![]() |
Tim Persebaya Surabaya.
Kompetisi: BRI Super League 2025/2026.
Pertandingan: Bhayangkara Presisi Lampung FC vs Persebaya Surabaya.
Tanggal kejadian: 28 November 2025.
Pelanggaran: Empat pemain dan satu ofisial dapat kartu kuning. Kartu kuning tunjukkan sikap kurang sportif. Ini ganggu alur laga.
Keputusan: Denda Rp 50.000.000. Tim bayar untuk perbaiki disiplin.
Tim Persija Jakarta.
Kompetisi: BRI Super League 2025/2026.
Pertandingan: Persija Jakarta vs PSIM Yogyakarta.
Tanggal kejadian: 28 November 2025.
Pelanggaran: Tim telat masuk lapangan di babak pertama. Ini buat kick-off mundur 114 detik. Aturan minta tim siap tepat waktu.
Keputusan: Denda Rp 100.000.000. Hukuman tegas cegah keterlambatan lagi.
Klub Persija Jakarta.
Kompetisi: BRI Super League 2025/2026.
Pertandingan: Persija Jakarta vs PSIM Yogyakarta.
Tanggal kejadian: 28 November 2025.
Pelanggaran: Suporter nyalakan satu flare di Tribun Barat. Flare bahaya. Bisa timbul asap dan api di stadion. Klub tanggung jawab suporter.
Keputusan: Denda Rp 60.000.000. Langkah ini kurangi risiko cedera.
Klub PSIM Yogyakarta.
Kompetisi: BRI Super League 2025/2026.
Pertandingan: Persija Jakarta vs PSIM Yogyakarta.
Tanggal kejadian: 28 November 2025.
Pelanggaran: Suporter PSIM hadir sebagai tim tamu. Aturan batasi jumlah suporter away untuk keamanan.
Keputusan: Denda Rp 25.000.000. Klub pelajari aturan ke depan.
Klub Persita Tangerang.
Kompetisi: BRI Super League 2025/2026.
Pertandingan: Dewa United Banten FC vs Persita Tangerang.
Tanggal kejadian: 29 November 2025.
Pelanggaran: Suporter Persita hadir sebagai tim tamu. Sama seperti kasus PSIM. Ini langgar ketentuan keamanan stadion.
Keputusan: Denda Rp 25.000.000. Konsisten dengan hukuman serupa.
Sidang lanjut tangani kasus Liga Nusantara. Fokus pada tim dan pemain nakal.
Tim Persibo Bojonegoro.
Kompetisi: Liga Nusantara 2025/2026.
Pertandingan: Persibo Bojonegoro vs Rans Nusantara FC.
Tanggal kejadian: 29 November 2025.
Pelanggaran: Pelatih kepala tolak konferensi pers pasca-laga. Ini wajib untuk transparansi media.
Keputusan: Denda Rp 2.500.000. Ingatkan pelatih patuhi kewajiban.
Sdr. Aqsa Aqyuba Yuarnna Rabbani, pemain Rans Nusantara FC.
Kompetisi: Liga Nusantara 2025/2026.
Pertandingan: Persibo Bojonegoro vs Rans Nusantara FC.
Tanggal kejadian: 29 November 2025.
Pelanggaran: Dorong wasit tiga kali. Tindakan ini sangat tidak sportif. Rusak integritas pertandingan.
Keputusan: Larangan main 4 laga. Plus denda Rp 12.500.000. Hukuman berat untuk efek jera.
Tim Pekanbaru FC.
Kompetisi: Liga Nusantara 2025/2026.
Pertandingan: Pekanbaru FC vs Tri Brata Rafflesia FC.
Tanggal kejadian: 30 November 2025.
Pelanggaran: Lima pemain dapat kartu kuning. Banyak pelanggaran kecil akumulasi. Tim perlu latih disiplin lebih baik.
Keputusan: Denda Rp 12.500.000. Sesuai jumlah kartu.
Sdr. Muhammad Kifly, pemain Persika Karanganyar.
Kompetisi: Liga Nusantara 2025/2026.
Pertandingan: Persika Karanganyar vs Persikutim United.
Tanggal kejadian: 30 November 2025.
Pelanggaran: Injak pemain lawan. Dapat kartu merah langsung. Tindakan kasar ini bahaya fisik.
Keputusan: Tambah larangan 2 laga. Denda Rp 2.500.000. Total hukuman tegas.
Tim Persika Karanganyar.
Kompetisi: Liga Nusantara 2025/2026.
Pertandingan: Persika Karanganyar vs Persikutim United.
Tanggal kejadian: 30 November 2025.
Pelanggaran: Empat pemain dan satu ofisial dapat kartu kuning. Mirip kasus Persebaya. Ganggu permainan tim.
Keputusan: Denda Rp 12.500.000. Tim bayar dan perbaiki.
Sdr. Daud Kotulus, pemain Persikutim United.
Kompetisi: Liga Nusantara 2025/2026.
Pertandingan: Persika Karanganyar vs Persikutim United.
Tanggal kejadian: 30 November 2025.
Pelanggaran: Tendang pemain lawan. Kartu merah langsung. Serupa dengan Kifly. Ini langgar aturan keras.
Keputusan: Tambah larangan 2 laga. Denda Rp 2.500.000. Jaga sportivitas sepak bola.






.jpeg)







