Selamat Datang dan Bergabung Media Online Perssilam Musi Rawas "Perssilam Silampari News" Berita Terupdate teknologi app iconDownload App Bisnis : Bitcoin mencapai 96 ribu Dollar AS, sentimen inflasi di AS dan regulasi yang ada mendorong optimisme di pasar kripto ~ Perssilam Silampari News
×
W3.CSS
Dark Mode

Selasa, Januari 20, 2026

Bisnis : Bitcoin mencapai 96 ribu Dollar AS, sentimen inflasi di AS dan regulasi yang ada mendorong optimisme di pasar kripto


Indonesia, Pasar aset kembali mengalami penguatan yang signifikan setelah Bitcoin berhasil menembus level US$96.
Kenaikan ini mencerminkan optimisme para pelaku pasar yang dipicu oleh kombinasi faktor makroekonomi dan kebijakan, khususnya dari Amerika Serikat.
Selain Bitcoin, sejumlah aset kripto utama juga mengalami penguatan, dengan Ethereum mencatat kenaikan hampir 5 persen, sementara XRP bergerak lebih moderat.
Data Inflasi AS Redakan Tekanan Kebijakan Moneter Salah satu pendorong utama dari reli kripto ini berasal dari rilis data Indeks Harga Konsumen (CPI) Amerika Serikat untuk bulan Desember.
Kondisi ini dianggap menciptakan ruang likuiditas yang lebih longgar, yang secara historis menguntungkan aset berisiko seperti kripto.
Advertising

Regulasi AS Jadi Sentimen Tambahan Dari sisi kebijakan, pasar merespons positif terhadap diperkenalkannya rancangan undang-undang Digital Asset Market CLARITY Act di Amerika Serikat.
Kepastian regulasi dianggap sebagai faktor penting bagi masuknya modal institusional ke dalam pasar kripto.
Seiring dengan pembahasan regulasi yang dianggap lebih konstruktif, minat investor besar terhadap Bitcoin dan aset digital lainnya pun meningkat.
ETF Bitcoin spot di AS dilaporkan mencatat aliran dana bersih lebih dari US$750 juta dalam satu hari, yang merupakan angka tertinggi sejak Oktober 2025.
Kondisi ini menunjukkan bahwa Bitcoin semakin dianggap sebagai alternatif aset investasi di tengah ketidakpastian global.
Advertising


000 kini dianggap sebagai level penopang yang penting bagi pergerakan harga dalam jangka pendek.
Meskipun demikian, pasar diperkirakan akan memasuki fase volatilitas yang lebih tinggi, terutama di sekitar level psikologis US$100.
Pergerakan harga di area ini berpotensi diwarnai oleh aksi ambil untung dan konsolidasi, sebelum arah tren berikutnya terbentuk.
Jika Bitcoin dapat mempertahankan stabilitas di atas level tersebut, kemungkinan terjadinya fase penemuan harga menuju level yang lebih tinggi dianggap semakin terbuka.
Sebaliknya, koreksi jangka pendek dianggap sebagai bagian yang wajar dari dinamika pasar, asalkan tidak disertai dengan perubahan fundamental.
Potensi lonjakan inflasi yang berkelanjutan, perubahan sikap The Fed, serta pergeseran sentimen global menuju aset aman dapat memengaruhi pergerakan harga dengan cepat.
Advertising


Ke depan, fokus investor akan diarahkan pada kelanjutan diskusi mengenai regulasi kripto di AS serta arah kebijakan moneter global.
Dengan dukungan fundamental yang semakin kokoh, Bitcoin diperkirakan masih memiliki potensi pertumbuhan hingga tahun 2026, terutama jika kepastian regulasi dan likuiditas global terus mengalami perbaikan.

Dengarkan

Berita dan Artikel lainnya di :

Tag :
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:
Advertising
You Might Like
BRI Super League
Religi
Random Post
Nasional



X

Premier League

BRI Super League : Persija memberikan waktu libur kepada skuadnya pada saat perayaan Idulfitri

Indonesia, Perssilam - Setelah menyelesaikan laga pekan ke-25 Liga 1 2025/2026 melawan Dewa United Banten FC di Jakarta International Stadiu...

Close Ads
Close Ads

Most Post

Serie A

Popular

Archive

Pengunjung

32,626,110
 

close