
Indonesia, Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC, Paul Munster, tegas bilang bahwa absennya pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, bukan jadi keuntungan buat timnya. Souza tak bisa dampingi pemain Persija di laga lawan Bhayangkara FC. Alasannya, akumulasi kartu kuning. Di sepakbola, pelatih sering kena kartu kuning saat protes keras ke wasit. Kalau numpuk, mereka harus absen satu pertandingan.
Laga ini jadi sorotan besar. Persija bentrok Bhayangkara FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno, atau SUGBK. Tempat itu stadion raksasa di Jakarta, rumah bagi banyak tim top Indonesia. Pertandingan digelar Senin, 29 Desember 2025. Ini laga tunda dari pekan ke-8 BRI Super League 2025/26. Liga ini kompetisi kasta tertinggi sepakbola Indonesia, disponsori BRI. Pekan ke-8 tadinya tertunda karena jadwal padat atau cuaca buruk.
Paul Munster sampaikan pandangannya di konferensi pers jelang laga. Acara itu diadakan Minggu, 28 Desember 2025. "Bukan keuntungan buat kami," katanya tegas. "Saya pernah alami hal sama. Kadang saya kena skor, tapi tim tetap menang." Munster lahir di Irlandia Utara. Dia punya pengalaman panjang di sepakbola. Kata-katanya tunjukkan dia tak mau remehkan lawan hanya karena pelatih absen.
Dia ulang lagi. "Dari pengalaman saya, ini bukan keuntungan." Munster paham betul situasi seperti ini. Pelatih lain bisa ambil alih tugas Souza. Asisten pelatih Persija pasti siap strategi cadangan. Jadi, tak ada celah besar yang bisa dimanfaatkan Bhayangkara.
Yang paling utama, kata Munster, adalah pemain di lapangan. "Saya dan pelatih lain punya strategi," ujarnya. "Tapi begitu masuk lapangan, pemain harus percaya diri." Strategi bagus tak berguna kalau pemain tak eksekusi dengan baik. Mereka yang lari, tendang bola, dan bertahan. Itu kunci menang. Munster ingatkan timnya agar fokus ke sana, bukan mikir absen lawan.
Munster akui Persija tim kuat. "Mereka bagus dan main di kandang." SUGBK penuh suporter fanatik Persija. Di Indonesia, atmosfer kandang beda banget. Sorak sorai ribuan fans bisa tekan lawan. Suara gemuruh bikin pemain tim tamu grogi. Bhayangkara harus hadapi itu semua.
Tapi justru itu yang dibutuhkan Bhayangkara. "Lawan berat seperti ini bagus buat naikkan level kami," kata Munster. Timnya butuh tes keras untuk tumbuh. Laga ini peluang bukti kemampuan. "Ini akan jadi pertandingan seru," tambahnya. Bhayangkara bisa curi poin kalau main disiplin.
Saat ini, Bhayangkara duduk di peringkat 10 klasemen BRI Super League. Mereka kumpul 19 poin dari laga-laga sebelumnya. Cukup aman dari zona degradasi, tapi jauh dari puncak. Persija lebih unggul di posisi 4 dengan 29 poin. Jarak 10 poin itu tekanan besar. Kemenangan bisa bantu Bhayangkara kejar tim atas. Sementara Persija ingin pertahankan spot bagus untuk rebut gelar.
Munster siapkan timnya matang. Dia harap pemain tampil maksimal meski lawan favorit menang. Laga ini janjikan drama tinggi di akhir tahun 2025. (Red)
Dengarkan
Berita dan Artikel lainnya di :
| No | Klub | Main | Poin |
|---|---|---|---|
| 1 | 14 | 34 | |
| 2 | 14 | 31 | |
| 3 | 14 | 29 | |
| 4 | 14 | 28 | |
| 5 | 14 | 22 |































