Selamat Datang dan Bergabung Media Online Perssilam Musi Rawas "Perssilam Silampari News" Berita Terupdate teknologi app iconDownload App Kriminal : Momen-momen ketika Christina dibunuh di dalam mobilnya, pelaku merupakan orang yang dekat dengan korban ~ Perssilam Silampari News
×
W3.CSS
Dark Mode

Kamis, Januari 29, 2026

Kriminal : Momen-momen ketika Christina dibunuh di dalam mobilnya, pelaku merupakan orang yang dekat dengan korban


Indonesia, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Selatan baru saja mengungkap kasus pembunuhan sadis disertai pencurian dengan kekerasan, atau curas. Korban adalah pensiunan guru bernama Christina, usia 80 tahun. Jasadnya ditemukan di lahan perkebunan sawit yang sepi. Pelaku membunuhnya, lalu membakar tubuh untuk hapus jejak. Polisi tetapkan tiga tersangka utama. Pertama, Yunas Gusworo, 60 tahun. Dia pelaku pembunuhan dan jual mobil korban. Kedua, Suswanto, 57 tahun. Dia bantu jual mobil itu. Ketiga, Jonni Iskandar, 46 tahun. Dia beli ponsel milik korban.
Temukan lebih banyak
Bisnis

Advertising

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel, Kombes Pol Johannes Bangun, ceritakan kronologi lengkap. Semua bermula 14 Januari 2026, pukul 04.00 WIB. Yunas hubungi Christina. Dia minta diantar ke rumah teman di KM 7. Saat itu, Yunas sudah siapkan tali untuk jerat korban.
Begitu sampai, Yunas suruh Christina hentikan mobil. Langsung saja, dia jerat leher korban. Christina tewas di tempat. "Pelaku YS hubungi korban dengan alasan minta diantar ke rumah temannya di daerah KM 7. Saat itu pelaku sudah siapkan tali yang akan digunakan untuk jerat korban," kata Johannes pada Kamis, 29 Januari 2026.
Advertising

Setelah itu, pelaku buang jasad ke areal perkebunan sawit. Dia bakar tubuh korban. Tujuannya hilangkan bukti. "Korban kemudian dibuang dan dibakar di areal perkebunan sawit dengan tujuan menghilangkan jejak," tambah Johannes.
Temukan lebih banyak
Musi Rawas
Penyelidikan ungkap motif ekonomi. Yunas jual mobil Christina seharga Rp 53 juta. Uang itu rencana jadi modal ke Jakarta. Yunas juga beri Rp 4.100.000 ke Jonni Iskandar. Jonni klaim bisa lipat gandakan uang itu. Abis bunuh, Yunas balik ke rumah korban. Dia ambil BPKB mobil. Lalu jual kendaraan dengan bantuan Suswanto. "Setelah melakukan pembunuhan, pelaku kembali ke rumah korban untuk ambil BPKB mobil, lalu jual kendaraan tersebut dengan bantu tersangka Suswanto," jelas Johannes.
Christina tetangga dekat Yunas. Selama ini, Yunas sering bantu korban. 
Bahkan Christina anggap Yunas seperti anak sendiri. Yunas kerap antar ke rumah sakit. Hubungan dekat ini jadi beban berat buat pelaku. "Fakta ini jadi salah satu hal yang memperberat perbuatan pelaku karena hubungan mereka sangat dekat," tegas Johannes. Sekarang, ketiga tersangka sudah diamankan polisi. Mereka dijerat Pasal pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukumannya penjara seumur hidup atau pidana mati. Kasus ini tunjukkan betapa kejamnya pengkhianatan dari orang dekat. Warga Sumsel harus waspada.
Temukan lebih banyak
Musi Rawas
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Artikel Terkait
Share:
Advertising
You Might Like
BRI Super League
Religi
Random Post
Nasional



X

Premier League

BRI Super League : Persija memberikan waktu libur kepada skuadnya pada saat perayaan Idulfitri

Indonesia, Perssilam - Setelah menyelesaikan laga pekan ke-25 Liga 1 2025/2026 melawan Dewa United Banten FC di Jakarta International Stadiu...

Close Ads
Close Ads

Most Post

Serie A

Popular

Archive

Pengunjung

32,626,110
 

close