Selamat Datang dan Bergabung Media Online Perssilam Musi Rawas "Perssilam Silampari News" Berita Terupdate teknologi app iconDownload App Nasional : Swasembada Pangan yang Cepat, Daerah Mendapat Apresiasi ~ Perssilam Silampari News
×
W3.CSS
Dark Mode

Selasa, Januari 20, 2026

Nasional : Swasembada Pangan yang Cepat, Daerah Mendapat Apresiasi


Indonesia, Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman memberikan apresiasi kepada dukungan yang diberikan oleh bupati dan wali kota di seluruh Indonesia. Dukungan dari daerah dianggap sebagai faktor kunci dalam mencapai swasembada pangan nasional.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua Bupati/Walikota Se-Indonesia atas dukungan mereka di sektor pertanian. Berkat mereka, kami menargetkan swasembada dalam waktu empat tahun, tetapi alhamdulillah, berkat dukungan Bupati/Walikota Se-Indonesia, swasembada dapat tercapai dalam waktu satu tahun," ujar Mentan Amran setelah acara Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Batam, Kepulauan Riau, pada hari Senin (19/1/2026).
Advertising


Mentan menyatakan bahwa target empat tahun dapat dicapai hanya dalam satu tahun. Percepatan ini terjadi berkat dukungan yang kuat dari pemerintah daerah.
Peran daerah mencakup pengawalan produksi dan perluasan area tanam. Daerah juga bertanggung jawab dalam menjaga distribusi serta melindungi para petani.
Sinergi antara pusat dan daerah menjadi dasar bagi kedaulatan pangan nasional. Sektor pertanian dianggap sebagai kunci menuju Indonesia yang lebih maju.
Pemerintah mendorong kolaborasi berkelanjutan dalam mengawasi program strategis di sektor pertanian. Hilirisasi diperkuat untuk meningkatkan nilai tambah bagi para petani.
Fokus hilirisasi terletak pada komoditas yang memiliki permintaan tinggi di pasar global. Komoditas tersebut mencakup kelapa, kakao, dan mete.
Menteri Pertanian menegaskan bahwa Indonesia tidak akan melakukan impor beras. Stok beras nasional saat ini berada dalam kondisi yang kuat.
Cadangan beras pemerintah pernah mencapai 4,2 juta ton pada bulan Juni 2025. Saat ini, stok beras berada di kisaran 3,2 juta ton.
Advertising


Produksi padi nasional terus menunjukkan peningkatan yang signifikan. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) memprediksi bahwa produksi beras pada tahun 2025 akan mencapai 34,71 juta ton.
Produksi mengalami peningkatan sebesar 13,36 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024. Kenaikan ini setara dengan tambahan 4,09 juta ton beras.
Menteri Pertanian menegaskan larangan impor beras sebagai langkah untuk melindungi para petani. Jumlah petani padi diperkirakan mencapai sekitar 115 juta orang.
"Impor beras tidak diperbolehkan, kita sudah mencapai swasembada. Stok beras kita melimpah. Jangan mempermainkan nasib rakyat, ada 115 juta petani padi yang harus diperhatikan. Masa kita tega menzalimi orang-orang kecil," ujar Menteri Pertanian Amran.
Sebelumnya, pencapaian swasembada beras diumumkan oleh Presiden Prabowo Subianto di Karawang pada Rabu (7/1/2026) lalu. Presiden memberikan apresiasi kepada semua pihak yang menjaga kedaulatan pangan.
Advertising


"Ketika saya dilantik, saya menetapkan target swasembada dalam waktu 4 tahun. Terima kasih kepada seluruh komunitas pertanian. Anda semua telah bekerja keras, Anda kompak, dan dalam satu tahun kita sudah mencapai swasembada, dalam satu tahun kita sudah berdiri di atas kaki sendiri, dalam satu tahun kita tidak tergantung pada bangsa lain," kata Presiden Prabowo.
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas pangan nasional. Sinergi antara pusat dan daerah terus diperkuat demi keberlanjutan.

Dengarkan

Berita dan Artikel lainnya di :

Artikel Terkait
Share:
Advertising
You Might Like
BRI Super League
Religi
Random Post
Nasional



X

Premier League

BRI Super League : Persija memberikan waktu libur kepada skuadnya pada saat perayaan Idulfitri

Indonesia, Perssilam - Setelah menyelesaikan laga pekan ke-25 Liga 1 2025/2026 melawan Dewa United Banten FC di Jakarta International Stadiu...

Close Ads
Close Ads

Most Post

Serie A

Popular

Archive

Pengunjung

32,626,110
 

close