![]() |
| Setelah mengalahkan PSBS dengan skor 3-1, Mauricio menilai bahwa timnya sangat luar biasa |
Setelah laga usai, pelatih Mauricio Souza berbagi pandangannya. Ia memuji performa para pemainnya. "Meski kami kebobolan satu gol, kami tampil lebih unggul sepanjang babak," katanya. "Kami yakin bisa menang jika ulangi permainan babak pertama." Pelatih asal Brasil ini bicara usai pertandingan. Ia soroti konsistensi tim dari menit pertama hingga akhir.
Baca Juga:
Indonesia dan Korea sepakat untuk memperkuat kerja sama di sektor strategis
Souza tekankan niat kuat tim sejak awal. "Tujuan kami jelas: bawa pulang tiga poin," ujarnya. "Pemain semua luar biasa hari ini. Selamat buat mereka yang berjuang keras." Komentar ini tunjukkan kepuasan pelatih atas dedikasi skuad. Persija tampil dominan di lapangan. Mereka kuasai bola hingga 74 persen. Itu bukti strategi Souza berjalan lancar.
Kemenangan ini lahir dari kerja keras dan taktik efektif. Souza bilang begitu. "Pemain paham ruang gerak di lapangan," jelasnya. "Mereka manfaatkan itu sebaik mungkin." Tim tekan lawan dari depan. Hasilnya, penguasaan bola capai 74 persen. Mereka lepaskan 24 tembakan ke arah gawang. Total umpan mencapai 600. Takik berjalan merata di setiap lini. Itu jadi kekuatan utama Persija.
Dalam sepak bola, penguasaan bola seperti itu jarang terjadi. Ia beri tim banyak kesempatan serang. PSBS Biak kesulitan balas. Gol Persija lahir dari serangan tajam. Satu gol lawan tak ubah dominasi. Statistik ini buktikan Persija siap tempur di liga.
Baca Juga:
Hasil laga malam itu ubah posisi klasemen Liga Super. Persija naik ke peringkat dua. Mereka kumpul 20 poin. Itu geser PSIM Yogyakarta. Keunggulan dua poin jadi modal berharga. Sementara PSBS Biak turun ke posisi 16. Mereka hanya punya enam poin. Peringkat ini penting di kompetisi panjang. Tim atas incar gelar juara. Persija kini dekat puncak.
Sehari sebelumnya, Souza ungkap harapannya. Ia ingin main di kandang sendiri. "Kami sangat rindu bermain di Jakarta," katanya pada wartawan di Solo, Kamis 30 Oktober 2025. "Stadion kami adalah rumah sejati." Tapi, itu tak mungkin saat ini. "Ada perbaikan rumput sedang berlangsung," tambahnya. "Makanya, kami belum bisa gunakan sana." Dukungan fans Jakarta biasa beri energi ekstra. Tanpa itu, tim tetap solid di kandang netral seperti Manahan. Proses perbaikan ini umum di sepak bola Indonesia. Ia pastikan fasilitas lapangan lebih baik nanti. Persija harap segera kembali ke markas. Itu bisa tambah semangat juang.
Baca Juga:














