.jpeg)
Indonesia, Timnas Indonesia kembali disebut memiliki harapan untuk berpartisipasi dalam ajang Piala Dunia 2026. Hal ini menyusul situasi yang memanas terkait Iran dan kondisi politik yang semakin tegang. Kabar mengenai mundurnya Timnas Iran dari Piala Dunia 2026 telah beredar dan menjadi perbincangan hangat. Pembunuhan massal terhadap para demonstran di Iran telah memicu kemarahan di berbagai tempat. Alasan inilah yang membuat Iran berpeluang untuk mundur dan membatalkan partisipasinya dalam Piala Dunia.
Peluang Iran Mundur
Advertising
Menurut laporan dari media Iran, Iran Wire, Federasi Sepakbola Iran (FFIRI) serta para pejabat olahraga di Iran. Dikabarkan bahwa Timnas Iran siap untuk mundur dan tidak akan dikenakan sanksi seperti pencoretan dari Piala Dunia 2026. Berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026 yang akan diadakan di Amerika Serikat dapat dianggap sebagai kesalahan besar bagi Timnas Iran. Pertama, Amerika Serikat tidak memiliki hubungan baik dengan Irak.
Belum lagi pada medio Juni 2025, pemerintah Amerika Serikat melarang warga dari 12 negara, termasuk Iran, untuk memasuki wilayah Amerika Serikat.
Saat ini, terdapat ketakutan bahwa Timnas Iran akan tampil di Piala Dunia 2026 dan menghadapi protes keras dari masyarakat dunia yang berada di Amerika Serikat.
Timnas Indonesia Berpeluang jadi Ganti
Jika Iran mundur atau dicoret oleh FIFA dari partisipasi Piala Dunia 2026, negara mana yang berpeluang menggantikan?
Media Inggris, Sportbible, menilai ada dua negara yang berpotensi menggantikan posisi Iran. Pertama adalah Uni Emirat Arab (UEA). UEA berpotensi ditunjuk karena merupakan negara Asia dengan peringkat FIFA tertinggi (68) jika dibandingkan dengan negara-negara Asia lain yang dipastikan gagal lolos Piala Dunia 2026. Selanjutnya, ada Iran yang disebut sebagai opsi kedua untuk menggantikan Timnas Iran.
Irak akan tampil di playoff antarkonfederasi pada Maret 2026. Jika Irak diizinkan untuk lolos otomatis ke Piala Dunia 2026, UEA yang kalah dari Irak di babak kelima Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, dapat menggantikan posisi Irak di playoff antarkonfederasi. Menyaksikan keadaan ini, kesempatan Timnas Indonesia tertutup dan bahkan tidak ada. Dan skuad Garuda harus kembali menunggu setidaknya hingga tahun 2030 untuk berjuang mendapatkan tiket.
Berita dan Artikel lainnya di :
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)






.png)








