Selamat Datang dan Bergabung Bersama Perssilam Silampari News teknologi app iconDownload App Perssilam Silampari News: Search results for Super League Liga Indonesia
×
    Advertising
    ☰ Menu
W3.CSS
Dark Mode

Pages

Memuat berita...
Showing posts sorted by relevance for query Super League Liga Indonesia. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query Super League Liga Indonesia. Sort by date Show all posts

Wednesday, 24 December 2025

PSSI dan I.League Mempercepat Pengembangan Wasit dengan Menugaskan Wasit Asing Secara Penuh


Indonesia, PSSI lewat Komite Perwasitan bekerja sama dengan I.League. Mereka giat tingkatkan kualitas wasit di BRI Super League. Langkah besar sekarang adalah tugaskan Yudai Yamamoto full-time. Dia wasit asing Jepang yang punya pengalaman tinggi.

Pengumuman itu keluar di konferensi pers hari ini, 22 Desember 2025. Lokasinya di kantor I.League. Hadir Asep Saputra sebagai Direktur Kompetisi I.League. Yoshimi Ogawa hadir sebagai Ketua Komite Wasit PSSI. Takeyuki Oya muncul sebagai General Manager Competition & Strategy I.League. Yudai Yamamoto sendiri ikut hadir.

Alasan utama langkah ini jelas. Kualitas BRI Super League naik cepat. Pemain main dengan intensitas lebih tinggi. Kuota pemain asing di lapangan bertambah. Banyak pemain nasional main di level dunia. Pelatih dari Eropa dan Amerika Selatan datang. Semua ini bikin pertandingan lebih ketat dan kompetitif.

PSSI sadar betul. Kualitas permainan naik harus diikuti kualitas wasit. Sudah ada terobosan sebelumnya. Misalnya sistem evaluasi wasit baru bernama REFER. REFER bantu nilai kinerja wasit lebih akurat. Ada juga VAR atau Video Assistant Referee. VAR pakai video untuk cek keputusan sulit. Departemen Perwasitan PSSI juga diperkuat. Tapi pengembangan wasit tetap prioritas utama. Harus ikuti perkembangan liga.

Advertising

Yamamoto bakal jadi panutan. Dia juga alat belajar langsung. Wasit BRI Super League bisa amati dia setiap hari. Kandidat wasit elite nasional ikut belajar. Lewat diskusi teknis sehari-hari. Juga praktik pimpin pertandingan level tinggi.

Siapa Yamamoto? Wasit top dari Jepang. Rekam jejaknya panjang di J.League. Dia wasit J1 League. Pegang lisensi FIFA Referee. Juga AFC Elite Referee. Sudah lebih dari 10 tahun. Pimpin ratusan laga di kompetisi domestik Jepang. Musim 2025/26 ini dia sudah pegang beberapa pertandingan BRI Super League. Langsung bawa standar internasional ke sini.

Tugasnya berjalan 1 tahun 5 bulan. Mulai paruh musim BRI Super League 2025/26. Lanjut sampai musim penuh 2026/27. Nanti ada evaluasi kinerja. Hasilnya jadi dasar perpanjangan kontrak. Setelah masa aktif wasit habis, dia bisa lanjut jadi referee technical expert.

PSSI dan I.League tegas. Wasit bagian penting kompetisi. Mereka jaga kualitas. Pastikan adil. Bangun kredibilitas BRI Super League. Kebijakan ini percepat naiknya standar wasit nasional. Bantu cipta liga sepak bola Indonesia modern. Setara kelas dunia.

Advertising


Langkah ini jawab tantangan nyata. Liga top seperti Premier League atau J.League pakai wasit asing untuk naik level. Di Indonesia, hal sama diterapkan sekarang. Penggemar bola harap lihat pertandingan lebih bersih. Keputusan wasit lebih tepat. Tidak ada lagi kontroversi besar.

Komite Perwasitan PSSI fokus bangun tim wasit lokal. Yamamoto bantu itu. Dia tunjukkan cara tangani tekanan tinggi. Misalnya saat duel sengit antar pemain asing dan lokal. Atau saat pelatih Eropa protes keras. Pengalaman J.League bikin dia siap hadapi itu semua.

I.League sebagai operator liga senang. Mereka ingin BRI Super League tarik lebih banyak sponsor. Juga penonton stadion. Wasit berkualitas bikin liga lebih menarik. Pemain internasional betah main di sini. Hasil akhir? Sepak bola Indonesia maju pesat.

Semua pihak sepakat. Investasi di wasit bukan boros. Justru kunci sukses jangka panjang. PSSI janji pantau terus. Laporkan kemajuan rutin. Tujuannya sederhana. Liga terbaik di Asia Tenggara. (Red)

Baca Berita dan Artikel lainnya di :

Advertising

Tag :

Reaksi :

kali
Share:

Monday, 15 December 2025

Hasil dari Sidang Komite Disiplin PSSI yang berlangsung pada tanggal 2 dan 3 Desember 2025


Indonesia, Hasil dari Sidang Komite Disiplin PSSI yang berlangsung pada tanggal 2 Desember 2025

Tim Persebaya Surabaya.
Kompetisi: BRI Super League 2025/2026.
Pertandingan: Bhayangkara Presisi Lampung FC vs Persebaya Surabaya.
Tanggal kejadian: 28 November 2025.
Pelanggaran: Empat pemain dan satu ofisial dapat kartu kuning. Kartu kuning tunjukkan sikap kurang sportif. Ini ganggu alur laga.
Keputusan: Denda Rp 50.000.000. Tim bayar untuk perbaiki disiplin.

Tim Persija Jakarta.
Kompetisi: BRI Super League 2025/2026.
Pertandingan: Persija Jakarta vs PSIM Yogyakarta.
Tanggal kejadian: 28 November 2025.
Pelanggaran: Tim telat masuk lapangan di babak pertama. Ini buat kick-off mundur 114 detik. Aturan minta tim siap tepat waktu.
Keputusan: Denda Rp 100.000.000. Hukuman tegas cegah keterlambatan lagi.

Klub Persija Jakarta.
Kompetisi: BRI Super League 2025/2026.
Pertandingan: Persija Jakarta vs PSIM Yogyakarta.
Tanggal kejadian: 28 November 2025.
Pelanggaran: Suporter nyalakan satu flare di Tribun Barat. Flare bahaya. Bisa timbul asap dan api di stadion. Klub tanggung jawab suporter.
Keputusan: Denda Rp 60.000.000. Langkah ini kurangi risiko cedera.

Advertising

Klub PSIM Yogyakarta.
Kompetisi: BRI Super League 2025/2026.
Pertandingan: Persija Jakarta vs PSIM Yogyakarta.
Tanggal kejadian: 28 November 2025.
Pelanggaran: Suporter PSIM hadir sebagai tim tamu. Aturan batasi jumlah suporter away untuk keamanan.
Keputusan: Denda Rp 25.000.000. Klub pelajari aturan ke depan.

Klub Persita Tangerang.
Kompetisi: BRI Super League 2025/2026.
Pertandingan: Dewa United Banten FC vs Persita Tangerang.
Tanggal kejadian: 29 November 2025.
Pelanggaran: Suporter Persita hadir sebagai tim tamu. Sama seperti kasus PSIM. Ini langgar ketentuan keamanan stadion.
Keputusan: Denda Rp 25.000.000. Konsisten dengan hukuman serupa.

Advertising


Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, 3 Desember 2025.
Sidang lanjut tangani kasus Liga Nusantara. Fokus pada tim dan pemain nakal.

Tim Persibo Bojonegoro.
Kompetisi: Liga Nusantara 2025/2026.
Pertandingan: Persibo Bojonegoro vs Rans Nusantara FC.
Tanggal kejadian: 29 November 2025.
Pelanggaran: Pelatih kepala tolak konferensi pers pasca-laga. Ini wajib untuk transparansi media.
Keputusan: Denda Rp 2.500.000. Ingatkan pelatih patuhi kewajiban.

Sdr. Aqsa Aqyuba Yuarnna Rabbani, pemain Rans Nusantara FC.
Kompetisi: Liga Nusantara 2025/2026.
Pertandingan: Persibo Bojonegoro vs Rans Nusantara FC.
Tanggal kejadian: 29 November 2025.
Pelanggaran: Dorong wasit tiga kali. Tindakan ini sangat tidak sportif. Rusak integritas pertandingan.
Keputusan: Larangan main 4 laga. Plus denda Rp 12.500.000. Hukuman berat untuk efek jera.

Tim Pekanbaru FC.
Kompetisi: Liga Nusantara 2025/2026.
Pertandingan: Pekanbaru FC vs Tri Brata Rafflesia FC.
Tanggal kejadian: 30 November 2025.
Pelanggaran: Lima pemain dapat kartu kuning. Banyak pelanggaran kecil akumulasi. Tim perlu latih disiplin lebih baik.
Keputusan: Denda Rp 12.500.000. Sesuai jumlah kartu.

Sdr. Muhammad Kifly, pemain Persika Karanganyar.
Kompetisi: Liga Nusantara 2025/2026.
Pertandingan: Persika Karanganyar vs Persikutim United.
Tanggal kejadian: 30 November 2025.
Pelanggaran: Injak pemain lawan. Dapat kartu merah langsung. Tindakan kasar ini bahaya fisik.
Keputusan: Tambah larangan 2 laga. Denda Rp 2.500.000. Total hukuman tegas.

Tim Persika Karanganyar.
Kompetisi: Liga Nusantara 2025/2026.
Pertandingan: Persika Karanganyar vs Persikutim United.
Tanggal kejadian: 30 November 2025.
Pelanggaran: Empat pemain dan satu ofisial dapat kartu kuning. Mirip kasus Persebaya. Ganggu permainan tim.
Keputusan: Denda Rp 12.500.000. Tim bayar dan perbaiki.

Sdr. Daud Kotulus, pemain Persikutim United.
Kompetisi: Liga Nusantara 2025/2026.
Pertandingan: Persika Karanganyar vs Persikutim United.
Tanggal kejadian: 30 November 2025.
Pelanggaran: Tendang pemain lawan. Kartu merah langsung. Serupa dengan Kifly. Ini langgar aturan keras.
Keputusan: Tambah larangan 2 laga. Denda Rp 2.500.000. Jaga sportivitas sepak bola.

Advertising

Share:

Friday, 9 January 2026

BRI Super League : Transfer yang mengejutkan dari Persija Jakarta? Egy yang berstatus abu-abu, sebagai target raja assist justru memberikan sinyal kepada Persib


Indonesia, Transfer Persija Jakarta bikin heboh. Egy Maulana Vikri tampak abu-abu. Target raja assist malah beri kode ke Persib Bandung. Jakmania langsung cek.

Sumber TribunWow.com bilang Persija Jakarta lagi incar dua pemain sayap. Mereka dari level berbeda di bursa transfer tengah musim 2025/2026. Bursa ini penting. Klub Liga 1 seperti Persija bisa perkuat skuad untuk sisa kompetisi.

Pertama, Persija dikaitkan dengan Egy Maulana Vikri. Dia winger Timnas Indonesia dari Dewa United. Kabar ini muncul setelah foto spesial. Egy foto bareng Rizky Ridho dan Jordi Amat. Keduanya bek tangguh Persija. Rizky dan Jordi sering jadi tembok pertahanan Macan Kemayoran.

Foto itu diambil usai laga FIFA Matchday. Timnas Indonesia kalahkan Lebanon pada Senin, 8 September 2025. Momen kebersamaan ini cepat viral. Akun fan base Persija, @jakartafootballs, unggah foto itu pada Rabu, 10 September 2025. Captionnya singkat. "Agent @rizkyridhoramadhani x @jordiamat5."

Jakmania langsung ramai. Mereka anggap ini sinyal transfer. Egy punya skill bagus. Dia lincah di sayap. Sering bikin peluang gol. Tapi hingga sekarang, belum ada tanda lanjut. Tidak ada pernyataan resmi dari klub. Egy tetap diam. Persija juga belum konfirmasi.

Advertising

Belum reda kabar Egy. Persija lagi-lagi dikaitkan dengan Asir Asiz. Pemain muda PSPS Pekanbaru dari Liga 2 ini jadi sorotan. Kabar muncul dari unggahan @jakartafootballs lagi. Pada 7 Januari 2026, mereka posting foto edit. Asir pakai jersey Persija. Tampak keren di sayap.

Captionnya bikin penasaran. "Ada yang kenal? ???? Repost? Tag @jakartafootballs." Fans langsung heboh. Banyak yang share dan komentar. Asir disebut calon pengganti Riko Simanjuntak. Riko dipinjamkan ke PSS Sleman. Dia winger senior Persija. Sering bikin fans senang dengan aksi individunya.

Posisi Asir mirip Riko. Keduanya fleksibel di sayap kiri atau kanan. Riko lebih kuat di kanan. Asir unggul di kiri. Bedanya usia mencolok. Riko sebentar lagi 33 tahun. Usia itu batas emas pemain sepak bola. Persija butuh regenerasi. Asir baru 22 tahun. Masih segar dan cepat.

Langkah Persija ini aneh. Klub ini punya duit besar. Mereka bisa buru bintang Liga 1. Atau pemain Timnas di luar negeri. Musim 2025/2026 banyak talenta naik daun. Egy saja sempat dirumorkan. Kenapa pilih Asir dari Liga 2? Fans tanya-tanya. Mungkin strategi hemat biaya.

Lihat data Transfermarkt. Peluang Persija besar. Kontrak Asir habis akhir musim 2025/2026. Persija bisa beli permanen. Atau tebus murah. Paling tidak pinjam sampai musim usai. Ini jendela transfer Liga 2 juga. Cocok untuk negosiasi cepat.

Advertising

BACA JUGA:MBG : Wakil Menteri Kesehatan Mengawasi Secara Ketat Program MBG

Sayangnya, kabar buruk datang. Asir kepergok follow akun Instagram resmi Persib Bandung. Rival bebuyutan Persija. Ini kode aneh. Pemain muda PSPS ini tak beri isyarat ke Persija. Malah dekati Persib. Jakmania kecewa. Mereka cek profil Asir sekarang.

Asir memang produktif. Di awal musim ini, dia catat 7 assist untuk PSPS Pekanbaru. Plus 3 gol. Angka itu raja assist di timnya. Dia bantu serangan tim Liga 2. Skillnya terbukti. Persib atau Persija, dia bakal laris. Tapi rivalitas dua klub ini panas. Follow itu bikin spekulasi liar.

Jakmania tunggu konfirmasi. Apakah Persija tekan gas untuk Asir? Atau Egy muncul lagi? Bursa transfer masih panjang. Kita lihat aksi Macan Kemayoran selanjutnya. (Red)

Klasemen BRI Super League

NoKlubMainPoin
1Tim ABORNEO FC1737
2Tim APERSIJA1635
3Tim APERSIB BANDUNG1635
4Tim AMALUT1634
5Tim APERSITA1731

Dengarkan

Berita dan Artikel lainnya di :

Advertising

Share:

Friday, 28 November 2025

Menetapkan 23 pemain untuk SEA Games 2025, Indra Sjafri: Keputusan ini diambil setelah melalui evaluasi yang mendalam

Menetapkan 23 pemain untuk SEA Games 2025, Indra Sjafri: Keputusan ini diambil setelah melalui evaluasi yang mendalam.

Indonesia, Pelatih Indra Sjafri umumkan skuad 23 pemain Timnas Indonesia U-23 untuk SEA Games 2025. Pengumuman ini keluar hari ini. Besok, Jumat 28/22, Garuda Muda langsung terbang ke Thailand. Mereka siap bertanding di ajang bergengsi Asia Tenggara itu.

Skuad ini gabungan pemain dari klub Super League Indonesia dan diaspora di Eropa. Super League jadi liga utama di Tanah Air. Pemain diaspora ini bermain di kompetisi Eropa yang ketat. "Alhamdulillah, latihan terpusat di Jakarta sudah rampung. Kami pilih 23 pemain sesuai aturan SEA Games 2025. Dari mereka, empat main di luar negeri. Mereka Marselino Ferdinan, Ivar Jenner, Mauro Zijlstra, dan Dion Markx," ujar Indra Sjafri.

Marselino Ferdinan tampil di AS Trencin, Slovakia. Ivar Jenner di FC Utrecht, Belanda. Mauro Zijlstra di FC Volendam, juga Belanda. Dion Markx di TOP OSS. Kehadiran mereka tambah kekuatan skuad. Indra pulangkan delapan pemain ke klub masing-masing. Alasannya, kuota maksimal 23 orang per aturan SEA Games. "Kami evaluasi teliti. Lihat data latihan Oktober dan November. Juga pantau performa di Super League. Diskusi bareng staf pelatih dan tim analisis," tambah Indra.

Advertising

BACA JUGA:Tim Kementerian Dalam Negeri Konsolidasi Bencana di Aceh, Sibolga, dan Tapanuli

Proses ini butuh pertimbangan matang. Data latihan tunjukkan siapa paling siap. Pengamatan di liga bantu nilai konsistensi. Hasilnya, skuad optimal untuk target medali. SEA Games 2025 jadi panggung besar bagi Garuda Muda. Indonesia tarik grup C bareng Filipina, Singapura, dan Myanmar. Laga pembuka lawan Singapura pada 5 Desember.

Grup ini penuh tantangan. Filipina punya pemain cepat. Singapura main disiplin. Myanmar tangguh di kandang. Indonesia target lolos fase grup. "Terima kasih PSSI. Mereka usaha keras bawa pemain luar negeri meski bukan jadwal FIFA. Terima kasih juga I.League dan klub-klub. Dukungan mereka bantu bentuk skuad hingga 23 nama ini," kata Indra Sjafri.

Advertising

BACA JUGA:Fakta Menarik Mengenai Arsenal Vs Bayern

Sebelum ke Thailand, Garuda Muda tes kekuatan. Mereka lawan India dua kali. Juga lawan Mali dua kali. Pertandingan di Stadion Madya, Jakarta. Dan Stadion Pakansari, Bogor. Uji coba ini poles strategi. Lawan India bantu adaptasi gaya Asia. Mali tambah tes fisik lawan Afrika.

Daftar lengkap 23 pemain Indonesia U-23 untuk SEA Games 2025 di Thailand:

Kiper:

  • Cahya Supriadi (PSIM Yogyakarta)
  • Daffa Fasya (Borneo FC)
  • Muhammad Ardiansyah (PSM Makassar)

Bek:

  • Dony Tri Pamungkas (Persija Jakarta)
  • Frenkgy Missa (Bhayangkara Presisi)
  • Dion Markx (TOP OSS)
  • Kadek Arel (Bali United)
  • Kakang Rudianto (Persib Bandung)
  • Muhammad Ferrari (Bhayangkara Presisi)
  • Robi Darwis (Persib Bandung)
  • Raka Cahyana (PSIM Yogyakarta)

Gelandang:

  • Ananda Raehan (PSM Makassar)
  • Rayhan Hannan (Persija Jakarta)
  • Rivaldo Pakpahan (Borneo FC)
  • Toni Firmansyah (Persebaya Surabaya)
  • Zanadin Fariz (Persis Solo)
  • Ivar Jenner (FC Utrecht)

Penyerang:

  • Hokky Caraka (Persita Tangerang)
  • Rafael Struick (Dewa United)
  • Jens Raven (Bali United)
  • Rahmat Arjuna (Bali United)
  • Marselino Ferdinan (AS Trencin)
  • Mauro Zijlstra (FC Volendam)

Skuad ini siap rebut emas. Garuda Muda punya campuran pengalaman dan talenta muda. Dukungan fans jadi kunci sukses.

Advertising


Reaksi :
Share:

Thursday, 29 January 2026

Timnas : PSSI, Garuda Academy CORE 4.0 Sesi Offline Secara Resmi Dimulai


Indonesia, PSSI lewat PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) resmi luncurkan Garuda Academy CORE 4.0. Acara pembukaan itu berlangsung pada Selasa, 26 Januari 2026. Program tahap lanjutan ini diikuti 10 peserta terbaik. Mereka lolos seleksi ketat dari rangkaian CORE sebelumnya. Langkah ini jadi bukti komitmen PSSI kuatkan SDM di sepak bola Indonesia. PSSI ingin bangun talenta yang siap hadapi tantangan industri nasional. Peserta itu Jati Mastiana, Syarienazka Putri, Helmi Akhmad Darmawan, Muhammad Zain Wirasena, Aditya Pratama Siregar, Abidzar Basaib, Syifa Alya Rahmah, Risyam Rakhmatullah, Robby Abdillah, dan Jeremy Darsono. Mereka datang dari berbagai latar belakang. Ada yang sudah kerja di liga, ada pula yang baru masuk industri. Garuda Academy CORE 4.0 digelar 27 sampai 29 Januari 2026. Semua tatap muka di Mandiri University. Lokasi ini pilih karena fasilitasnya lengkap untuk diskusi dan latihan praktik.
Temukan lebih banyak
Bisnis
Advertising

Program fokus pada tiga pilar utama pengelolaan sepak bola modern. Pertama, Manajemen Strategis. Ini bahas rencana jangka panjang klub dan federasi. Kedua, Manajemen Keuangan. Topik ini cover cara kelola anggaran dan cari pendapatan. Ketiga, Tata Kelola Sepak Bola. Bagian ini urus aturan, etika, dan struktur organisasi agar sepak bola berjalan bersih. Helmi Akhmad Darmawan salah satu peserta. Dia kerja di I-League, divisi Competition Strategy. Helmi nilai Garuda Academy beri pandangan luas soal industri sepak bola. "Saat pertama ikut Garuda Academy, pengalaman saya di sepak bola masih baru. Program ini percepat pengetahuan saya. Bukan cuma soal kompetisi. Tapi juga siaran, sponsor, cari uang, dan jualan hak komersial. Itu semua bantu kerja saya sekarang," kata Helmi. Helmi soroti keberagaman peserta sebagai kekuatan besar. Banyak yang bukan dari klub besar. Atau belum kerja langsung di sepak bola. Tapi semangat mereka tinggi untuk majukan bola Indonesia. "Garuda Academy satukan semangat itu dengan teori dan cara terbaik dari FIFA serta AFC," tambah Helmi.
Hari pertama, Selasa 27 Januari 2026, bahas Strategic Management. Pembicara Lazarus Jansen Xavier. Dia kepala divisi Strategic Planning & Advisory di AFC. Sesi itu punya tes individu dan presentasi kelompok. Peserta langsung terapkan ilmu. Hari kedua, Rabu 28 Januari 2026, giliran Financial Management. Yazeem Buhari ajar materi ini. Dia konsultan AFC. Peserta belajar hitung biaya, cari sponsor, dan kelola utang klub. Penutup pada Kamis, 29 Januari 2026. Topik Football Governance, lagi oleh Lazarus Jansen Xavier. Setiap hari campur teori, praktik, dan nilai diri. Peserta tak cuma dengar, tapi juga kerjakan tugas nyata.
Aditya Pratama Siregar peserta lain. Dia kaget bisa capai CORE 4.0. "Awalnya saya tak sangka bisa sejauh ini. Teman-teman peserta hebat. Kapasitas mereka tinggi. Di sini saya paham sepak bola bukan cuma main. Tapi dipengaruhi komersial, sponsor, dan siaran," ujar Aditya.  Aditya suka materi content creation dan club licensing. Itu jarang diketahui orang awam. Tapi penting banget buat kelangsungan klub. "Sekarang saya pikir lebih ke arah komersial. Banyak hal non-lapangan yang tentukan masa depan sepak bola," katanya. 
Temukan lebih banyak
Musi Rawas
Garuda Academy CORE 4.0 tutup dengan Graduation Ceremony pada 29 Januari 2026. PSSI harap lulusan ini terapkan ilmu di lapangan. Mereka beri dampak langsung pada sepak bola Indonesia. Bahkan bisa kontribusi di Asia atau dunia. Program seperti ini tunjukkan PSSI serius bangun fondasi kuat. Garuda Academy bukan sekadar kursus. Ia jadi jembatan antara teori global dan kebutuhan lokal. Peserta dapat skill langka. Seperti cara negosiasi sponsor atau patuhi regulasi FIFA. Itu bantu klub Indonesia saingi negara lain.
Keberagaman peserta juga jawab tantangan umum. Banyak talenta potensial di luar klub elite. Mereka butuh wadah seperti ini. Hasilnya, industri sepak bola Indonesia dapat darah segar. Siap hadapi liga profesional yang makin ketat. Helmi dan Aditya beri contoh nyata. Pengalaman mereka tunjuk program efektif. Helmi langsung pakai ilmu di I-League. Aditya mulai lihat sepak bola dari sisi bisnis. Testimoni itu motivasi bagi peserta baru.
PSSI melalui GSI terus kembangkan Garuda Academy. CORE 4.0 jadi tonggak penting. Ia perkuat komitmen nasional. Sepak bola Indonesia butuh orang pintar kelola di balik layar. Lulusan ini jawab itu semua.
Temukan lebih banyak
Musi Rawas
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Artikel Terkait
Share:
Nasional
Loading 6 berita Nasional...
RECOMMENDED
Loading 9 berita nasional...
Liga Inggris
Loading 6 berita Liga Inggris HD...
Anda Mungkin Juga Suka
You Might Like

🛒 Shopee Hari Ini

MOST VIEWED BRI SUPER LEAGUE

X
×

Other Latest

Loading...

Daftar Isi

    📧 Dapatkan Berita Terbaru Langsung ke Email!

    Premier League

    Close Ads
    Close Ads

    Serie A

    Archive

    🔥 Flash Sale Shopee Hari Ini

    Dapatkan voucher & gratis ongkir


    Total Pageviews

     

    ×