buddha di tanah air. Walubi, atau Walubi, adalah wadah bagi umat Buddha untuk kegiatan bersama. Acara ini menjadi contoh nyata bagaimana agama mendukung kesejahteraan masyarakat.

Acara dihadiri oleh tokoh penting. Karuna Murdaya hadir sebagai Wakil Ketua Umum DPP Keluarga Cendekiawan Buddhis Indonesia. Ia dikenal aktif dalam kegiatan sosial Buddha. Direktur Urusan Agama dan Pendidikan Buddha Kementerian Agama, Nyoman Suryadarma, juga ikut serta. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan luas dari berbagai pihak.

Advertising

Baca Juga:

Harga minyak goreng, menurut BPS: Tidak pernah mengalami penurunan

Nyoman Suryadarma menyampaikan pujian langsung kepada Guang Ji. Ia bilang, Guang Ji selalu konsisten menggelar kegiatan seperti ini setiap tahun. Acara ini mencerminkan kemanusiaan yang tulus. Ia menekankan kepedulian terhadap sesama melalui aksi nyata. Orang-orang datang bukan hanya untuk makan, tapi juga untuk berbagi.

"Kami dari Kementerian Agama ucapkan terima kasih kepada Guang Ji," kata Nyoman saat berbicara di sela acara. Acara digelar di Jiexpo Kemayoran, Jakarta. "Kegiatan sosial ini rutin dilakukan. Ia sangat peduli pada sesama. Diselingi penggalangan dana untuk bantuan." Nyoman melihat acara ini sebagai bentuk solidaritas yang kuat.

Ia juga menyampaikan pesan dari Menteri Agama Nasarudin Umar. Menteri meminta agar kegiatan semacam ini terus berlanjut. "Charity seperti ini membangun kebersamaan antar anak bangsa," ujar Nyoman. Menu makanan yang disajikan berasal dari nusantara. Ada sunda food, padang food, dan hidangan lain. Ini membuat acara terasa dekat dengan budaya lokal. Makanan vegetarian ini sehat dan ramah lingkungan, sesuai ajaran kebaikan universal.

Advertising

Baca Juga:

Tersedia di Netflix, Berikut Sinopsis ‘No Next Life’

Nyoman sempat mencicipi beberapa hidangan. Ia pilih soto Betawi sebagai salah satu. "Tadi saya makan soto Betawi. Rasanya sangat enak," katanya sambil tersenyum. Soto Betawi vegetarian ini dibuat tanpa daging, tapi tetap lezat dengan rempah-rempah segar. Pengunjung lain juga menikmati berbagai pilihan, seperti nasi goreng sayur atau gado-gado.

Salah seorang peserta, Aline, yang beragama Buddha, datang dari jauh untuk acara ini. Ia mendukung penuh kegiatan sosial tersebut. "Selain menikmati makanan vegetarian yang sehat," ujar Aline. "Acara ini juga menggalang dana. Dana itu untuk bantu orang yang kesulitan. Termasuk pembangunan sekolah." Penggalangan dana dilakukan dengan cara sederhana, seperti donasi sukarela saat makan. Ini membantu masyarakat miskin dan anak-anak yang butuh pendidikan.

Acara Vegetarian Charity 2025 ini bukan sekadar pesta makanan. Ia menjadi ajang untuk sebarkan kasih sayang. Lebih dari dua ribu orang hadir, menunjukkan minat besar pada isu sosial. Kementerian Agama berharap acara serupa terus berkembang. Ini bisa perkuat toleransi dan gotong royong di Indonesia.

Advertising

Baca Juga:

Reaksi :

Share:

Sunday, 24 May 2026

Makanan Fermentasi yang Unik dari Berbagai Negara di Dunia


Indonesia, Perssilam - Fermentasi adalah teknik pengolahan pangan kuno. Teknik ini menggunakan bakteri, ragi, atau jamur untuk mengubah struktur bahan makanan. Proses alami ini membantu meningkatkan nilai gizi. Rasa makanan jadi lebih unik dan tajam. Masa simpan bahan makanan juga jadi jauh lebih lama. Di Indonesia, tempe dan tapai singkong sangat populer. Masyarakat masih mengonsumsi kedua makanan ini setiap hari. Fermentasi menghasilkan probiotik atau bakteri baik. Bakteri ini menjaga kesehatan usus dan melancarkan pencernaan. Hal ini mendukung pola hidup sehat bagi banyak orang.
Advertising

BACA JUGA:
6 Metode Efektif untuk Mengatasi Perut Kembung
Berikut adalah beberapa contoh makanan fermentasi dari berbagai negara.
1. Kimchi 
Kimchi berasal dari Korea Selatan. Bahan utamanya adalah sayuran seperti kubis dan lobak. Orang Korea mencampurnya dengan bawang putih, cabai, jahe, dan kecap ikan. Kadang mereka juga menambah wortel atau daun bawang.
Dulu, kimchi dibuat untuk menyimpan sayuran saat musim dingin. Saat itu, sayuran segar sulit ditemukan. Sekarang, kimchi hadir dalam berbagai variasi rasa. Hidangan ini biasa dimakan bersama nasi hangat, sup, atau mie. Beberapa restoran modern menggunakannya sebagai campuran burger atau taco.
2. Tempe 
Tempe adalah warisan budaya Indonesia. Kedelai direbus lalu diberi jamur Rhizopus oligosporus. Jamur ini mengikat biji kedelai menjadi satu blok padat. Proses ini memecah protein kompleks sehingga lebih mudah diserap tubuh. Teksturnya pun jadi lebih lunak.
Kini tempe tidak hanya dibuat dari kedelai. Beberapa orang menggunakan kacang hijau atau kacang koro. Tempe sering digoreng, ditumis, atau dibacem. Bagi orang vegetarian, tempe menjadi pengganti daging yang sangat baik karena tinggi protein.
Advertising

BACA JUGA: 
Pendaftaran Program Beasiswa Garuda Academy Tahun II telah diperpanjang hingga 31 Mei 2026
3. Miso 
Miso adalah pasta kental dari Jepang. Bahan utamanya kedelai yang dicampur dengan koji atau jamur Aspergillus oryzae. Proses fermentasinya memakan waktu lama. Ada yang hanya beberapa bulan, ada juga yang sampai bertahun-tahun.
Warna miso beragam dari putih, kuning, hingga merah tua. Rasanya asin dan gurih. Miso paling sering digunakan untuk membuat sup miso yang menghangatkan tubuh. Orang Jepang juga memakai miso untuk saus atau bumbu olesan ikan. Tips penting adalah memasukkan miso di akhir proses memasak. Suhu terlalu panas bisa membunuh bakteri baik di dalamnya.
4. Kefir 
Kefir adalah minuman susu fermentasi asal Rusia. Bentuknya lebih kental dari susu biasa. Kefir dibuat menggunakan biji kefir yang berisi koloni bakteri dan ragi. Susu sapi, kambing, atau domba bisa digunakan sebagai bahan dasar.
Kefir punya rasa asam yang segar. Kadar laktosanya lebih rendah dari susu biasa. Ini membuat kefir lebih aman bagi orang yang sulit mencerna susu. Banyak orang meminumnya langsung. Ada juga yang mencampurnya ke dalam smoothie, adonan roti, atau saus salad.
5. Kombucha 
Kombucha adalah teh fermentasi yang berasal dari Tiongkok. Minuman ini dibuat dari teh dan gula. Prosesnya membutuhkan SCOBY, yaitu kultur bakteri dan ragi yang berbentuk seperti cakram kenyal.
Kombucha memiliki rasa manis dan asam. Ada sedikit soda alami hasil fermentasi. Minuman ini kaya akan antioksidan. Kadar alkoholnya sangat rendah karena terjadi secara alami. Kombucha kini populer sebagai alternatif minuman manis yang lebih sehat.
Advertising

BACA JUGA: 
PSSI Melakukan Penyesuaian Tugas Perangkat Wasit pada Pertandingan Madura United FC melawan PSM
6. Injera
Injera adalah roti pipih dari Ethiopia dan Eritrea. Bahan utamanya tepung teff, sejenis biji-bijian kecil. Tepung, air, dan garam didiamkan beberapa hari hingga berfermentasi. Setelah itu, adonan dimasak menjadi lembaran tipis yang kenyal. Rasa injera cenderung asam. Roti ini berfungsi sebagai piring sekaligus alat makan. Orang Ethiopia menyajikan injera bersama kacang lentil, sayuran, atau daging. Tepung teff tidak mengandung gluten. Karena itu, injera aman bagi penderita penyakit celiac atau orang yang menghindari gluten.
Makanan fermentasi membuktikan betapa kayanya budaya kuliner dunia. Setiap negara punya cara unik untuk mengawetkan makanan. Selain rasa yang khas, manfaat kesehatannya sangat nyata. Hidangan ini tetap bertahan karena lezat dan membantu tubuh tetap sehat.
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:

Monday, 9 February 2026

Kuliner : ‘Mie Panjang Umur’ Dalam Tradisi Imlek


Indonesia, Perssilam - Mie panjang umur jadi hidangan wajib di setiap perayaan Imlek. Bentuk mie yang panjang dan lurus ini sarat makna simbolis bagi masyarakat Tionghoa. Selain rasa lezatnya yang menggoda, mie ini dianggap menyimpan doa tulus. Harapan baik menyertainya untuk semua yang memakannya. Orang Tionghoa yakin mie panjang umur melambangkan keberuntungan besar. Ia juga wakili kebahagiaan abadi dan rezeki yang terus mengalir. Makanya, saat Imlek, semua ingin menyantap siu mie ini. Harapannya, umur panjang menyertai mereka. Kehidupan jadi lebih sejahtera dan penuh berkah.
Advertising
BACA JUGA:Kriminal : Polda Bali sedang menyelidiki keterlibatan WNI,Dalam Pengungkapan Judol
Tradisi ini lahir dari keyakinan kuno masyarakat Tionghoa. Mie panjang mirip benang kehidupan yang tak putus. Semakin panjang mie, semakin panjang usia yang diimpikan. Di Indonesia, hidangan ini populer di kalangan peranakan Tionghoa. Mereka sajikan mie ini turun-temurun saat perayaan besar. Sajian mie panjang umur biasa muncul di makan malam akhir tahun Imlek. Saat itulah keluarga kumpul lengkap. Doa tahun baru diucap bersama. Tapi, hidangan ini tak terbatas di situ saja. Ia juga hadir di pesta ulang tahun anak-anak. Saat kelahiran bayi baru, mie ini jadi simbol harapan sehat. Bahkan di pernikahan, mie panjang umur tunjukkan ikatan rumah tangga awet.
Siu mie punya rasa gurih yang khas. Teksturnya kenyal dan liat berkat mie lurus panjang. Mie ini tahan sobek saat dimasak. Itu jadi ciri utama yang bikin beda dari mie biasa. Saat digoreng, mie tetap utuh dan enak digigit.
Inti siu mie adalah mie goreng dengan isian berlimpah. Isiannya bisa sayur segar seperti sawi atau kolplay. Daging ayam atau sapi potong dadu tambah nikmat. Makanan laut seperti udang atau cumi bikin gurih. Telur puyuh bulat utuh jadi pelengkap. Telur itu lambang kesempurnaan dalam budaya Tionghoa. Semua isian dicampur kecap manis dan bumbu sederhana. Hasilnya, hidangan kaya rasa dan gizi. Cara makan mie panjang umur punya aturan khusus. Ini bedakan dari mie sehari-hari. Sebelum mulai, ucap doa singkat. Mohon tahun baru bawa ubah positif. Doa itu perkuat niat baik keluarga. Saat makan, seruput mie sampai habis. Jangan potong dengan pisau atau gigit pendek-pendek. Tradisi ini jaga keberuntungan tetap utuh. Mie panjang tak putus seperti umur yang panjang. Keluarga makan bareng di meja bundar. Suara seruput mie isi ruang dengan tawa. 
Ikatan keluarga tambah erat. Harmoni rumah tangga terjaga saat Imlek.Di Jakarta atau Surabaya, restoran Tionghoa ramai pengunjung saat Imlek. Mereka pesan porsi besar siu mie. Anak muda kini sajikan versi modern dengan isian vegetarian. Tapi inti simbolis tetap sama. Mie panjang umur bawa pesan abadi tentang harapan dan kebersamaan.
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tag :
Artikel Terkait
Share:
Nasional
Loading 6 berita Nasional...
RECOMMENDED
Loading 9 berita nasional...
Liga Inggris
Loading 6 berita Liga Inggris HD...
Anda Mungkin Juga Suka
You Might Like

🛒 Shopee Hari Ini

MOST VIEWED BRI SUPER LEAGUE

X
×

Other Latest

Loading...

Daftar Isi

    📧 Dapatkan Berita Terbaru Langsung ke Email!

    Premier League

    Close Ads
    Close Ads

    Serie A

    Archive

    🔥 Flash Sale Shopee Hari Ini

    Dapatkan voucher & gratis ongkir


    Total Pageviews

     

    ×