Selamat Datang dan Bergabung Bersama Perssilam Silampari News teknologi app iconDownload App Perssilam Silampari News: Search results for Kemenkumham
×
    Advertising
    ☰ Menu
W3.CSS
Dark Mode

Pages

Memuat berita...
Showing posts sorted by relevance for query Kemenkumham. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query Kemenkumham. Sort by date Show all posts

Sunday, 1 March 2026

Hukum : Kemenkumham Menghormati Proses Hukum Terhadap Komika Pandji Pragiwaksono


Indonesia, Perssilam - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menyatakan penghormatan penuh terhadap proses hukum yang sedang berjalan. Kasus ini melibatkan komika Pandji Pragiwaksono. Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri kini menanganinya. Kasus ini muncul dari pernyataan Pandji di ruang publik. Banyak orang perhatikan karena sentuh isu kebebasan berpendapat di media sosial.
Advertising

BACA JUGA:
Bisnis : Bapanas memastikan bahwa harga pangan tetap stabil dan stok aman menjelang Lebaran 2026
Menteri HAM, Natalius Pigai, bicara soal ini. Dia bilang Pandji sudah terima sanksi sosial. Netizen ramai kritik dia. Beberapa panggil boikot acara Pandji. Tapi penegakan hukum harus tetap bijaksana. Pigai sampaikan ini pada Sabtu, 28 Februari 2026. Dia tekankan nilai kebijaksanaan dalam setiap langkah hukum.
Pigai sarankan pakai pendekatan keadilan restoratif. Apa itu? Keadilan restoratif fokus pada pemulihan. Bukan cuma hukum pidana yang keras. Ia libatkan pelaku, korban, dan masyarakat. Tujuannya pulihkan hubungan. Bukan sekadar kirim ke penjara. Pendekatan ini sudah dipakai di banyak kasus ringan di Indonesia. Misalnya, dalam sengketa kecil antarwarga.
Advertising

BACA JUGA:
Kuliner : Ragit, makanan khas Palembang yang menjadi favorit takjil selama bulan Ramadhan
Menurut Pigai, kebijaksanaan penting sekali. Terutama jika pelaku sudah rasakan akibat sosial. Pandji sudah hadapi tekanan publik. Pernyataannya di panggung jadi sorotan. Orang ramai bahas di Twitter dan Instagram. Ini cukup buat dia belajar. Kebebasan berekspresi adalah hak asasi manusia. UUD 1945 lindungi itu. Tapi harus ada tanggung jawab. Jangan lakukan penghinaan pribadi. Itu namanya ad hominem. Serang orangnya, bukan idenya. Jangan tuduh tanpa bukti. Jangan hancurkan martabat orang lain. Contohnya, bilang pejabat bodoh tanpa data. Itu salah. Tapi kritik kebijakan boleh.BACA JUGA:Nasional : Menteri Komunikasi dan Informatika mengakui bahwa kehadiran Lembaga PDP masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan
Kritik boleh jika bangun negara. Dorong program pemerintah lebih baik. Misalnya, saran perbaiki subsidi BBM agar tepat sasaran. Atau usul ubah aturan lalu lintas untuk kurangi macet. Tujuannya kepentingan bersama. Bukan rusak nama baik. Pigai harap proses ini jadi pelajaran. Publik belajar batas kebebasan berpendapat. Harus ikut etika. Ambil tanggung jawab. Hormati hak orang lain. Kasus Pandji tunjukkan keseimbangan itu sulit. Tapi perlu. Indonesia punya sejarah panjang soal ekspresi. Sejak Reformasi 1998, hak ini lebih luas. Tapi kasus siber naik tajam. Data Polri catat ribuan laporan tahunan.
Proses hukum ini bisa contoh baik. Tunjukkan polisi tangani adil. Kemenkumham dukung penuh. Pigai tutup dengan kata-kata jelas. "Kalau kritik kebijakan dan program agar mencapai tujuan dan cita-cita kita bersama, ya itu boleh." Pernyataan ini ringkas. Tapi maknanya dalam. Ajak semua pikir ulang cara bicara di publik.EditorRedaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tag :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:

Premier League : The Reds Memimpin dengan 3 Gol atas The Hammers


Indonesia, Perssilam - Babak pertama laga pekan ke-28 Liga Inggris antara Liverpool dan West Ham United di Anfield usai. Skor 3-0 condong ke Liverpool sebagai tuan rumah. Anfield selalu jadi benteng kokoh bagi The Reds. Sorak fans bikin lawan ciut. Liverpool langsung gaspol sejak peluit awal. Mereka tekan West Ham tanpa ampun. Tim tuan rumah rebut bola cepat di lini tengah. 
Advertising

BACA JUGA:
Hukum : Kemenkumham Menghormati Proses Hukum Terhadap Komika Pandji Pragiwaksono
Hugo Ekitike buka skor di menit kelima. Pemain Prancis itu manfaatkansi umpan silang tajam. Tendangannya keras masuk gawang. Gol cepat ini bikin West Ham kaget. Momentum langsung milik Liverpool.
Virgil van Dijk tambah keunggulan. Bek Belanda itu sundul bola mati dengan sempurna. Sundulan dari situasi sepak pojok atau tendangan bebas. Van Dijk naik tinggi di kotak penalti. Gol kedua ini tunjukkan kekuatan bola mati Liverpool. West Ham mulai goyah.
Advertising

BACA JUGA:
Bisnis : Bapanas memastikan bahwa harga pangan tetap stabil dan stok aman menjelang Lebaran 2026
Alexis Mac Allister tutup babak pertama. Gelandang Argentina cetak gol ketiga tepat sebelum turun minum. Umpan pendek dari rekan setim. Mac Allister akhiri dengan tembakan akurat. Tiga gol dalam 45 menit. Liverpool unggul telak.BACA JUGA:Kuliner : Ragit, makanan khas Palembang yang menjadi favorit takjil selama bulan Ramadhan
Sepanjang babak pertama, Liverpool lebih tajam. Mereka ubah peluang jadi gol. Serangan cepat dan akurat. West Ham susah lepas tekanan. Pertahanan Liverpool rapat. Dipimpin Van Dijk, lini belakang sulit ditembus. Hammers tak beri ancaman serius. Satu dua tembakan melebar. Peluit akhir babak pertama berbunyi. Liverpool pegang kendali penuh. West Ham butuh perubahan besar di paruh kedua.
EditorRedaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tag :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:

Budaya : Festival Seni Budaya Suku Mee diselenggarakan oleh SMA Negeri 1 Waghete


Indonesia, Perssilam - Generasi muda di Kabupaten Deiyai pegang teguh komitmen mereka untuk jaga warisan leluhur. Mereka tunjukkan itu lewat Festival Seni Budaya Suku Mee. Acara ini digelar SMA Negeri 1 Waghete di Deiyai, Papua Tengah. Tanggalnya Jumat, 27 Februari 2026. Festival ini khusus diikuti siswa kelas XII. Tujuannya tanamkan rasa sadar akan identitas mereka. Juga bangun kebanggaan sebagai bagian Suku Mee. Suku Mee punya tradisi kaya di Papua Tengah. Siswa tampil memukau dengan busana adat lengkap. Mereka pakai pakaian itu saat pentas seni.
Advertising

BACA JUGA:
Serie A 2025/2026 : Parma berhasil ditahan imbang oleh Cagliari dengan skor 1-1
Siswa laki-laki kenakan koteka. Itu selendang khas pria Mee. Lalu Migabai, Amaapa, dan Kagamaapa. Mereka bawa busur serta anak panah bernama Ukaa Mapega. Busana ini tunjukkan kekuatan dan kesiapan berburu leluhur. Siswi perempuan tampak anggun. Mereka pakai Moge. Tambah baju dari kulit kayu yang dirajut halus. Juga noken, tas anyaman khas Papua. Noken sering dipakai ibu-ibu untuk bawa anak atau barang.
Rangkaian acara mulai dengan kunjungan resmi. Siswa datang ke Dinas Pendidikan. Lalu ke Kantor Bupati Deiyai. Rombongan disambut hangat Asisten II Setda Deiyai, Mesak Pakage. Ia beri apresiasi penuh. "Semangat kalian luar biasa untuk lestarikan budaya daerah," katanya.
Advertising

BACA JUGA:
Premier League : The Reds Memimpin dengan 3 Gol atas The Hammers
Setelah itu, siswa laksanakan tradisi Waitaa dan Yuu Waitaa. Mereka keliling Kota Waghete sambil lakukan ritual itu. Waitaa adalah tarian hormat pada leluhur. Yuu Waitaa tambah elemen nyanyian khidmat. Tradisi ini jadi simbol penghargaan masa lalu. Juga tegas identitas budaya di era modern. Saat keliling, warga kota lihat dan ikut bangga. Kepala Sekolah Mariana Adii bicara tegas. Festival ini bukan hanya seremoni biasa. Ia bagian ujian praktik mata pelajaran seni budaya. Khusus siswa kelas akhir. "Kami ingin tanam rasa bangga pada jati diri sebagai orang Mee," ujarnya. "Ini motivasi buat siswa lain. Agar terus jaga warisan leluhur."BACA JUGA:Hukum : Kemenkumham Menghormati Proses Hukum Terhadap Komika Pandji Pragiwaksono
Acara tutup dengan atraksi budaya penuh warna. Tim guru nilai langsung pentas itu. Hasilnya masuk penilaian akhir sekolah. Siswa tunjukkan tari, lagu, dan drama adat Mee. Semua elemen nilai keaslian dan kreativitas. Festival ini harap jadi agenda rutin setiap tahun. Ia jadi wadah bangun karakter siswa. Dasarnya kearifan lokal Deiyai. Generasi muda Mee kini punya contoh nyata. Mereka tahu cara gabung tradisi dengan kehidupan sehari-hari. Acara sukses tarik perhatian banyak pihak. Itu bukti komitmen sekolah dan siswa dalam jaga identitas suku.EditorRedaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tag :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:

Serie A 2025/2026 : Parma berhasil ditahan imbang oleh Cagliari dengan skor 1-1


Indonesia, Perssilam - Parma tampil imbang 1-1 kala menjamu Cagliari di laga pekan ke-27 Liga Italia musim 2025/2026. Pertandingan ini digelar di Stadion Ennio Tardini pada Sabtu, 28 Februari 2026, pukul 02.45 WIB. Stadion ini jadi markas utama Parma. Ribuan fans Parma hadir penuh semangat.
Hasil seri ini buat Parma dan Cagliari sama-sama ambil satu poin. 
Advertising

BACA JUGA:
Premier League : The Reds Memimpin dengan 3 Gol atas The Hammers
Keduanya butuh poin untuk bertahan di liga. Babak pertama selesai tanpa gol. Skor stuck di 0-0. Cagliari kuasai bola 59 persen. Mereka tekan Parma sepanjang waktu.
Cagliari catat tiga tembakan tepat sasaran. Tiga tembakan lain kena blok pertahanan Parma. Parma bertahan rapat. Tidak ada gol lahir di babak pertama. Pertahanan kedua tim solid. Penjaga gawang tampil gemilang. Babak pertama tutup dengan tegang.
Advertising

BACA JUGA:
Hukum : Kemenkumham Menghormati Proses Hukum Terhadap Komika Pandji Pragiwaksono
Masuk babak kedua, Cagliari cetak gol duluan. Menit ke-63, Michael Folorunsho sontek gol. Skor jadi 1-0 untuk Cagliari. Gol itu lahir dari serangan cepat. Folorunsho manfaatkan peluang bagus. Parma kaget tapi langsung bangkit.BACA JUGA:Bisnis : Bapanas memastikan bahwa harga pangan tetap stabil dan stok aman menjelang Lebaran 2026
Parma balas di menit ke-83. Gaetano Oristanio samakan skor jadi 1-1. Ia cetak gol lewat aksi individu brilian. Tendangan akurat Oristanio luput dari kiper Cagliari. Skor 1-1 bertahan sampai peluit panjang. Tidak ada gol tambahan. Laga ini penuh drama. Penguasaan bola Cagliari tinggi tapi Parma efektif. Statistik tunjukkan Cagliari lebih dominan. Parma andalkan counter attack. Hasil imbang adil bagi keduanya. Fans puas meski tanpa kemenangan. Parma simpan energi untuk laga berikutnya.EditorRedaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tag :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:
Nasional
Loading 6 berita Nasional...
RECOMMENDED
Loading 9 berita nasional...
Liga Inggris
Loading 6 berita Liga Inggris HD...
Anda Mungkin Juga Suka
You Might Like

🛒 Shopee Hari Ini

MOST VIEWED BRI SUPER LEAGUE

X
×

Other Latest

Loading...

Daftar Isi

    📧 Dapatkan Berita Terbaru Langsung ke Email!

    Premier League

    Close Ads
    Close Ads

    Serie A

    Archive

    🔥 Flash Sale Shopee Hari Ini

    Dapatkan voucher & gratis ongkir


    Total Pageviews

     

    ×