
Indonesia, Perssilam - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) lanjutkan kerjasama dengan Japan Football Association (JFA). Mereka pakai program pertukaran wasit. Tujuannya tingkatkan kualitas wasit di kompetisi sepak bola Indonesia. Pada awal 2025, JFA undang dua wasit PSSI. Mereka pimpin laga di Sanix Cup Jepang. Turnamen itu jadi ajang bagus buat wasit belajar. Sekarang PSSI balas undang tim JFA. Delegasi ini pimpin pertandingan di liga Indonesia.
Advertising
BACA JUGA:Daerah : Menko AHY melakukan tinjauan terhadap Rusun Mahasiswa UNSRI untuk memastikan kualitas hunian yang mendukung pendidikanTim JFA ada tiga orang. Miyajima Kazushiro jadi Deputy Chairman of the Referee Committee. Dia juga Referee Assessor. Kobayashi Takuya tugas sebagai wasit utama.
Tomomasa Toshiki bantu sebagai asisten wasit. Mereka datang langsung ke Indonesia. Program ini bagian rencana panjang PSSI dan JFA. Fokusnya kuatkan kerjasama teknis. Terutama soal wasit dan kembangkan kompetisi nasional. Wasit bagus bikin pertandingan lebih adil.
Penonton senang lihat bola yang bersih. PSSI ingin buka pintu tukar ilmu. Pengalaman dari Jepang bisa dipakai di sini. Jepang punya tradisi wasit hebat. Banyak juara Asia berkat disiplin mereka. Kedua federasi sepakat lanjut program ini. Mereka rencanakan tukar wasit lagi nanti..png)
.png)
Kerjasama ini bantu wasit Indonesia naik level. Mereka belajar aturan baru. Teknik pengadilan lebih tajam. Kompetisi lokal jadi standar internasional. PSSI harap ini percepat kemajuan sepak bola tanah air. Delegasi JFA sudah siap turun lapangan. Hasilnya ditunggu fans bola Indonesia.
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :














