Selamat Datang dan Bergabung Bersama Perssilam Silampari News teknologi app iconDownload App Perssilam Silampari News: Search results for Nezar Patria
×
    Advertising
    ☰ Menu
W3.CSS
Dark Mode

Pages

Memuat berita...
Showing posts sorted by relevance for query Nezar Patria. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query Nezar Patria. Sort by date Show all posts

Wednesday, 27 May 2026

Kemenkomdigi Memproyeksikan Internet Rakyat 100 Mbps untuk Mengatasi Kesenjangan Digital


Indonesia, Perssilam - Kementerian Komunikasi dan Digital punya rencana besar. Mereka ingin menghadirkan layanan Internet Rakyat dengan kecepatan 100 Mbps. Harganya dipatok Rp 100 ribu per bulan. Rencana ini muncul pada Selasa, 26 Mei 2026, untuk menjawab keluhan warga soal biaya internet yang mahal. Langkah ini bertujuan agar akses internet tidak hanya dinikmati warga kota besar. 
Advertising

BACA JUGA:
Pesan Berharga Hamilton Ketika Schumacher Menerima Penghargaan
Menurut laporan Investor Daily, penataan tarif ini menjadi kunci pemerataan akses digital di Indonesia. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, mengatakan tantangan sekarang adalah soal kualitas. Jaringan fisik memang sudah luas, tapi kecepatannya masih kurang. Nezar Patria menjelaskan bahwa jaringan telekomunikasi sudah masuk ke 97 persen wilayah berpenduduk di Nusantara. Sinyal sudah ada hampir di mana-mana. 
Namun, kecepatan internet yang dirasakan warga masih rendah. Pemerintah kini mengubah fokus. Mereka tidak lagi sekadar menambah luas sinyal, tapi ingin koneksi yang stabil dan murah. Internet cepat sangat dibutuhkan sekarang. Sektor pendidikan butuh ini untuk belajar daring. Sektor kesehatan butuh untuk layanan medis jarak jauh. Birokrasi pemerintah dan pelaku e-commerce juga butuh koneksi stabil agar kerja lebih cepat.
Advertising

BACA JUGA: 
Valentino Rossi sedang mempertimbangkan pengganti Di Giannantonio di VR46
Nezar Patria menyebut harga Rp 100 ribu untuk 100 Mbps akan mengubah keadaan. Hal ini membantu masyarakat mendapat hak akses digital yang sama. Orang di desa bisa punya kesempatan yang sama dengan orang di kota.
Pemerintah terus menambah kapasitas pita lebar. Ini persiapan untuk teknologi baru seperti kecerdasan buatan, komputasi awan, dan Internet of Things. Saat ini, rata-rata kecepatan unduh Indonesia masih kalah dari negara tetangga di Asia Tenggara. Penyebabnya adalah biaya tanam kabel fiber optik yang sangat mahal. Banyak daerah masih bergantung pada sinyal seluler nirkabel yang sering tidak stabil.
Skema tarif Internet Rakyat ini akan menggoyang harga pasar internet kabel atau fixed broadband. Saat ini, harga pasar berkisar antara Rp 250 ribu sampai Rp 400 ribu per bulan. Padahal, kecepatan yang didapat seringkali lebih rendah dari 100 Mbps. Pemotongan harga ini targetnya membantu warga kelas menengah ke bawah. Mereka jadi bisa mengakses materi belajar dan platform ekonomi kreatif tanpa terbebani biaya bulanan yang tinggi.
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:

Saturday, 27 December 2025

Pemulihan Jaringan Aceh Telah Mencapai 80 Persen


Indonesia, Pemulihan jaringan telekomunikasi di Aceh sudah capai 80 persen. Pemerintah targetkan angka itu naik lagi segera. Wamenkomdigi Nezar Patria sampaikan kabar ini saat kunjungi posko Telkomsel Peduli Sumatra di Aceh Tamiang. Ia datang ke sana pada Rabu, 24 Januari 2025.

Nezar Patria jelaskan kunjungannya untuk cek langsung pemulihan layanan komunikasi. Ia juga pantau pasokan listrik darurat. Semua harus jalan lancar. Ia sebut tim siapkan 100 genset untuk bantu listrik di daerah gelap. Lalu, 500 handphone siap bagikan ke warga yang butuh.

Bantuan ini fokus ke titik-titik rawan. Di sana, jaringan telekomunikasi mati total. Pasokan listrik juga putus. Langkah ini cepatkan warga kembali beraktivitas. Mereka bisa hubungi keluarga. Bisa koordinasi bantuan makanan dan obat.

Advertising

Sebelumnya, Kementerian Komdigi dan Telkomsel kirim bantuan besar. Barang muat pesawat dari Bandara Halim Perdanakusuma. Tanggal pengiriman 22 Desember 2025. Isinya genset untuk listrik. Handphone untuk komunikasi. Plus 1.500 paket perlengkapan ibadah. Paket itu bantu warga lakukan sholat dan ibadah harian.

Penyaluran utama ke Aceh Tamiang. Lalu Aceh Tengah. Gayo Lues. Dan wilayah Takengon. Daerah-daerah ini rusak parah. Kabel jaringan putus. Menara BTS roboh. Gardu listrik hancur. Warga susah dapat sinyal. Sulit lapor kondisi ke pemerintah.

Nezar Patria tegas. Bantuan ini pulihkan objek vital dulu. Seperti rumah sakit dan posko bencana. Itu dukung ekonomi warga. Jual beli bisa jalan lagi. Telkom Group tambah program khusus. Mereka beri pelatihan ekonomi. Layanan kesehatan gratis juga hadir. Semua untuk warga terdampak.

Advertising

Ia tinjau laporan lapangan dari Telkom Group. Data tunjukkan kemajuan cepat. Di Aceh Tamiang saja, target 90 persen pada 27 Desember. Tim kerja siang malam pasang ulang kabel. Hidupkan kembali BTS.

Nezar Patria puji kerja sama semua pihak. Pemerintah, Telkomsel, dan relawan bergotong royong. Upaya ini jaga jaringan tetap stabil. Warga cepat dapat layanan lagi. Komunikasi jadi kunci pulihkan kehidupan normal pasca bencana. (Red)

Dengarkan

Berita dan Artikel lainnya di :

Advertising

kali
Share:

Saturday, 20 December 2025

Perluas Pabrik Talenta AI, Kemkomdigi Menggandeng Diaspora untuk Mewujudkan Sovereign AI


Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Digital, atau Kemkomdigi, giat dorong langkah menuju Kemandirian Kecerdasan Buatan di Indonesia. Ini disebut Sovereign AI. Tujuannya, bangun ekosistem AI yang sepenuhnya mandiri. Strategi kunci mereka libatkan perluas program AI Talent Factory, atau AITF. Program ini ajak pakar AI asal Indonesia yang kerja di luar negeri. Mereka bimbing anak muda Tanah Air. Cara ini ciptakan talenta lokal kuat.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, bicara soal ini. Dia ambil contoh India. Negara itu sukses bangun ekosistem AI mandiri. Mereka pakai kekuatan diaspora teknologi. Nezar bilang, kita harus buka pikiran. Belajar dari negara yang sudah coba. India punya Sovereign AI Lab. Lab itu dorong ekosistem AI untuk ekonomi kuat.

Dia sampaikan itu di acara Catalyst Policy Works. Tema acara: Menjelajahi Peta Jalan Kecerdasan AI Nasional, Pijakan untuk Berdikari? Lokasinya Wisma Bisnis Indonesia, Jakarta Pusat. Tanggal Kamis, 18 Desember 2025. “Jika mau membangun sovereign AI, kita harus membuka pikiran dan belajar dengan negara yang sudah mencobanya. Kita lihat India dengan sovereign AI lab mencoba menciptakan ekosistem kecerdasan artifisial yang mandiri untuk perkembangan ekonomi,” kata Nezar.

Advertising

Nezar jelaskan perjalanan India. Awalnya, India kirim talenta digital ke luar. Tujuannya negara maju seperti Amerika Serikat. Juga Eropa dan Tiongkok. Talenta itu kerja di perusahaan besar. Lalu pemerintah India gerak cepat. Mereka investasi besar-besaran. Biayai ribuan startup. Beri insentif menarik. Insentif itu buat ahli pulang ke tanah air. Hasilnya, muncul pusat inovasi di Bangalore. Kota itu jadi pusat teknologi dunia.

Indonesia punya potensi sama kuat. Banyak talenta kita kerja di perusahaan global. Contoh, di DeepMind milik Inggris. Perusahaan itu pimpin bidang AI. Nezar yakin kita bisa tiru pola India. Kemkomdigi sudah kontak talenta Indonesia di sana. Mereka minta bantu ajar mahasiswa. Juga lulusan perguruan tinggi. Sasaran, yang semangat pelajari AI. Semua dalam program AI Talent Factory.

Program ini sudah jalan di Universitas Brawijaya. Bentuknya pendidikan intensif empat bulan. Pakai pendekatan kasus nyata. Disebut use case. Pakar diaspora dampingi langsung. Peserta belajar langsung dari pengalaman dunia. Ini bantu mereka paham tantangan AI sehari-hari.

Advertising

Ke depan, Kemkomdigi rencana perluas AITF. Target universitas lain. Mulai Institut Teknologi Sepuluh Nopember, atau ITS. Lalu Universitas Gadjah Mada, atau UGM. Waktu pelaksanaan tahun 2026. Nezar tegas bilang ini intervensi negara. Tujuannya akselerasi talenta AI nasional. Jadi bagian strategi Sovereign AI. “Nanti akan menyusul di ITS dan juga UGM pada tahun 2026. Ini salah satu bentuk intervensi negara untuk mengakselerasi pertumbuhan AI talent di negeri kita dan memperkuat strategi menuju Sovereign AI.”

Langkah ini jawab kebutuhan mendesak. Indonesia butuh talenta AI banyak. Untuk saingi negara lain. Diaspora bawa pengetahuan terkini. Mereka ajar keterampilan praktis. Seperti bangun model AI mandiri. Hindari ketergantungan asing. Program AITF ciptakan efek berantai. Lulusannya bisa lanjut ke startup lokal. Atau perusahaan besar. Dorong inovasi di berbagai sektor. Dari kesehatan sampai pertanian.

Nezar optimis besar. Dengan perluas AI Talent Factory. Plus keterlibatan diaspora. Indonesia bisa bangun ekosistem AI mandiri. Ekosistem itu kompetitif. Taruh Indonesia di peta teknologi dunia. Bersama negara maju. Hasil akhir, ekonomi tumbuh kencang. Talenta muda siap pimpin masa depan AI.

Baca Berita dan Artikel lainnya di Google News

Advertising


Tag :

Reaksi :

kali
Share:

Sunday, 1 February 2026

Tehnologi : Mantan Ketua Umum PWI Mengamati Perkembangan Kecerdasan Buatan dalam Meningkatkan Keterbacaan Media


Indonesia - Perssilam, Fenomena zero-click dari kemajuan kecerdasan buatan atau AI kini mengubah cara orang baca berita di media online. Dampaknya nyata. Hendry Chairudin Bangun, mantan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia atau PWI, bilang hal ini sudah terjadi beberapa tahun lalu. Ia lihat perubahan ini jelas. Orang sekarang suka info cepat dari mesin pencari. Mereka tak lagi klik tautan ke situs media. 
Temukan lebih banyak
Bisnis
Advertising
Cukup lihat ringkasan otomatis yang muncul di halaman pencarian. Misalnya, saat cari "harga bensin hari ini", jawaban langsung tampil. Orang merasa puas dengan itu. Tak perlu baca artikel penuh.
Hendry sebut ini rugikan media tradisional. Mereka masih hitung pembaca dari jumlah klik. Padahal, ukuran benar bukan cuma berapa kali dibuka. Tapi berapa lama orang baca. Dan seberapa dalam pahamnya. "Jadi maksudnya bukan berapa kali saja tapi berapa lama," kata Hendry. "Sehingga sebenarnya kalau dibaca sejuta kali tapi hanya 2-3 detik saja juga enggak ada manfaatnya juga untuk pengiklan, kan begitu."

Bayangkan iklan di halaman web. Kalau pengunjung cuma lihat sekilas, tak ada untung. Pengiklan bayar berdasarkan waktu tonton atau interaksi nyata. Jadi, zero-click buat traffic palsu. Media kehilangan pendapatan.
Tapi Hendry yakin media bagus tetap menang. Yang kredibel dan beri info dalam. Orang cari mereka untuk cek fakta. Atau dalami topik rumit. Contoh, saat isu politik panas. Publik butuh sumber tepercaya. Kunci bertahan adalah naikkan kualitas konten. Buat tulisan yang tak tergantikan mesin AI.
Sebelumnya, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, bahas ancaman lain dari AI. Serangan siber kini masuk ke kehidupan sehari-hari. Targetnya rekening bank pribadi. Identitas digital seperti email atau akun medsos. Juga perangkat harian seperti ponsel dan laptop. Nezar bilang pola serangan berubah besar. Pelaku kejahatan pakai AI untuk bikin lebih pintar. Dulu, korban harus klik link berbahaya. Sekarang tak perlu. Ancaman datang tanpa sadar. Tak selalu gara-gara ceroboh pengguna.
Temukan lebih banyak
BUSINES SERVICES AND PROCUREMENT
Ia tekankan zero-click attack. Cukup terima pesan masuk. Malware langsung aktif. Ini dari keterangan resmi Nezar di Jakarta. Pesan WhatsApp atau email saja bisa picu. Tanpa buka lampiran. "Data Boston Consulting Group atau BCG pada Desember 2025 tunjukkan serangan siber tumbuh lebih cepat dari upaya bela diri," ujar Nezar. Makanya, warga sering kena tanpa tahu. Mereka pakai perangkat setiap hari. Risikonya tinggi. Pemerintah dorong kesadaran. Lindungi data sejak dini.
Temukan lebih banyak
Musi Rawas
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Artikel Terkait
Share:
Nasional
Loading 6 berita Nasional...
RECOMMENDED
Loading 9 berita nasional...
Liga Inggris
Loading 6 berita Liga Inggris HD...
Anda Mungkin Juga Suka
You Might Like

🛒 Shopee Hari Ini

MOST VIEWED BRI SUPER LEAGUE

X
×

Other Latest

Loading...

Daftar Isi

    📧 Dapatkan Berita Terbaru Langsung ke Email!

    Premier League

    Close Ads
    Close Ads

    Serie A

    Archive

    🔥 Flash Sale Shopee Hari Ini

    Dapatkan voucher & gratis ongkir


    Total Pageviews

     

    ×