Selamat Datang dan Bergabung Bersama Perssilam Silampari News teknologi app iconDownload App Perssilam Silampari News: Search results for pemantauan terhadap kualitas udara
×
    Advertising
    ☰ Menu
W3.CSS
Dark Mode

Pages

Memuat berita...
Showing posts sorted by relevance for query pemantauan terhadap kualitas udara. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query pemantauan terhadap kualitas udara. Sort by date Show all posts

Sunday, 30 August 2026

Kementerian Kehutanan melakukan pemantauan terhadap kualitas udara di daerah yang mengalami kebakaran hutan dan lahan


Musi Rawas, Perssilam News - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terus memantau kualitas udara dan sebaran asap di enam provinsi yang menjadi prioritas pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pemantauan ini dilakukan karena aktivitas titik panas masih tinggi di sejumlah wilayah, terutama di area yang rawan mengalami kebakaran saat kondisi lahan kering. Enam provinsi tersebut adalah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan. Wilayah-wilayah itu menjadi perhatian karena memiliki area hutan, lahan gambut, serta perkebunan yang dapat terbakar ketika cuaca panas dan curah hujan rendah. Api di lahan gambut juga dapat menyebar di bawah permukaan, sehingga penanganannya membutuhkan pemeriksaan dan pemantauan berulang. Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenhut, Ristianto Pribadi, mengatakan pemantauan dilakukan secara terpadu. Petugas menggabungkan data titik panas, kondisi api di lapangan, kualitas udara, sebaran asap, cuaca, serta jarak pandang. "Jadi kita tidak hanya melihat hotspot-nya saja. Kondisi kualitas udara, sebaran asap, jarak pandang, cuaca, juga terus kita pantau untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya," ujar Ristianto melalui keterangannya, Minggu, 30 Agustus 2026. Menurut Ristianto, titik panas atau hotspot merupakan hasil deteksi satelit terhadap anomali suhu di permukaan bumi. Data tersebut membantu petugas menemukan lokasi yang perlu diperiksa. Namun, hotspot belum dapat langsung disebut sebagai kebakaran karena anomali suhu bisa muncul akibat beberapa kondisi lain di permukaan. Karena itu, setiap titik panas perlu diperiksa melalui groundcheck atau pengecekan langsung di lapangan. Petugas perlu memastikan apakah terdapat api, asap, lahan yang terbakar, atau sumber panas lain. Hasil pemeriksaan tersebut kemudian menjadi dasar untuk menentukan tindakan, termasuk pemadaman, pendinginan, atau pemantauan lanjutan. Berdasarkan pemantauan terakhir, kualitas udara di enam provinsi prioritas masih berubah-ubah. Di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, sejumlah titik pemantauan bahkan mencapai kategori berbahaya. Kondisi ini menunjukkan bahwa paparan asap di beberapa lokasi sudah berada pada tingkat yang perlu mendapat perhatian serius.
Advertising

BACA JUGA:
Muktamar NU telah menyetujui larangan bagi Ketua Umum untuk menjabat di posisi politik lain
Di Kalimantan Selatan, kualitas udara tertinggi yang terpantau berada pada kategori sangat tidak sehat. Sementara itu, sejumlah titik pemantauan di Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan masuk kategori tidak sehat. Perbedaan kondisi antarwilayah dipengaruhi oleh sumber asap, arah angin, kecepatan angin, cuaca, serta jarak lokasi pemantauan dari titik kebakaran. Kondisi udara tersebut membuat dampak asap masih perlu diwaspadai, terutama di daerah yang mengalami peningkatan aktivitas karhutla. Asap dapat mengurangi jarak pandang dan mengganggu kegiatan masyarakat. Kondisi ini juga perlu menjadi perhatian bagi warga yang harus melakukan perjalanan, bekerja di luar ruangan, atau tinggal dekat area terdampak. Ristianto menjelaskan, sebaran asap juga memengaruhi jarak pandang. Berdasarkan pengamatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada 29 Agustus 2026 pagi, jarak pandang di Palangka Raya tercatat 3 kilometer dengan kondisi berasap. Di Pontianak, jarak pandang tercatat 0,8 kilometer dengan kondisi berasap. Banjarmasin mencatat jarak pandang 0,5 kilometer dan juga berada dalam kondisi berasap. Sementara itu, jarak pandang di Palembang mencapai 6 kilometer dengan kondisi cerah berawan. Jarak pandang di Jambi tercatat 0,8 kilometer dengan kondisi berasap. Di Pekanbaru, jarak pandang mencapai 2,5 kilometer dan kondisi wilayah juga dilaporkan berasap. Data tersebut menggambarkan bahwa pengaruh asap tidak sama di setiap kota, meskipun wilayahnya berada dalam satu kawasan yang sama. "Jarak pandang ini bisa berubah-ubah tergantung konsentrasi asap, arah dan kecepatan angin, curah hujan, maupun kondisi atmosfer. Karena itu, pemantauan harus dilakukan terus-menerus," katanya. Perubahan jarak pandang dapat terjadi dalam waktu singkat. Asap yang berkumpul di satu wilayah bisa menipis ketika angin bertiup atau hujan turun. Sebaliknya, jarak pandang dapat kembali menurun ketika angin membawa asap dari area kebakaran ke permukiman atau pusat kota.
Advertising

BACA JUGA: 
Hakim menolak eksepsi yang diajukan oleh mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas
Data kualitas udara dan jarak pandang menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan langkah operasi pengendalian karhutla. Informasi tersebut membantu pemerintah menilai tingkat gangguan asap dan menetapkan wilayah yang perlu mendapat perhatian lebih cepat. Pemantauan cuaca juga diperlukan untuk memperkirakan pergerakan asap serta peluang turunnya hujan. Arah angin dapat membawa asap ke wilayah yang sebelumnya belum terdampak. Karena itu, petugas perlu memperbarui data secara berkala agar tindakan di lapangan sesuai dengan kondisi terbaru. Pemerintah terus mengantisipasi dampak asap terhadap aktivitas masyarakat. Warga di wilayah yang terdampak diminta mengikuti informasi resmi mengenai kualitas udara, jarak pandang, dan perkembangan karhutla. Informasi tersebut dapat menjadi pertimbangan sebelum masyarakat melakukan kegiatan di luar rumah. Masyarakat juga diminta memperhatikan kondisi cuaca dan jarak pandang. Apabila udara dipenuhi asap atau jarak pandang menurun, kegiatan di luar ruangan perlu disesuaikan dengan keadaan. Pengendara harus lebih berhati-hati ketika melintas di wilayah berkabut asap, terutama pada pagi hari atau saat angin membawa asap ke jalan raya. Kemenhut mengimbau masyarakat tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Cara tersebut dapat memicu api, terutama ketika lahan kering dan angin bertiup kencang. Api yang semula kecil dapat meluas ke semak, perkebunan, hutan, atau lahan gambut di sekitarnya. Ristianto menegaskan bahwa hotspot yang terdeteksi satelit merupakan indikasi anomali suhu permukaan. Data itu tidak serta-merta menunjukkan satu kejadian kebakaran. Pemeriksaan langsung tetap diperlukan untuk mengetahui kondisi sebenarnya di lokasi. "Jadi, setiap indikasi hotspot tetap perlu diverifikasi melalui groundcheck dan pemantauan langsung di lapangan. Tetap harus diverifikasi di lapangan agar kita mengetahui kondisi sebenarnya," ujar Ristianto.
Verifikasi lapangan juga membantu petugas menentukan tingkat ancaman. Pemeriksaan dapat menunjukkan apakah titik panas berada di lahan terbuka, area perkebunan, hutan, atau permukiman. Petugas kemudian dapat menilai kebutuhan pemadaman dan langkah lain untuk mencegah api meluas. Kemenhut meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan asap, titik api, atau tanda-tanda kebakaran. Laporan yang diterima lebih awal dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas. Informasi dari masyarakat juga dapat membantu petugas menemukan lokasi yang belum terpantau secara jelas melalui data satelit. Laporan dapat disampaikan melalui Posko Karhutla Kementerian Kehutanan di nomor 021-5704618. Masyarakat juga dapat mengirimkan laporan melalui WhatsApp di nomor +62 8131-00-35000 atau melalui email posko.karhutla@kehutanan.go.id. Laporan sebaiknya memuat lokasi kejadian dan kondisi yang terlihat agar petugas dapat melakukan pemeriksaan dengan lebih tepat. Masyarakat diminta tidak mendekati area api jika situasinya berbahaya. Keselamatan warga tetap menjadi perhatian selama proses pelaporan dan penanganan karhutla berlangsung.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tags :
Artikel Terkait
Share:

Friday, 28 August 2026

Kabut asap semakin meluas, menyebabkan kualitas udara di Malaysia semakin memburuk


Musi Rawas, Perssilam News - Malaysia mencatat kualitas udara dalam kategori tidak sehat di sekitar 30 wilayah pada Selasa, 25 Agustus 2026. Kondisi ini muncul ketika kabut asap menyebar di sejumlah bagian negara tersebut. Laporan itu disampaikan CNA dengan mengutip data dan keterangan dari Departemen Lingkungan Hidup Malaysia.Dampak paling luas terlihat di pesisir barat Semenanjung Malaysia. Beberapa kawasan di Sarawak juga mengalami penurunan kualitas udara. Otoritas Malaysia  menyebut kabut asap bergerak dari berbagai arah, sehingga kondisi antarwilayah dapat berubah dalam waktu singkat. Perubahan arah angin membuat beberapa daerah mengalami peningkatan kadar polutan, sementara wilayah lain masih berada dalam kategori sedang. Departemen Lingkungan Hidup Malaysia mencatat 29 wilayah dengan Indeks Polutan Udara atau API dalam kategori tidak sehat hingga pukul 14.00 waktu setempat. API digunakan untuk menunjukkan tingkat pencemaran udara berdasarkan pemantauan beberapa polutan. Semakin tinggi angkanya, semakin besar risiko udara tersebut bagi kesehatan masyarakat. Angka API tertinggi tercatat di stasiun pemantauan yang berada di markas Kepolisian Distrik Serian, Sarawak, dengan nilai 182. Johan Setia di Selangor berada di posisi berikutnya dengan API 173. Sri Aman, Sarawak, mencatat angka 170. Dalam skala API Malaysia, nilai 101 sampai 200 masuk kategori tidak sehat. Pada tingkat tersebut, masyarakat dapat mengalami gangguan kesehatan, terutama kelompok yang lebih sensitif terhadap polusi udara. Anak-anak, warga lanjut usia, ibu hamil, serta orang dengan penyakit pernapasan dan jantung perlu mengurangi paparan udara luar. Aktivitas fisik di luar ruangan juga dapat memperbesar jumlah udara tercemar yang masuk ke paru-paru.
Advertising

BACA JUGA:
Legislator dari NasDem membantah telah mengusulkan pemblokiran rekening Botok Pati
Sejumlah kota besar dan kawasan padat penduduk turut mencatat angka tinggi. Shah Alam memiliki API 162, sedangkan Kuching mencapai 160. Tanjung Malim dan Taiping masing-masing mencatat 157 dan 155. Di Kuala Lumpur, API berada pada angka 154. Di Johor, Segamat, Batu Pahat, dan Tangkak masing-masing mencatat API 152. Angka tersebut menunjukkan bahwa kabut asap tidak hanya memengaruhi satu pusat kota. Wilayah industri, permukiman, kawasan perkebunan, dan daerah yang dekat dengan sumber kebakaran sama-sama berisiko mengalami penurunan kualitas udara. Selain 29 wilayah dalam kategori tidak sehat, sebanyak 38 stasiun pemantauan lain mencatat kualitas udara dalam kategori sedang. Kategori ini menunjukkan bahwa polusi belum mencapai tingkat tidak sehat, tetapi masyarakat tetap perlu memperhatikan perubahan angka API. Kondisi sedang dapat memburuk apabila kabut asap bertahan dan angin tidak cukup kuat untuk membersihkan udara. Pada pembaruan sebelumnya di hari yang sama, sebanyak 32 wilayah sempat dilaporkan mengalami kualitas udara tidak sehat. Data tersebut menunjukkan adanya perubahan jumlah wilayah terdampak sepanjang hari. Departemen Lingkungan Hidup Malaysia mengaitkan peningkatan dan perubahan itu dengan pergerakan kabut asap dari berbagai arah. Pemantauan ASEAN Specialised Meteorological Centre menemukan 287 titik panas di Kalimantan dan 65 titik panas di Sumatra. Titik panas merupakan lokasi yang terdeteksi memiliki suhu permukaan tinggi melalui pemantauan satelit. Data ini dapat membantu menunjukkan kemungkinan adanya kebakaran, meski tidak setiap titik panas langsung berarti kebakaran besar.
Advertising

BACA JUGA: 
PBB Menggugah Seruan untuk Tindakan Global Baru dalam Menangani Krisis Rohingya
Sebanyak 11 titik panas juga ditemukan di Malaysia. Delapan titik berada di Sarawak, dua di Johor, dan satu di Selangor. Keberadaan titik panas di beberapa negara bagian membuat otoritas harus memantau sumber asap di dalam negeri sekaligus memperhatikan pergerakan asap dari negara tetangga. Kabut asap lintas batas dengan tingkat sedang hingga pekat terpantau di Kalimantan Barat. Asap tersebut bergerak ke utara menuju Sarawak bagian barat. Arah pergerakan ini meningkatkan risiko penurunan kualitas udara di daerah yang berada dekat perbatasan. Kondisi cuaca dan arah angin dapat memengaruhi seberapa jauh asap menyebar serta berapa lama polusi bertahan. Pemerintah Malaysia meningkatkan penegakan hukum dan patroli harian untuk mencegah pembakaran terbuka. Petugas memantau kawasan yang dinilai mudah terbakar dan menindak aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Pembakaran terbuka dapat menghasilkan asap dalam jumlah besar, terutama ketika dilakukan di lahan kering, lahan gambut, perkebunan, atau area yang memiliki banyak bahan mudah terbakar. Departemen Lingkungan Hidup Malaysia juga mengaktifkan Rencana Aksi Nasional Pembakaran Terbuka dan Rencana Aksi Nasional Kabut Asap. Kedua rencana ini mengatur kerja sama antarinstansi dalam mencegah kebakaran, memantau sumber asap, serta menangani dampaknya terhadap masyarakat.
Advertising

BACA JUGA: 
Motor listrik nasional kini mulai berfokus pada ALVA dan Gesits, berikut adalah daftar harganya
Melalui rencana tersebut, lembaga pemerintah dapat menjalankan tugas sesuai kondisi di lapangan. Pemantauan titik panas, pemeriksaan lokasi rawan, penegakan hukum, penyampaian informasi kepada warga, dan pengendalian dampak kesehatan menjadi bagian dari penanganan kabut asap. Rencana itu sebelumnya diaktifkan setelah Sarawak mulai mencatat API dalam kategori tidak sehat. Aturan penanganan kabut asap Malaysia menetapkan bahwa seluruh kegiatan luar ruangan harus dihentikan jika API melebihi 100. Ketentuan ini berlaku untuk kegiatan yang dapat meningkatkan paparan masyarakat terhadap udara tercemar. Sekolah, taman kanak-kanak, dan tempat penitipan anak harus ditutup jika API melewati angka 200. Pemerintah juga menyiapkan operasi penyemaian awan apabila API berada di atas 150 selama lebih dari 24 jam. Operasi tersebut bertujuan membantu menghasilkan hujan di wilayah yang memenuhi syarat cuaca. Pelaksanaannya tetap bergantung pada kondisi atmosfer, keberadaan awan, serta faktor lain yang menentukan kemungkinan turunnya hujan. Pemilik lahan diminta memeriksa area yang rentan terbakar, termasuk tempat pembuangan sampah, hutan, lahan gambut, perkebunan, kawasan pertanian, dan area industri. Pengawasan diperlukan karena api di lokasi tersebut dapat menyebar dan menghasilkan kabut asap yang berdampak pada wilayah lebih luas. Dengan puluhan wilayah berada dalam kategori tidak sehat, otoritas Malaysia terus memantau angka API dan arah pergerakan asap. Data dari stasiun pemantauan, laporan titik panas, serta patroli lapangan menjadi dasar untuk menentukan tindakan berikutnya. Kondisi udara diperkirakan tetap menjadi perhatian utama selama sumber kebakaran dan kabut asap masih terpantau di kawasan sekitarnya.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tags :
Artikel Terkait
RECOMMENDED
Loading 9 berita nasional...
Share:

Sunday, 30 August 2026

Liverpool secara resmi memulai negosiasi untuk mendatangkan bek besar sebagai pengganti pemain berusia 25 tahun


Musi Rawas, Perssilam News - Liverpool mulai mempertimbangkan opsi baru di posisi penjaga gawang setelah Nottingham Forest menunjukkan minat terhadap Giorgi Mamardashvili. Klub asal Merseyside itu kini menjajaki kemungkinan merekrut kiper muda Genk, Lucca Brughmans, sebagai pengganti jika Mamardashvili benar-benar meninggalkan Anfield. Informasi tersebut disampaikan Fabrizio Romano, jurnalis transfer yang menyebut Liverpool sudah membuka komunikasi dengan Genk. Sebelumnya, posisi kiper tidak masuk dalam daftar kebutuhan utama Liverpool untuk bursa transfer musim panas. Klub lebih banyak memusatkan perhatian pada penguatan lini depan. Fokus tersebut terlihat dari kesepakatan untuk mendatangkan Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain. Kehadiran Barcola diharapkan menambah pilihan Liverpool di sektor serang.
Minat Nottingham Forest terhadap Mamardashvili kemudian mengubah rencana tersebut. Liverpool harus menyiapkan langkah antisipasi jika Forest mengajukan tawaran yang sesuai dan kesepakatan transfer bisa tercapai. Dalam situasi itu, klub membutuhkan kiper baru agar persaingan di bawah mistar tetap berjalan dan kedalaman skuad tidak berkurang.
Advertising

BACA JUGA: 
Muktamar NU telah menyetujui larangan bagi Ketua Umum untuk menjabat di posisi politik lain
Lucca Brughmans menjadi salah satu nama yang mulai masuk dalam pertimbangan. Romano mengonfirmasi bahwa Liverpool telah melakukan kontak resmi dengan Genk untuk membahas kemungkinan transfer kiper tersebut. Kontak awal ini belum berarti bahwa kesepakatan sudah tercapai, tetapi menunjukkan keseriusan Liverpool dalam memantau perkembangannya.
Advertising

BACA JUGA: Hakim menolak eksepsi yang diajukan oleh mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas
Brughmans masih berusia 18 tahun, namun memiliki postur yang menonjol. Ia tercatat memiliki tinggi 6 kaki 7 inci, atau sekitar 2,01 meter. Ukuran tubuh tersebut menjadi salah satu keunggulannya sebagai penjaga gawang, terutama saat menghadapi umpan silang dan bola-bola atas. Meski masih muda, Brughmans sudah mendapat kesempatan tampil bersama tim utama Genk. Ia telah bermain dalam empat pertandingan liga untuk klub Belgia tersebut pada musim ini. Pengalaman itu membuatnya lebih menarik bagi Liverpool, yang dapat melihat langsung perkembangan sang kiper di level kompetisi senior. Liverpool tentu perlu menilai banyak hal sebelum mengambil keputusan. Usia, pengalaman, kemampuan membaca permainan, serta kesiapan Brughmans untuk bersaing di level yang lebih tinggi akan menjadi bagian dari pertimbangan. Untuk saat ini, pendekatan terhadap Genk menunjukkan bahwa Liverpool mulai menyiapkan rencana cadangan, terutama jika masa depan Mamardashvili di klub berubah dalam bursa transfer musim panas.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tags :
Artikel Terkait
Share:

Monday, 31 August 2026

STY Menyatakan Rasa Puasnya Terhadap Kinerja Persija di Acara Peluncuran Tim


Musi Rawas, Perssilam News - Persija Jakarta menutup rangkaian acara Rise For Glory! Persija Team Launch and Friendly Match dengan hasil positif. Dalam pertandingan yang digelar di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (29/8), Macan Kemayoran menang telak 4-0 atas Brisbane Roar. Hasil tersebut membuat acara peluncuran tim semakin lengkap karena para suporter tidak hanya melihat pengenalan skuad, tetapi juga menyaksikan penampilan langsung para pemain di lapangan. Pertandingan persahabatan itu menjadi kesempatan bagi Persija untuk menguji kesiapan tim sebelum musim baru dimulai. Laga uji coba seperti ini memberi ruang bagi pelatih untuk melihat kerja sama antarpemain, aliran bola, serta kemampuan tim dalam menjalankan rencana permainan. Persija mampu menggunakan kesempatan tersebut dengan baik. Sejak awal pertandingan, mereka tampil agresif dan berusaha mengambil kendali permainan. Bermain di hadapan pendukung sendiri, para pemain Persija terlihat percaya diri. Dukungan dari tribun JIS ikut memberi energi tambahan bagi skuad asuhan Shin Tae-yong. Persija tidak hanya menunggu kesalahan lawan, tetapi aktif membangun serangan dan mencari celah di pertahanan Brisbane Roar. Beberapa peluang berhasil diciptakan melalui pergerakan pemain di area depan serta umpan-umpan yang mengarah ke kotak penalti. Tekanan Persija akhirnya membuahkan hasil melalui Alexander Jeremejeff. Penyerang asal Swedia tersebut membuka keunggulan lewat tendangan penalti. Eksekusi dari titik putih itu dilakukan dengan tenang. Jeremejeff tidak terburu-buru saat menghadapi kiper Brisbane Roar, lalu mengarahkan bola ke gawang hingga penjaga gawang lawan gagal menghentikannya. Gol tersebut membuat Persija semakin leluasa memainkan pertandingan. Keunggulan satu gol memberi kepercayaan diri tambahan bagi para pemain. Mereka terus menjaga tekanan dan berusaha mempercepat serangan ketika mendapatkan ruang. Brisbane Roar harus bekerja lebih keras untuk membendung pergerakan pemain Persija yang mulai menemukan ritme permainan. Keunggulan Persija kemudian bertambah melalui Kerim Memija. Pemain tersebut menyelesaikan peluang dengan sepakan indah setelah menerima umpan dari Fabio Calonego. Kerja sama keduanya menghasilkan gol kedua bagi Persija. Calonego mampu memberikan bola ke posisi yang tepat, sedangkan Memija menyelesaikan peluang itu dengan tendangan yang sulit dijangkau kiper Brisbane Roar.
Advertising

BACA JUGA:
Audi memberikan pandangan yang realistis setelah hasil positif yang diraih dalam ajang F1
Gol kedua membuat Persija semakin nyaman. Para pemain dapat menguasai bola lebih lama dan memaksa Brisbane Roar bertahan di area sendiri. Persija juga mampu menjaga jarak antarlini sehingga serangan lawan tidak mudah berkembang. Setiap kali Brisbane mencoba keluar dari tekanan, pemain Persija segera menutup ruang dan berusaha merebut kembali bola. Alexander Jeremejeff kembali mencatatkan namanya di papan skor. Striker tersebut mencetak gol keduanya setelah mengontrol bola dengan baik di area depan. Jeremejeff kemudian melepaskan tembakan berputar yang bergerak mulus menuju gawang Brisbane Roar. Penyelesaian itu menunjukkan ketenangan serta kemampuan teknis sang penyerang dalam memanfaatkan peluang. Dua gol Jeremejeff membuat Persija memiliki keunggulan yang semakin besar. Bagi seorang penyerang, torehan tersebut juga menjadi modal penting untuk membangun kepercayaan diri menjelang musim baru. Ia mampu menjalankan tugasnya sebagai ujung serangan, baik saat mengeksekusi penalti maupun ketika menyelesaikan peluang dari permainan terbuka. Persija kemudian melengkapi kemenangan dengan gol keempat. Kali ini, bola masuk ke gawang Brisbane Roar setelah terjadi kesalahan di lini pertahanan. Tekanan yang terus diberikan para pemain Macan Kemayoran membuat pertahanan lawan berada dalam situasi sulit. Brisbane berusaha menghalau serangan, tetapi upaya tersebut justru membuat bola berakhir di gawang sendiri. Gol bunuh diri itu menutup pesta Persija dengan skor 4-0. Sampai pertandingan berakhir, Brisbane Roar tidak mampu membalas. Persija pun meninggalkan lapangan dengan kemenangan besar yang disambut meriah oleh para pendukung di JIS. Para suporter mendapatkan hasil sesuai harapan dalam acara yang juga menjadi ajang pengenalan tim tersebut. Kemenangan ini memberi Persija modal positif sebelum menghadapi musim baru. Hasil pertandingan persahabatan memang tidak menentukan posisi di kompetisi, tetapi penampilan di lapangan tetap penting bagi pelatih dan pemain. Laga tersebut membantu tim melihat perkembangan kerja sama yang sudah dibangun selama persiapan. Para pemain juga bisa merasakan tekanan pertandingan di hadapan suporter sendiri.
Advertising

BACA JUGA: 
Liverpool secara resmi memulai negosiasi untuk mendatangkan bek besar sebagai pengganti pemain berusia 25 tahun
Shin Tae-yong menyambut hasil tersebut dengan perasaan senang. Pelatih asal Korea Selatan itu mengapresiasi kerja keras para pemain sepanjang pertandingan. Ia juga merasa bahagia karena Persija dapat memperlihatkan permainan secara langsung kepada pendukung dalam acara peluncuran tim. "Pertama-tama, karena kami menang pertandingan kali ini, saya sangat bahagia. Saya berterima kasih kepada para pemain karena sudah tampil sangat baik. Hari ini adalah acara launching sekaligus pertandingan persahabatan. Bisa menunjukkan permainan secara langsung di hadapan para pendukung tuan rumah dan melihat mereka merasa senang, membuat perasaan saya sangat bahagia," ujar Shin Tae-yong. Bagi Shin, kemenangan tersebut memiliki arti lebih dari sekadar skor akhir. Persija mampu memberikan hiburan kepada suporter yang hadir di JIS sekaligus menunjukkan hasil kerja tim selama masa persiapan. Para pemain juga mendapatkan pengalaman bertanding dalam suasana yang penuh dukungan. Kondisi seperti ini dapat membantu mereka membangun kekompakan sebelum kompetisi resmi berlangsung. Meski puas, Shin Tae-yong tetap melakukan evaluasi terhadap permainan Persija. Ia belum menemukan persoalan besar di lini mana pun. Menurutnya, beberapa kesalahan kecil masih muncul, tetapi hal itu merupakan bagian yang wajar dalam pertandingan sepak bola. Kesalahan semacam itu tidak bisa langsung dianggap sebagai tanda bahwa tim memiliki kelemahan serius. "Untuk pertandingan ini, tidak ditemukan masalah di lini mana pun yang perlu dikhawatirkan. Tentu dalam sepak bola akan selalu ada kesalahan-kesalahan kecil, tetapi kita tidak bisa menyebut setiap kesalahan kecil itu sebagai kekurangan tim. Pertandingan ini sangat memuaskan dari sudut pandang saya," katanya. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Shin melihat penampilan Persija secara menyeluruh. Ia tidak hanya menilai jumlah gol yang dicetak, tetapi juga cara tim mengendalikan pertandingan. Persija mampu mencetak empat gol, menjaga gawang tetap aman, serta mempertahankan tekanan ketika sudah unggul. Hal-hal itu menjadi bagian penting dalam penilaian pelatih terhadap kesiapan skuad.
Namun, kemenangan atas Brisbane Roar tidak membuat Persija berhenti berbenah. Shin Tae-yong menegaskan bahwa tim masih memiliki pekerjaan yang harus diselesaikan. Musim baru akan menghadirkan lawan dengan gaya bermain yang berbeda, sehingga Persija perlu terus meningkatkan kemampuan. Hasil positif di JIS menjadi awal yang baik, tetapi target musim hanya bisa dicapai melalui kerja keras yang konsisten. "Target kami sudah sangat jelas, jadi kami akan terus menantang diri, bekerja keras, dan berkorban untuk mencapai target tersebut. Untuk komposisi pemain, kemungkinan akan ada penambahan sekitar satu pemain lagi," tutur eks juru taktik Timnas Indonesia itu. Rencana penambahan satu pemain menunjukkan bahwa Persija masih meninjau kebutuhan skuad. Tambahan tersebut diharapkan dapat memperkuat persaingan di dalam tim dan memberi lebih banyak pilihan bagi pelatih. Meski begitu, Shin tetap menekankan pentingnya kerja sama seluruh pemain yang sudah ada. Dengan kemenangan 4-0, Persija menutup acara Rise For Glory! dengan suasana penuh optimisme. Alexander Jeremejeff tampil tajam melalui dua gol, Kerim Memija ikut mencatatkan nama di papan skor, sedangkan satu gol lain lahir dari kesalahan pemain Brisbane Roar. Penampilan tersebut memberi gambaran awal tentang kemampuan Persija sekaligus menghadirkan kegembiraan bagi para suporter di JIS. Tantangan berikutnya adalah menjaga performa itu saat musim baru resmi dimulai.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tags :
Artikel Terkait
Share:

Audi memberikan pandangan yang realistis setelah hasil positif yang diraih dalam ajang F1


Musi Rawas, Perssilam News - Direktur balap Audi, Allan McNish, berusaha menahan antusiasme yang mulai tumbuh di sekitar timnya. Hasil-hasil terbaru memang memberi alasan untuk optimistis, tetapi McNish meminta semua pihak melihat posisi Audi secara utuh. Menurutnya, tim masih berada dalam tahap awal pembangunan dan belum memiliki kecepatan yang cukup untuk mencetak poin pada setiap balapan. Audi memasuki Formula 1 untuk pertama kalinya pada musim ini. Sebagai pabrikan besar asal Jerman, mereka membawa harapan tinggi sejak awal. Meski begitu, manajemen tim juga memahami bahwa membangun mobil, sistem kerja, serta kekuatan teknis di F1 membutuhkan waktu. Target Audi tidak hanya berkaitan dengan hasil satu atau dua balapan. Mereka ingin membangun dasar yang kuat untuk berkembang dalam lima tahun ke depan. Musim perdana tersebut berjalan dengan hasil yang naik turun. Audi membuka kampanye mereka dengan cukup baik pada Grand Prix Australia. Gabriel Bortoleto berhasil membawa mobilnya finis di posisi kesembilan, sehingga langsung memberikan poin pertama bagi tim. Hasil itu menjadi awal yang menjanjikan, terutama karena Audi masih menyesuaikan diri dengan tuntutan kompetisi F1. Setelah balapan pembuka, hasil yang diraih Audi lebih sering berhenti tepat di luar zona poin. Nico Hulkenberg finis di posisi ke-11 pada balapan di China dan Jepang. Bortoleto juga mengalami nasib serupa di Monaco, Barcelona, serta Austria. Finis di posisi ke-11 menunjukkan bahwa mobil Audi memiliki kecepatan yang cukup untuk bersaing di sekitar zona poin, tetapi belum mampu mempertahankan posisi atau menemukan tambahan performa yang diperlukan. Dalam sistem F1, hanya pembalap yang finis di posisi tertentu yang mendapatkan poin. Karena itu, perbedaan antara posisi kesepuluh dan ke-11 sangat besar. Mobil dapat tampil kompetitif sepanjang akhir pekan, tetapi satu kesalahan kecil, strategi yang kurang tepat, atau munculnya safety car dapat membuat pembalap kehilangan kesempatan. Audi berkali-kali berada dekat dengan hasil tersebut tanpa berhasil mengubahnya menjadi tambahan poin. Situasi itu mulai berubah setelah Bortoleto mencetak dua hasil beruntun di posisi kedelapan. Ia meraih poin di Silverstone dan kembali finis kedelapan di Spa. Dua balapan tersebut memberikan dorongan besar bagi Audi. Bortoleto mampu tampil baik di sirkuit yang menuntut kecepatan tinggi, terutama ketika mobil harus tetap stabil saat melewati tikungan cepat dan bagian lintasan yang panjang.
Advertising

BACA JUGA:
Liverpool secara resmi memulai negosiasi untuk mendatangkan bek besar sebagai pengganti pemain berusia 25 tahun
Hulkenberg kemudian memutus kebuntuan dengan finis di posisi kesembilan pada Grand Prix Hungaria. Ia kembali mencetak poin di Grand Prix Belanda, kali ini dengan menempati posisi kedelapan. Dengan demikian, Audi mencatat empat finis beruntun di zona poin. Rangkaian hasil tersebut mengubah suasana di dalam tim dan membantu Audi naik ke posisi kedelapan klasemen konstruktor. Audi hanya tertinggal lima poin dari Haas yang berada di posisi ketujuh. Selisih tersebut terlihat kecil, tetapi persaingan di bagian tengah klasemen sangat ketat. Satu hasil finis dapat mengubah posisi beberapa tim sekaligus. Setiap poin juga memiliki nilai besar karena posisi akhir konstruktor berkaitan dengan pembagian hadiah uang. Bagi tim yang sedang membangun proyek baru, tambahan pemasukan dapat membantu pengembangan mobil dan persiapan musim berikutnya. Kondisi itu membuat hasil di setiap balapan terasa penting. Audi tentu ingin mempertahankan posisi kedelapan, bahkan mengejar Haas. Akan tetapi, McNish tidak ingin hasil di Silverstone, Spa, Hungaria, dan Belanda membuat ekspektasi berkembang terlalu tinggi. Ia menilai performa Audi dalam beberapa balapan terakhir juga dipengaruhi oleh karakter sirkuit, jalannya lomba, serta kesempatan yang berhasil dimanfaatkan tim. Menurut McNish, Grand Prix Italia di Monza dapat menghadirkan tantangan yang lebih berat. Monza dikenal sebagai sirkuit berkecepatan tinggi dengan banyak lintasan lurus dan beberapa zona pengereman keras. Tim biasanya memakai tingkat downforce yang lebih rendah di sana agar mobil dapat melaju cepat di lintasan lurus. Downforce adalah gaya tekan yang membantu mobil menempel pada aspal, terutama saat melewati tikungan. Jika tingkatnya dikurangi, mobil bisa lebih cepat di lintasan lurus, tetapi dapat kehilangan kestabilan di tikungan. Karakter tersebut belum tentu cocok dengan kekuatan Audi. Sebuah mobil dapat tampil baik di Silverstone atau Spa, tetapi belum tentu memberikan hasil yang sama di Monza. Setiap sirkuit menguji bagian berbeda dari mobil. Performa mesin, efisiensi aerodinamika, kecepatan di lintasan lurus, daya cengkeram ban, serta kemampuan melakukan pengereman semuanya berpengaruh. Bortoleto memang tampil baik di beberapa sirkuit cepat. Hasilnya di Silverstone dan Spa menjadi bukti bahwa Audi dapat bersaing ketika kondisi tertentu mendukung. McNish tetap menilai Monza memiliki tuntutan yang berbeda. Kecepatan murni mobil di sana dapat menjadi masalah jika Audi tidak mampu mengurangi hambatan udara tanpa kehilangan terlalu banyak stabilitas. Berbicara kepada media, termasuk RacingNews365, McNish menjelaskan bahwa ada dua hal yang perlu dilihat dari perkembangan Audi. Bagian pertama berkaitan dengan hasil balapan. Ia memperkirakan akan ada balapan ketika tim tidak mampu mencetak poin, meskipun baru saja melewati periode yang sangat baik. "Ada dua bagian untuk ini," kata McNish. "Satu adalah bahwa kami akan memiliki, saya akan mengatakan, balapan di mana kami tidak mencetak poin. Kami telah menjalani periode yang sangat baik. Mari kita jujur tentang hal itu, dan kami telah mampu meraihnya ketika kami bisa."
Pernyataan tersebut menunjukkan cara McNish menilai perkembangan tim. Audi tidak selalu menjadi mobil tercepat di lintasan. Mereka harus menunggu kesempatan, menjaga mobil tetap berada dalam perlombaan, lalu mengambil hasil ketika situasi memungkinkan. Finis di posisi kedelapan atau kesembilan tidak selalu datang karena mobil memiliki kecepatan untuk mengalahkan semua lawan. Hasil itu juga dapat dipengaruhi oleh masalah yang dialami tim lain, strategi pit stop, penalti, atau perubahan cuaca. McNish memberi contoh dari Grand Prix Belanda di Zandvoort. Setelah lap pertama, ia tidak yakin Hulkenberg dapat mempertahankan posisi yang akhirnya membawanya finis kedelapan. Balapan masih panjang dan banyak hal dapat berubah. Audi tetap menjaga fokus, menghindari kesalahan, lalu memanfaatkan peluang yang muncul. "Setelah lap pertama, saya tidak yakin kami akan berada di posisi ini, tetapi kami mengambilnya ketika kami bisa," ujar McNish. Pesan tersebut juga berlaku untuk Monza dan balapan-balapan berikutnya. Audi perlu memastikan semua bagian operasional berjalan baik. Pit stop harus tepat, strategi harus sesuai dengan kondisi lintasan, dan pembalap harus menghindari kesalahan yang dapat menghapus peluang kecil untuk mencetak poin. Saat kecepatan mobil belum cukup untuk bersaing secara langsung, pelaksanaan balapan menjadi semakin penting. McNish menyebut Monza sebagai salah satu sirkuit yang mungkin lebih sulit bagi Audi. Ia membandingkannya dengan Silverstone dan Spa, tetapi menilai tantangan di Monza dapat terasa lebih berat dari sisi kecepatan murni.
Advertising

BACA JUGA: Muktamar NU telah menyetujui larangan bagi Ketua Umum untuk menjabat di posisi politik lain
"Monza bisa menjadi salah satu yang lebih sulit bagi kami, dengan cara yang sama seperti Silverstone dan Spa, terutama Spa. Dari sudut pandang kecepatan murni, itu sedikit lebih sulit," katanya. Pada saat yang sama, McNish mengakui bahwa Monza adalah sirkuit yang unik. Karena itu, hasil Audi di sana tidak dapat diprediksi hanya berdasarkan penampilan mereka di balapan sebelumnya. Tim harus mempelajari data dari sesi latihan dan kualifikasi sebelum menentukan arah terbaik untuk balapan. Pengaturan mobil yang bekerja baik di satu sirkuit dapat gagal di sirkuit lain. "Tetapi Monza adalah trek yang cukup unik, dan oleh karena itu, kami harus memahami bahwa ini tidak akan menjadi diskusi tentang mencetak poin setiap balapan. Sebagai tim, kami harus bisa mengatasi hal itu," tutur McNish. Ia juga menekankan pentingnya kesiapan ketika peluang muncul. Virtual safety car dan safety car dapat mengubah jarak antar pembalap serta waktu pit stop. Virtual safety car membatasi kecepatan mobil di seluruh lintasan, sedangkan safety car membawa rombongan pembalap berkumpul di belakangnya. Situasi seperti itu dapat membantu tim yang sebelumnya tertinggal, selama mereka mengambil keputusan dengan cepat dan tepat. "Itu kembali ke poin memastikan bahwa kami melakukan apa pun yang kami lakukan dengan benar, sehingga jika ada peluang yang datang, maka kami dapat memanfaatkan virtual safety car, safety car, apa pun itu," kata McNish. Audi tetap puas dengan tambahan poin di Zandvoort. Hasil Hulkenberg membantu tim memperkuat posisinya di klasemen konstruktor dan menjaga jarak dengan para pesaing. Akan tetapi, McNish kembali mengingatkan bahwa performa tersebut tidak boleh dianggap sebagai pola yang akan terus terjadi pada setiap balapan. "Balapan-balapan akan datang di mana kami tidak akan berada di poin. Sangat tidak mungkin," katanya. "Saya berharap kami bisa, tetapi itu tidak akan terjadi di setiap balapan hingga akhir tahun." Pernyataan itu menggambarkan sikap Audi terhadap sisa musim 2026. Tim masih memiliki peluang untuk menambah poin dan menekan Haas, tetapi hasil tersebut tidak akan datang secara otomatis. Audi harus memilih kesempatan dengan cermat, menjaga konsistensi, serta menerima bahwa beberapa sirkuit mungkin tidak sesuai dengan karakter mobil mereka. Bagi proyek yang baru memulai kiprahnya di F1, kemampuan meraih poin saat peluang terbuka akan sama pentingnya dengan kecepatan dasar mobil.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tags :
Artikel Terkait
Share:
Nasional
Loading 6 berita Nasional...
RECOMMENDED
Loading 9 berita nasional...
Liga Inggris
Loading 6 berita Liga Inggris HD...
Anda Mungkin Juga Suka
You Might Like

🛒 Shopee Hari Ini

MOST VIEWED BRI SUPER LEAGUE

X
×

Other Latest

Loading...

Daftar Isi

    📧 Dapatkan Berita Terbaru Langsung ke Email!

    Premier League

    Close Ads
    Close Ads

    Serie A

    Archive

    🔥 Flash Sale Shopee Hari Ini

    Dapatkan voucher & gratis ongkir


    Total Pageviews

     

    ×