
FIFA The Best jadi ajang bergengsi sejak 2016. Acara ini ganti Ballon d'Or sementara. FIFA hitung suara dari empat kelompok. Kapten timnas, pelatih timnas, jurnalis, dan fans. Pemain terbaik pilih berdasarkan performa Agustus 2024 sampai Agustus 2025. Periode itu cover musim penuh. Termasuk Piala Dunia antarklub dan liga top Eropa.
Timnas Indonesia punya hak suara. Kapten Jay Idzes wakili skuad Garuda. Dia pilih tiga nama terbaik. Pelatih biasanya ikut juga. Tapi skuad Garuda kini tanpa pelatih. PSSI putus kontrak Kluivert Oktober 2025. Alasan utama gagal lolos Piala Dunia 2026. Timnas kalah di kualifikasi. PSSI cari pelatih baru sekarang. Belum ada nama pasti. Jadi, siapa ganti Kluivert untuk voting? Belum jelas.
Ada kemungkinan voting sudah selesai. FIFA mungkin kumpul suara beberapa bulan lalu. Sebelum Kluivert dipecat. Itu masuk akal. Karena periode penilaian tutup Agustus 2025. FIFA tak mau telat. Yang pasti, Idzes ikut vote. Mungkin Kluivert juga. Mereka pilih tiga besar kategori pria.
Total 11 nominasi pemain terbaik. Paris Saint-Germain kuasai daftar. Empat pemain mereka masuk. Ousmane Dembele cepat di sayap. Nuno Mendes kuat di bek kiri. Achraf Hakimi gesit di kanan. Vitinha atur tempo gelandang. Barcelona ikut kuat. Tiga pemainnya nominasi. Lamine Yamal, wonderkid 18 tahun. Raphinha cetak banyak gol. Pedri kendali lini tengah.
Lalu ada nama lain. Harry Kane dari Bayern Munich. Ia raja gol Bundesliga. Kylian Mbappe di Real Madrid. Kecepatannya mematikan. Cole Palmer bersinar di Chelsea. Mohamed Salah tetap tajam di Liverpool. Semua saingi ketat. Pemain dengan suara terbanyak menang. Fans Indonesia harap Ridho beri kejutan di gol terbaik. Keikutsertaan Idzes dan mungkin Kluivert tunjuk prestise Timnas. Meski tantangan domestik, Garuda tetap punya suara di panggung dunia.













