Selamat Datang dan Bergabung Bersama Perssilam Silampari News teknologi app iconDownload App Perssilam Silampari News: Search results for super league
×
    Advertising
    ☰ Menu
W3.CSS
Dark Mode

Pages

Memuat berita...
Showing posts sorted by relevance for query super league. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query super league. Sort by date Show all posts

Wednesday, 24 December 2025

PSSI dan I.League Mempercepat Pengembangan Wasit dengan Menugaskan Wasit Asing Secara Penuh


Indonesia, PSSI lewat Komite Perwasitan bekerja sama dengan I.League. Mereka giat tingkatkan kualitas wasit di BRI Super League. Langkah besar sekarang adalah tugaskan Yudai Yamamoto full-time. Dia wasit asing Jepang yang punya pengalaman tinggi.

Pengumuman itu keluar di konferensi pers hari ini, 22 Desember 2025. Lokasinya di kantor I.League. Hadir Asep Saputra sebagai Direktur Kompetisi I.League. Yoshimi Ogawa hadir sebagai Ketua Komite Wasit PSSI. Takeyuki Oya muncul sebagai General Manager Competition & Strategy I.League. Yudai Yamamoto sendiri ikut hadir.

Alasan utama langkah ini jelas. Kualitas BRI Super League naik cepat. Pemain main dengan intensitas lebih tinggi. Kuota pemain asing di lapangan bertambah. Banyak pemain nasional main di level dunia. Pelatih dari Eropa dan Amerika Selatan datang. Semua ini bikin pertandingan lebih ketat dan kompetitif.

PSSI sadar betul. Kualitas permainan naik harus diikuti kualitas wasit. Sudah ada terobosan sebelumnya. Misalnya sistem evaluasi wasit baru bernama REFER. REFER bantu nilai kinerja wasit lebih akurat. Ada juga VAR atau Video Assistant Referee. VAR pakai video untuk cek keputusan sulit. Departemen Perwasitan PSSI juga diperkuat. Tapi pengembangan wasit tetap prioritas utama. Harus ikuti perkembangan liga.

Advertising

Yamamoto bakal jadi panutan. Dia juga alat belajar langsung. Wasit BRI Super League bisa amati dia setiap hari. Kandidat wasit elite nasional ikut belajar. Lewat diskusi teknis sehari-hari. Juga praktik pimpin pertandingan level tinggi.

Siapa Yamamoto? Wasit top dari Jepang. Rekam jejaknya panjang di J.League. Dia wasit J1 League. Pegang lisensi FIFA Referee. Juga AFC Elite Referee. Sudah lebih dari 10 tahun. Pimpin ratusan laga di kompetisi domestik Jepang. Musim 2025/26 ini dia sudah pegang beberapa pertandingan BRI Super League. Langsung bawa standar internasional ke sini.

Tugasnya berjalan 1 tahun 5 bulan. Mulai paruh musim BRI Super League 2025/26. Lanjut sampai musim penuh 2026/27. Nanti ada evaluasi kinerja. Hasilnya jadi dasar perpanjangan kontrak. Setelah masa aktif wasit habis, dia bisa lanjut jadi referee technical expert.

PSSI dan I.League tegas. Wasit bagian penting kompetisi. Mereka jaga kualitas. Pastikan adil. Bangun kredibilitas BRI Super League. Kebijakan ini percepat naiknya standar wasit nasional. Bantu cipta liga sepak bola Indonesia modern. Setara kelas dunia.

Advertising


Langkah ini jawab tantangan nyata. Liga top seperti Premier League atau J.League pakai wasit asing untuk naik level. Di Indonesia, hal sama diterapkan sekarang. Penggemar bola harap lihat pertandingan lebih bersih. Keputusan wasit lebih tepat. Tidak ada lagi kontroversi besar.

Komite Perwasitan PSSI fokus bangun tim wasit lokal. Yamamoto bantu itu. Dia tunjukkan cara tangani tekanan tinggi. Misalnya saat duel sengit antar pemain asing dan lokal. Atau saat pelatih Eropa protes keras. Pengalaman J.League bikin dia siap hadapi itu semua.

I.League sebagai operator liga senang. Mereka ingin BRI Super League tarik lebih banyak sponsor. Juga penonton stadion. Wasit berkualitas bikin liga lebih menarik. Pemain internasional betah main di sini. Hasil akhir? Sepak bola Indonesia maju pesat.

Semua pihak sepakat. Investasi di wasit bukan boros. Justru kunci sukses jangka panjang. PSSI janji pantau terus. Laporkan kemajuan rutin. Tujuannya sederhana. Liga terbaik di Asia Tenggara. (Red)

Baca Berita dan Artikel lainnya di :

Advertising

Tag :

Reaksi :

kali
Share:

Monday, 15 December 2025

Hasil dari Sidang Komite Disiplin PSSI yang berlangsung pada tanggal 2 dan 3 Desember 2025


Indonesia, Hasil dari Sidang Komite Disiplin PSSI yang berlangsung pada tanggal 2 Desember 2025

Tim Persebaya Surabaya.
Kompetisi: BRI Super League 2025/2026.
Pertandingan: Bhayangkara Presisi Lampung FC vs Persebaya Surabaya.
Tanggal kejadian: 28 November 2025.
Pelanggaran: Empat pemain dan satu ofisial dapat kartu kuning. Kartu kuning tunjukkan sikap kurang sportif. Ini ganggu alur laga.
Keputusan: Denda Rp 50.000.000. Tim bayar untuk perbaiki disiplin.

Tim Persija Jakarta.
Kompetisi: BRI Super League 2025/2026.
Pertandingan: Persija Jakarta vs PSIM Yogyakarta.
Tanggal kejadian: 28 November 2025.
Pelanggaran: Tim telat masuk lapangan di babak pertama. Ini buat kick-off mundur 114 detik. Aturan minta tim siap tepat waktu.
Keputusan: Denda Rp 100.000.000. Hukuman tegas cegah keterlambatan lagi.

Klub Persija Jakarta.
Kompetisi: BRI Super League 2025/2026.
Pertandingan: Persija Jakarta vs PSIM Yogyakarta.
Tanggal kejadian: 28 November 2025.
Pelanggaran: Suporter nyalakan satu flare di Tribun Barat. Flare bahaya. Bisa timbul asap dan api di stadion. Klub tanggung jawab suporter.
Keputusan: Denda Rp 60.000.000. Langkah ini kurangi risiko cedera.

Advertising

Klub PSIM Yogyakarta.
Kompetisi: BRI Super League 2025/2026.
Pertandingan: Persija Jakarta vs PSIM Yogyakarta.
Tanggal kejadian: 28 November 2025.
Pelanggaran: Suporter PSIM hadir sebagai tim tamu. Aturan batasi jumlah suporter away untuk keamanan.
Keputusan: Denda Rp 25.000.000. Klub pelajari aturan ke depan.

Klub Persita Tangerang.
Kompetisi: BRI Super League 2025/2026.
Pertandingan: Dewa United Banten FC vs Persita Tangerang.
Tanggal kejadian: 29 November 2025.
Pelanggaran: Suporter Persita hadir sebagai tim tamu. Sama seperti kasus PSIM. Ini langgar ketentuan keamanan stadion.
Keputusan: Denda Rp 25.000.000. Konsisten dengan hukuman serupa.

Advertising


Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, 3 Desember 2025.
Sidang lanjut tangani kasus Liga Nusantara. Fokus pada tim dan pemain nakal.

Tim Persibo Bojonegoro.
Kompetisi: Liga Nusantara 2025/2026.
Pertandingan: Persibo Bojonegoro vs Rans Nusantara FC.
Tanggal kejadian: 29 November 2025.
Pelanggaran: Pelatih kepala tolak konferensi pers pasca-laga. Ini wajib untuk transparansi media.
Keputusan: Denda Rp 2.500.000. Ingatkan pelatih patuhi kewajiban.

Sdr. Aqsa Aqyuba Yuarnna Rabbani, pemain Rans Nusantara FC.
Kompetisi: Liga Nusantara 2025/2026.
Pertandingan: Persibo Bojonegoro vs Rans Nusantara FC.
Tanggal kejadian: 29 November 2025.
Pelanggaran: Dorong wasit tiga kali. Tindakan ini sangat tidak sportif. Rusak integritas pertandingan.
Keputusan: Larangan main 4 laga. Plus denda Rp 12.500.000. Hukuman berat untuk efek jera.

Tim Pekanbaru FC.
Kompetisi: Liga Nusantara 2025/2026.
Pertandingan: Pekanbaru FC vs Tri Brata Rafflesia FC.
Tanggal kejadian: 30 November 2025.
Pelanggaran: Lima pemain dapat kartu kuning. Banyak pelanggaran kecil akumulasi. Tim perlu latih disiplin lebih baik.
Keputusan: Denda Rp 12.500.000. Sesuai jumlah kartu.

Sdr. Muhammad Kifly, pemain Persika Karanganyar.
Kompetisi: Liga Nusantara 2025/2026.
Pertandingan: Persika Karanganyar vs Persikutim United.
Tanggal kejadian: 30 November 2025.
Pelanggaran: Injak pemain lawan. Dapat kartu merah langsung. Tindakan kasar ini bahaya fisik.
Keputusan: Tambah larangan 2 laga. Denda Rp 2.500.000. Total hukuman tegas.

Tim Persika Karanganyar.
Kompetisi: Liga Nusantara 2025/2026.
Pertandingan: Persika Karanganyar vs Persikutim United.
Tanggal kejadian: 30 November 2025.
Pelanggaran: Empat pemain dan satu ofisial dapat kartu kuning. Mirip kasus Persebaya. Ganggu permainan tim.
Keputusan: Denda Rp 12.500.000. Tim bayar dan perbaiki.

Sdr. Daud Kotulus, pemain Persikutim United.
Kompetisi: Liga Nusantara 2025/2026.
Pertandingan: Persika Karanganyar vs Persikutim United.
Tanggal kejadian: 30 November 2025.
Pelanggaran: Tendang pemain lawan. Kartu merah langsung. Serupa dengan Kifly. Ini langgar aturan keras.
Keputusan: Tambah larangan 2 laga. Denda Rp 2.500.000. Jaga sportivitas sepak bola.

Advertising

Share:

Sunday, 11 January 2026

BRI Super League : PSIM terus mempertahankan konsistensi di posisi teratas


Indonesia, PSIM Yogyakarta akhiri putaran pertama BRI Super League 2025/26 dengan kemenangan manis. Mereka kalahkan Madura United 3-0 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan. Laga itu berlangsung Sabtu malam, 10 Januari. Laskar Mataram tampil dominan sebagai tim tamu.

Gol pertama datang dari Fahreza Sudin di menit ke-56. Ia cetak brace dengan gol kedua di menit ke-63. Franco Ramos tambah satu gol cepat di menit ke-58. Serangan PSIM begitu ganas setelah itu.

Pertandingan penuh drama. Wasit keluarkan tiga kartu merah. Nurdiansyah dari Madura dapat kartu merah di menit 45. Miswar Saputra ikut diusir di menit 90+1. Franco Ramos dari PSIM juga dapat kartu merah di menit 73. Situasi ini ubah dinamika laga.

Advertising

Kemenangan ini tambah tiga poin untuk PSIM. Kini mereka koleksi 30 poin dari 17 pertandingan. Rinciannya delapan kemenangan, enam hasil imbang, tiga kekalahan. PSIM cetak 23 gol, kebobolan 18 gol. Performa ini tunjukkan konsistensi tim.

Di klasemen sementara, PSIM duduk di peringkat enam. Mereka cuma selisih satu poin dari Persita Tangerang di posisi lima dengan 31 poin. Persebaya Surabaya di peringkat tujuh dengan 28 poin. Posisi ini buat PSIM punya peluang naik lebih tinggi di putaran kedua.

Pelatih PSIM, Jean Paul Van Gastel, nilai dua kartu merah Madura beri keuntungan besar. Kemenangan ini juga rusak pesta ulang tahun ke-10 Madura United. "Kartu merah sangat pengaruhi jalannya pertandingan. Kami dapat untung dari dua kartu merah Madura United," kata Van Gastel.

Advertising

BACA JUGA:Menbud Fadli menyayangkan pembongkaran rumah adat Toraja di Sulawesi Selatan

Fahreza Sudin, pencetak dua gol, puji kerja keras rekan-rekannya. Ia sebut itu kunci ambil poin tandang. "Kami kerja keras dari sisi pemain. Alhamdulillah ambil tiga poin dari kesalahan Madura karena kartu merah," ungkapnya.

Fahreza tambah bahagia. Ia balas percaya pelatih dengan gol-golnya. Momen ini hasil kesabaran dan kerja tim. "Saya bahagia sekali. Pelatih beri kepercayaan main, saya cetak gol untuk tim. Tak ada kunci khusus, bersyukur saja," katanya.

Hasil ini beri semangat PSIM jelang laga berikutnya. Mereka tunjukkan kekuatan meski main tandang. Kartu merah lawan jadi momentum. PSIM siap kejar posisi atas klasemen. (Red)

Klasemen BRI Super League

NoKlubMainPoin
1Tim APERSIB BANDUNG1738
2Tim ABORNEO FC1737
3Tim APERSIJA JAKARTA1735
4Tim AMALUT1734
5Tim APERSITA1731

Dengarkan

Berita dan Artikel lainnya di :

Advertising

Share:

Monday, 29 December 2025

Paul Munster menyatakan bahwa ketidakhadiran pelatih Persija bukanlah sebuah keuntungan


Indonesia, Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC, Paul Munster, tegas bilang bahwa absennya pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, bukan jadi keuntungan buat timnya. Souza tak bisa dampingi pemain Persija di laga lawan Bhayangkara FC. Alasannya, akumulasi kartu kuning. Di sepakbola, pelatih sering kena kartu kuning saat protes keras ke wasit. Kalau numpuk, mereka harus absen satu pertandingan.

Laga ini jadi sorotan besar. Persija bentrok Bhayangkara FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno, atau SUGBK. Tempat itu stadion raksasa di Jakarta, rumah bagi banyak tim top Indonesia. Pertandingan digelar Senin, 29 Desember 2025. Ini laga tunda dari pekan ke-8 BRI Super League 2025/26. Liga ini kompetisi kasta tertinggi sepakbola Indonesia, disponsori BRI. Pekan ke-8 tadinya tertunda karena jadwal padat atau cuaca buruk.

Paul Munster sampaikan pandangannya di konferensi pers jelang laga. Acara itu diadakan Minggu, 28 Desember 2025. "Bukan keuntungan buat kami," katanya tegas. "Saya pernah alami hal sama. Kadang saya kena skor, tapi tim tetap menang." Munster lahir di Irlandia Utara. Dia punya pengalaman panjang di sepakbola. Kata-katanya tunjukkan dia tak mau remehkan lawan hanya karena pelatih absen.

Advertising

Dia ulang lagi. "Dari pengalaman saya, ini bukan keuntungan." Munster paham betul situasi seperti ini. Pelatih lain bisa ambil alih tugas Souza. Asisten pelatih Persija pasti siap strategi cadangan. Jadi, tak ada celah besar yang bisa dimanfaatkan Bhayangkara.

Yang paling utama, kata Munster, adalah pemain di lapangan. "Saya dan pelatih lain punya strategi," ujarnya. "Tapi begitu masuk lapangan, pemain harus percaya diri." Strategi bagus tak berguna kalau pemain tak eksekusi dengan baik. Mereka yang lari, tendang bola, dan bertahan. Itu kunci menang. Munster ingatkan timnya agar fokus ke sana, bukan mikir absen lawan.

Munster akui Persija tim kuat. "Mereka bagus dan main di kandang." SUGBK penuh suporter fanatik Persija. Di Indonesia, atmosfer kandang beda banget. Sorak sorai ribuan fans bisa tekan lawan. Suara gemuruh bikin pemain tim tamu grogi. Bhayangkara harus hadapi itu semua.

Tapi justru itu yang dibutuhkan Bhayangkara. "Lawan berat seperti ini bagus buat naikkan level kami," kata Munster. Timnya butuh tes keras untuk tumbuh. Laga ini peluang bukti kemampuan. "Ini akan jadi pertandingan seru," tambahnya. Bhayangkara bisa curi poin kalau main disiplin.

Advertising

Saat ini, Bhayangkara duduk di peringkat 10 klasemen BRI Super League. Mereka kumpul 19 poin dari laga-laga sebelumnya. Cukup aman dari zona degradasi, tapi jauh dari puncak. Persija lebih unggul di posisi 4 dengan 29 poin. Jarak 10 poin itu tekanan besar. Kemenangan bisa bantu Bhayangkara kejar tim atas. Sementara Persija ingin pertahankan spot bagus untuk rebut gelar.

Munster siapkan timnya matang. Dia harap pemain tampil maksimal meski lawan favorit menang. Laga ini janjikan drama tinggi di akhir tahun 2025. (Red)

Dengarkan

Berita dan Artikel lainnya di :

Advertising


Tag :
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Reaksi :

kali

logo-AREMA FClogo-BALI UNITED FClogo-BHAYANGKARA PRESISI LAMPUNG FClogo-BORNEO FC SAMARINDAlogo-DEWA UNITED BANTEN FClogo-MADURA UNITED FClogo-MALUT UNITED FClogo-PERSEBAYA SURABAYAlogo-PERSIB BANDUNGlogo-PERSIJA JAKARTAlogo-PERSIJAP JEPARAlogo-PERSIK KEDIRIlogo-PERSIS SOLOlogo-PERSITAlogo-PSBS BIAKlogo-PSIM YOGYAKARTAlogo-PSM MAKASSARlogo-SEMEN PADANG FC

Klasemen BRI Super League

No Klub Main Poin
1 Tim APERSIB BANDUNG 14 34
2 Tim ABORNEO FC 14 31
3 Tim APERSIJA 14 29
4 Tim AMALUT 14 28
5 Tim APERSITA 14 22
 
Share:

Thursday, 13 November 2025

Sempurna untuk Borneo FC di BRI Super League 2025/26

Sempurna untuk Borneo FC di BRI Super League 2025/26 

Indonesia, Borneo FC Samarinda terus perkuat dominasinya di BRI Super League 2025/26. Tim Pesut Etam raih kemenangan ke-10 berturut-turut. Mereka kalahkan Semen Padang FC di pekan ke-12. Skor akhir 2-0 di Stadion H. Agus Salim. Pertandingan berlangsung Minggu, 9 November lalu.

Kemenangan ini lebih dari sekadar tambahan tiga poin. Ia ciptakan rekor baru di sejarah liga sepak bola teratas Indonesia. Borneo FC jadi tim pertama yang menang 10 kali beruntun sejak awal musim. Sebelumnya, tim lain sulit capai angka itu.

Persik Kediri dan PSM Makassar pernah raih sembilan kemenangan berturut-turut di musim 2022/2023. Bali United FC catat delapan kemenangan beruntun pada musim 2019. Prestasi ini tunjukkan betapa langka pencapaian Borneo FC sekarang.

Tim dari Kalimantan Timur ini kuat di puncak. Mereka tajam saat menyerang. Pertahanan mereka juga rapat sekali. Setelah 10 laga, Borneo FC cetak 23 gol. Mereka hanya kebobolan empat kali. Angka ini buat mereka tim paling subur dan paling aman musim ini.

Advertising

Baca Juga:

KPK telah menyerahkan kasus suap terkait proyek jalan di Sumatera Utara

Mariano Peralta jadi bintang utama di Borneo FC. Ia sudah toreh sembilan gol. Dukungan datang dari tiga pemain asing lain. Maicon, Juan Villa, dan Joel Vinicius bantu hidupkan serangan tim. Mereka ciptakan peluang berbahaya di setiap laga.

Pelatih Fabio Lefundes tolak sombong meski tim unggul. Ia bilang tim masih perlu perbaiki diri. "Sebenarnya dalam pertandingan kami dapatkan apa yang kami cari, yakni tiga poin," ujar pelatih asal Brasil itu.

Di laga lawan Semen Padang, tim lawan main agresif dari awal. Hujan deras guyur lapangan. Ini tambah sulit bagi pemain Borneo FC. "Kita tahu juga Semen Padang dalam situasi yang sulit, makanya kita sudah prediksi mereka akan main agresif cari ruang kosong. Kita banyak buru-buru dan kehilangan passing," tambah Lefundes.

Advertising

Baca Juga:

Harga minyak goreng, menurut BPS: Tidak pernah mengalami penurunan

Timnya tetap jaga gawang bersih. Di menit akhir, mereka fokus bertahan. "Di menit akhir kita sudah mulai fokus bertahan, hasilnya senang bisa clean sheet dan bisa bawa tiga poin lagi ke Samarinda," katanya lagi.

Kemenangan ini perkuat posisi Borneo FC di puncak klasemen sementara. Mereka tak hanya bicara soal kemenangan. Konsistensi dan semangat juara sudah terbentuk di Samarinda. Tim ini tunjukkan mental kuat sepanjang musim. Lawan-lawan sulit pun tak bisa hentikan langkah mereka. Rekor 10 kemenangan ini jadi bukti dominasi nyata di liga.

Reaksi :
Share:

Thursday, 29 January 2026

BRI Super League : Persita Berkonsentrasi untuk Menghadapi Pertandingan Ketat Melawan Persija Persita Persija indomilk arena carlos pena super league


Indonesia, Setelah hasil imbang 1-1 saat hadapi Bhayangkara FC, skuad Persita Tangerang langsung alihkan perhatian ke laga pekan ke-19 BRI Liga 1 2025/26. Lawan kali ini Persija Jakarta, tim kuat dari ibu kota. Pertandingan digelar di Indomilk Arena, markas Persita di Tangerang. Jadwalnya Jumat, 30 Januari 2026, pukul 15.30 WIB. Laga kandang ini jadi kesempatan emas buat Pendekar Cisadane. Pelatih Carlos Pena tekankan prioritas utama tim. Yakni pulihkan kondisi fisik pemain secepat mungkin. Lalu analisis mendalam soal kekuatan Persija. 
Temukan lebih banyak
Bisnis

Advertising

Persiapan lawan Macan Kemayoran sudah mulai sejak 26 Januari. Pendekatan tim terstruktur. Setiap hari ada latihan khusus. Pemain fokus tingkatkan stamina dan taktik.
Pelatih asal Spanyol ini bilang timnya cuek dengan cuaca hujan deras di Tangerang pekan lalu. Hujan datang tak menentu. Tapi sesi latihan tetap jalan lancar.
 
Advertising

Tak ada yang dibatal. "Intensitas hujan tinggi, tapi kami tetap latih fisik dan bola," katanya, kutip situs resmi Persita. Pena malah harap hujan turun saat lawan Bhayangkara. Lapangan saat itu terlalu kering. Bola sulit dikontrol. Serangan tim terganggu. Permukaan kering bikin bola pantul tinggi. Pemain kesulitan passing akurat.
Meski cuaca dan lapangan jadi tantangan, semua persiapan Persita berjalan mulus. Tim tetap jaga fokus utama. Targetnya poin penuh di laga kandang ini. Hasil imbang lawan Bhayangkara bikin Persita stay di posisi kelima klasemen. Mereka butuh kerja ekstra keras buat naik ke empat besar. Posisi top empat penting. Bisa jamin tiket putaran playoff nanti. "Tiap poin sangat berharga di perebutan puncak," tegas Pena.
Duel lawan Persija penuh gengsi. Dua tim dari wilayah Jabodetabek ini punya rivalitas panas. Persija punya pemain berkualitas tinggi. Pengalaman mereka di kompetisi nasional tak diragukan. Dukungan suporter Persita di Indomilk Arena jadi kunci. Ribuan fans siap datang. Energi mereka bisa dorong pemain bertanding maksimal. Persiapan taktis sudah dirancang teliti. Latihan fisik intensif. Pemain rotasi posisi buat antisipasi strategi Persija. habis-habisan.
Temukan lebih banyak
Musi Rawas
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Artikel Terkait
Share:
Nasional
Loading 6 berita Nasional...
RECOMMENDED
Loading 9 berita nasional...
Liga Inggris
Loading 6 berita Liga Inggris HD...
Anda Mungkin Juga Suka
You Might Like

🛒 Shopee Hari Ini

MOST VIEWED BRI SUPER LEAGUE

X
×

Other Latest

Loading...

Daftar Isi

    📧 Dapatkan Berita Terbaru Langsung ke Email!

    Premier League

    Close Ads
    Close Ads

    Serie A

    Archive

    🔥 Flash Sale Shopee Hari Ini

    Dapatkan voucher & gratis ongkir


    Total Pageviews

     

    ×