![]() |
| Gelaran besar Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan ke-15 tahun 2025 akhirnya ditutup secara resmi |
Porprov Sumsel XV ini jadi ajang bergengsi yang melibatkan atlet dari seluruh kabupaten dan kota di provinsi. Event semacam ini biasanya digelar setiap empat tahun untuk dorong semangat olahraga lokal. Penutupan acara Porprov sekaligus buka tirai Pekan Paralympic Provinsi Sumsel edisi ke-5 tahun 2025. Peparprov ini juga digelar di Kabupaten Muba. Jadwalnya berlangsung sampai 7 November 2025. Dua event besar ini bergantian di lokasi yang sama, tunjukkan komitmen Muba untuk olahraga inklusif.
Upacara penutupan Porprov dan pembukaan Peparprov dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H Cik Ujang. Dia hadir wakili Gubernur Sumsel, Dr H Herman Deru. Ribuan orang hadir, termasuk atlet, ofisial, dan warga setempat. Suasana malam itu penuh euforia, dengan lampu sorot dan tepuk tangan meriah.
Baca Juga:
87 Persen dari Lahan Pertanian di Gaza Telah Rusak
Dalam pidatonya, Wakil Gubernur Cik Ujang ungkapkan kebanggaan mendalam. Dia puji Kabupaten Muba yang sukses satukan dua event olahraga raksasa. "Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan beri apresiasi penuh pada seluruh tim Pemkab Muba, KONI, dan panitia," katanya tegas. "Muba buktikan diri sebagai tuan rumah hebat. Mereka ramah, sukses dalam penyelenggaraan, dan raih prestasi tinggi. Selamat untuk Muba sebagai juara umum Porprov ke-15."
Cik Ujang lanjut bicara soal Peparprov. Dia sebut event ini simbol kesetaraan dan sportivitas tanpa hambatan. Peparprov khusus untuk atlet penyandang disabilitas, tapi buka pintu bagi semua orang. "Ini bukan hanya lomba olahraga biasa," jelasnya. "Peparprov jadi bukti bahwa siapa pun, termasuk penyandang disabilitas, punya semangat dan kemampuan hebat untuk berprestasi." Dia janjikan dukungan penuh dari pemerintah provinsi. Fokusnya pada pengembangan olahraga yang ramah semua kalangan di Sumsel.
Baca Juga:
Setelah mengalahkan PSBS dengan skor 3-1, Mauricio menilai bahwa timnya sangat luar biasa
Sementara itu, Ketua Umum KONI Sumsel, H Yulian Burhan SH MH, juga beri selamat. Dia sekaligus jadi ketua pelaksana Peparprov. Yulian puji tinggi peran Kabupaten Muba. "Porprov ke-15 ikut serta sekitar 7.000 orang," ujarnya. "Peserta itu atlet, pelatih, dan ofisial dari berbagai daerah." Semua kegiatan berjalan mulus. Lokasi utama di Kota Sekayu, plus cabang di Sungai Lilin. "Muba jadi tuan rumah terbaik, tanpa cela," tambahnya.
Keberhasilan ini tak lepas dari persiapan matang selama berbulan-bulan. Muba bangun fasilitas baru, seperti lapangan dan venue khusus. Ini bantu atlet tampil maksimal. Bagi warga Sumsel, event ini dorong kebanggaan daerah. Porprov dan Peparprov tak hanya soal medali. Mereka bangun karakter, sehat jasmani, dan semangat gotong royong. Kini, mata tertuju pada Peparprov yang segera dimulai. Atlet disabilitas siap tunjukkan kemampuan mereka, lanjutkan warisan prestasi Muba.
Baca Juga:
Indonesia dan Korea sepakat untuk memperkuat kerja sama di sektor strategi














