Selamat Datang dan Bergabung Bersama Perssilam Silampari News teknologi app iconDownload App Perssilam Silampari News: Search results for Indeks MSCI
×
    Advertising
    ☰ Menu
W3.CSS
Dark Mode

Pages

Memuat berita...
Showing posts sorted by relevance for query Indeks MSCI. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query Indeks MSCI. Sort by date Show all posts

Sunday, 14 June 2026

Saham ANTM EMAS dan BUMI memiliki potensi untuk kembali masuk ke dalam Indeks MSCI Ekonomi

Saham ANTM EMAS dan BUMI memiliki peluang untuk kembali berpartisipasi dalam Indeks MSCI

Indonesia, Perssilam News - Para pelaku pasar modal Indonesia sedang menunggu dua agenda penting bulan ini. MSCI akan meninjau aksesibilitas pasar Indonesia pada 18 Juni. Setelah itu, FTSE Russell akan melakukan evaluasi indeks pada 22 Juni. Dua agenda ini menentukan masuk atau keluarnya saham dalam daftar indeks global. Prasetya Gunadi dan tim riset Samuel Sekuritas Indonesia menilai guncangan terbesar sudah lewat. Dampaknya terasa saat evaluasi Februari dan Mei lalu. Saat itu, MSCI mengeluarkan tujuh saham Indonesia dari indeks standar mereka. Saham tersebut adalah INDF, BREN, DSSA, AMMN, TPIA, CUAN, dan AMRT. Keluarnya ketujuh saham ini membuat jumlah saham Indonesia di indeks standar MSCI menyusut. Jumlahnya turun dari 18 menjadi tinggal 11 saham saja. Penurunan ini juga memangkas bobot Indonesia dalam indeks MSCI Emerging Markets. Bobotnya turun jadi sekitar 0,45 persen sampai 0,5 persen. 
Sebelumnya, angka ini berada di level 0,75 persen. Efek dari perubahan bobot ini cukup besar. Dana asing keluar dari pasar modal Indonesia sekitar 1,5 miliar dolar AS. Aliran dana keluar ini paling terasa pada penutupan perdagangan 29 Mei 2026. Untuk evaluasi FTSE pada 22 Juni, dampaknya diprediksi lebih kecil.Hal ini terjadi karena dana kelolaan atau AUM FTSE tidak sebesar MSCI. Saham yang dikeluarkan juga lebih sedikit. Daftar saham yang keluar adalah GOTO, NCKL, DOID, dan CNMA. Prasetya memperkirakan Indonesia tetap jadi pasar berkembang atau emerging market. Ia berharap Indonesia tidak masuk dalam daftar pantauan atau watchlist MSCI. Evaluasi kali ini akan melihat hasil reformasi pasar modal Indonesia.
Beberapa poin utama yang dinilai adalah aturan baru soal keterbukaan informasi. Pemegang saham dengan kepemilikan minimal 1 persen kini wajib melapor. MSCI juga menyoroti masalah konsentrasi kepemilikan saham yang terlalu tinggi. Selain itu, pemerintah mendorong porsi saham publik atau free float menjadi minimal 15 persen. Evaluasi Agustus 2026 akan menjadi ujian penting. Di sana akan terlihat apakah status Indonesia sudah kembali normal. Ada tiga saham yang berpeluang masuk lagi ke indeks MSCI, yaitu ANTM, EMAS, dan BUMI.
Namun, investor tetap harus waspada terhadap beberapa risiko. MSCI akan menyesuaikan faktor saham yang boleh dimiliki asing atau FIF pada Agustus nanti. Penyesuaian ini bisa memicu keluarnya dana asing lagi. Ada juga risiko dari kawasan regional. Vietnam akan masuk ke indeks FTSE Emerging Markets mulai September 2026. Hal ini bisa membuat investor memindahkan modal dari Indonesia ke Vietnam. Kondisi ini mungkin bisa teratasi jika Korea Selatan naik kelas menjadi pasar maju atau developed market di indeks MSCI.
Penulis: RD73
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tags :
Artikel Terkait
Share:

Sunday, 26 April 2026

Investor asing menjual saham perbankan besar di Indonesia hingga mencapai Rp 39 triliun


Indonesia, Perssilam - Saham bank-bank besar di Indonesia ambruk keras. Mereka sentuh titik terendah dalam tiga tahun. Investor asing ramai-ramai jual saham saat pasar tutup Jumat, 24 April 2026. Langkah ini tekan harga saham hingga level rendah. Pemicu utama datang dari sentimen buruk. Isu likuiditas domestik bikin khawatir. Likuiditas domestik berarti aliran uang di pasar lokal kurang lancar. Uang investor lokal sulit bergerak bebas. Tambah lagi, MSCI bekukan tinjauan indeksnya. MSCI adalah penyedia indeks saham global. 
Advertising

BACA JUGA: 
BRI Super League : Persib Memulihkan Kondisi Fisik dan Mental Menjelang Pertandingan Melawan Bhayangkara
Tinjauan ini biasa nilai pasar negara berkembang seperti Indonesia. Pembekuan ini bikin investor asing ragu. Mereka tarik modal besar-besaran dari Bursa Efek Indonesia. Data dari sumber Keuangan ungkap fakta keras. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) alami jual bersih asing Rp 24,27 triliun sejak Januari 2026. Angka ini paling tinggi. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) ikut kena, Rp 6,81 triliun. Harga saham BBCA rebah 25,08 persen. 
Kini di Rp 6.050 per lembar. BBRI turun 16,12 persen jadi Rp 3.070. Penurunan ini cepat dan dalam. Investor lihat ini sebagai sinyal bahaya. Bank lain tak luput. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) melemah 11,76 persen ke Rp 4.500. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) anjlok 13,73 persen ke Rp 3.770. Keempat bank ini jadi tulang punggung indeks saham utama. Saham mereka biasa tarik dana asing besar.
Kustodian Sentral Efek Indonesia (KPEI) catat perubahan kepemilikan. Dalam tiga bulan terakhir, asing kurangi saham BBNI 8,09 persen. BBCA turun 7,04 persen. BMRI merosot 2,26 persen. BBRI berkurang 1,4 persen. Penurunan ini tunjuk keluarnya dana asing masif. Bank-bank besar ini pegang kapitalisasi pasar tinggi. 
Advertising

BBCA dan BBRI misalnya, sering jadi favorit investor. Tapi kini, aksi jual asing tekan seluruh sektor keuangan. Pasar saham Indonesia hadapi tantangan likuiditas lebih dalam. Investor lokal harus waspada. Mereka tanya, kapan aliran dana asing kembali? Saat ini, tekanan jual masih kuat.
Kode SahamHarga Penutupan (Rp)Koreksi YTD (%)Net Sell Asing (Rp)
BBCA6.05025,0824,27 Triliun
BBRI3.07016,126,81 Triliun
BMRI4.50011,765,88 Triliun
BBNI3.77013,732,57 Triliun

Analis RHB Sekuritas Andrey Wijaya bilang penurunan harga saham perbankan ini datang dari sentimen risiko. Bukan karena kinerja keuangan perusahaan yang tetap kuat. Pasar sekarang fokus pada risiko campur tangan pemerintah di bank-bank utama. Tekanan harga ini tunjukkan kekhawatiran pasar. Bukan masalah dasar perusahaan. "Tekanan harga lebih mencerminkan kekhawatiran, bukan pelemahan fundamental," kata Andrey Wijaya dari RHB Sekuritas. 
Advertising

BACA JUGA: 
Tehnologi : Pendapatan Intel melebihi ekspektasi berkat pergeseran dalam tren infrastruktur AI
Andrey tambah bahwa aturan pemerintah soal dana untuk program khusus bikin citra buruk. Itu soal kualitas pinjaman bank dan keuntungan mereka. Terutama di bank milik negara atau Himbara seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BTN. Investor takut aset bank jadi bermasalah. Margin juga tertekan karena biaya dana naik. Kekhawatiran ini tambah parah dari luar negeri. Lembaga MSCI, yang kelola indeks saham dunia, tunda ulas indeks untuk Mei 2026. Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta bilang itu rusak nama baik bursa saham Indonesia. 
 
 "Itu pukulan keras. Muncul rasa takut Indonesia turun jadi frontier market gara-gara masalah likuiditas dan campur tangan pasar yang kelewatan," ujar Nafan Aji Gusta dari Mirae Asset Sekuritas. Frontier market itu pasar berkembang rendah. Lebih kecil dan berisiko dari emerging market seperti Indonesia sekarang. Investor asing ragu taruh dana di sini. 
Advertising

BACA JUGA: 
Nasional : BMKG Mengeluarkan Peringatan Dini Mengenai Curah Hujan Tinggi pada Akhir April 2026
Nafan juga ingatkan risiko rugi dari nilai tukar. Rupiah anjlok lawan dolar AS lebih cepat daripada saham naik di bursa lokal. "Kenaikan saham 5% tak berguna kalau rupiah turun 7%. Investor tetap rugi karena kurs," kata Nafan Aji Gusta lagi. Bayangkan investor asing beli saham Rp100 ribu. Rupiah lemah bikin dollar mereka berkurang saat jual.  Kenaikan harga saham tak tutup kerugian itu. Pemerintah juga kena beban. Fiskal mereka tegang karena rupiah lemah. Founder Republik Investor Hendra Wardana jelaskan setiap Rp100 per dolar tambah defisit anggaran Rp800 miliar. Itu beban hutang luar negeri dan impor. "Itu bikin ruang gerak pemerintah sempit untuk stabilkan keadaan. Pasar baca ini sebagai sinyal buruk," tegas Hendra Wardana. Dari sudut teknikal, harga saham bank besar masih turun tajam. Tren ini bahaya untuk jangka pendek. Pelaku pasar harus hati-hati.
"Kondisinya masih bikin cemas," kata Hendra Wardana.
Hendra prediksi tekanan jual lanjut. Selama ketidakpastian dunia dan rupiah lemah tak pulih kuat. "Berita buruk beneran baru muncul setelah pasar serap berita buruk terakhir sepenuhnya. Sampai sekarang, itu belum terjadi," tutup Hendra Wardana dari Republik Investor. Investor perlu pantau tanda pemulihan rupiah. Dan keputusan MSCI selanjutnya. Fundamental bank solid bisa jadi penopang kalau sentimen membaik. Tapi sekarang, waspadalah.
EditorRedaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:

Thursday, 28 May 2026

Bursa Asia mengalami penurunan pada 28 Mei 2026 akibat sinyal konflik antara AS dan Iran


Indonesia,Perssilam - Pasar saham di Asia turun dari titik tertinggi mereka pada Kamis pagi, 28 Mei 2026. Para investor mulai menjual saham karena kabar buruk dari Amerika Serikat dan Iran. Kedua negara ini memberi sinyal yang tidak jelas soal akhir perang. Ketidakpastian ini membuat pelaku pasar merasa khawatir.
Advertising

BACA JUGA:
Lucas Frigeri Meninggalkan Arema FC
Data dari Investasi menunjukkan pelemahan indeks utama pada pukul 08.20 WIB. Indeks Nikkei 225 di Jepang turun 58,06 poin atau 0,10 persen ke angka 64.947,48. Di Hong Kong, Hang Seng merosot 97,65 poin atau 0,39 persen ke posisi 25.230,58. Penurunan ini terjadi setelah harga saham naik tinggi sebelumnya.
Kondisi serupa terjadi di Korea Selatan dan Australia. Indeks Kospi turun 7,90 poin atau 0,10 persen menjadi 8.220,5. ASX 200 di Australia terpangkas lebih dalam yakni 62,95 poin atau 0,72 persen ke 8.654,70. Sementara itu, Straits Times di Singapura menyusut 21,51 poin atau 0,40 persen ke level 5.007,28.
Tidak semua pasar turun. Indeks Taiex di Taiwan justru melonjak 468,17 poin atau 1,04 persen ke 44.687,21. FTSE Malaysia juga naik tipis 1,15 poin atau 0,07 persen ke 1.700,47. Namun secara umum, indeks MSCI Asia Pasifik turun 0,2 persen menurut data Bloomberg. Hal ini menghentikan tren kenaikan harga saham yang sudah berjalan lima hari.
Pemicu utama penurunan ini adalah pernyataan Presiden AS Donald Trump. Trump mengaku tidak puas dengan jalannya negosiasi dengan Iran. Pernyataan ini menghancurkan harapan pasar akan adanya perdamaian cepat. Trump juga menegaskan bahwa tidak ada negara yang boleh menguasai Selat Hormuz. Selat ini adalah jalur penting untuk pengiriman minyak dunia. Jika jalur ini terganggu, harga energi bisa naik tajam.
Advertising

BACA JUGA: 
Jemaah Haji Melaksanakan Wukuf di Padang Arafah
Beberapa ahli menganggap penurunan ini hal biasa. Alexander Guliano dari Resonate Wealth Partners menilai koreksi ini masih wajar. Geopolitik dunia memang sedang tidak stabil. Dia percaya kesepakatan dengan Iran akan terjadi meski butuh waktu lama. Guliano menambahkan bahwa saham sebelumnya bergerak terlalu cepat. Menurutnya, pasar butuh koreksi seperti dua bulan lalu untuk menata ulang sentimen investor
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:

Monday, 31 August 2026

BEI memberikan kesempatan untuk menghapus batas harga saham minimum GOTO


Musi Rawas, Perssilam News - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menghadapi perubahan penting di pasar modal setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana menghapus batas harga minimum saham Rp50 pada Senin (31/8/2026), seperti dilansir Investor Daily. Selama ini, angka Rp50 menjadi batas terendah perdagangan saham di BEI. Jika aturan tersebut berlaku, saham dapat diperdagangkan di bawah level itu sesuai dengan kekuatan permintaan dan penawaran di pasar. Perubahan ini berpotensi membuat pergerakan saham GOTO lebih dinamis. Dalam jangka pendek, harga saham bisa menghadapi tekanan dan fluktuasi yang lebih besar. Namun, analis menilai aturan baru tersebut dapat membantu proses penemuan harga berjalan lebih wajar. Harga akan lebih mudah menyesuaikan diri dengan kondisi pasar, termasuk ketika jumlah penjual jauh lebih banyak daripada pembeli. Selama saham tertahan di level Rp50, sebagian investor tidak dapat menjual pada harga yang lebih rendah. Pada saat yang sama, pembeli belum tentu bersedia menyerap seluruh saham yang ditawarkan pada harga tersebut. Kondisi itu dapat membuat antrean jual menumpuk dan transaksi tidak terjadi karena harga yang diajukan penjual dan pembeli tidak bertemu. Di tengah perubahan aturan pasar tersebut, GOTO juga mencatat perbaikan kinerja keuangan yang cukup besar. Perseroan membukukan laba bersih Rp608 miliar pada semester I-2026. Capaian ini berbalik dari rugi bersih Rp580 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Perubahan tersebut menunjukkan adanya perbaikan dalam pengelolaan biaya dan kinerja sejumlah lini usaha di dalam perusahaan. Perbaikan laba menjadi perhatian karena GOTO masih berada dalam tahap memperkuat kinerja setelah beberapa tahun mencatat tekanan usaha. Pasar tidak hanya melihat pertumbuhan pendapatan, tetapi juga kemampuan perusahaan mengendalikan beban serta meningkatkan hasil dari layanan yang sudah berjalan. Karena itu, pencapaian laba pada enam bulan pertama 2026 menjadi salah satu dasar bagi investor dalam menilai arah pemulihan perusahaan. Analis MNC Sekuritas Christian menjelaskan, penghapusan batas bawah akan memungkinkan harga saham bergerak di bawah Rp50. Menurut dia, ruang pergerakan yang lebih luas dapat membantu menyelesaikan ketidakseimbangan antara antrean jual dan beli. "Kalau aturan harga terendah diubah, ekspektasinya harga saham GOTO turun ke bawah Rp50. Ini ada sisi positifnya karena penjual bisa bertemu pembeli di harga tertentu. Kontras dengan kondisi di Rp50 ketika antrean jual lebih banyak dari beli sehingga transaksi tidak matched," kata Christian, Analis MNC Sekuritas. Istilah matched dalam perdagangan saham merujuk pada kondisi ketika pesanan beli dan jual bertemu pada harga serta jumlah yang sesuai. Jika harga terendah masih dipatok Rp50, investor yang ingin menjual di bawah angka tersebut harus menunggu. Akibatnya, saham dapat tertahan dalam antrean tanpa transaksi dalam jumlah yang diharapkan. Penumpukan antrean jual itu berkaitan dengan penyesuaian portofolio oleh dana pasif setelah bobot GOTO dipangkas dalam indeks global. Dana pasif merupakan dana investasi yang mengikuti komposisi indeks tertentu. Ketika suatu saham dikeluarkan dari indeks atau bobotnya dikurangi, pengelola dana biasanya perlu menyesuaikan kepemilikannya agar tetap sesuai dengan aturan indeks yang diikuti. Christian menyebut kondisi ini menciptakan tekanan teknis atau technical overhang pada saham GOTO. 
Advertising

BACA JUGA:
STY Menyatakan Rasa Puasnya Terhadap Kinerja Persija di Acara Peluncuran Tim
Tekanan tersebut tidak selalu menunjukkan perubahan langsung pada kinerja operasional perusahaan. Namun, aksi jual dari dana pasif dapat memengaruhi jumlah saham yang beredar di pasar dan menekan harga, terutama ketika banyak investor melakukan penyesuaian pada waktu yang berdekatan. "Dengan kondisi harga saham saat ini di Rp50 memang ada technical overhang, di mana passive fund yang harus keluar dari saham GOTO karena eksklusi FTSE dan MSCI, tetapi mereka tertahan," ujar Christian, Analis MNC Sekuritas. Penghapusan batas minimum diharapkan memberi ruang bagi investor institusi untuk menyelesaikan penataan ulang portofolio. Mereka dapat menjual saham pada harga yang lebih rendah jika permintaan pasar berada di level tersebut. Dengan begitu, transaksi berpeluang berlangsung lebih lancar dan antrean jual tidak terus tertahan di level Rp50. "Dengan aturan baru, memungkinkan mereka bisa rebalancing, sehingga harapannya tidak ada lagi masalah overhang seperti ini," kata Christian, Analis MNC Sekuritas. Rebalancing adalah proses menyesuaikan kembali isi portofolio agar sesuai dengan target atau komposisi indeks. Dalam kasus GOTO, proses ini berkaitan dengan keputusan dana pasif yang harus mengurangi atau melepas kepemilikan setelah terjadi perubahan pada indeks FTSE dan MSCI. Dampaknya dapat terasa pada harga saham dalam jangka pendek, meski tidak secara langsung menggambarkan perubahan pada layanan Gojek, GoPay, atau Tokopedia. Selain faktor teknis di pasar modal, perhatian investor juga tertuju pada perubahan sumber keuntungan GOTO. Perseroan memperkirakan bisnis finansial akan memberikan sumbangan yang lebih besar terhadap kinerja grup. Pada saat yang sama, kontribusi dari layanan sesuai permintaan, termasuk transportasi online, diperkirakan berkurang.
Advertising

BACA JUGA: 
Audi memberikan pandangan yang realistis setelah hasil positif yang diraih dalam ajang F1
"Kami tetap mempertahankan pedoman EBITDA Grup yang disesuaikan untuk setahun penuh di kisaran Rp3,2-3,4 triliun. Kami memperkirakan kontribusi dari bisnis On-demand Services akan berkurang, sementara bisnis Fintech akan memberikan kontribusi lebih besar," kata Hans Patuwo, Direktur Utama GOTO. EBITDA yang disesuaikan menjadi salah satu ukuran yang digunakan perusahaan dan investor untuk melihat kinerja usaha sebelum memperhitungkan bunga, pajak, depresiasi, amortisasi, serta sejumlah penyesuaian lain. Kisaran Rp3,2-3,4 triliun menunjukkan target yang tetap dipertahankan GOTO untuk satu tahun penuh. Panduan tersebut juga memberi gambaran mengenai sumber pertumbuhan yang diharapkan perseroan. Bisnis fintech mencakup layanan keuangan seperti pembayaran dan layanan terkait GoPay. Sementara itu, On-demand Services mencakup layanan yang digunakan berdasarkan kebutuhan pengguna, termasuk transportasi dan pesan-antar. Perubahan komposisi kontribusi ini menunjukkan bahwa GOTO tidak hanya mengandalkan pertumbuhan perjalanan atau pengantaran untuk memperbaiki kinerja grup. Lini finansial menjadi penopang bagi jaringan layanan perusahaan saat bisnis transportasi menghadapi perubahan aturan. Pemerintah memangkas komisi layanan angkutan roda dua menjadi 8 persen sejak 1 Juli 2026. Penyesuaian tersebut dapat memengaruhi ruang pendapatan dan margin pada layanan transportasi online, sehingga kinerja GoPay dan unit lain menjadi semakin penting bagi hasil keseluruhan perusahaan. Analis Kiwoom Sekuritas Abdul Aziz menilai keterhubungan layanan GOTO dapat membantu perusahaan menghadapi tekanan teknis di pasar saham dan perubahan aturan usaha. Menurut dia, kinerja yang melemah pada satu unit belum tentu langsung menekan seluruh perusahaan karena GOTO memiliki beberapa sumber pendapatan.
Advertising

BACA JUGA: Liverpool secara resmi memulai negosiasi untuk mendatangkan bek besar sebagai pengganti pemain berusia 25 tahun
"Saya melihat ruang GOTO untuk memperkuat fundamental masih terbuka karena GoTo adalah sebuah ekosistem digital yang terintegrasi. Jadi kalau kinerja Gojek terdampak, masih ada GoPay," ujar Abdul Aziz, Analis Kiwoom Sekuritas. Pernyataan tersebut menekankan pentingnya hubungan antara layanan dalam grup. Pengguna dapat memakai layanan transportasi, pembayaran, serta layanan lain yang berada dalam jaringan GoTo. Bagi perusahaan, keterhubungan itu membuka peluang untuk mempertahankan aktivitas pengguna dan mengarahkan pertumbuhan ke lini yang masih memiliki ruang lebih besar. Kinerja finansial yang membaik tetap perlu dilihat bersama perkembangan operasional dan kondisi pasar. Laba bersih semester I-2026 memberi sinyal positif, tetapi harga saham masih dipengaruhi oleh penyesuaian portofolio investor besar, perubahan indeks global, serta aturan perdagangan baru. Karena itu, pergerakan saham GOTO setelah penghapusan batas bawah dapat menjadi perhatian utama pelaku pasar. Abdul Aziz menilai keberlanjutan jaringan layanan perusahaan dapat membantu menjaga pemulihan target kinerja sepanjang 2026. Jika regulasi mendukung keberadaan layanan yang saling terhubung, sentimen terhadap saham GOTO berpeluang membaik. "Ketika keberlanjutan ekosistem jadi prioritas regulasi, ini akan menjadi sentimen dan katalis positif untuk saham GOTO," kata Abdul Aziz, Analis Kiwoom Sekuritas. Minat investor global juga terlihat dari kepemilikan Morgan Stanley. Per 26 Agustus 2026, Morgan Stanley menggenggam hampir 59,4 miliar lembar saham GOTO atau setara 5,2 persen dari total saham beredar. Kepemilikan tersebut menjadi salah satu indikator yang diperhatikan pasar, terutama ketika GOTO memasuki periode dengan perubahan aturan harga, penataan ulang portofolio global, dan pergeseran sumber pertumbuhan usaha. Dengan demikian, arah saham GOTO akan dipengaruhi oleh dua faktor utama. Pasar akan mencermati bagaimana aturan baru BEI menyelesaikan antrean jual yang tertahan, sementara kinerja perusahaan akan diuji melalui kemampuan bisnis fintech dalam menopang pelemahan kontribusi layanan sesuai permintaan. Perbaikan laba, target EBITDA yang dipertahankan, serta kepemilikan investor besar menjadi bagian dari perkembangan yang akan membentuk penilaian pasar terhadap GOTO pada sisa tahun 2026.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tags :
Artikel Terkait
Share:

Sunday, 14 June 2026

Dua ponsel dan satu aplikasi, inilah cara warga Rusia mengatasi tirai besi digital yang diterapkan oleh Putin

Dua ponsel dan satu aplikasi, strategi yang digunakan oleh warga Rusia untuk menembus tirai besi digital yang diciptakan oleh Putin

Indonesia, Perssilam News - Di sebuah kafe yang tenang di Moskwa, seorang desainer interior tampak sibuk dengan ponselnya. Ia tidak sekadar berkirim pesan. Ia harus menyalakan Virtual Private Network atau VPN terlebih dahulu. Tanpa alat ini, ia tidak bisa membuka WhatsApp untuk mengobrol dengan teman di luar negeri. Pemerintah Rusia telah memblokir aplikasi tersebut sepenuhnya. Beberapa menit kemudian, ia mematikan VPN itu. Ia perlu mengakses situs Kereta Api Rusia untuk membeli tiket. Situs resmi pemerintah ini melarang penggunaan alat pengabur lokasi. Jika VPN tetap menyala, sistem akan menolak aksesnya. Setelah itu, ia mengambil ponsel kedua dari tasnya. Perangkat ini hanya digunakan untuk bekerja. Ia melayani klien melalui aplikasi MAX. MAX adalah platform komunikasi resmi yang dikontrol penuh oleh negara. Ini adalah keseharian warga Rusia pada pertengahan 2026. Kremlin memperketat kendali internet tahun ini. Warga kini melakukan akrobat teknis setiap hari. Mereka harus berpindah aplikasi dan alat agar tetap bisa terhubung dengan dunia luar. Mereka menggunakan VPN untuk mengakses WhatsApp atau Telegram. Upaya pemerintah mengejar kedaulatan digital ini membawa masalah baru. Sektor perbankan sering terganggu. Sistem transportasi dan belanja online sering mengalami error. Bahkan orang terkenal di media sosial yang biasanya tidak bicara politik kini mulai mengkritik. Mereka merasa ruang geraknya terlalu sempit.
Pembatasan internet ini membuat warga frustrasi. Kondisi ini diperparah dengan naiknya harga barang pokok dan pajak. Banyak warga merasa tertekan secara ekonomi dan digital. Hal ini berdampak pada tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Vladimir Putin. Data dari lembaga survei negara, VTsIOM, menunjukkan angka yang mengkhawatirkan.

Popularitas Putin turun ke 65,6 persen pada April 2026. Ini adalah level terendah sejak perang di Ukraina dimulai tahun 2022. Bagi warga seperti Irina yang berusia 41 tahun, memiliki dua ponsel adalah kebutuhan. Ini adalah cara paling aman agar privasinya tidak terpantau pemerintah. Irina merasa hidupnya jadi lebih rumit. Ia harus terus mematikan dan menyalakan VPN sepanjang hari. Ia harus mengganti ponsel tergantung siapa yang ia hubungi. Permainan kucing-kucingan antara warga dan pemerintah semakin sengit. Data Digital Budget mencatat lonjakan unduhan VPN yang sangat besar. Pada Maret 2026, ada 9,2 juta unduhan VPN di Google Play Store. Angka ini 14 kali lipat lebih tinggi dibanding Maret tahun lalu. Roskomnadzor, regulator komunikasi Rusia, terus memblokir ratusan layanan VPN. 

Namun, warga selalu menemukan cara baru untuk menembusnya. Sekarang, beberapa bank dan kantor pemerintah mulai menerapkan aturan ketat. Mereka memblokir akses bagi siapa saja yang terdeteksi menggunakan VPN saat masuk ke sistem. Efek nyata dari blokir ini terjadi pada Maret 2026. Layanan navigasi seluler di Moskwa sempat terputus total. Warga kehilangan arah karena peta digital tidak berfungsi. Akibatnya, penjualan peta kertas di ibu kota melonjak dua kali lipat. Orang kembali menggunakan cara lama karena teknologi tidak bisa diandalkan. Kremlin sempat berjanji akan melunakkan aturan agar layanan publik tidak terganggu. Namun, warga tidak percaya begitu saja. Irina menggunakan peribahasa Rusia yang populer untuk menggambarkan situasi ini. 
Ia berkata bahwa di Rusia, tidak ada yang lebih permanen daripada sesuatu yang bersifat sementara. Artinya, pembatasan ini kemungkinan besar akan menetap. Sebelum konflik Ukraina, internet di Rusia relatif terbuka. Pemerintah memang mengawasi aktivis oposisi, tapi warga umum bebas browsing. Sejak 2022, Rusia membangun infrastruktur internet mandiri yang disebut Runet. Runet dirancang agar Rusia bisa memutus koneksi dari internet global kapan saja. Tujuannya jelas. Pemerintah ingin memudahkan sensor konten yang tidak sesuai narasi negara. Sekarang, internet Rusia bukan lagi ruang diskusi bebas. Tempat itu menjadi lingkungan yang sangat terkontrol. Masyarakat terpaksa belajar teknologi enkripsi hanya untuk menjaga ruang pribadi mereka.
Penulis: RD73
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tags :
Artikel Terkait
Share:

Monday, 15 June 2026

Nottingham Forest bersiap untuk mengajukan tawaran sebesar 25 juta ditambah bonus untuk Davide Frattesi

Nottingham Forest akan menawarkan 25 juta ditambah insentif untuk mendapatkan Davide Frattesi

Indonesia, Perssilam News - Davide Frattesi akan meninggalkan Inter Milan pada bursa transfer musim panas ini. Pemain tengah asal Italia ini sudah masuk dalam daftar jual klub. Ia ingin mencari tim baru agar bisa jadi pemain inti. Di Inter, posisinya sering tidak pasti dan jarang jadi pilihan utama. Gianluca Di Marzio melaporkan hal ini melalui program Calciomercato l'Originale di Sky Sport. Inter sudah mematok harga untuk Frattesi. 
Angka yang mereka minta ada di kisaran 30 juta Euro. Harga ini jadi patokan awal bagi klub mana pun yang mau membeli jasanya. Nottingham Forest muncul sebagai peminat paling serius saat ini. Mereka menjadi tim terkuat di luar opsi klub Italia. Klub asal Inggris itu sudah bergerak cepat. Beberapa hari lalu, pihak Forest bertemu dengan direktur olahraga Inter dan agen Frattesi di Milan.
Dalam pertemuan itu, Forest menyiapkan proposal awal. Mereka menawarkan 25 juta Euro ditambah sejumlah bonus. Jumlah ini sedikit di bawah harga minta Inter. Namun, Inter dikabarkan siap memberi diskon. Hal ini dilakukan agar proses kepindahan Frattesi berjalan lancar dan cepat.
Kini tinggal menunggu langkah formal dari Nottingham Forest. Publik menunggu apakah tawaran resmi akan masuk ke meja perundingan. Atau, pembicaraan ini hanya menjadi rumor belaka tanpa kesepakatan akhir. Inter sendiri sudah bulat akan melepas sang gelandang musim panas ini.
Penulis: RD73
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tags :
Artikel Terkait
Share:
Nasional
Loading 6 berita Nasional...
RECOMMENDED
Loading 9 berita nasional...
Liga Inggris
Loading 6 berita Liga Inggris HD...
Anda Mungkin Juga Suka
You Might Like

🛒 Shopee Hari Ini

MOST VIEWED BRI SUPER LEAGUE

X
×

Other Latest

Loading...

Daftar Isi

    📧 Dapatkan Berita Terbaru Langsung ke Email!

    Premier League

    Close Ads
    Close Ads

    Serie A

    Archive

    🔥 Flash Sale Shopee Hari Ini

    Dapatkan voucher & gratis ongkir


    Total Pageviews

     

    ×