
Advertising
Ketua Komite Perwasitan PSSI, Yoshimi Ogawa, mengonfirmasi adanya perubahan nama wasit. Awalnya, Naufal Adya Fairuski yang ditunjuk memimpin laga. Namun, Naufal tidak bisa bertugas karena masalah kesehatan yang mendesak. Kondisi medis ini membuat Naufal harus absen demi pemulihan. Sebagai gantinya, Komite Perwasitan PSSI menunjuk Rio Permana Putra. Rio akan memimpin laga sesuai prosedur yang ada.
Yoshimi Ogawa menyebut langkah ini perlu untuk menjaga mutu laga. Kesiapan fisik wasit sangat penting agar laga berjalan adil dan lancar. Yoshimi Ogawa menjelaskan bahwa penugasan wasit Madura United versus PSM Makassar harus berubah. Naufal Adya Fairuski tidak bisa bertugas karena alasan medis yang mendesak. Maka, tugas dialihkan kepada Rio Permana Putra sesuai aturan berlaku, ungkap Yoshimi.
Advertising
Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, menyatakan pihaknya menghormati keputusan PSSI. I.League fokus pada bagian operasional agar semua standar kompetisi terpenuhi. Hal ini mencakup izin stadion, keamanan, hingga logistik pertandingan. Asep Saputra menegaskan sisi operator sudah menyiapkan segala hal dengan baik. Koordinasi dengan pihak terkait sudah selesai. Jadwal pertandingan tidak berubah dan tetap berjalan sesuai rencana.
I.League berharap Naufal Adya Fairuski cepat sembuh. Mereka ingin Naufal bisa kembali memimpin laga dalam kondisi prima. Perubahan wasit ini tidak mengganggu pelaksanaan pekan ke-34 BRI Super League 2025/26. Madura United FC dan PSM Makassar tetap bertanding sesuai agenda.
Advertising
I.League berkomitmen menjaga kelancaran semua laga. Mereka terus bekerja sama dengan PSSI dan klub peserta. Koordinasi ketat dengan pemangku kepentingan dilakukan demi liga yang berkualitas dan jujur. Semua langkah diambil agar pertandingan berlangsung profesional.
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait











