Selamat Datang dan Bergabung Bersama Perssilam Silampari News teknologi app iconDownload App Perssilam Silampari News: Search results for Trofi Piala Dunia
×
    Advertising
    ☰ Menu
W3.CSS
Dark Mode

Pages

Memuat berita...
Showing posts sorted by relevance for query Trofi Piala Dunia. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query Trofi Piala Dunia. Sort by date Show all posts

Thursday, 22 January 2026

Piala Dunia : 4 SSB Mengikuti Coaching Clinic Menyambut Kedatangan Trofi Piala Dunia


Indonesia, Empat Sekolah Sepak Bola dari Jakarta ikut coaching clinic di Lapangan A Gelora Bung Karno. Acara itu berlangsung pada Kamis, 22 Januari 2026. Ini jadi bagian sambutan Trophy Tour Piala Dunia FIFA di ibu kota. Coaching clinic masuk dalam agenda trofi Piala Dunia FIFA. Trofi itu tiba di Jakarta hari ini. Sekolah Sepak Bola atau SSB adalah tempat anak-anak belajar dasar sepak bola. Mereka fokus pada usia dini untuk bangun bakat muda. Clinic ini hadirkan Zahra Muzdalifah. Dia pemain Timnas Putri Indonesia. Zahra bagikan tips langsung ke anak-anak SSB. Anak-anak bisa tanya dan latihan bareng.
Advertising

Trofi Piala Dunia FIFA dipresentasikan resmi di Jakarta Convention Center. Gilberto Silva, legenda sepak bola Brasil, pimpin acara itu. Dia tampil bareng Zahra. Gilberto pernah juara Piala Dunia 2002 bersama Brasil.

Banyak tokoh sepak bola nasional diundang. Bambang Pamungkas, legenda Timnas Indonesia, hadir. Ponaryo Astaman juga datang. Mereka beri semangat ke generasi baru. Pemangku kebijakan ikut serta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dijadwalkan muncul. Ketua Umum PSSI Erick Thohir atau Wakilnya Ratu Tisha ikut. CEO Coca-Cola Indonesia Xavi Selga jadi narasumber.

Advertising

Masyarakat bisa tonton langsung lewat TV. LPP TVRI siarkan di TVRI Nasional dan TVRI Sport. Tak perlu datang ke lokasi. Semua bisa rasakan euforia dari rumah. Sebelum ke JCC, trofi mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma. Lalu diarak ke JCC. Rute ini rancang agar banyak orang lihat trofi emas itu.
Advertising

Kehadiran trofi di Jakarta bikin pecinta sepak bola girang. Mereka bisa lihat langsung simbol prestasi tertinggi dunia. Trofi ini wakili mimpi setiap pemain. Rangkaian acara ini dorong antusiasme. Anak-anak terinspirasi kejar cita-cita. Semangat sepak bola nasional tumbuh kuat. Khususnya di usia dini, ini jadi langkah awal bangun timnas hebat.Editor Redaktur Perssilam Silampari News
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tag :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:

Wednesday, 11 February 2026

Piala Dunia : Messi dan Yamal Berpartisipasi dalam Festival Sepak Bola Qatar Sebelum Menuju Piala Dunia


Indonesia, Perssilam - Qatar terus perkuat perannya sebagai pusat sepak bola dunia. Negara ini umumkan Qatar Football Festival 2026. Acara itu gelar pada 26 sampai 31 Maret 2026. Festival ini jadi ajang internasional bergengsi. Ia tarik tim-tim top dari berbagai benua. Festival sajikan enam pertandingan internasional. Salah satu puncaknya adalah Finalissima putra. Itu duel antara juara Eropa Spanyol dan juara Amerika Selatan Argentina. Finalissima mirip laga antar benua. Ia gabungkan pemenang Euro dan Copa America. Pertandingan ini selalu jadi magnet penggemar. Semua laga jatuh pada FIFA Match Day. Itu periode resmi FIFA untuk pertandingan tim nasional. Klub-klub wajib lepas pemain mereka. Tiap tim turunkan skuad senior terbaik. 
Advertising
BACA JUGA:Sepakbola : PSSI dan JFA Melanjutkan Program Pertukaran Wasit
Tidak ada pemain muda atau cadangan. Hal ini buat festival ini spesial. Ia masuk rangkaian laga internasional top menjelang Piala Dunia 2026. Piala Dunia itu gelar di Amerika Utara dengan 48 tim peserta. Laga utama festival adalah Spanyol lawan Argentina. Duel itu main di Stadion Lusail pada 27 Maret 2026. Lusail ikonik sebagai tuan rumah final Piala Dunia 2022. Stadion ini punya kapasitas 80 ribu penonton. Ia desain modern dengan atap terbuka. Pertandingan ini sorot utama. Dua tim ini kuat di level dunia. Spanyol juara Euro terbaru. Argentina pegang trofi Piala Dunia 2022. Ini salah satu laga profil tinggi tahun 2026. Selain Finalissima, ada laga persahabatan lain. Qatar hadapi lawan kuat. Saudi Arabia ikut serta. Mesir bawa kekuatan Afrika. Serbia tambah daya dari Eropa Timur. Pertandingan tersebar di stadion Piala Dunia 2022. Contohnya Ahmad Bin Ali atau Education City. Stadion-stadion itu tetap prima pasca event besar itu.
Karena masuk kalender resmi FIFA, penggemar bisa lihat bintang top dunia. Lionel Messi mungkin tampil untuk Argentina. Ia kapten dan ikon bola. Mohamed Salah dari Mesir siap cetak gol. Lamine Yamal, wonderkid Spanyol, tambah seru. Aleksandar Mitrovic kuat di depan untuk Serbia. Omar Marmoush ancam dari Mesir. Federasi tiap negara janji turunkan tim utama. Penggemar tak kecewa.Festival tutup dengan Qatar lawan Argentina. Laga itu di Stadion Lusail pada 31 Maret 2026. Duel ini prediksi tarik mata sepak bola global. Qatar ingin tunjukkan kualitas lokal. Argentina bawa pengalaman juara dunia.
Qatar Football Festival 2026 lanjutkan warisan Piala Dunia 2022. Saat itu Qatar sukses jadi tuan rumah pertama Timur Tengah. Event besar itu tingkatkan infrastruktur bola. Local Organising Committee (LOC) for Football Events atur acara ini. Mereka target pengalaman kelas dunia. Pemain, ofisial, dan penggemar dapat fasilitas top. Kami nantikan pemain dan penggemar dari seluruh dunia. Kami siap jadi tuan rumah bintang sepak bola besar menjelang Piala Dunia 2026. Kata Ketua LOC, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani. Kutipan dari euronews.com, Jumat 6 Februari 2026
Kami hormat buka pintu lagi untuk komunitas sepak bola global. Festival ini tunjuk komitmen kami. Beri pengalaman kelas dunia. Perkuat Qatar sebagai mitra tepercaya di sepak bola dunia. Tambah Al Thani. Tiket mulai jual 25 Februari 2026. Paket perjalanan untuk penggemar luar negeri sudah ada sejak 1 Februari 2026. Beli sekarang untuk dapat tempat bagus. Festival ini gabung laga elite dan bintang dunia. Infrastruktur modern Qatar lengkapi semuanya. Ia pasti jadi agenda bola paling ditunggu di 2026. Penggemar tanya soal tiket? Cek situs resmi LOC. Transportasi mudah dari bandara Hamad. Hotel dekat stadion siap. Acara ini jawab kebutuhan fans sepak bola sejati.Editor Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tag :
Artikel Terkait
Share:

Monday, 20 July 2026

Spanyol secara resmi dinyatakan sebagai Raja Eropa dan Dunia setelah mencatatkan rekor 38 pertandingan Piala Dunia 2026 tanpa mengalami kekalahan


Musi Rawas, Perssilam News - Timnas Spanyol mengakhiri Piala Dunia 2026 dengan dua prestasi besar. Mereka meraih gelar juara dunia sekaligus mencetak rekor tak terkalahkan. Spanyol kini memegang gelar Raja Eropa dan Dunia setelah tidak kalah dalam 38 laga beruntun. Spanyol menjadi juara setelah menang 1-0 atas Argentina di laga final. Gol tunggal itu membawa pasukan Luis de la Fuente mengangkat trofi emas. Ini adalah kali kedua Spanyol juara Piala Dunia dalam sejarah mereka. Kemenangan ini membuktikan bahwa Spanyol telah kembali ke puncak sepak bola.
Data dari Squawka mengonfirmasi rekor 38 pertandingan tanpa kalah ini. Catatan tersebut menjadi rekor baru bagi semua tim nasional Eropa di kategori putra. Spanyol melewati banyak laga berat melawan tim kuat dari berbagai benua. Mereka jarang bermain imbang dan lebih sering menang telak. Hal ini menunjukkan stabilitas performa tim yang sangat tinggi. Luis de la Fuente adalah sosok kunci di balik semua sukses ini. Dia dipercaya memimpin Spanyol untuk membangun generasi pemain baru. De la Fuente berhasil membawa La Roja masuk kembali ke jajaran elit dunia. 
Ia tidak membuang identitas lama Spanyol yang suka menguasai bola. Namun, De la Fuente menambah sesuatu yang baru dalam taktiknya. Dia membuat transisi menyerang Spanyol menjadi lebih cepat. Spanyol tidak lagi hanya memutar bola tanpa tujuan. Kini mereka menyerang dengan lebih efektif dan tajam di depan gawang. Kekuatan utama Spanyol terletak pada campuran pemain. Ada pemain senior yang berpengalaman dan talenta muda yang lapar gelar. Kombinasi ini membuat mental tim tetap kuat sepanjang turnamen. Strategi tersebut terbukti ampuh membawa mereka juara di tahun 2026.
Rekor 38 laga tanpa kalah ini bukan sekadar angka di atas kertas. Angka ini menjadi bukti nyata dominasi Spanyol di level internasional. Mereka mampu menjaga konsistensi bermain dalam waktu yang sangat lama. Spanyol pulang dengan dua kebanggaan besar sekaligus. Mereka membawa pulang trofi Piala Dunia 2026. Mereka juga memegang rekor tak terkalahkan terpanjang untuk tim asal Eropa.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tags :
Artikel Terkait
Share:

Wednesday, 13 May 2026

Waspadai Argentina, Sasaran untuk Menjadi Juara Piala Dunia 2026 Secara Berturut-turut

Indonesia, Perssilam - Argentina mengincar gelar juara Piala Dunia dua kali beruntun. Turnamen kali ini berlangsung di tiga negara yaitu Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Ini menjadi partisipasi ke-19 bagi timnas Argentina. Pasukan Lionel Scaloni datang dengan mental kuat. Mereka memegang status juara dunia dan juara benua. Kepercayaan diri ini tumbuh setelah mereka mempertahankan trofi Copa America 2024. Lionel Messi memimpin Tim Tango untuk mencetak sejarah. Mereka ingin jadi tim pertama yang membela gelar juara sejak Brasil pada periode 1958-1962. Perjalanan Scaloni dimulai pada Agustus 2018. Saat itu ia hanya pelatih sementara menggantikan Jorge Sampaoli. Kondisi tim sedang terpuruk setelah kalah dari Prancis di babak 16 besar Piala Dunia 2018.
Advertising

BACA JUGA:
Kode Redeem FC Mobile 14 Mei 2026 Belum Ada yang Baru
Scaloni tidak tinggal diam. Ia merombak komposisi pemain secara total. Nama-nama seperti Giovani Lo Celso, Rodrigo De Paul, dan Lautaro Martinez masuk ke skuad inti. Perubahan ini membuahkan hasil nyata. Argentina mengakhiri puasa gelar panjang lewat kemenangan di Copa America. Setelah itu, mereka menyabet trofi Finalissima dan juara Piala Dunia 2022 di Qatar. Catatan sejarah Argentina sangat panjang. Mereka sudah meraih tiga gelar Piala Dunia sejak debut di final tahun 1930. Pada edisi awal itu, Guillermo Stabile jadi top skor dengan delapan gol. Kini, Lionel Messi memegang rekor pencetak gol terbanyak Argentina di era modern. Messi sudah tampil 26 kali dalam lima edisi turnamen sejak tahun 2006.
Kejayaan Argentina juga terekam pada tahun 1978. Mereka mengalahkan Belanda 3-1 di final saat menjadi tuan rumah. Enam tahun kemudian, Diego Maradona membawa tim ini juara lagi pada 1986. Maradona tampil sangat dominan sepanjang turnamen itu. Terakhir, Argentina menutup drama Qatar 2022 dengan menang adu penalti melawan Prancis. Julian Alvarez dan Enzo Fernandez jadi motor serangan utama setelah tim sempat kalah di laga pembuka.
Advertising

BACA JUGA: 
Jonas Folger mengucapkan terima kasih kepada KTM setelah tampil di GP Prancis
Prediksi Daftar Pemain Argentina di Piala Dunia 2026:
Kiper: Emiliano Martinez (Aston Villa), Geronimo Rulli (Marseille), Juan Musso (Atletico Madrid), Walter Benitez (Crystal Palace), Facundo Cambeses (Racing Club), Samtoago Beltran (River Plate).
Bek: Agustin Giay (Palmieras), Gonzalo Montiel (River Plate), Nahuel Molina (Atletico Madrid), Kevin Mac Allister (Unions Saint-Gilloise), Lucas Martinez (River Plate), Marcos Senesi (Bournemouth), Lisandro Martinez (Manchester United), Nicolas Otamendi (Benfica), Leonardo Balerdi (Marseille), Cristian Romero (Tottenham Hotspur), German Pezzella (River Plate), Lautaro Di Lollo (Boca Juniors), Zaid Romero (Getafe), Facundo Medina (Marseille), Marco Acuna (River Plate), Nicolas Tagliafico (Lyon), Gabriel Rojas (Racing Club).
Gelandang: Maximo Perrone (Como), Leandro Paredes (Boca Juniors), Guido Rodriguez (Valencia), Anibal Moreno (River Plate), Milton Delgado (Boca Juniors), Alan Varela (Porto), Ezequiel Fernandez (Bayer Leverkusen), Rodrigo de Paul (Inter Miami), Exequiel Palacios (Bayer Leverkusen), Enzo Fernandez (Chelsea), Alex Mac Allister (Liverpool), Giovani Lo Celso (Real Betis).
Advertising

BACA JUGA: 
Strategi Investasi Saham menurut Warren Buffett di Saat Pasar Tidak Stabil
Penyerang: Nicolas Dominguez (Nottingham Forest), Emiliano Buendia (Aston Villa), Valentin Barco (Strasbourg), Lionel Messi (Inter Miami), Nicolas Paz (Como), Franco Mastantuono (Real Madrid), Thiago Almada (Atletico Madrid), Tomas Aranda (Boca Juniors), Nicolas Gonzalez (Atletico Madrid), Alejandro Garnacho (Chelsea), Giuliano Simeone (Atletico Madrid), Matis Soule (Roma), Claudio Echeverri (Girona), Gianluca Prestianni (Benfica), Santiago Castro (Bologna), Lautaro Martinez (Inter), Jose Manuel Lopez (Palmeiras), Julian Avarez (Atletico Madrid), Mateo Pellegrino (Parma).
Jadwal dan Grup Argentina di Piala Dunia 2026: 
16 Juni: Argentina vs Aljazair - Kansas City Stadium 22 Juni: Argentina vs Austria - Dallas Stadium 27 Juni: Yordania vs Argentina - Dallas Stadium
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:

Saturday, 13 June 2026

Portugal telah menjadi tim unggulan bagi Erik dalam Piala Dunia 2026

Portugal Punya Skuad Berpengalaman, Incar Juara Piala Dunia 2026

Indonesia, Perssilam News - Euforia Piala Dunia 2026 mulai menjalar ke berbagai wilayah di Indonesia. Hal ini terlihat jelas di Aceh Tengah. Pada Selasa sore, 26 Mei 2026, Pro 1 RRI Takengon menggelar dialog berjudul Pesta Bola Dunia: Generasi Digital dan Pesta Bola Dunia. Konten kreator Rahmat Erik Aulia hadir sebagai narasumber untuk membahas prediksi tim yang berpeluang mengangkat trofi juara. Erik menempatkan Portugal sebagai salah satu kandidat terkuat. Menurutnya, Portugal punya komposisi tim yang pas. Mereka punya banyak pemain muda dengan skill tinggi. Di sisi lain, mereka masih punya pemimpin berpengalaman seperti Cristiano Ronaldo. Perpaduan ini membuat Portugal terlihat sangat berbahaya di lapangan.
Erik yakin ambisi Portugal sangat besar kali ini. Ini kemungkinan besar menjadi penampilan terakhir Cristiano Ronaldo di panggung dunia. Motivasi untuk memberikan gelar juara bagi negara menjadi pendorong utama skuad tersebut. Selain Portugal, Erik mengacu pada Prancis dan Argentina. Kedua negara ini masih jadi ancaman nyata bagi tim lain. Prancis punya sistem regenerasi pemain yang sangat bagus. Mereka selalu punya stok pemain berbakat di setiap posisi. Argentina juga tetap kuat karena status mereka sebagai juara bertahan. Kawasan Asia juga tidak luput dari perhatian. Erik melihat Jepang sebagai kuda hitam yang bisa mengejutkan dunia. Sepak bola Jepang berkembang sangat cepat dalam beberapa tahun terakhir. Mereka bermain dengan disiplin tinggi dan taktik yang matang. Hal ini membuat Jepang layak diperhitungkan meski bukan favorit utama.
Beralih ke urusan individu, Erik melihat pergeseran bintang. Pemain muda mulai mengambil peran penting. Lamine Yamal dari Spanyol jadi salah satu nama yang paling dinanti. Pemain muda Prancis juga diprediksi akan bersinar. Namun, perhatian publik tetap tertuju pada Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Banyak orang ingin melihat aksi terakhir dua legenda ini sebelum mereka pensiun dari tim nasional. Erik mengakui era mereka akan berakhir, tapi daya tarik mereka masih sangat kuat saat ini.
Piala Dunia 2026 membawa banyak perubahan besar. Format turnamen kini berubah dengan total 48 tim peserta. Jumlah ini lebih banyak dari edisi sebelumnya. Pertandingan juga digelar di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Dengan skala sebesar ini, turnamen ini diprediksi menjadi acara sepak bola paling megah dalam sejarah.
Penulis: RD73
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tags :
Artikel Terkait
Share:

Wednesday, 22 July 2026

Lionel Messi: Rasa Sakit Akibat Kekalahan di Final Piala Dunia Belum Sirna


Musi Rawas, Perssilam News - Lionel Messi tidak bisa menyembunyikan rasa sedihnya. Argentina gagal mempertahankan takhta juara pada Piala Dunia 2026. Kapten tim Albiceleste ini masih merasa sakit hati. Hal ini terjadi setelah timnya kalah 0-1 dari Spanyol di laga final pekan lalu. Kekalahan tipis itu membuat impian juara kedua kali secara beruntun sirna. Sehari setelah laga berakhir, Messi menulis pesan sedih di Instagram. Ia mengunggah foto diri dengan medali perak di leher. Tatapan matanya terlihat kosong dan hampa.
Advertising


BACA JUGA:
PT Motasa Indonesia mengumumkan pembukaan lowongan kerja pada bulan Juli 2026 untuk lulusan SMA hingga S1
Rasa sakitnya sangat besar, tulis Messi pada Selasa 21 Juli 2026 WIB. Ia menambahkan bahwa luka hati ini butuh waktu lama untuk sembuh. Pemain berusia 39 tahun ini tetap mencoba berpikir positif. Ia yakin Argentina tetap jadi salah satu tim terbaik di bumi. Namun, ia menyimpan semua memori baik dari turnamen ini. Messi bilang semua laga yang mereka jalani dengan kerja keras akan jadi kenangan abadi. Mencapai dua final Piala Dunia beruntun bukan hal mudah. Jarang ada tim yang bisa melakukan itu. Messi, yang kini bermain di Inter Miami, merasa kecewa. Saat ini rasa kecewa itu lebih kuat daripada rasa bangga. Sulit untuk menghargai apa yang sudah kami raih sekarang, kata mantan bintang Barcelona dan PSG itu. Ia sadar timnya sudah berjuang sampai titik darah penghabisan di dua edisi berbeda.
Advertising


BACA JUGA: 
Pahami Bahaya Mengakses Ponsel Segera Setelah Terbangun Bagi Kesehatan Mental
Messi juga mengirim terima kasih untuk rakyat Argentina. Dukungan mereka menjadi energi besar bagi seluruh pemain selama turnamen. Ia bersyukur bisa menyatukan negara melalui sepak bola. Messi merasa bangga bisa berbagi rasa cinta sebagai orang Argentina. Sikap sportif tetap ia tunjukkan. Messi memberi selamat kepada Spanyol yang resmi jadi juara dunia. Ia mengakui kehebatan lawan di laga final tersebut.
Meski gagal membawa pulang trofi, Messi tetap cetak sejarah. Ia sempat memecahkan rekor gol Miroslav Klose. Messi mencetak total 21 gol sepanjang sejarah Piala Dunia. Rekor ini bertahan sebentar sebelum dipatahkan Kylian Mbappe. Mbappe menutup turnamen dengan total 22 gol. Penyerang Prancis itu juga meraih Sepatu Emas Piala Dunia 2026. Mbappe mengoleksi 10 gol di turnamen kali ini. Jumlah tersebut unggul dua gol dari Messi yang mencetak 8 gol.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tags :
Artikel Terkait
Share:

Tuesday, 16 June 2026

Tangis Vozinha pecah setelah Tanjung Verde bermain imbang melawan Spanyol di Piala Dunia 2026

Kehilangan kesempatan untuk meraih kemenangan membuat suasana semakin emosional bagi Vozinha

Indonesia, Perssilam News - Tanjung Verde membuat kejutan besar sebagai tim debutan di Piala Dunia 2026. Mereka berhadapan dengan Spanyol pada laga pembuka Grup H di Atlanta Stadium. Tim asal Afrika ini berhasil menahan imbang juara Eropa itu dengan skor 0-0. Hasil ini menjadi sejarah baru bagi negara tersebut. Sosok kunci di balik hasil ini adalah sang kiper, Vozinha. Penampilan hebatnya membuat ia terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan. Vozinha merasa bangga bisa meraih gelar pemain terbaik. Ia bilang tampil untuk negara tercinta adalah kehormatan besar. 

Menurutnya, hasil ini adalah pesan terima kasih untuk semua warga Cape Verde. Seluruh skuad sudah bekerja keras untuk sampai ke tahap ini. Ia merasa bahagia dan yakin rakyat Cape Verde patut bangga dengan hasil tersebut Setelah peluit akhir bunyi, Vozinha menangis di tengah lapangan. Ia teringat keluarga yang tidak bisa menonton laga itu. Vozinha dibesarkan oleh kakek dan neneknya. Namun, mereka berdua sudah meninggal beberapa tahun lalu. Ibunya juga tidak bisa hadir di stadion karena kendala visa. Biaya pengurusan dokumen sang ibu tidak sempat selesai tepat waktu.
Kiper yang kini membela klub Chaves ini punya karier yang panjang. Ia pernah bermain untuk tim nasional Tanjung Verde, Moldova, Slovakia, dan Siprus. Data dari Opta mencatat rekor menarik tentang Vozinha. Ia menjadi pemain tertua yang melakukan debut Piala Dunia untuk sebuah negara. Saat melawan Spanyol, usianya adalah 40 tahun dan 12 hari. Rekor sebelumnya dipegang oleh Eloy Room dari Curacao. Room mencatat rekor itu sehari sebelum laga Spanyol. Dalam sejarah Piala Dunia, hanya Essam El Hadary yang lebih tua dari Vozinha saat debut. Vozinha bercerita bahwa jalan menuju Piala Dunia sangat berat. Menghadapi tim kuat seperti Spanyol terasa seperti mimpi. Ia bangga pada semua orang yang membantu proses panjang tersebut. Keberhasilan ini adalah hasil kerja keras bertahun-tahun. Vozinha memulai karier profesionalnya cukup terlambat, yaitu saat usia 25 tahun. Bagi Vozinha, momen ini adalah hadiah untuk semua perjuangannya. Semua pengorbanan selama ini terbayar lunas. 
Sepanjang laga, suporter Tanjung Verde sangat antusias. Mereka bersorak setiap kali Vozinha melakukan penyelamatan bola. Suasana tribun sangat ramai, seolah tim mereka baru saja mencetak gol. Beberapa menit setelah laga usai, Vozinha masih tersenyum. Ia menggenggam trofi pemain terbaik dengan erat di tangannya. Pesta bagi warga Cape Verde baru saja dimulai.
Penulis: RD73
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tags :
Artikel Terkait
Share:

Sunday, 8 February 2026

Futsal : Iran Persembahkan Trofi Piala Futsal Asia untuk Rakyat


Indonesia, Perssilam - Tim Nasional Futsal Iran baru saja meraih trofi juara Piala Asia Futsal AFC 2026. Mereka persembahkan gelar itu untuk seluruh rakyat Iran. Ini adalah gelar ke-14 mereka. Hasil ini lahir dari kerja sama tim yang solid. Mereka lakukan semua itu demi bawa kebahagiaan bagi rakyat. Rakyat Iran hadapi tekanan berat belakangan ini. Iran amankan gelar juara di final melawan tuan rumah Indonesia. Pertandingan berlangsung sengit hingga adu penalti. Drama penalti itu tentukan pemenang. Laga final digelar di Indonesia Arena, Jakarta. Itu terjadi pada Sabtu, 7 Februari 2026. Kemenangan ini bukti kuat dominasi Iran. Mereka jadi kekuatan terbesar di futsal Asia. Iran sering tampil di final. Dari 17 kali final, mereka menang 14 kali. Saat ini, tim Iran duduk di peringkat lima dunia. 
Temukan lebih banyak
Bisnis
Advertising
BACA JUGA:Sepakbola : Legenda Sepak Bola Baresi dan Bergomi Memimpin Kirab Obor Olimpiade Musim Dingin 2026
Pelatih Vahid Shamsaei bicara tegas usai laga. Ia bilang futsal harus jadi alat pemersatu. Jangan campur aduk dengan kepentingan lain. Shamsaei harap futsal satukan semua orang. Ia ingin jauhkan olahraga ini dari politik di Iran. Situasi politik di Iran sedang panas. Tim rasakan beban itu selama turnamen.
Shamsaei cerita soal tekanan besar timnya. Mereka hadapi banyak rintangan di kompetisi ini. Situasi di Iran tambah beratkan mereka. Tapi tim bertahan dan menang. Pelatih apresiasi kerja keras semua anggota. Ia sebut perjuangan tim luar biasa. "Tidak ada seorang pun yang bisa membayangkan seberapa besar tekanan yang saya dan tim alami. Saya ingin menyampaikan apresiasi kepada Ketua Federasi, seluruh pemain, serta manajer tim," kata Shamsaei setelah final. Shamsaei bukan pelatih biasa. Ia legenda futsal Iran. Ia dedikasikan gelar ini untuk rakyat. Trofi ini harap bawa senyum di tengah kesulitan.
Advertising

"Saya telah melihat banyak trofi, namun ini yang paling berat karena situasi di Iran saat ini. Kami semua bekerja sebagai satu tim untuk menjadi juara dan mempersembahkan trofi ini kepada seluruh rakyat Iran," tambahnya. Kata-kata itu tunjukkan betapa istimewanya kemenangan ini. Pemain Iran, Saeid Ahmad Abbasi, juga dapat sorotan. Ia raih gelar Most Valuable Player atau MVP turnamen. Abbasi dedikasikan trofi itu untuk tim. Ia bilang yang utama adalah trofi pulang ke Iran. Tak peduli siapa yang pegang.
"Yang terpenting adalah trofi ini harus tetap menjadi milik Iran, itulah yang utama. Siapa pun pemenangnya, trofi ini harus kembali ke Iran," ujar Abbasi. Ia jelaskan trofi MVP datang berkat kerja tim. Semua pemain Iran solid. Abbasi ingin bagi penghargaan itu.
"Pada akhirnya, saya yang mendapatkan trofi ini mewakili seluruh pemain. Saya ingin mempersembahkan trofi ini kepada semua rekan satu tim," katanya. Sikap Abbasi tunjukkan semangat tim yang kuat. Kemenangan ini kuatkan posisi Iran sebagai raksasa futsal Asia. Mereka dominan lama. Rekor 14 gelar dari 17 final jadi bukti.
Clickadu
Peringkat lima dunia tambah prestise mereka. Trofi Piala Asia Futsal AFC adalah kompetisi terbesar di Asia. Iran sering juara sejak turnamen ini mulai. Kemenangan di Jakarta ini spesial. Mereka kalahkan tuan rumah di kandangnya sendiri. Drama penalti bikin laga final tak terlupakan. Tim Iran tunjukkan mental juara. Mereka lawan tekanan luar dan dalam. Hasilnya, rakyat Iran dapat hadiah manis. Futsal bukti olahraga bisa satukan bangsa. Shamsaei dan Abbasi jadi contoh pemimpin sejati.
Temukan lebih banyak
Musi Rawas
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tag :
Artikel Terkait
Share:
Nasional
Loading 6 berita Nasional...
RECOMMENDED
Loading 9 berita nasional...
Liga Inggris
Loading 6 berita Liga Inggris HD...
Anda Mungkin Juga Suka
You Might Like

🛒 Shopee Hari Ini

MOST VIEWED BRI SUPER LEAGUE

X
×

Other Latest

Loading...

Daftar Isi

    📧 Dapatkan Berita Terbaru Langsung ke Email!

    Premier League

    Close Ads
    Close Ads

    Serie A

    Archive

    🔥 Flash Sale Shopee Hari Ini

    Dapatkan voucher & gratis ongkir


    Total Pageviews

     

    ×